cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 158 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 158 Documents clear
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Berita dengan Menggunakan Metode Picture And Picture pada Siswa Kelas VII.A SMPN Satap 2 Patimpeng Natiara Natiara; Asdar Asdar; Idris Idris
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model picture and picture terhadap pembelajaran menulis teks berita siswa kelas VII SMP Satap 2 Patimpeng. Fokus penelitian ini dilihat pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menulis teks berita siswa kelas VII SMP Negeri Satap 2 Patimpeng yang dilakukan dengan dua siklus. Data penelitian ini berupa data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari hasil penelitian dengan menggunakan alat pengukur atau alat pengambil data langsung pada subyek sebagai sumber informasi. Adapun data sekunder adalah data dari hasil penelitian melalui tangan kedua atau dengan cara tidak langsung. Data primer dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil dari penelitian berupa hasil tes menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Satap 2 Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan Penerapan Model picture and picture dapat meningkatkan pemahamn siswa kelas VII SMP Negeri Satap 2 Patimpeng, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone dalam memahami teks berita, terkait tiga aspek yaitu aspek pokok berita, keragka berita, dan menulis berita. Tetapi dalam merangkai kalimat-kalimat berita menjadi sebuah artikel berita masih belum bisa dan perlu pendekatan lainnya. Model picture and picture memiliki daya Tarik tersendiri bagi siswa dalam proses pembelajaran menulis teks berita. Terlebih lagi jika gambar-gambar yang diperlihatkan berkaitan dengan maslah budaya yang ada disekitar lingkungan Masyarakat dimana siswa berada, misalnya gambar-gambar tentang pesta panen.
Penggunaan Deiksis pada Cerpen Pemilik Dua Belas Bintang karya Iin Farliani (Kajian Pragmatik) Audryane Anindita Fadilla; Rohanda Rohanda
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2148

Abstract

Bahasa merupakan media utama dalam komunikasi manusia. Untuk mencapai komunikasi yang efektif dibutuhkan pemahaman terhadap konteks ujaran. Cabang ilmu linguistik yang mengkaji konteks ujaran adalah pragmatik. Bagian dari pragmatik yang mempelajari kata atau frasa yang menghubungkan lansung ujaran kepada orang, tempat, dan waktu adalah deiksis. Penelitian yang berjudul "Deiksis pada Cerpen Pemilik Dua Belas Bintang karya Iin Farliani (Kajian Pragmatik)" bertujuan untuk menganalisis penggunaan deiksis persona, tempat, waktu, sosial dan wacana dalam cerpen. Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan data berupa morfem, kata, dan frasa yang termasuk deiksis. Sumber data penelitian adalah cerpen Pemilik Dua Belas Bintang yang terdapat pada antologi cerpen Mei Salon karya Iin Farliani. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca catat. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima jenis deiksis yang terdapat dalam cerpen Pemilik Dua Belas Bintang karya Iin Farliani, deiksis persona merupakan deiksis yang paling dominan digunakan.
Humor Observasional pada Akun Instagram @raditya_dika Nabila Tasya Aulia; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2149

Abstract

Observasional merupakan jenis humor yang menceritakan kejadian atau situasi sehari-hari dengan sudut pandang lucu. Berupa pengamatan tentang kejadian sekitar, bahkan keanehan dalam hal biasa terjadi. Penelitian bertujuan menganalisis dan memperoleh gambar objektif penggunaan bahasa humor pada akun Instagram @raditya_dika, khususnya bagaimanakah humor observasional menggabungkan pengalaman sehari-hari dengan elemen jenaka relevan. Dengan teori Incongruity, humor tercipta melalui ketidaksesuaian antara ekspektasi audiens dan realita yang disampaikan secara mengejutkan namun logis. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi digital dan pendekatan analisis tematik, menganalisis unggahan Instagram selama enam bulan , termasuk teks, caption, elemen visual, dan respons audiens. Analisis data mengidentifikasi pola bahasa humor, konteks situasional, dan pesan yang terkandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Raditya Dika mengandalkan humor observasional yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, menggunakan kombinasi absurditas dan logika untuk menciptakan elemen kejutan mengundang tawa. Bahasa yang digunakan sederhana, lugas, cerdas, sehingga mudah dipahami dan diterima berbagai kalangan. Selain itu, humor sering disisipkan dengan pesan serius dikemas secara santai, membuat audiens menerima pesan tanpa merasa tertekan. Humor observasional terbukti efektif sebagai alat komunikasi di media sosial karena mampu membangun kedekatan emosional, menciptakan keterhubungan personal, serta meningkatkan interaksi melalui komentar dan respons. Temuan ini relevan untuk memahami strategi komunikasi kreatif di media sosial, terutama dalam membangun engagement menyampaikan pesan secara efektif.
Penggunaan Bahasa Slang pada Kolom Komentar Akun Tiktok @Vilmei Manda Aprilia; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2151

Abstract

Tujuan utama penelitian untuk mengkaji kejadian penggunaan bahasa slang dalam komunikasi digital pada kolom komentar akun TikTok @vilmei. TikTok merupakan salah satu aplikasi media sosial dan platform video musik yang populer dikalangan masyarakat yang sering kali disertai dengan komentar-komentar bahasa slang. Bahasa Slang merupakan ragam bahasa tidak resmi dan tidak baku yang digunakan oleh kelompok sosial tertentu, terutama kaum remaja, untuk berkomunikasi secara internal. Dalam penelitian ini ditemukan bahasa gaul sebanyak 23 kata pada kolom komentar akun tiktok @vilmei berupa bentuk kata, yaitu abreviasi, absorbsi, dan gabungan abreviasi dan absorbsi. Pada bentuk kata abreviasi ditemukan sebanyak empat belas kata bahasa slang, diantaranya gercep, salfok, fotbar. Pada bentuk kata absorbsi ditemukan sebanyak enam kata bahasa slang, diantaranya seperti kata gemoy, kocak dan anjay. Pada bentuk kata gabungan berjumlah tiga kata bahasa slang, yaitu collab, bjirr dan kepo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul di TikTok didominasi oleh bentuk pemendekan kata, seperti akronim dan singkatan, yang bertujuan menyederhanakan penyampaian pesan tanpa mengurangi maknanya. Fenomena ini mencerminkan bagaimana media sosial memengaruhi pola komunikasi, di mana efisiensi dan kecepatan menjadi prioritas utama. Selain itu, bahasa gaul yang digunakan juga menunjukkan kemampuan pengguna untuk beradaptasi dengan tren dan menciptakan cara komunikasi yang unik dalam komunitas digital mereka. Penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang peran bahasa gaul dalam membentuk dinamika komunikasi digital, khususnya di Indonesia. Dengan demikian, studi ini menjadi referensi penting bagi pihak-pihak yang tertarik untuk memahami hubungan antara bahasa, media sosial, dan generasi muda.
Tindak Tutur Ilokusi dengan Pendekatan Pragmatik dalam Studi Kasus Unggahan Video Akun Instagram @aguskurdiono Nisfi Arba` Indah; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2154

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tindak tutur ilokusi dengan pendekatan pragmatik dalam unggahan video akun instagram @aguskurdiono dengan diketahuinya jenis tindak tutur tersebut. Tindak tutur ilokusi merupakan apa yang dicapai dengan menyampaikan maksud untuk mencapai sesuatu atau “melakukan suatu tindakan dengan mengatakan sesuatu”. Subjek analisis penelitian ini adalah penggunaan tindak tutur ilokusi dalam unggahan video akun Instagram @aguskurdiono. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif dengan metodologi deskriptif dan pendekatan pragmatik sebagai pendekatan teoretis. Sumber data berupa beberapa unggahan video di akun Instagram @aguskurdiono pada bulan April hingga Juni 2024. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu teknik observasi digital, dan teknik simak catat. Hasil telaah menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi sering digunakan pada tuturan dalam unggahan video akun Instagram @aguskurdiono. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat tiga puluh satu tindak tutur ilokusi dan dapat dikelompokkan ke dalam bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi yang memiliki lima bentuk, tindak tutur asertif dapat ditemukan dalam dua puluh dua video seperti menyatakan dan menunjukkan. Sedangkan tindak tutur direktif muncul dalam enam video sebagai saran, perintah, juga ajakan. Lalu tindak tutur ekspresif dapat didapati dalam sepuluh video misalnya sindiran, respon, ungkapan terimakasih, serta kritikan. Kemudian tindak tutur komisif dapat ditemukan dalam dua video berupa janji, dan tindak tutur deklarasi tidak ditemukan dalam unggahan video tersebut.
Apresiasi dan Kritik Puisi “Kamus Kecil” karya Joko Pinurbo dengan Pendekatan Ekspresif Baherianta Tarigan; Daniela Maretty Situmorang; Frischa Saria S; Najla Haifa Maulidina Tarigan; Yasinta Theresya Claudia Malau; Rosmawaty Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2155

Abstract

Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang menyampaikan ekspresi emosional, pemikiran, dan imajinasi penyair melalui bahasa yang indah dan penuh makna. Pemahaman terhadap puisi tidak hanya mengandalkan analisis struktural, tetapi juga perlu mengaitkan karya dengan kehidupan dan pengalaman batin pengarangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengapresiasi dan mengkritik puisi “Kamus Kecil” karya Joko Pinurbo dengan menggunakan pendekatan ekspresif. Pendekatan ini memandang karya sastra sebagai cerminan dari dunia batin penyair, yang diekspresikan melalui simbol, bahasa, dan imajinasi yang khas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan analisis hermeneutik, yang bertujuan untuk menafsirkan dan menggali makna mendalam dari larik-larik puisi yang ditulis. Proses analisis dilakukan melalui studi pustaka, pembacaan kritis terhadap teks puisi, dan identifikasi tema utama. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman menyeluruh terhadap makna puisi, yang tidak hanya sebagai karya estetik, tetapi juga sebagai ekspresi emosi, pemikiran, dan pengalaman pribadi sang penyair.
Teachers’ Challenges and Strategies in Teaching EFL in a Rural School (a Case Study at SMPN 5 Anggeraja) Arnanda Cahyani Anton; Baso Jabu; Sultan Baa
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2193

Abstract

This study aims to determine the challenges faced by teachers in teaching EFL in rural school and the strategies used by teachers to overcome the challenges. The researcher conducted this study at SMPN 5 Anggeraja, located at Jl. Veteran No. 63, Cendana, Siambo village, Anggeraja District, Enrekang Regency. In this study, the researcher used a qualitative method. The data were collected through semi-structured interview (in-depth interview). The participants of this study were two English teachers at SMPN 5 Anggeraja. From results of the study showed that there are many challenges faced by teachers in teaching EFL at SMPN 5 Anggeraja: insufficient time, low of students concentration, students are confused when using English in the learning process, lack of vocabulary, how to deliver material, teachers ability, students interest in learning EFL, difficulty in translating, and inadequate facilities and infrastructure. In addition, the strategies used by teachers to overcome challenges in teaching EFL in rural school, are time management, conducting initial diagnostic test, providing games in the learning process, restitution to students, making interesting materials and giving exams, teachers’ self-reflection, providing motivational feedback, making the learning process fun, and cooperation with related parties for the procurement of Networks.
The Impact of Jigsaw Method on Students’ Interactive Communication Abilities Lutfiah Nur Athifah; Sultan Baa; Fitri Radhiyani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2194

Abstract

The impact of the Jigsaw cooperative learning approach in enhancing the interactive communication skills of seventh-grade students at SMP Muhammadiyah 14 Makassar is examined in this article. Fluency, pronunciation, grammar, vocabulary, and content are the five communication indicators where students' performance is analyzed in this quantitative study using a pre-experimental design with pre-test and post-test evaluations. After using the Jigsaw technique, students' interactive communication skills significantly improved, according to the results, which were analyzed using descriptive statistics and the Wilcoxon Signed-Ranks Test. According to these results, students' verbal engagement and communicative ability in English language classes are significantly enhanced by structured peer cooperation.