Articles
22 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2021): Agustus"
:
22 Documents
clear
Analisis Stabilitas Lereng Tiga Dimensi
Dwitya Okky Azanna
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (386.595 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.76
Stabilitas lereng ditinjau untuk mengetahui kestabilan terhadap lereng tersebut, pengaruh kemiringan, cuaca, beban berlebih, serta gempa menjadi penyebab kelongsoran. Perlu ditinjau berbagai cara untuk mencegah itu terjadi, dengan cara melakukan beberapa pemodelan pemograman. Pemodealan tidak hanya bisa dilakukan secara metode dua dimensi, tetapi dengan perkembangan jaman bisa juga dilakukan dengan pemodelan tiga dimensi. Hasil dari pemodealan tersebut yaitu menghasilkan nilai angka keamanan, hanya saja apakah efektif dan kompleks hasil akhir yang dihasilkan dari masing-masing pemodelan. Penelitian ini membandingkan analisis stabilitas lereng dua dimensi dan tiga dimensi, dimana nilai angka keamanan yang didapatkan bahwa tiga dimensi lebih besar dari dua dimensi. Hal ini terjadi karena jika menggunakan kondisi parameter yang sama, dan pelebaran dari geometri dua dimensi, dimana batas dari bidang gelincir telah ditentukan dari pemodelannya, maka hasil yang didapatkan tidak akan berbeda jauh, namun kita bisa mengetahui volume runtuhan tanah tersebut.
Penggunaan Aplikasi Civil 3d dalam Merencanakan Geometrik Jalan Raya
Ruhiyat Mahmud Thaher;
Wirya Murad;
Huzeirien M
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.977 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.64
Jalan merupakan sebuah bangunan yang sangat dibutuhkan keberadaannya didunia transportasi. Dari zaman dulu hingga saat ini jalan berkembang sangat pesat baik dari segi bentuk/desain dan materialnya. Perkembangan konstruksi jalan, terurama pembangunan jalan raya mengalami pasang surut,mengikuti irama perkembangan pembangunan nasional Hal ini berdampak luas pada pengembangan sarana dan prasarana transportasi dan lingkungan disekitarnya, bahkan dalam skala yang lebih luas lagi, yaitu pembangunan ekonomi wilayah yang bersangkutan. Tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa kebutuhan akan pembangunan konstruksi jalan raya akan semakin menumbuhkan dan meningkatkan perkembangan pembangunan nasional. Dalam kesempatan kali ini penulis akan mencoba mengupas tentang perencanaan jalan dengan menggunakan aplikasi civil 3D 2018. Hal Ini menimbang semakin pesatnya teknologi berupa perangkat lunak pendukung kegiatan sipil. Manfaat yang sangat terasa dari keberadaan perangkat lunak ini adalah meminimalisir jangka waktu pengerjaan perencanaan jalan serta memudahkan para perencana dalam mengolah dan mengeluarkan produk nya. Adapun bahasan yang akan dikupas adalah seputar permasalahan geometrik jalan, tinjauan yang lebih spesifik adalah perhitungan Alinyemen vertical maupul horizontal (tergantung topografi dilapangan bisa full spiral, spiral-circle-spiral, ataupun spiral-spiral), perhitungan super elevasi yang terjadi pada alinyemen horizontal, grafik Potongan (long section dan cross section ), serta produk gambar kerja. Dengan demikian diharapkan mampu menambah wawasan penulis dalam mengaplikasikan perangkat lunak dalam dunia teknik sipil.
Tinjauan Karakteristik Tanah Timbunan Sumber Bahan Di Desa Mendalo Darat Kecamatan Jambi Luar Kota
Fakhrul Rozi Yamali;
Tommy Tri Setiyanto;
Fakhrul Rozi Yamali;
Ari Setiawan
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (783.148 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.72
Pada suatu kawasan atau daerah yang memiliki banyak daerah dataran rendah dan permukaan tanah tidak datar, maka dibutuhkan timbunan agar mendapatkan ketinggian tanah yang direncanakan. Timbunan memerlukan pemadatan tanah agar dapat benar-benar kuat dan stabil terhadap beban struktur maupun beban non struktur.Pada pekerjaan timbunan tanah untuk konstruksi, tanggul, waduk dan konstruksi sipil lainnya, tanah yang belum padat atau masih kondisi gembur harus dipadatkan untuk meningkatkan berat volumenya. Pemadatan tersebut berfungsi untuk meningkatkan kekuatan tanah, sehingga dengan demikian meningkatkan daya dukung pondasi di atasnya. Pemadatan juga dapat mengurangi besarnya penurunan tanah yang tidak diinginkan. Lokasi quarry yang terletak di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di desa Mendalo darat Kecamatan Jambi Luar Kota, lokasi Quarry tersebut mempunyai luas ± 16Ha, quarry telah beroperasi selama ±7 bulan , lokasi quarry tersebut mempunyai beberapa fungsi tanah diantaranya tanah timbunan jalan dan tanah timbunan bangunan.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik tanah timbunan yang berlokasi di desa mendalo darat kecamatan jambi luar kota, dimana di lokasi tersebut terdapat suatu quarry yang mana quarry tersebut belum mengetahui kualitas tanah di quarry tersebut.
Analisa Pengunaan dan Produktivitas Alat Berat pada Kegiatan Peningkatan Ruas Jalan Simpang Pauh – Air Hitam Provinsi Jambi
Fakhrul Rozi Yamali;
Fadhilah Akbar;
Fakhrul Rozi Yamali;
Annisaa Dwiretnani
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (792.171 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.57
Dalam suatu pekerjaan perbaikan ruas jalan simpang pauh – air hitam memiliki suatu kendala dalam mengadakan alat berat dengan lamanya umur alat berat yang digunakan dalam melakukan penaspalan yang terlalu membutuhkan waktu, dikarenakan dalam suatu pemilihan jenis dan tahun alat berta yang digunakan merupakan jenis alat berat dengan tahun lama makan produktivitas yang timbul pada alat berat merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam menentukan suatu keberhasilan dalam mejalankan kegiatan konstruksi agar sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan maka waktu proses pekerjaan alat berat sangat berpengaruh penting dalam perhitungkan supaya untuk mengetahui kerja alat sesuai dengan jadwal yang telah dibuat dan dapat megurangi keterlambatan dalam suatu pekerjaan konstruksi. Dari hasil analisa diperoleh hasil perhitung Produktivitas Asphalt Finisher merk Mitsubishi MF40W didapat sebesar 39, 68 Ton/jam, produktivitas Tandem Roller Lutong Ltc didapat sebesar 38,03 Ton/Jam, dan Produktivitas Pneumatic Tired Roler KR20W didapat sebesar 37, 56 Ton/Jam dengan volume pekerjan 1450,04 Ton membutuhkan lama waktu pekerjaan masing – masing alat selama 6 hari, sedangkan untuk perbandingan dengan alat baru memperoleh hasil perhitungan Produktivitas Asphalt Finisher merk Vollvo P2820D Tahun 2020 didapat sebesar 69,58 Ton/Jam, Tandem Roller merk Vollvo DD 105 Tahun 2020 didapat sebesar 83,38 Ton/Jam, dan Pneumatic Tired Roller merk Vollvo PT220 Tahun 2020 didapat sebesar 82,56 Ton/Jam dengan lama pekerjaan 3 hari.
Pandemi Covid-19: Dampak terhadap Pekerjaan Konstruksi
Anggi Nidya Sari;
Viktor Suryan
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (701.34 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.77
Pandemi Covid-19 telah menyebar sejak ditemukan kasus pertama di Indonesia pada tahun 2020 dan memberikan pengaruh disegala aspek kehidupan diseluruh dunia, termasuk industri konstruksi. Pemerintah mengeluarkan aturan mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga membatasi pekerja konstruksi untuk beraktifitas diluar rumah. Hal ini memberikan dampak yang signifikan terhadap pekerjaan konstruksi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Pandemi Covid-19 terhadap proyek konstruksi, baik dampak terhadap proyek atau personil. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan analisis data sekunder, yaitu dengan menyebarkan kuisioner kepada sejumlah responden, untuk kemudian dihitung persentase dari jawaban tiap responden. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dampak Covid-19 terhadap pekerjaan konstruksi yaitu 78,9% proyek konstruksi mengalami penundaan. Alasan utama adanya penundaan disebabkan oleh pendanaan yang terbatas dan pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dengan masing-masing persentase sebesar 53,8% dan 29,6%. Selain itu, dampak pada para personil yaitu aktifitas menjadi terbatas (64,22%) dan komunikasi menjadi tidak lancar (24,77%).
Evaluasi Kinerja Simpang Kaitannya dengan Emisi Simpang Paal 10 Jambi
Fakhrul Rozi Yamali;
Sukma Intan Sari;
Fakhrul Rozi Yamali;
Emelda Raudhati
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (345.002 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.65
Permasalahan yang sering dihadapi pada jalan raya seperti macet serta tundaan dibagian-bagian jalan pada persimpangan, terutama pada jam sibuk. Seiring meningkatnya volume kendaraan yang beroperasi serta kinerja simpang tersebut berkaitan dengan emisi gas buang yang dihasilkan dari kendaraan berupa emisi CO2. Semakin padat volume arus lalu lintas, panjang nya antrian serta macet pada simpang tersebut maka semakin besar pula emisi yang dikeluarkan dari kendaraan hal ini dikarenakan kondisi terburuk emisi gas buang bukan pada saat kendaraan berjalan normal melainkan pada saat kendaraan hidup namun tidak berjalan contohnya seperti di lampu merah persimpangan, kemacetan, serta tundaan.Dari hasil analisis terdapat hasil nilai arus lalu lintas tertinggi terdapat di lengan Jl.Marsda Surya Dharma menuju ke Jl.Palembang-Jambi sebesar 1292,5 smp/jam. Nilai arus lalu lintas terendah terdapat di lengan Jl.Marsda Surya Dharma menuju ke Jl.Lingkar Selatansebesar 833 smp/jam. Pada Jl.Marsda Surya Dharma ITP jalan D, Jl.Lingkar Selatan ITP jalan D, Jl.Palembang-Jambi ITP jalan D, Jl.Lingkar Barat ITP jalan C. Serta total emisi CO₂ terbesar yaitu pada kendaraan motor sebesar 325.950 gr/km dan emisi CO₂ tererndah yaitu pada kendaraan bus sebesar 225 gr/km.
Analisa Parkir Kendaraan Mobil Di Ruas Jalan Sentot Ali Basa Kecamatan Jambi Timur
Yayan Saputra;
Amsori M Das;
Darwani Darwani
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (998.878 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.53
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kendaraan yang diparkir di jalan terhadap karakteristik arus lalu lintas pada jalan penumpang melalui studi kasus Jalan Sentot Ali Basa. Data yang akan dikumpulkan adalah survei lalu lintas berupa survei arus lalu lintas dan survei waktu tempuh kendaraan. Ada dua bagian dalam penelitian ini. Bagian pertama merupakan bagian jalan dengan kondisi jalan raya, dan tidak ada kendaraan yang parkir di jalan tersebut. Bagian kedua merupakan bagian dari ruas jalan Sebuah mobil yang diparkir di atas ruas jalan tersebut. Dengan membandingkan karakteristik arus lalu lintas pada kedua kondisi tersebut, maka dilakukan analisis pengaruh kendaraan parkir terhadap karakteristik arus lalu lintas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kendaraan yang diparkir di jalan akan berdampak pada karakteristik kecepatan dan karakteristik volume lalu lintas.
Perencanaan Perkerasan Kaku dengan Metode AASHTO 1993 Studi Kasus Jalan Batanghari II Kabupaten Muaro Jambi
Sigit Kurniawan;
M Asmuni Jatoeb;
Susiana Susiana
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1162.021 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.73
Ruas jalan Batanghari II merupakan jalan Nasional yang menghubungkan Kota Jambi dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jalan ini membentang sepanjang 33 km dari perbatasan Kota Jambi – Kabupaten Muaro Jambi hingga Zona Lima (simpang plabi) Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Ruas jalan ini merupakan penghubung sektor ekonomi, sosial dan budaya Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Muaro Jambi dan Kota Jambi. Kendaraan yang melintas pada ruas jalan Batanghari II didominasi oleh kendaraan truk kecil maupun besar pengangkut hasil ekonomi dan hasil bumi lainnya. Kondisi jalan Batanghari II pada STA 18+500 merupakan perkerasan lentur yang telah hancur permukaannya hingga lapisan pondasi di bawahnya. Pada studi ini akan direncanakan perkerasan kaku dengan metode AASHTO 1993. Perencanaan dengan panjang jalan 3,6 km dan lebar 7 meter, dengan perencanaan CBR tanah dasar 6%, dengan nilai W18 dalam setahun sebesar 455.664,051. Pada studi ini didapat nilai ESAL dalam 30 tahun sebesar 30.273.794, 429 ESAL, dengan tepal pelat beton 28 cm. Dengan jenis sambungan perkerasan bersambung dengan tulangan dengan panjang pelat 10 meter, dipasang tulangan wiremesh M10–150 mm. Serta dipasang tulangan Tie Bar Ø16 mm dengan panjang 700 mm dan jarak 750 mm. Serta tulangan Dowel Ø36 mm dengan panjang 450 mm dan jarak 300 mm.
Analisa Perhitungan Struktur Baja Menggunakan Program ETABS
Hendra Tri Nugroho;
Suhendra Suhendra;
M Nuklirullah
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1045.834 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.60
Terintegrasi nya sistem komputerisasi pada hampir keseluruhan tahapan pembangunan struktur menjadikan proses pembangunan struktur menjadi lebih praktis dan efisien, kini hampir setiap proses tahapan pembangunan gedung dapat dilakukan lebih cepat berkat banyaknya teknologi yang tersedia, sebagaimana dapat dilihat pada tahap perencanaan atau penggambaran struktur yang saat ini tidak lagi dilakukan dengan cara manual semenjak munculnya program komputer berbasis CAD Computer Aided Drawing. Hal serupa juga terjadi pada pekerjaan review struktur yang telah dipermudah dengan banyaknya program rekayasa struktur yang tersedia. Hadir nya program-program tersebut tentu nya sangat membantu kerja engineer dalam melakukan proses review suatu rencana struktur, kecepatan dan keakuratan perhitungan serta kemampuan nya dalam menyimpan data dalam jumlah besar dapat menghemat waktu pekerjaan serta meminimalisir terjadi nya human error yang kerap terjadi. Mengingat bangunan pasar merupakan pusat perniagaan maka dirasa perlu dilakukan analisa terhadap desain struktur nya serta melakukan optimalisasi desain bila memungkinkan. Analisa dilakukan dengan menggunakan bantuan program ETABS yang merupakan salah satu program rekayasa struktur buatan CSI yang juga pengembang dari program SAP2000.
Evaluasi Kecepatan Rata-Rata terhadap Kendaraan Arus Bebas (Studi Kasus: Jalan Kolonel Abunjani Kota Jambi)
Eri Dahlan
Jurnal Talenta Sipil Vol 4, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (187.401 KB)
|
DOI: 10.33087/talentasipil.v4i2.78
Tiga faktor penyebab kemacetan lalu lintas yaitu bertambahnya kendaraan bermotor, terbatasnya kemampuan dalam pembangunan jalan raya dan belum optimalnya pengoperasian transportasi massal. Selain kemacetan lalu lintas masalah pada jalan adalah tingkat kecelakaan lalu lintas. kecepatan kendaraan memegang peranan yang penting dalam terjadinya kecelakaan. Jalan Kolonel Abunjani merupakan jalan dalam kota yang memiliki empat lajur dua arah tidak terbagi dan dimana lebar masing lajur 3,75 m. Lebar jalang yang sangat besar dan kondisi jalan yang datar mengakibatkan pengguna jalan cenderung dengan kecepatan yang tinggi. Dari kondisi jalan tersebut berdampak pada tingkat kecelakaan lalu lintas. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk evaluasi kecepatan rata-rata kendaraan terehadap kendaraan arus bebas. Hasilnya menunjukan bawa perbandingan antara kecepatan rata-rata untuk sepeda motor 50,46 km/jam arah dari Tugu Juang dan 48.01 km/jam arah ke Tugu Juang > dengan kecepatan arus bebas 46,04 dengan selisihnya 4,42 km/jam arah dari Tugu Juang dan 1,97 km/jam arah ke Tugu Juang. Kecepatan rata-rata untuk kendaraan ringan 37,37 km/jam arah dari Tugu Juang dan 35,65 km/jam arah ke Tugu Juang > dengan kecepatan arus bebas 37,67 dengan selisihnya 8,67 km/jam arah dari Tugu Juang dan 10,39 km/jam arah ke Tugu Juang. Kecepatan rata-rata untuk kedua kendaraan 43,97 km/jam arah dari Tugu Juang dan 41,82 km/jam arah ke Tugu Juang > dengan kecepatan arus bebas 41,85 dengan selisihnya 2,12 km/jam arah dari Tugu Juang dan 4,21 km/jam arah ke Tugu Juang. Hasil analisa dapat disimpulkan bahwa untuk sepeda motor masih belum aman terhadap kecelakaan.