cover
Contact Name
Ahmad Andi
Contact Email
agrifarm@uwgm.ac.id
Phone
+6285751504649
Journal Mail Official
agrifarm@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Wahid Hasyim No. 28 RT.007 Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Agrifarm
ISSN : 23019700     EISSN : 25408992     DOI : https://doi.org/10.24903
Core Subject : Agriculture,
AGRIFARM is Agricultural Science Journal, Faculty of Agriculture Agrotechnology Study Program, Widya Gama Mahakam University with pISSN 2301-9700 and eISSN 2540-8992 publish twice a year in July and December, which publishes scientific work on research, development, thought studies or theoretical studies related to agricultural technology and development. This journal receives scientific writing in the form of a research report (Original article research paper) with focus and scope covering Agronomy, Geology, Agribusiness, Pests and Diseases, Agricultural Technology, Agricultural Counseling
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2013): July" : 5 Documents clear
Manure Efeects And Lime Against Diameter and Production Rhizome Red Ginger (Zingiber officinale var. Amarum) : Efek Pupuk Kandang Dan Kapur Terhadap Diameter Dan Produksi Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale var. Amarum) Akhmad Sopian
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2013): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.343 KB) | DOI: 10.24903/ajip.v2i1.1222

Abstract

This study aims to examine the role of goat manure and lime Dolomite and their interaction on the growth and yield of red ginger (Zingiber officinale var Amarum). Research has been conducted in February 2011 to July 2011 in farmers' fields in the village of White Water District of Samarinda Ulu. The experimental design used randomized block design (RBD) with factorial pattern, consisting of two factors; The first factor goat manure (k) which comprises 4 levels doses (k0 = control without manure, k1 = 1.3 kg / m2, k2 = 1.8 kg / m2, k3 = 2.4 kg / m2) and the second factor is the provision of dolomite (d) which consists of 4 levels doses, (d1 = 100 g / m2, d2 = 200gr / m2, d3 = 300 g / m2, d4 = 400 g / m2) and each treatment combination repeated 3 times. The results showed no significant effect on the provision of goat manure and dolomite lime to red ginger plant growth, but the real impact on the fresh rhizome weight per plot (kg), fresh rhizome weight per plant (kg) and fresh rhizome production (tonnes / ha ). Effect of manure and dolomite are the best on the growth and production of red ginger plant is achieved by treatment k2 = 1.8 kg / m2 and d4 = 400 g / m2).
Effect of Fertilizer Manure on Growth Swallow Seed Varieties Some Rubber (Hevea brasiliensis Muell Arg): Pengaruh Pemberian Pupuk Kotoran Burung Walet Terhadap Pertumbuhan Beberapa Varietas Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg Didi Irawan; Tutik Nugrahini; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2013): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.502 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk, dosis optimum kotoran walet dan interaksi antara pupuk kotoran walet dan varietas mana yang terbaik dalam pada pertumbuhan beberapa varietas bibit tanaman karet. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan April 2011 sampai dengan September 2011 di Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial, terdiri dari 2 faktor ; faktor pertama dosis pupuk kotoran walet (p) yang terdiri 5 taraf dosis (p0 = control tanpa pupuk kotoran walet, p1 = 0,10 kg/polybag, p2 = 0,15 kg/polybag, p3 0,20 kg/polybag dan p4 = 0,25 kg/polybag) dan faktor kedua adalah varietas tanaman karet (v) yang terdiri dari 2 taraf (v1 = varietas PB 260 dan v2 = varietas RRIM) dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk kotoran walet tidak berbeda nyata terhadap jumlah daun, jumlah payung umur 45, 60, 75, 90 HST serta tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman umur 45, 75, 90 HST namun berbeda nyata terhadap variabel diameter batang umur 45, 60, 75, 90 dan tinggi tanaman umur 60 HST. Perlakuan varietas tanaman karet tidak berbeda nyata terhadap parameter jumlah daun, jumlah payung, diameter batang, dan tinggi tanaman umur 45, 60,75, 90 HST. Interaksi pupuk kotoran walet dan varietas tanaman karet yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
The Respond of Growth and Yield of Three Varieties of Chili (Capsicum annuum L.) To Supply All Sorths of Concentration of Liquid Smoke.: Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Cabai Besar (Capsicum annuum L.) Terhadap Pemberian Berbagai Konsentrasi Asap Cair (Liquid Smoke) Rustam Baraq Noor
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2013): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.666 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas, konsentrasi asap cair dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas cabai besar. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Mei 2011 sampai dengan September 2011 Jl. D.I Panjaitan Samarinda,. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial, terdiri dari 2 faktor ; faktor pertama varietas cabai besar (V) yang terdiri 3 taraf (V1 = Horison, V2 = Wibawa dan V3 = Profit) dan faktor kedua adalah konsentrasi asap cair (A) yang terdiri dari 4 taraf (A0 = 0 ml/liter air, A1 = 50 ml/liter air, A2 = 70 ml/liter air dan A3 90 ml/liter air) dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas berbeda nyata pada pertambahan tinggi tanaman umur 14, 28, 42 (hari setelah pindah tanam), umur berbunga dan panjang buah. Varietas terbaik adalah V1 (Horison) karena lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan. Perlakuan konsentarsi asap cair berbeda nyata pada jumlah buah per tanaman dan persentase busuk buah per tanaman. Perlakuan konsentarsi asap cair yang terbaik adalah A2 (70 ml/L air) dengan rata-rata jumlah buah per tanaman 27,22 buah dan persentase busuk buah sebesar 21,33%. Interaksi kedua perlakuan berbeda tidak nyata terhadap semua variabel yang diamati.
The Respond of Growth and Yield of Three Varieties of Chili (Capsicum annuum L.) To Application of Manure Kind and Bintang Kuda Laut Liquid Organic Fertilizer: Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.) Terhadap Pemberian Berbagai Jenis Pupuk Kandang dan Pupuk Cair Bintang Kuda Laut Efri Julianto; Tutik Nugrahini; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2013): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui petumbuhan dan hasil tanaman cabai besar terhadap perlakuan berbagai jenis pupuk kandang organik dan pupuk organik cair Bintang Kuda Laut. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Mei 2011 sampai dengan September 2011 di desa Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang Samarinda. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial, terdiri dari 2 faktor ; faktor pertama pemberian berbagai jenis pupuk kandang (P) yang terdiri 5 taraf (P0 = Tanpa pupuk kandang, P1 = Pupuk Kandang Ayam, P2 = Pupuk Kandang Kambing, P3 = Pupuk Kandang Sapi dan P4 = Pupuk kotoran walet) dan faktor kedua adalah pemberian pupuk organik cair Bintang Kuda Laut (K) yang terdiri dari 4 taraf (K0 = 0 ml/liter air, K1 = 2 ml/liter air, K2 = 4 ml/liter air dan K3 = 6 ml/liter air) diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian berbagai jenis pupuk kandang berbeda nyaa terhadap semua variabel yang diamati. Jenis pupuk kandang yang terbaik adalah P4 (pupuk kotoran walet) karena menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada tanaman cabai besar. Perlakuan pemberian pupuk organik cair Bintang Kuda Laut berbeda nyata terhadap semua variabel yang diamati, kecuali pertambahan tinggi tanaman umur 14 dan 28 hspt. Perlakuan terbaik dicapai oleh K3 (6 ml/ liter air). Interaksi kedua perlakuan berbeda nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman umur 14 hspt dan umur panen. Interaksi terbaik adalah P4K3 (pupuk kotoran walet dan POC Bintang Kuda Laut.
Effect of mulch type and Plant Spacing on Growth and Yield of Tomato Plants (Lycopersicum escullentum L.): Pengaruh Pemakaian Jenis Mulsa dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum escullentum L.) Nasibul Akkbhar
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2013): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.002 KB)

Abstract

Pengaruh Pemakaian Berbagai Jenis Mulsa dan Pengaturan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum escullentum L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemakaian berbagai jenis mulsa dan pengaturan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (L. escullentum L). Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai dengan April 2011, di, Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan (RAK) dengan percobaan faktorial 3 x 3 terdiri dari tiga ulangan. Faktor pertama Pemakaian Berbagai Jenis Mulsa 3 taraf : m1 (Mulsa Plastik Hitam Perak), m2 (Mulsa Ilalang) dan m3 (Mulsa Enceng Gondok). Faktor kedua Pengaturan Jarak Tanam 3 taraf : j1 (30 x 50 cml), j2 (40 x 60 cm) dan j3 (50 x 70 cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian berbagai jenis mulsa berpengaruh nyata terhadap semua parameter penelitian. Perlakuan m1 (Mulsa Plastik Hitam Perak) menunjukkan berat buah per petak terbesar 3,54 kg, perlakuan m3 (Mulsa Enceng Gondok) menunjukkan berat Buah per petak terkecil 3,47 kg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan jarak tanam berpengaruh nyata terhadap semua parameter penelitian. Perlakuan j2 (40 x 60 cm) menunjukkan berat buah per petak terbesar 3,53 kg, perlakuan j3 (50 x 70 cm) menunjukkan berat buah per petak terkecil 3,44 kg. Interaksi pemakaian berbagai jenis mulsa dan pengaturan jarak tanam memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan. Kombinasi m1j2 menunjukkan berat buah per petak terbesar 3,59 kg, sedangkan m3j3 menunjukkan berat buah per petak terkecil 3,42 kg.

Page 1 of 1 | Total Record : 5