cover
Contact Name
I Nyoman Santiawan
Contact Email
inyomansantiawan@gmail.com
Phone
+6285729637030
Journal Mail Official
dewidanendra3@gmail.com
Editorial Address
STHD Klaten Jawa Tengah Morangan, Karanganom, Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah Tlpn (085729637370)
Location
Kab. klaten,
Jawa tengah
INDONESIA
Jawa Dwipa
ISSN : -     EISSN : 27233731     DOI : https://doi.org/10.54714/jd.v2i2
Core Subject : Education, Social,
Jawa Dwipa : Jurnal Penelitian dan Penjaminan Mutu merupakan Jurnal Online Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten Jawa Tengah terbit setiap bulan Juni dan Desember yang menerbitkan artikel hasil penelitian mahasiswa, tenaga kependidikan maupun dosen dan artikel yang berkaitan dengan penjaminan mutu
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023)" : 3 Documents clear
Impelementasi Moderasi Beragama Dalam Upacara Nyadran Di Desa Prawatan Kabupaten Klaten Shinta Tyas Pratisthita
Jawa Dwipa Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/jd.v4i2.69

Abstract

Moderasi beragama merupakan cara bersikap yang berada di pertengahan antara praktik keagamaan yang diyakini sendiri dengan menghormati praktik keagamaan yang dilakukan orang lain yang memiliki agama atau keyakinan yang berbeda. Salah satu upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat Desa Prawatan yang mengandung nilai moderasi beragama yaitu Nyadran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang implementasi moderasi beragama dalam upacara Nyadran di Desa Prawatan Kabupaten Klaten. Sesuai dengan tujuan penulisan, metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif dan metode kajian pustaka. Metode analisis pustaka yaitu menggunakan buku-buku, literatur ataupun bahan pustaka, kemudian mencatat atau mengutip pendapat para ahli yang ada di dalam buku tersebut. Secara praktis, metode yang digunakan dalam kajian ini dijabarkan dalam tiga metode sesuai dengan tahapan pelaksanaannya, yaitu: (1) metode pengumpulan data; (2) metode analisis data; dan (3) metode penyajian hasil analisis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat bentuk implementasi yang nyata berkaitan dengan moderasi beragama yang terdapat dalam upacara Nyadran di Desa Prawatan Kabupaten Klaten.
Pengaruh Pola Pengasuhan Orang Tua Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Di Era Milenial Setyaningsih
Jawa Dwipa Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/jd.v4i2.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman data-data empirik mengenai pengaruh pola pengasuhan orang tua terhadap kecerdasan emosional siswa. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara pola pengasuhan orang tua terhadap kecerdasan emosinal siswa. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan teknik korelasi Product Moment. Selain pendekatan kuantitatif, penulis juga melakukan metode deskriptif analisis dari angket yang disebarkan kepada siswa Pasraman Indraprastha Mutihan Surakarta dan Pasraman Indraloka Marga Dharma Demping Karanganyar. Kemudian dirangkum dalam sebuah tabel. Dari penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan pola pengasuhan orang tua terhadap kecerdasan emosional, berdasarkan hasil uji t parsial dalam analisis regresi linear berganda. Hasil hipotesis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi orang tua dapat membentuk kecerdasan emosional siswa Pasraman Indraprastha Mutihan Surakarta dan siswa Pasraman Indraloka Marga Dharma Demping Karanganyar.
Tren Baru : Urgensi Multimedia Interaktif Dalam Eksebilitas Pendidikan Di Era Digital Dewi Ayu Wisnu Wardani
Jawa Dwipa Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penerbit Sekolah Tinggi Hindu Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54714/jd.v4i2.73

Abstract

Dunia pendidikan berkembang pesat terutama di era digital, karena munculnya berbagai tren media interaktif yang mengubah cara pelajaran dilakukan. Cara siswa berinteraksi dengan materi pelajaran telah berubah karena tren seperti gamifikasi dan kecerdasan buatan, serta virtual dan realitas augmented, yang membuat pembelajaran lebih mudah diakses, interaktif, dan personal. Metode penelitian studi pustaka digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data digunakan dengan melakukan studi telaah terhadap buku-buku, literatur, catatan, dan laporan yang berkaitan dengan masalah yang dibahas. Sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah berbagai buku, jurnal, dan penelitian terbaru yang relevan. Hasilnya, pelajar sekarang dapat mengakses pendidikan berkualitas tinggi terlepas dari lokasi atau latar belakang mereka, yang menghasilkan hasil pembelajaran yang lebih baik dan keterlibatan yang lebih tinggi. Penyerapan tren eLearning ini pada tahun 2023 dan seterusnya akan membawa era inovasi dan pembelajaran yang lebih baik. Cara siswa berinteraksi dengan materi pelajaran telah berubah karena tren seperti gamifikasi dan AI serta virtual dan augmented reality. Tren-tren ini membuat pembelajaran lebih mudah diakses, interaktif, dan personal. Menyikapi tuntutan perkembangan teknologi di era digital, artikel ini memaparkan sebuah tren baru yang berdampak besar pada dunia pendidikan: penggunaan multimedia interaktif. Pentingnya konten multimedia interaktif untuk keunggulan pendidikan menjadi semakin jelas, mengubah paradigma pembelajaran tradisional menjadi pengalaman belajar yang lebih dinamis, menarik, dan relevan. Melalui motivasi belajar, penyajian materi yang beragam, dan diskusi mengenai tantangan yang kita hadapi, multimedia interaktif bukanlah sebuah tren yang berlalu begitu saja, namun mewakili perubahan mendasar dalam cara kita mendekati pembelajaran. Di era akses cepat terhadap informasi, konten multimedia interaktif menawarkan pendekatan yang lebih mudah beradaptasi dan komprehensif terhadap gaya belajar yang berbeda. Kesimpulannya, memasukkan konten multimedia interaktif ke dalam keunggulan pendidikan di era digital bukanlah suatu pilihan, namun suatu keharusan. Dengan lebih melibatkan siswa, memotivasi mereka untuk belajar, dan menyediakan konten yang lebih beragam, pendidikan menjadi lebih relevan dan responsif terhadap kebutuhan masa depan. Terlepas dari tantangan yang ada, upaya berkelanjutan untuk mengatasi hambatan ini akan membuka pintu menuju pembelajaran yang lebih baik dan bermakna di era digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 3