cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 209 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 209 Documents clear
Analisis Kesalahan Berbahasa Anak Gen Z dalam Media Sosial: Perspektif Psikolinguistik dan Strategi Intervensi Alung Dinanti; Dessy Saputry; Rr. Dwi Astuti; Kholis Nurhayati; Siti Maimunah; Bagus Aji Sudrajat; Marcelo Marcelo
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa anak Gen Z di media sosial dari perspektif psikolinguistik serta merumuskan strategi intervensi pendidikan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek Gen Z di Kabupaten Pringsewu. Data diperoleh melalui observasi unggahan media sosial dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan dominan berupa penggunaan ejaan tidak baku, pemendekan kata, penyimpangan struktur suatu kalimat, dan campur kode. Faktor psikolinguistik seperti kebiasaan berpikir dengan cepat, tekanan sosial, serta paparan bahasa informal berpengaruh terhadap munculnya kesalahan tersebut. Diperlukan strategi intervensi melalui penguatan literasi digital dan kesadaran berbahasa agar Gen Z mampu berkomunikasi efektif sesuai kaidah bahasa Indonesia.
Mutiara Lembah Pesagi: Nilai Pendidikan Karakter dalam E-Book Bahan Ajar Bahasa Indonesia SMP Dinda Okta Bella Hanafiah; Idawati Idawati; Saleh Fahrudin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam e-book cerita rakyat Mutiara Lembah Pesagi, serta menelaah kelayakannya sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia yang mendukung pendidikan karakter. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah e-book cerita rakyat Mutiara Lembah Pesagi yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Provinsi Lampung pada tahun 2019, sedangkan subjek penelitian adalah guru Bahasa Indonesia di SMP Surya Dharma Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis isi (content analysis) yang mencakup reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Mutiara Lembah Pesagi mengandung 19 nilai pendidikan karakter, yaitu kepemimpinan dan kebijaksanaan, gotong royong, kepedulian sosial, kreativitas, ketegasan, tanggung jawab, kecerdikan, kerja keras, kejujuran, keteladanan, imajinasi, kesederhanaan, keberanian, pengorbanan, rasa syukur, saling menghargai, kerendahan hati, komitmen, dan integritas. Berdasarkan hasil tersebut, e-book Mutiara Lembah Pesagi dinilai layak digunakan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di jenjang SMP karena memuat nilai-nilai pendidikan karakter yang relevan dan bermanfaat bagi peserta didik.
Pengaruh Media Sosial Facebook dalam Menulis Teks Narasi Pada Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Bontocani Kecamatan Bontocani A.Rahmat Hidayat; Muhammad Idris; Muhammad Asdar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial facebook dalam menulis teks narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bontocani. Latar belakang dari penelitian ini yaitu kemampuan menulis teks narasi siswa sering kali mengalami kesulitan. sisi lain, penggunaan Facebook yang sangat populer di kalangan remaja memberikan dampak yang signifikan terhadap cara mereka berkomunikasi, termasuk dalam menulis. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian eksperimen. Desain penelitian ini yaitu jenis Quasi Eksperimental Design. Instrumen dalam penelitian ini yaitu tes dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bontocani yang berjumlah 54 orang terdiri dari dua kelas yang masing-masing berjumlah 27 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ialah nonprobability berupa sampling jenuh. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Bontocani yang berjumlah 27 orang dan siswa kelas VIIB SMP Negeri 1 Bontocani yang berjumlah 27 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes esai yaitu menulis teks narasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan menulis teks narasi siswa yang tidak aktif menggunakan Facebook (kelas kontrol) pada Pretest berada pada kategori Kurang (D) dan Posttest berada pada kategori Sedang (C). 2) Kemampuan menulis teks narasi siswa yang aktif menggunakan Facebook (kelas eksperimen) pada Pretest berada pada kategori Baik (B) dan Posttest berada pada kategori Sangat Baik (A 3) Terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media sosial Facebook terhadap kemampuan menulis teks narasi siswa. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti bahwa perbedaan hasil antara kedua kelompok adalah signifikan.
Pengaruh Model Pembelajaran Listening Teams Terhadap Keterampilan Menyimak Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani Nur Lilis; Muh. Safar; Andi Srimularahmah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Listening Teams terhadap keterampilan menyimak berita siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani. Latar belakang dari penelitian ini yaitu proses pembelajaran yang memfokuskan pada keterampilan menyimak berita memerlukan pendekatan yang tepat, yang tidak hanya mengandalkan teknik mendengarkan secara pasif, tetapi juga menstimulasi siswa untuk aktif dalam memahami dan mendiskusikan berita yang mereka dengar. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimental dengan menggunakan desain one group Pretest-Posttest design. Instrumen dalam penelitian ini yaitu tes dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ialah sampel total. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes plihan ganda yang berjumlah 20 butir soal. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Keterampilan menyimak teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani sebelum penggunaan model pembelajaran Listening Teams berada pada kategori cukup terampil dengan nilai rata-rata 65.75. 2) Keterampilan menyimak teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani setelah penggunaan model pembelajaran Listening Teams berada pada kategori terampil dengan nilai rata-rata 84.5. 3) Terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Listening Teams terhadap keterampilan menyimak berita siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani dengan nilai tthitung 9.971 > nilai ttabel 1.72913 yang menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak.
Integrasi Tindak Tutur (Lokusi, Ilokusi, Perlokusi) dalam Drama “Tak Ada Bintang di Dadanya” Karya Hamdy Salad : Suatu Kajian Pragmatik Wanti Br Hombing; Mela E Ambarita; Verdi Chirstian Manalu; Juniati Br Togatorop; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2336

Abstract

This study explores the use of language in the play Tak Ada Bint This study explores the use of language in the play Tak Ada Bintang di Dadanya (No Star in His Heart) by Hamdy Salad using a pragmatic approach. The main focus of this study is the role of language as a means of communication as seen through locution, illocution, and perlocution. The purpose of this study is to describe how these three types of speech acts interact in the relationships between characters. The method applied is literary analysis by examining 20 dialogues that are considered important. The findings show that locution forms the basis of literal meaning in conversation, illocution conveys the meaning of the spoken sentence, while perlocution can have an emotional impact on the listener. The interconnection between these three aspects creates a complex communication dynamic, which reveals conflict, social criticism, and the affirmation of moral values regarding the dedication of teachers as a form of worship without expecting anything in return. ang di Dadanya (No Star in His Heart) by Hamdy Salad using a pragmatic approach. The main focus of this study is the role of language as a means of communication as seen through locution, illocution, and perlocution. The purpose of this study is to describe how these three types of speech acts interact in the relationships between characters. The method applied is literary analysis by examining 20 dialogues that are considered important. The findings show that locution forms the basis of literal meaning in conversation, illocution conveys the meaning of the spoken sentence, while perlocution can have an emotional impact on the listener. The interconnection between these three aspects creates a complex communication dynamic, which reveals conflict, social criticism, and the affirmation of moral values regarding the dedication of teachers as a form of worship without expecting anything in return.
Efektivitas Media Pembelajaran dalam Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Jerman pada Pembelajar Bahasa Jerman sebagai Bahasa Asing (GFL Learner) Risnovita Sari; Shennyin Sella Ester Octavia; Novita Sari Br Panjaitan; Naomi Octa M Lumban Tobing; Vidi Daniel Manurung
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2339

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa, termasuk bahasa Jerman sebagai bahasa asing (GFL Learner). Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan berbagai media pembelajaran yang interaktif, fleksibel, dan dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran digital, seperti flashcard, Duolingo, dan DW Learn German, dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Jerman pada pembelajar GFL. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research), dengan pengumpulan data melalui analisis literatur, buku, artikel, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital mampu mendukung penguasaan kosakata secara efektif, baik secara reseptif maupun produktif. Flashcard memberikan stimulasi visual yang membantu memori kosakata, Duolingo menyediakan latihan bertahap yang dapat diakses secara mandiri, dan DW Learn German memperkaya pengalaman belajar melalui teks, audio, dan video kontekstual. Dengan demikian, pemanfaatan media digital tidak hanya meningkatkan kemampuan kosakata mahasiswa, tetapi juga memperkuat kemandirian belajar, keterlibatan aktif, dan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Integrasi Tindak Tutur Ekspresif Pembeli Pada Ulasan Produk Parfum Scarlett Di Platform TikTok Shop : Suatu Kajian Pragmatik Muhammad Ali Hakim; Ratna Lolane Sianipar; Jesicha Naingggolan; Jesica Simanjorang; Erfanintiya Siringoringo; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2342

Abstract

Penelitian ini membahas tindak tutur ekspresif pembeli dalam ulasan produk parfum Scarlett di platform TikTok Shop dengan kajian pragmatik. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk tindak tutur ekspresif berupa ucapan terima kasih, permintaan maaf, dan ungkapan penyesalan yang dituturkan pembeli setelah melakukan transaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi, yaitu mengumpulkan data dari komentar atau ulasan pembeli pada toko resmi Scarlett Whitening di TikTok Shop. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi sesuai kategori tindak tutur, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulasan positif berupa ucapan terima kasih berfungsi memperkuat kepercayaan dan mendorong minat calon pembeli. Sementara itu, tindak tutur ekspresif berupa permintaan maaf dan penyesalan mencerminkan bentuk kritik maupun keluhan yang dapat dijadikan evaluasi bagi penjual dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan. Oleh karena itu, tindak tutur ekspresif pada ulasan pembeli tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga berperan sebagai media evaluatif yang memengaruhi citra toko dan keputusan calon pembeli di platform belanja daring/ online.
Analisis Tindak Tutur Dan Implikatur Pada Caption Instagram Publik Figur: Kajian Pragmatik di Media Sosial Yuliza Rahma Lubis; Kezia Erica Agave Agave; Ribka Esltin Sigab Sigab; Septi Permai Natasya Tambuna Tambuna; Ferdinand Simbolon
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2344

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pragmatik dalam Media Sosial: Kajian Tindak Tutur dan Implikatur pada Caption Instagram Publik Figur (Studi Kepustakaan)” yang bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur serta implikatur yang muncul dalam caption media sosial publik figur. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah yang relevan serta caption publik figur di Instagram dan TikTok seperti Raffi Ahmad, Najwa Shihab, Prilly Latuconsina, Tasya Farasya, dan Jerome Polin. Data dianalisis menggunakan teori tindak tutur (asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif) serta teori implikatur untuk mengungkap makna tersirat dalam tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publik figur menggunakan bahasa secara strategis untuk menyampaikan pesan, membangun kedekatan emosional, serta memengaruhi opini publik. Tindak tutur yang dominan adalah asertif dan ekspresif, sedangkan implikatur digunakan untuk menyampaikan pesan secara halus dan simbolik. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa caption media sosial bukan hanya sekadar sarana berbagi informasi, tetapi juga merupakan bentuk komunikasi pragmatik yang mencerminkan identitas, nilai, dan strategi citra diri publik figur di ruang digital.
Efektivitas Model Pembelajaran Based Project Learning Terhadap Kemampuan Menulis Cerpen Siswa SMKN 7 Bone Febrianti Febrianti; Muhammad Asdar; Idris Idris
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2346

Abstract

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental jenis One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMKN 7 Bone tahun ajaran 2024/2025, dengan sampel sebanyak 33 siswa yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes menulis cerpen, lembar observasi, dan rubrik penilaian. Analisis data dilakukan dengan uji-t menggunakan program SPSS 25 untuk mengetahui perbedaan kemampuan siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kemampuan menulis cerpen siswa setelah diterapkannya model PjBL. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Uji-t membuktikan bahwa penerapan model PjBL efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen, khususnya pada aspek pengembangan ide, alur cerita, penokohan, serta penggunaan bahasa yang kreatif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning efektif digunakan dalam pembelajaran menulis cerpen di SMKN 7 Bone. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru Bahasa Indonesia dalam menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, kontekstual, serta mendorong keterampilan menulis kreatif siswa.
Analisis Kesalahan Berbahasa Dalam Tataran Fonologi Pada Media Online “KeKeR.Fajar.co.id” A. Lismawati; Muhamad Idris; Muhammad Asdar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa dalam tataran fonologi yang terdapat pada artikel di media online KeKeR.Fajar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi, di mana data berupa artikel yang dimuat dalam situs KeKeR.Fajar dianalisis menggunakan teori Setyawati (2010) yang mencakup tiga kategori kesalahan fonologi: penghilangan fonem, penambahan fonem, dan perubahan fonem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan fonologi banyak ditemukan dalam artikel-artikel KeKeR.Fajar. Bentuk kesalahan yang paling dominan adalah penghilangan fonem, misalnya kata udah dari kata baku sudah, aja dari saja, serta gak dari tidak. Bentuk kesalahan kedua adalah perubahan fonem, seperti kata pake dari pakai, serem dari seram, dan kalay dari kalau. Sementara itu, bentuk kesalahan yang paling sedikit adalah penambahan fonem, contohnya kata bestiee dari bestie dan kamuhh dari kamu. Kesalahan-kesalahan ini muncul karena pengaruh kuat bahasa lisan terhadap bahasa tulis serta kebiasaan remaja menggunakan bahasa gaul dalam media digital. Temuan ini memperlihatkan bahwa media online yang berfokus pada remaja, seperti KeKeR.Fajar, cenderung menampilkan gaya bahasa yang ekspresif namun menyimpang dari kaidah fonologi bahasa Indonesia. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesadaran kebahasaan bagi penulis maupun pembaca remaja, serta peran media dalam membina penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di ruang digital.

Page 10 of 21 | Total Record : 209