cover
Contact Name
Sabda Wahab
Contact Email
jurnalofmidwiferyscience@gmail.com
Phone
+62711-517744
Journal Mail Official
jurnalofmidwiferyscience@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kebidanan dan Keperawatan, Universitas Kader Bangsa Jl. H.M. Ryacudu No. 88 , 7 Ulu, Seberang Ulu I Palembang Telp (0711) 517744- 510173 Fax (0711) 519827
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
ISSN : 28077881     EISSN : 28078373     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Midwifery Science merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Kebidanan dan Keperawatan Universitas Kader Bangsa, dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu kebidanan dengan p-ISSN 2807-7881 e-ISSN 2807-8373 Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun studi kasus, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu kebidanan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review proses setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober
Articles 38 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD) PADA IBU BERSALIN DI RSUD KOTA PRABUMULIH Sari, Pera Manda
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 1 No 2 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v1i2.490

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah proses meletakkan bayi baru lahir pada dada atau perut agar bayi secara alami dapat menemukan sendiri sumber air susu ibu atau ASI dan mulai menyusu bayi akan mendapatkan kekebalan tubuh. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di RSUD Kota Prabumulih. Metode penelitian yang digunakan adalah study analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih. Sampel penelitian adalah sebagian ibu bersalin yang melahirkan di RSUD Kota Prabumulih Tahun 2020 dengan jumlah sebanyak 35 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner sebagai panduan pengambilan data. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian berdasarkan analisis univariat diketahui bahwa dari 35 Responden yang didapatkan responden yang dilakukan Inisiasi Menyusu Dini sebanyak 20 responden (57,1%) lebih banyak dari yang tidak dilakukan Inisiasi Menyusu Dini sebanyak 15 responden (42,9%), dari 35 responden didapatkan bahwa responden yaang pendidikan tinggi sebanyak 19 responden (54,3%) lebih banyak dari responden yang pendidikan rendah sebanyak 16 responden (45,7%) dari 35 responden didapatkan bahwa responden yang jumlah anak 3 sebanyak 9 responden (25,7%) lebih sedikit dari responden yang jumlah anak 2 sebanyak 26 responden (74,3%), dan dari 35 responden didapatkan bahwa yang berpengetahuan baik sebanyak 19 responden (54,3%). ) lebih banyak dari responden yang berpengetahuan rendaah sebanyak 16 responden (45,7%). Dari Analisis bivariat diketahui bahwa ada hubungan bermakna antara pendidikan ibu dengan Inisiasi Menyusu Dini dengan nilainilai p = 0,000 ( p < 0,05 ), ada hubungan bermakna antara paritas ibu dengan Inisiasi Menyusu Dini dengan nilai p = 0,002 ( p < 0,05 ), dan ada hubungan bermakna antara pengetahuan ibu dengan Inisiasi Menyusu Dini dengan nilai p nilai = 0,000 ( p < 0,05). Simpulan: ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu dengan Inisiasi Menyusu Dini, ada hubungan yang bermakna antara paritas ibu dengan Inisiasi Menyusu Dini, dan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan Inisiasi Menyusu Dini. Kata Kunci : Inisiasi Menyusu Dini, Pendidikan Ibu, Paritas Ibu, Pengetahuan Ibu
HUBUNGAN IMT (INDEKS MASA TUBUH), JARAK KEHAMILAN DAN RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RUMAH SAKIT BHAKTI TIMAH KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2021 Amelia, Fitra; Herlina, Herlina
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 1 No 2 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v1i2.535

Abstract

Kehamilan adalah fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dilanjutkan dengan implantasi. Preeklampsia merupakan kelainan multi sistemik yang terjadi pada kehamilan yang ditandai dengan adanya hipertensi dan edema, dapat disertai dengan proteinurea yang terjadi pada ibu hamil dengan usia kehamilan 20 minggu atau setelah persalinan .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara IMT (Indeks Masa Tubuh), Jarak Kehamilan dan Riwayat Hipertensi terhadap kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Rumah Sakit Bhakti Timah Kota Pangkalpinang Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 111 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dengan analisa statistik dengan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05).Hasil penelitian yang didapat bahwa IMT (Indeks Masa Tubuh) (p-value = 0,000) jarak kehamilan (p-value = 0,02), riwayat hipertensi (p value = 0,017), secara signifikan ada hubungan dengan preeklampsia pada ibu hamil. Saran dari penelitian ini adalah meningkatkan kepatuhan pemeriksaan kehamilan, menjaga pola makan sehat dan tidak berlebihan serta meningkatkan pengetahuan tentang preeklampsia dalam kehamilan. Kata kunci: Preeklampsia, ibu hamil, IMT(Indeks Masa Tubuh), Jarak Kehamilan, Riwayat Hipertensi.
PENGARUH MEDIA POSTER DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PENTINGNYA MINUM TABLET Fe DI SMP NEGERI 3 BATANGHARI NUBAN Bahri, Yessiana Luthfia
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 1 No 2 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v1i2.536

Abstract

Menurut WHO (2015) angka kejadian anemia pada remaja putri di negara berkembang 53,7% dari seluruh remaja putri disebabkan karena stres, menstruasi, atau terlambat makan. mengkonsumsi tablet Fe, didapatkan hasil 6 dari 10 orang tidak mengetahui pentingnya mengkonsumsi tablet Fe untuk kebutuhan tubuh. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre Eksperimental dengan pendekatan Pretest-Postest One Group Design. Jumlah populasi adalah 115 orang sedangkan sampel penelitian adalah 90 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji statistik dependen t (paired t-test). Hasil penelitian menyimpulkan dari 90 responden, pengaruh media poster dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri maka diperoleh nilai mean pre test 61,17, post test 86,11 (ada selisih 24,94), median pre test 60 ,00 sedangkan post test 85,00, nilai minimum pre test adalah 50 sedangkan post test adalah 80, nilai maksimum pre test adalah 75 sedangkan post test adalah 95. Hasil uji statistik uji t dependen (paired t-test) diperoleh nilai P 0,00 < 0,05 yang artinya ada perbedaan tingkat pengetahuan remaja putri tentang pentingnya minum tablet fe sebelum dan sesudah promosi kesehatan melalui media poster. Peneliti menyarankan kepada remaja putri agar dapat rutin minum tablet fe yang telah direkomendasikan oleh petugas Puskesmas yaitu satu minggu satu tablet untuk mencegah penyakit kurang darah Kata kunci: Poster, Pengetahuan Remaja Putri, Tablet Fe
PENDAMPINGAN IBU HAMIL DENGAN RESIKO TINGGI MELALUI COC DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN NURACHMI SST. M.Kes KOTA PALEMBANG 2022 Aisyah, Siti; Afrika, Eka; Rahmawati, Eka
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 1 No 2 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v1i2.656

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah suatu proses kehamilan yang memiliki risiko lebih tinggi dan lebih besar dari kehamilan normal, baik bagi ibu maupun janin yang di kandungnya, selama masa kehamilan, melahirkan ataupun nifas bila dibandingkan dengan kehamilan, persalinan dan nifas normal. Sehingga dapat terjadi penyakit ataupun kematian sebelum maupun sesudah persalinan. Berdasarkan data dari buku laporan PMB Nurachmi pada tahun 2020 kunjungan ibu hamil yang melakukan ANC sebanyak 1087 orang, ibu hamil dengan resiko tinggi sebanyak 150 orang, ibu bersalin 187 orang, bayi baru lahir sebanyak 187 orang, ibu nifas sebanyak 187 orang, dan akseptor KB sebanyak 1526 orang. tahun 2021 kunjungan ibu hamil untuk melakukan ANC sebanyak 1137 orang, ibu hamil dengan resiko tinggi sebanyak 190 orang, orang ibu bersalin sebanyak 237 orang, bayi baru lahir sebanyak 237 orang ibu nifas sebanyak 237 orang, dan ibu akseptor KB sebanyak 1576 orang, Pada tahun 2022 bulan Januari – Juni kunjungan ibu hamil untuk ANC sebanyak 228 orang, ibu hamil dengan resiko tinggi sebanyak 90 orang, ibu bersalin sebanyak 34 orang, bayi baru lahir sebanyak 34 orang, ibu nifas sebanyak 34 orang, dan akseptor KB sebanyak 576 orang. Ibu hamil yang mempunyai risiko perlu mendapat pengawasan yang lebih intensif dan perlu dibawa ketempat pelayanan kesehatan sehingga resikonya dapat dikendalikan.
PENGARUH CONTINUITY OF CARE PADA ASUHAN KEBIDANAN MASA POSTPARTUM TERHADAP KECENDERUNGAN DEPRESI POSTPARTUM PADA IBU NIFAS Sari, Erma Puspita; Rizki, Merisa; Mastina, Mastina
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 1 No 2 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v1i2.657

Abstract

Selama persalinan, ibu mengalami penyesuaian fisiologis dan psikologis. Penyesuaian psikologis ibu setelah melahirkan adalah adaptasi psikologis ibu terhadap peran barunya sebagai ibu. 2 dalam seminggu Depresi pascapersalinan dapat terjadi pada tahap ini setelah melahirkan. Depresi pasca melahirkan adalah salah satu bentuknya penyesuaian psikologis yang abnormal selama persalinan. Bidan dapat mencoba pengobatan Implementasi Continuity of Care (CoC). CoC adalah model asuhan kebidanan yang ditawarkan Layanan yang membantu wanita membangun hubungan dengan pengasuh yang sama (mungkin kelompok) selama kehamilan, persalinan dan persalinan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif hampir merupakan desain eksperimental. Pada penelitian ini kelompok eksperimen mendapat perlakuan berupa Pasokan sesuai dengan metode KHK. Setting penelitian ini adalah Praktek Kebidanan Mandiri (PMB) di Padang yang dilakukan pada tahun 2018. Subyek penelitian ini adalah semua ibu dalam waktu 6 minggu setelah melahirkan, dipilih dengan menggunakan teknik sequential sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner EPDS dan checklist dari kunjungan postpartum. Data dianalisis dengan menggunakan Independent Sample T-Test. Nilai p dari hasil tes Hipotesis adalah 0,124. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan KPK tidak memberikan pengaruh yang signifikan signifikan untuk depresi postpartum. Namun, rata-rata kelompok pembanding lebih tinggi sebagai kelompok eksperimen, i. H.8.53 > 6.71 yang berarti kelompok kontrol atau kelompok yang tidakyang lebih mungkin menderita depresi pada periode postpartum.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENORHEA DENGAN MOTIVASI UNTUK PERIKSA KE PELAYANAN KESEHATAN DI SMP NEGERI 3 WANASARI BREBES TAHUN 2022 Tatirah, Tatirah; F, Laeli Fitrokhatun
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i1.673

Abstract

Dismenorhea adalah nyeri saat menstruasi atau kram menstruasi. Penyebab Dismenorhea atau kram menstruasi adalah ketika zat kimia yang disebut prostaglandin membuat rahim berkontraksi (mengencang) terlalu kuat, hal ini dapat menekan pembuluh darah di dekatnya, memotong suplai oksigen ke jaringan otot. Hal itulah yang menyebabkan rasa sakit yang hebat. Masih banyak perempuan yang menganggap nyeri haid sebagai hal yang biasa, mereka beranggapan 1-2 hari sakitnya akan hilang. Padahal nyeri haid hebat bisa menjadi tanda gejala suatu penyakit misalnya Endometriosis yang bisa mengakibatkan sulitnya punya keturunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang Dismenorhea dengan motivasi untuk Periksa ke Pelayanan Kesehatan di SMP Negeri 3 Wanasari Brebes. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik dan rancangan penelitiannya dengan cross sectional, adapun populasinya yaitu siswi kelas VII, VIII, IX yang sudah mengalami menstruasi di SMP Negeri 3 Wanasari Brebes yang berjumlah 30 siswi. Pengambilan sampel secara random sampling, adapun variabel penelitian variabel bebas adalah pengetahuan remaja putri tentang Dismenorhea dan variabel terikatnya adalah motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan siswi tentang Dismenorhea yang memiliki motivasi terdapat 17 siswi, dari 17 siswi tersebut yang memiliki motivasi baik ada 82%, dan yang tidak ada motivasi hanya 18%. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan, diperoleh x2 hitung = 10,706 sedangkan x2 tabel = 6,635 hal ini menunjukkan bahwa x2 hitung lebih besar dari x2 tabel yaitu 10,706 > 6,635 yang artinya signifikan atau ada hubungan antara pengetahuan remaja puteri tentang Dismenorhea dengan motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan di SMP N 3 Wanasari kabupaten Brebes, yang berarti semakin baik tingkat pengetahuan remaja puteri tentang Dismenorhea di SMP N 3 Wanasari kabupaten Brebes, maka akan semakin memiliki motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan. Simpulan: bahwa ada hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang Dismenorhea dengan motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan di SMP N 3 Wanasari kabupaten Brebes. Saran bagi sekolah diharapkan pihak sekolah dapat mendorong siswi yang mengalami Dismenorhea untuk periksa ke pelayanan kesehatan sebagai deteksi dini.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A USIA 18 TAHUN G1P0A0 DENGAN FAKTOR RISIKO USIA KURANG DARI 20 TAHUN USIA KEHAMILAN 37 MINGGU DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN HJ. NURACHMI PALEMBANG TAHUN 2023 Yanti, Yanti; Afrika, Eka; Ciselia, Dewi; Primasari, Anggia
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i1.678

Abstract

Kehamilan terlalu muda adalah kehamilan yang terjadi pada wanita usia 14-20. Kehamilan terlalu muda memberikan risiko yang sangat tinggi terhadap kematian ibu dan bayi, hal ini dikarenakan kehamilan pada usia remaja bisa menyebabkan terjadinya perdarahan pada saat hamil yang berisiko terhadap kematian ibu. Ada beberapa faktor Risiko yang terjadi dikehamilan usia muda, yaitu Tekanan darah tinggi, Anemia, Perdarahan, Berat bayi lahir rendah(BBLR), Premature, Keguguran, Penyakit Kelamin, Depresi postpartum, dan Ketidakstabilan Ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus observasional lapangan. Hasil penelitian berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif yang dilakukan pada Ny. A Usia 18 Tahun G1P0A0 Dengan Faktor Risiko Usia Kurang Dari 20 Tahun Usia Kehamilan 37 Minggu didapatkan ibu tidak mengalami komplikasi atau penyulit. Pada persalinan, proses persalinan mulai dari kala I hingga kala IV berjalan dengan normal tanpa ada kegawatdaruratan. Pada masa Nifas, keadaan umum ibu baik, ASI lancar dan ibu menyusui secara eksklusif. Pada bayi baru lahir, bayi lahir spontan langsung menangis, keadaan normal dan tidak ada kelainan. Setelah 40 hari pasca salin, ibu menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan. Simpulan: Asuhan yang diberikan oleh bidan secara tepat pada masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana sangat penting bagi kesehatan ibu dan bayi. Sehingga deteksi dini faktor risiko dapat dilakukan dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi.
HUBUNGAN JARAK KEPELAYANAN DAN STATUS EKONOMI DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAMI KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2021 Ariyani, Novy; Indriani, Putu Lusita Nati
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i1.705

Abstract

Kebijakan Kementerian Kesehatan dalam dekade terakhir menekankan agar setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan dalam rangka menurunkan kematian ibu dan kematian bayi. Pada tahun 2015, penekanan persalinan yang aman adalah persalinan ditolong tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Menurut Profil Kesehatan Sumatera Selatan 2019 jumlah kematian ibu di Provinsi Sumatera Selatan adalah 240 dari 233.344 kelahiran hidup. Jumlah kematian ibu di Kabupaten Muara Enim pada tahun 2019 adalah sebanyak 43 kasus. Sedangkan kematian bayi di Kabupaten Muara Enim pada tahun 2019 adalah 289 per 1.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jarak kepelayanan, dan status ekonomi secara simultan dengan pemilihan penolong persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim tahun 2021. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik dengan metode kuantitatif menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim berjumlah 65 orang. Sampel penelitian menggunakan metode total sampling, yaitu adalah semua ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim berjumlah 65 orang. Adapun data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 42 responden dengan jarak ke tempat pelayanan kesehatan dekat yang memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 29 responden (69%) dan yang memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 13 orang (31%). Sedangkan dari 23 responden dengan jarak ketempat pelayanan kesehatan jauh yang memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 8 responden (34,8%) dan yang memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 15 orang (65,2%). Selanjutnya berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari 38 responden dengan status ekonomi tinggi yang memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 26 responden (68,4%) dan memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 12 orang (31,6%). Sedangkan dari 27 responden dengan status ekonomi rendah memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 11 responden (40,7%) dan memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 16 orang (59,3%). Kesimpulan dari penelitian ini Ada hubungan jarak kepelayanan dan status ekonomi secara simultan dengan pemilihan penolong persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim tahun 2021. Saran untuk pegawai Puskesmas diharapkan dapat melaksanakan program kelas ibu yang sasarannya tidak hanya ibu hamil saja melainkan tokoh masyarakat, tokoh agama, suami dan keluarga ibu hamil, serta meningkatkan pembinaan dukun bayi untuk mendukung pemanfaatan fasilitas kesehatan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KEHAMILAN YANG TIDAK DIINGINKAN TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMK YPBHK TAHUN 2021 INGGRIANI, DELA MELIA; Utami, Resya Tri
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i1.707

Abstract

Kehamilan tidak diiinginkan (KTD) merupakan terminologi yang biasa dipakai untuk memberi istilah adanya kehamilan tidak dikehendaki oleh wanita bersangkutan maupun lingkungannya. Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) adalah suatu kehamilan yang terjadi dikarenakan suatu sebab sehingga keberadaannya tidak diinginkan oleh salah satu atau kedua calon orangtua bayi tersebut. Kehamilan tidak diinginkan (KTD) merupakan suatu kondisi ketika pasangan tidak menghendaki adanya proses kelahiran dari suatu kehamilan. Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual, baik yang disengaja ataupun tidak disengaja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik korelasional yaitu menganalisis antara dua variabel yaitu factor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan Remaja terhadap kehamilan yang tidak di inginkan (KTD). Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 November 2022. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK YPBHK sebanyak 80 siswa/siswi. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian siswa/siswi kelas XI SMK YPBHK yang berjumlah 67 responden dan akan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden berpengetahuan tinggi tentang kehamilan tidak diinginkan (KTD) dengan perilaku seksual tidak beresiko terhadap terjadinya kehamilan tidak diinginkan (KTD) yaitu sebanyak 46 responden atau sebesar (62,1%) dan sebanyak 7 responden atau sebesar (9,5%) berpengetahuan rendah dengan perilaku seksual beresiko terhadap terjadinya kehamilan tidak diinginkan (KTD). Perilaku seksual seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan saja, namun masih ada banyak faktor lain yang mempengaruhi perilaku seksual diantaranya peran orang tua, pemahaman tingkat agama, sikap, persepsi, pengaruh negatif teman sebaya.
PENGARUH CONTINUITY OF CARE TERHADAP KEJADIAN POST PARTUM BLUES DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN KRISTIN PURWANTI, S.Tr.Keb. KOTA PALEMBANG anggraini, Arie; Arif, Ahmad; Dhamayanti, Reffi
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 2 (2023): Jurnal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i2.776

Abstract

Asuhan yang berkelanjutan / Continuity of Care dapat memaksimalkan deteksi resiko tinggi maternal maupun neontal. Post Partum Blues merupakan salah satu gangguan psikologis yang terjadi pada ibu pasca melahirkan. Post Partum Blues apabila tidak ditangani dengan baik, maka akan berkelanjutan dan mengakibatkan kematian baik pada ibu maupun pada bayi. Metode: Desain Penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan metode Posstest-Only Control Design. Dalam rancangan ini sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu, kelompok I dilakukan Continuity of Care dan kelompok II sebagai kontrol. Sumber data, data primer berupa lembar observasi dan data sekunder dari rekam medis, buku KIA, dan register PMB. Jumlah sampel dalam penelitian ini ialah 100 responden, yang terbagi menjadi 2 kelompok dengan masing-masing kelompok 50 responden. Uji statistik yang digunakan uji Mann Whitney. Hasil: Terdapat pengaruh yang signifikan antara Continuity of Care terhadap kejadian post partum blues. Secara statistik diperoleh nilai p 0,030; p<0,05. Kesimpulan: Ibu post partum yang diberikan asuhan berkesinambungan mempunyai resiko rendah terhadap kejadian post parum blues dibandingkan dengan yang tidak diberikan continuity of care.

Page 2 of 4 | Total Record : 38