cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2026)" : 20 Documents clear
Tantangan Pembelajaran BIPA di Era Digital: Strategi Pengajaran dan Motivasi Mahasiswa Internasional
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3248

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) pada masa digital saat ini menghadapi sejumlah tantangan, terutama yang berkaitan dengan kemajuan teknologi, perbedaan latar belakang budaya peserta didik, serta perubahan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai tantangan utama dalam pelaksanaan pembelajaran BIPA berbasis digital sekaligus menemukan strategi pengajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi mahasiswa internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi pada kelas BIPA yang dilaksanakan secara daring.
The Analysis of Interpersonal Conflict Between Finch And Violet As The Main Character In Film All The Bright Places
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3265

Abstract

This study examines the representation of interpersonal and institutional conflicts in the film All the Bright Places (2020). While existing literature often focuses on the romanticization of adolescent trauma, this research explores the socio-cultural dimensions of mental health. The primary objective is to identify emotional tensions between characters and reveal how social and family institutions contribute to psychological struggles. Using a qualitative narrative approach, scenes, dialogues, and visual elements were interpreted as cultural texts. The findings indicate that the interpersonal conflict between Finch and Violet arises from mismatched emotional needs—Finch seeking stability through closeness and Violet requiring space for grief. However, this tension escalates into a fatal psychological crisis due to institutional conflict, characterized by the failure of the school and family to provide adequate support. The school frames mental health as a disciplinary issue, while the family remains emotionally unresponsive, reinforcing the characters' alienation. The study concludes that adolescent trauma is a dialectical outcome of individual experience and institutional neglect rather than a purely personal psychological matter. It critiques the cultural normalization of adolescent emotional resilience and emphasizes that mental health is a collective social responsibility. These results suggest that love alone cannot substitute for the necessary systemic institutional support in addressing adolescent mental crises.
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) terhadap Kemampuan Menulis Teks Ulasan Cerpen Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sei Rampah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3273

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menuangkan ide secara tertulis, penggunaan model pembelajaran yang kurang bervariasi, serta kemampuan menulis teks ulasan yang belum mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap kemampuan menulis teks ulasan cerpen siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Sei Rampah. Adapun populasinya yaitu seluruh siswa kelas VIII sejumlah 320 orang, dengan sampel sebanyak 32 orang yang terbagi dalam kelompok kontrol dan eksperimen. Peneliti menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksperimental design tipe desain nonequaivalent posttes-only control group design. Instrumen yang diterapkan yakni tes menulis ulasan cerpen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan menulis teks ulasan cerpen siswa pada kelas eksperimen dengan model RADEC adalah 77,10, termasuk kategori baik dan melampaui KKTP (70). Sementara itu, kelas kontrol yang menggunakan model TPS hanya memperoleh rata-rata 64,84 dengan kategori cukup dan belum mencapai KKTP. Temuan ini membuktikan bahwa model pembelajaran RADEC lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks ulasan cerpen siswa dibandingkan dengan model TPS.
Analisis Strategi Manajemen Sarana dan Prasarana dalam Mendukung Kegiatan Belajar Mengajar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3274

Abstract

This study aims to analyze the management of educational facilities and infrastructure at UPT SMP Negeri 37 Medan through interviews and direct observation. The research findings indicate that the school provides generally adequate facilities that support the learning process, yet several aspects still require improvement, particularly in toilet cleanliness, equitable distribution of technological tools, library utilization, and the maintenance of green open spaces. Classroom facilities, sports areas, the computer laboratory, and the UKS room are available and functioning, although their use has not been maximized. The study also found that the absence of CCTV and inconsistent cleaning routines hinder optimal facility management. Based on the analysis, well-managed facilities significantly contribute to creating a conducive learning environment, improving student motivation, and supporting innovative learning methods. Therefore, continuous and systematic management of facilities and infrastructure is essential to enhance the overall quality of education in the school.
Pengaruh Model Pembelajaran Aktif Quiz Team terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Informasi dalam Teks Editorial XII
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) bagaimana kemampuan mengidentifikasi informasi dalam teks editorial tanpa menggunakan model pembelajaran aktif quiz team, (2) bagaimana kemampuan mengidentifikasi informasi dalam teks editorial dengan menggunakan model pembelajaran aktif quiz team, dan (3) bagaimana pengaruh model pembelajaran aktif quiz team terhadap kemampuan mengidentifikasi informasi dalam teks editorial pada siswa kelas XII SMK Negeri 11 Medan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain two group quasi-experimental design. Sampel terdiri atas 50 siswa kelas XII SMK Negeri 11 Medan, dengan 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes uraian, dan analisis data menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pada kelas kontrol adalah 69,9 dengan kategori cukup (nilai terendah 45, tertinggi 79), sedangkan kelas eksperimen memiliki rata-rata 83,67 dengan kategori baik (nilai terendah 69, tertinggi 96). Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai thitung (2,29) > ttabel (1,38), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran aktif Quiz Team berpengaruh signifikan terhadap kemampuan siswa dalam mengidentifikasi informasi dalam teks editorial.
Pengaruh Metode Brainwriting terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMK
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3278

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa menuangkan ide secara tertulis, penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi, serta kemampuan menulis puisi siswa yang belum mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan melalui metode small group discussion dan metode brainwriting serta menganalisis pengaruh penggunaan metode brainwritting terhadap kemampuan menulis puisi siswa. Populasi penelitian berjumlah 900 siswa dengan sampel sebanyak 36 siswa yang ditentukan melalui teknik cluster sampling, terdiri atas 36 siswa kelas X BPIB-2 sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa kelas X TKJ-2 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan model twogroup posttest only design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis puisi siswa yang menggunakan metode small group discussion memperoleh rata-rata 69,00 dengan kategori cukup dan belum melampaui KKTP (75), sedangkan siswa yang menggunakan metode brainwriting berada pada kategori baik dengan rata-rata 84,42, termasuk kategori baik dan sudah mencapai KKTP. Hasil uji t menunjukkan thitung = 12,50 > ttabel = 1,666 pada taraf signifikansi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa metode brainwriting berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantuan Media Scrapbook terhadap Kemampuan Menulis Teks Cerpen pada Siswa Kelas XI
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media Scrapbook terhadap kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 5 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI sebanyak 382 orang, dari populasi tersebut ditetapkan dua kelas yaitu 32 orang kelas XI DPIB 1 (kelas eksperimen) dan 32 orang kelas XI TPM 1 (kelas kontrol) sebagai sampel penelitian yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan tipe posttest only control group design dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah tes esai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Nilai rata-rata kemampuan menulis teks cerpen siswa pada kelas eksperimen dengan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media Scrapbook adalah 85,46, berada dalam kategori sangat baik. 2) Nilai rata-rata kemampuan menulis teks cerpen siswa pada kelas kontrol dengan model pembelajaran Direct Instruction berbantuan media film animasi adalah 69,53, berada dalam kategori cukup. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa nilai kemampuan siswa menulis teks cerpen kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. 3) Berdasarkan hasil analisis, diperoleh thitung = 9,956 dan ttabel = 1,669, sehingga diperoleh thitung > ttabel yaitu 9,956 > 1,669 pada taraf signifikan 0,05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media Scrapbook berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menulis teks cerpen pada siswa kelas XI SMK Negeri 5 Medan.
Tindak Tutur Ekspresif dalam Film Gara-Gara Warisan (2022)
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.3286

Abstract

This research intends to outline the structure, purpose, and practical significance of expressive speech acts in the 2022 movie Gara-gara Warisan. This research utilizes a qualitative descriptive approach with content analysis to investigate conversations featuring expressive speech acts according to Searle's theory. Data was gathered using data collection methods executed in multiple phases; (1) viewing the film in its entirety; (2) documenting dialogues pertinent to the research focus; and (3) analyzing the significance of the dialogues based on the theory of expressive speech acts that inform the dialogues. The study results reveal seven categories of expressive speech acts: expressions of gratitude, apologies, congratulations, compliments, condolences, blame, and anger. A total of 47 cases of expressive speech acts were noted, which comprised 3 gratitude expressions, 6 apology expressions, 5 congratulations expressions, 5 praise expressions, 5 condolences expressions, 10 blame expressions, and 13 anger expressions. These results show that expressive dialogues in films clearly illustrate the emotional state, sentiments, and social dynamics among characters, particularly in the context of family conflicts. This research aims to enhance pragmatic analysis, especially concerning expressive speech acts in audiovisual media, and to act as a reference for studies on speech act analysis.
The Analysis of Social Class Conflict in Ruben Ostlund’s Triangle of Sadness (2022): In Sociolinguistic Context
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.1055

Abstract

This research aims to analyze how social class conflict is represented in the film through dialogues, interactions, and language practices. The study applies a qualitative descriptive method using Marxist theory supported by a sociolinguistic perspective. The primary data consist of selected dialogues and scenes from the fashion industry setting, the luxury yacht, and the island scenario. The findings reveal that social class conflict is represented not only through economic ownership, but also through speech patterns, commands, responses, and linguistic strategies used to maintain social positions. In elite environments, language functions as a symbol of exclusivity and social status. On the luxury yacht, hierarchical relations are maintained through institutionalized politeness and obedience. In the island scenario, power shifts when control over essential resources and survival skills replaces economic wealth as the basis of authority. In conclusion, the film portrays social class conflict as dynamic and context-dependent. Language functions as an instrument for constructing, sustaining, and negotiating social hierarchy. Ultimately, the film exposes the instability of class structures under capitalism, revealing that class power is not absolute, but contingent upon control over material resources and social recognition.
Semiotic Analysis on Sprite Advertisement
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v6i2.2753

Abstract

The analysis of this research is to find out the meaning of icons and symbols in Sprite poster advertisement and explains their semiotic process. The semiotic analysis method is used to identify and analyze the data which focus on representament, object, and interpretant by using the triadic semiotic by Pierce’s theory. This research applied a descriptive qualitative analysis method. The study reveals that the advertisements using the semiotic process of triadic method by using Pierce’s theory. The study reveals that the icons (pictures), symbols (written language) and interpretant from the poster advertisement. The data are taken from Google. Besides, the finds that the icon on the advertisement can be the first aspect that can give direction to the meaning.The study shows that the semiotic process from in the three data of Sprite advertisements 3 icons, 4 symbols, and 3 objects. From this analysis it can be deduced that advertisements have different meanings and different interpretations.

Page 2 of 2 | Total Record : 20