cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 209 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2025)" : 209 Documents clear
Representasi Emosi dalam Lirik Lagu Album Nonfiksi Karya Juicy Luicy: Tinjauan Psikolinguistik Roudhatul Jannah; Dessy Saputry; Ema Zuhroida; Fatma Intan Yunita Sari; Fajar Anggie Saputra; Dimas Ageng Pratama
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk representasi emosi dalam lirik lagu pada album Nonfiksi karya Juicy Luicy melalui pendekatan psikolinguistik serta mengidentifikasi jenis-jenis emosi yang muncul berdasarkan teori klasifikasi emosi Krech dan Crutchfield (1958). Kajian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa bahasa merupakan cerminan dari kondisi psikologis penuturnya, termasuk dalam konteks lirik lagu yang menjadi media ekspresi emosional manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat untuk memperoleh data berupa lirik lagu dari tujuh lagu pilihan dalam album Nonfiksi. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi dengan mengelompokkan setiap ekspresi emosional ke dalam enam kategori emosi, yaitu emosi primer, emosi sensorik, emosi penilaian diri, emosi terhadap orang lain, emosi menghargai, dan suasana hati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 23 data yang merepresentasikan berbagai bentuk emosi, dengan dominasi pada emosi primer dan emosi penilaian diri. Lirik-lirik dalam album Nonfiksi tidak hanya menampilkan kesedihan, kemarahan, dan cinta, tetapi juga memperlihatkan refleksi diri, penghargaan, serta penerimaan terhadap realitas kehidupan. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa dalam lirik lagu berfungsi sebagai wadah untuk menyalurkan pengalaman emosional yang kompleks dan mendalam. Pendekatan psikolinguistik terbukti mampu mengungkap hubungan erat antara struktur bahasa dan ekspresi emosi manusia.
Implementasi Media Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI dalam Menulis Teks Eksplanasi SMAK Taruna Vidya Ende Tahun Ajaran 2024/2025 Zaenab Jamaludin; Jefrianus Yasman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2371

Abstract

Tujuan penelitian imi untuk mendeskripsikan hasil belajar menulis teks eksplanasi dengan menggunakan media visual pada siswa kelas XI SMAK Taruna Vidya Ende. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Pada Teknik yang digunakan penulis dalam mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik tes, serta menyusun beberapa pedoman tes. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori keterampilan menulis, secara khusus adalah menulis teks eksplanasi, teori strategi belajar dan teori evaluasi belajar. Digunakan teori Strategi belajar dengan alasan dalam pembelajaran di dalam kelas agar tujuan belajar tercapai dibutuhkan beberapa strategi dalam pembelajaran di dalam kelas. Teori Evaluasi digunakan untuk dijadikan alat ukur tingkat keberhasilan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMAK Taruna Vidya Ende diperoleh berdasarkan 3 aspek penilaian, struktur teks, keefektifan teks, pengunahan EYD. Maka dikategorikan baik dengan peresentasi 81 dengan kategori 31 siswa tergolong mampu dan 4 lainya tergolong tidak mampu.
Poda Na Lima dan Pendidikan Kearifan Lokal: Upaya Membangun Identitas Budaya Generasi Z Ahmad Bukhari Nasution; Muhammad Khoir Pahlepi; Mauliddya Meilanie Sartika; Adellya Rosari Siregar; Bea Anantha Damanik
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana Generasi Z memahami dan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal Poda Na Lima dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang menyebabkan berkurangnya pemahaman dan penerapan nilai-nilai tersebut, seperti pengaruh arus globalisasi, budaya asing, dan kurangnya integrasi kearifan lokal dalam sistem pendidikan. Selain itu, penelitian ini berupaya mengembangkan strategi untuk mengintegrasikan nilai-nilai Poda Na Lima ke dalam kurikulum pendidikan guna memperkuat karakter dan identitas budaya Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskritif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan studi pustaka. Teknik analisi data yang dilakukan, Pernyataan awal mengenai upaya membangun identitas budaya generasi. Kemudian temuan-temuan dari hasil penelitian akan mencari strategi yang tepat untuk mengintegrasikan Poda Na Lima dengan Pendidikan kearifan lokal. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat terbit di jurnal teragreditasi sinta.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Media YouTube Terhadap Kemampuan Menulis Siswa kelas XI SMA Islam Al Ulum Terpadu Medan Dela Pebriyanti; Mhd Isman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2377

Abstract

Riset ini dilaksanakan untuk mengkaji dampak implementasi model pembelajaran project based learning yang didukung oleh platform YouTube terhadap kapabilitas penulisan cerpen siswa kelas XI SMA Islam Al-Ulum Terpadu Medan pada tahun ajaran 2024/2025. Pendekatan yang diadopsi adalah kuantitatif, dengan menggunakan model eksperimen yang menerapkan desain Posstest Only Control Design. Sampel penelitian terdiri dari kelas XI-1, yang mencakup 32 siswa sebagai kelompok kontrol, dan kelas XI-3 lainnya, yang terdiri dari 36 siswa, sebagai kelompok eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui tes esai, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data yang mencakup standar deviasi, uji normalitas, uji homogenitas, serta uji hipotesis. Ini mengungkapkan bahwa dua variabel memenuhi kriteria normalitas yang baik, dengan nilai di atas standar 0,05. Uji homogenitas juga menunjukkan hasil yang memuaskan, melampaui standar 0,05. Selanjutnya, analisis uji hipotesis melalui Independent Samples Test menghasilkan nilai t hitung sebesar 8,02 dengan derajat kebebasan (df) 66. Nilai t tabel yang diperoleh adalah 1,67, yang mengindikasikan bahwa t hitung lebih besar dari t tabel (8,02 > 1,67). Oleh karena itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari model pembelajaran berbasis proyek yang didukung oleh YouTube terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI SMA Islam Al Ulum Terpadu Medan pada tahun ajaran 2024/2025.
Satire Kepada Pejabat Pada Progam Tv Lapor Pak Trans 7 Amanda Zahrotul Azaria; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2380

Abstract

Satire merupakan gaya bahasa atau genre sastra yang menggunakan humor, ironi, atau ejekan untuk mengkritik kebodohan atau kejahatan seseorang atau masyarakat. Penelitian ini menganalisis penggunaan satire kepada pejabat dalam program TV Lapor Pak TRANS 7 melalui pendekatan pragmatik. Penelitian menggunakan teori satire Horatian, Juvenalian, dan Menippean untuk memahami pemanfaatan humor sebagai media kritik sosial. Data dikumpulkan melalui observasi dan teknik simak-catat pada tayangan program bulan November 2022. Teknik analisis konten dan pragmatik diterapkan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasi jenis-jenis satire. Hasil penelitian menunjukkan satire Juvenalian paling dominan dengan 9 kemunculan, diikuti satire Horatian (4 kali) dan Menippean (2 kali). Satire Juvenalian digunakan untuk menyampaikan kritik tajam terhadap isu sosial dan kebijakan pemerintah. Sebaliknya, satire Horatian menonjolkan sindiran ringan dan menghibur. Satire Menippean, meskipun jarang, memberikan kritik filosofis terhadap norma sosial tertentu. Keseluruhan temuan menegaskan bahwa satire dalam media televisi tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan refleksi sosial.
Respon dan Permasalahan Siswa SMKN 1 Perbaungan Dalam Pembelajaran Sastra Alda Nafisa; Dora Perawati Sihotang; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana siswa menanggapi pembelajaran sastra serta berbagai kendala yang mereka hadapi di SMK Negeri 1 Perbaungan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya minat dan partisipasi siswa terhadap pembelajaran sastra yang masih banyak menggunakan pendekatan konvensional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan penyebaran kuesioner melalui Google Form kepada 150 siswa dari berbagai jurusan. Instrumen penelitian berisi pernyataan tertutup dengan skala Likert yang mengukur tingkat pemahaman, ketertarikan, serta pandangan siswa terhadap metode pembelajaran sastra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 79% siswa memahami pentingnya pembelajaran sastra, namun hanya 62% yang memiliki minat tinggi terhadap pelajaran tersebut. Sebagian besar siswa (79%) mengalami kesulitan memahami isi karya sastra, sementara 51% mengaku sering merasa bosan selama pembelajaran berlangsung. Meskipun demikian, 68% siswa menyatakan bahwa penggunaan media digital mampu membuat pembelajaran sastra menjadi lebih menarik dan bermakna. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa pembelajaran sastra di SMK perlu diarahkan pada model yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berbasis teknologi digital agar dapat meningkatkan minat, pemahaman, serta relevansi pembelajaran sastra dengan dunia kerja.
Eksplorasi Eksplorasi Nilai Filosofis Rumah Adat Karo dalam Mempertahankan Identitas Budaya Lokal di Era Modernisasi Elisabeth Purba; Monica Monalisa Hutabarat; Rizkita Rodearni Sebayang; Sheshilia Putri Damanik; Yanti Melina Ambarita; Ika Febriana
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2383

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna dan kelestarian rumah adat Karo (Siwaluh Jabu) sebagai representasi identitas budaya masyarakat Batak Karo di tengah arus globalisasi. Rumah adat Siwaluh Jabu tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal delapan keluarga, namun juga mencerminkan struktur sosial, sistem kekeluargaan, dan nilai-nilai filosofis seperti gotong-royong, musyawarah, serta toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi langsung di kawasan tradisional Karo, serta wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap ruangan (jabu) memiliki fungsi, aturan, dan makna khusus yang memperkuat tatanan dan interaksi sosial. Namun, modernisasi dan urbanisasi menyebabkan perubahan fisik, fungsi, serta pergeseran nilai budaya di kalangan generasi muda, sehingga mengancam kelestarian rumah adat tersebut. Diperlukan strategi pelestarian yang adaptif dan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat adat, dan generasi muda melalui edukasi, revitalisasi budaya, serta perlindungan hukum agar Siwaluh Jabu tetap eksis sebagai warisan budaya dan sumber pembentukan karakter. Temuan ini diharapkan menjadi acuan pelestarian budaya lokal dalam menghadapi tantangan modernisasi.
Student’s Perspectives on the Utilization of the Word Box Application to Enhance Speaking Skills for Junior High School Students Sarwandi Kasmei; Deasy Yunita Siregar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2387

Abstract

The phenomenon demonstrates how traditional practices are making it difficult for Indonesian junior high students to speak English. Following its release, the Word Box app garnered praise for its interactive features and pronunciation, which boosted students' vocabulary and self-esteem. However, problems with internet access and a lack of conversational practice surfaced, suggesting that the software works well as an additional tool that has to be integrated with large programs. The purpose of this study was to investigate the viewpoints of junior high school students about using the Word Box application to improve their English speaking abilities, paying particular attention to usability, efficacy, perceived advantages and difficulties, and how student views affect participation in speaking exercises. Purposive sampling was used to select 28 junior high school students as participants in a qualitative case study approach. Data were collected through semi-structured interviews with 12 students providing detailed responses and questionnaires distributed a total of 28 student via Google Forms. Thematic analysis based on Braun and Clarke's (2006) framework was used to analyze the data. Students' perspective of the Word Box application's usefulness and efficiency were largely favorable. Important results showed that 92.86% of users thought the program enhanced their ability to speak English, and 82.14% of participants thought the application's accessibility and user interface were good. The contextual examples, interactive video/film clip system, and audio pronunciation feature were really appreciated by the students 92.86%. Therefore, this study comes to the conclusion that Word Box applications might be taken into consideration as well as well-targerted utilization tactics.
Desain Bahan Ajar Teks Deskriptif Inovatif Berbasis Pendekatan Inkuiri pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Mutia Rahelsy; Putri Elpstisia Siringo; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2393

Abstract

inovatif melalui penerapan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pendekatan inkuiri dipilih karena menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran yang aktif dalam proses menemukan konsep secara mandiri, sehingga dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman terhadap struktur dan kaidah kebahasaan teks deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis inkuiri memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Validasi ahli memperoleh nilai rata-rata 89% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil uji coba menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi ciri teks deskriptif dan menulis paragraf secara runtut. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan sikap positif terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, bahan ajar berbasis inkuiri ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif.
Makna Cinta dan Transendensi dalam Antologi Ketika Cinta Berbuah Surga Karya Habiburahman El Shirazy Kajian Hermeneutik Paul Ricoeur Irma Satriani; Suarni Syam Saguni; Anita Candra Dewi
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2398

Abstract

Penelitian ini bertujuan menafsirkan makna cinta, religiusitas, dan transendensi dalam antologi Ketika Cinta Berbuah Surga karya Habiburrahman El Shirazy dengan menggunakan teori hermeneutik Paul Ricoeur. Antologi ini merepresentasikan perjalanan spiritual manusia yang menjadikan cinta sebagai medium menuju kesadaran ilahi dan penyucian diri. Pendekatan hermeneutik Ricoeur digunakan untuk menafsirkan simbol, bahasa, dan struktur naratif dalam teks melalui tiga tahap utama, yaitu pemahaman (understanding), penafsiran (interpretation), dan apropriasi (appropriation). Hasil analisis menunjukkan cinta tidak hanya bermakna emosional dan interpersonal, tetapi simbol transendensi yang menuntun manusia menuju Tuhan. Tokoh-tokohnya merepresentasikan proses eksistensial yang melibatkan pergulatan batin antara nafsu duniawi dan kerinduan spiritual. Habiburrahman El Shirazy menarasikan cinta sebagai jalan menuju kesempurnaan moral dan spiritual melalui simbol-simbol religius, seperti pengorbanan, doa, dan kesabaran. Penelitian ini menggambarkan bahwa karya sastra religius dapat dianalisis melalui hermeneutik yang menghubungkan estetika, etika, dan iman. Hasil penelitian diharapkan memperkaya kajian sastra Indonesia modern dengan menggunakan teori hermeneutik sebagai sarana pemaknaan mendalam terhadap karya sastra bernuansa relegius.

Page 11 of 21 | Total Record : 209