cover
Contact Name
Sabda Wahab
Contact Email
jurnalofmidwiferyscience@gmail.com
Phone
+62711-517744
Journal Mail Official
jurnalofmidwiferyscience@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kebidanan dan Keperawatan, Universitas Kader Bangsa Jl. H.M. Ryacudu No. 88 , 7 Ulu, Seberang Ulu I Palembang Telp (0711) 517744- 510173 Fax (0711) 519827
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
ISSN : 28077881     EISSN : 28078373     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Midwifery Science merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Kebidanan dan Keperawatan Universitas Kader Bangsa, dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu kebidanan dengan p-ISSN 2807-7881 e-ISSN 2807-8373 Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun studi kasus, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu kebidanan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review proses setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober
Articles 38 Documents
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. “T” Umur 22 Tahun Usia Kehamilan 36 Minggu G1P0A0 dengan Anemia Ringan Amalia, Rizki; Ambarsari, Riana
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 3 No 1 (2023): Jurnal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v3i1.1042

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama bagi kelompok wanita usia reproduksi (WUS). Menurut WHO secara global prevalensi anemia pada ibu hamil di seluruh dunia adalah sebesar 41, 8% Salah satu penyebab anemia pada kehamilan yaitu paritas dan umur thu. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten OKU pada periode Agustus Oktober 2017 didapatan sampel berjumlah 277 orang. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 46 orang ibu hamil yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care, 34 orang ibu hamil (74%) tidak mengalami Anemia, dan 12 orang ibu hamil (26 %) mengalami Anemia. Petugas kesehatan diharapkan dapat melakukan promosi kesehatan dengan memberikan informasi tentang pentingnya mengkonsumsi tablet zat besi yang tepat. makan makanan yang mengandung sumber zat besi, dan pentingnya vitamin C untuk meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh.
Hubungan antara Pengetahuan dan Pergaulan Siswa dengan Kebiasaan Merokok Supiani, Supiani; Yanti, Eka Mustika
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 3 No 1 (2023): Jurnal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v3i1.1060

Abstract

Rokok merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Menurut data World Health Organization (WHO), rokok menyebabkan lebih dari 5 juta kematian setiap tahunnya dan diperkirakan akan mencapai 10 juta kematian per tahun hingga tahun 2020. Sekitar 70% dari total kematian tersebut terjadi di negara-negara berkembang. Di Indonesia, Lembaga Demografi Universitas Indonesia melaporkan bahwa pada tahun 2021 terdapat 427.948 kematian akibat penyakit yang berkaitan dengan konsumsi rokok, yang setara dengan 1.172 kematian per hari atau sekitar 22,5% dari total kematian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan pergaulan siswa dengan kebiasaan merokok di SMP Negeri 1 Selong pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional, di mana seluruh variabel independen (pengetahuan dan pergaulan) serta variabel dependen (kebiasaan merokok) dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 80 siswa, dengan sampel sebanyak 66 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebanyak 50,0% responden pernah merokok dan 50,0% tidak pernah merokok. Berdasarkan tingkat pengetahuan, mayoritas responden (90,9%) memiliki pengetahuan tinggi, sementara hanya 9,1% yang memiliki pengetahuan rendah. Dari segi pergaulan, sebanyak 31,8% responden memiliki pergaulan yang baik, sedangkan 62,8% lainnya tergolong dalam pergaulan yang kurang baik. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kebiasaan merokok (p = 0,199 > α = 0,05). Selain itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pergaulan siswa dengan kebiasaan merokok (p = 0,290 > α = 0,05). Berdasarkan temuan ini, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak terkait dalam upaya meningkatkan program pelayanan
Hubungan Antara Pendidikan Ibu dan Imunisasi Bayi dengan Kejadian ISPA Asrina, A; Kurniasih, Nita Ike Dwi
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 4 No 1 (2024): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v3i1.1062

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi di dunia, dengan estimasi sekitar 13 juta kasus setiap tahun menurut WHO. Meskipun angka kejadian ISPA di Puskesmas Darma menunjukkan tren penurunan, penyakit ini masih menjadi keluhan terbanyak pada bayi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan melibatkan 30 ibu beserta bayinya yang mengunjungi Puskesmas Darma pada tahun 2023. Variabel independen meliputi tingkat pendidikan ibu dan status imunisasi bayi, sementara variabel dependen adalah kejadian ISPA. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Sebanyak 66,7% bayi mengalami ISPA, sementara 33,3% tidak. Sebagian besar ibu (66,7%) memiliki pendidikan tinggi, dan hanya 40% bayi menerima imunisasi lengkap. Uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara pendidikan ibu dan kejadian ISPA (p = 0,169). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara status imunisasi bayi dan kejadian ISPA (p = 0,021). Imunisasi lengkap terbukti berperan dalam menurunkan kejadian ISPA pada bayi. Oleh karena itu, disarankan agar Puskesmas meningkatkan edukasi dan kualitas layanan imunisasi untuk menekan angka kejadian ISPA di kalangan bayi.
Hubungan antara Paritas dan Pendidikan tengan Kejadian Abortus Inkomplett Pada Ibu Hamil Rahmawati, Eka; Dhamayanti, Reffi
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 3 No 2 (2024): Jurnal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v3i2.1076

Abstract

Abortus inkomplit merupakan kondisi yang perlu mendapat perhatian karena prevalensinya cukup tinggi. Abortus didefinisikan sebagai penghentian kehamilan sebelum usia 20 minggu, dihitung sejak hari pertama haid terakhir. Abortus inkomplit terjadi ketika sebagian hasil konsepsi keluar dari rahim melalui kanalis servikalis. Menurut World Health Organization (WHO, 2018), abortus terjadi pada 25% kehamilan, dengan 80% kasus terjadi pada usia kehamilan 2–4 bulan. Setiap tahun, tercatat sekitar 4,2 juta kasus abortus. Dari 46 juta aborsi global, 20 juta di antaranya tidak aman, menyebabkan sekitar 800 kematian dan menyumbang 13% terhadap angka kematian ibu secara global. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Peneliti melibatkan seluruh ibu hamil dengan perdarahan trimester pertama (usia kehamilan < 20 minggu) yang dirawat di RS Dr. A.K. Gani Palembang selama tahun 2023. Sampel berjumlah 65 responden yang dipilih dengan metode total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dan tingkat pendidikan dengan kejadian abortus inkomplit. Analisis univariat menunjukkan bahwa dari 65 responden, 26 orang (40,0%) termasuk kategori paritas tinggi, sedangkan 14 orang (42,4%) termasuk paritas rendah. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara paritas dengan kejadian abortus inkomplit (p = 0,989), serta antara tingkat pendidikan dengan kejadian abortus inkomplit (p = 0,599). Penelitian ini menyimpulkan bahwa paritas dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap kejadian abortus inkomplit pada ibu hamil trimester pertama di RS Dr. A.K. Gani Palembang tahun 2023.
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Pap Smear Yang Berobat Di Puskesmas Kertapati Palembang Tahun 2024 Damayanti, Reffi; Anggraini, Arie
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 4 No 1 (2024): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v4i1.1082

Abstract

According to data from the World Health Organization (WHO) in 2022, there are approximately 400,000 new cases of cervical cancer each year worldwide, with 80% occurring in women living in developing countries. This study aims to describe mothers’ knowledge regarding Pap smear examinations at Kertapati Public Health Center, Palembang, in 2024. This research used a descriptive survey method with a cross-sectional approach. The sample was selected using accidental sampling, involving 35 married women aged 21–69 years within the working area of the Kertapati Public Health Center. Data were collected using a questionnaire as an interview guide. The knowledge aspects assessed included the definition, purpose, timing, and procedure of Pap smear examinations. The results showed that 22 respondents (62.8%) knew the definition of a Pap smear, 25 respondents (71.4%) understood its purpose, and 22 respondents (62.8%) were aware of its benefits. Fourteen respondents (40%) knew who should undergo the examination, while only 9 respondents (25.7%) understood the requirements. A total of 15 respondents (42.9%) knew that the examination should not be done during menstruation. Meanwhile, 34 respondents (97.1%) knew the location for Pap smear examinations, and 30 respondents (85.7%) understood that the procedure involves collecting fluid from the cervix. It is expected that the results of this study can serve as a reference for health workers to better understand the level of maternal knowledge regarding Pap smear examinations.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Sari, Intan; Aquari, Bina
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 4 No 1 (2024): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v4i1.1083

Abstract

Anemia in pregnancy is a global health issue, with higher prevalence in developing countries compared to developed ones. In Indonesia, the prevalence reaches 63.5%, while at the Annisa Maternity Clinic in Banyuasin, 28 cases were recorded in 2023. Risk factors for anemia in pregnant women include age, parity, pregnancy spacing, education, knowledge, nutritional status, socioeconomic status, and adherence to iron tablet (Fe) consumption. The aim of this study is to determine the factors associated with the incidence of anemia among pregnant women at the Annisa Maternity Clinic Banyuasin in 2024. This research used an analytic survey with a cross-sectional design involving 40 pregnant women who underwent antenatal care at the clinic in February 2024. Samples were taken using accidental sampling technique. Data analysis was conducted using univariate and bivariate methods with the Chi-Square test (α = 0.05). The results showed that 37.5% of respondents experienced anemia. High-risk age among pregnant women was 37.5%, low education was 45.0%, and poor knowledge was 42.5%. The study found a significant relationship between age, education, and knowledge with the incidence of anemia among pregnant women at the Annisa Maternity Clinic Banyuasin in 2024.Based on these findings, researchers hope that healthcare providers can enhance antenatal care (ANC) services at the Annisa Maternity Clinic and more frequently conduct educational sessions on anemia during pregnancy.
Hubungan Antara Menarche dan Pengetahuan Ibu Usia 40–60 Tahun dengan Kejadian Menopause Anggraini, Arie; Ernawati, Wahyu
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 4 No 2 (2025): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v4i2.1065

Abstract

Menurut WHO, setiap tahun sekitar 25 juta perempuan di dunia diperkirakan mengalami menopause, dengan Asia sebagai wilayah tertinggi kasus gejala awal menopause. Di Indonesia, prevalensi perempuan yang memasuki menopause sebesar 7,4% dari populasi, meningkat menjadi 11% pada tahun 2010, dan naik lagi menjadi 14% pada tahun 2015. Peningkatan ini dipengaruhi oleh bertambahnya usia harapan hidup dan perbaikan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara usia menarche dan pengetahuan ibu usia 40–60 tahun dengan kejadian menopause. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional, melibatkan seluruh ibu usia 40–60 tahun di RT 14 RW 03 Kelurahan Sukajaya Palembang sebanyak 36 orang sebagai sampel (sampling jenuh). Pengumpulan data dilakukan pada 10–18 Februari 2023 dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan 23 responden (63,9%) sudah menopause, 13 responden (36,1%) belum menopause; menarche cepat dialami 17 orang (47,2%) dan menarche lambat 19 orang (52,8%); pengetahuan baik dimiliki 13 orang (36,1%), sedangkan 23 orang (63,9%) memiliki pengetahuan kurang. Uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara usia menarche dengan kejadian menopause (p = 0,019) dan antara pengetahuan dengan kejadian menopause (p = 0,003), dengan p < 0,05. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi dan penyuluhan kesehatan tentang menopause agar ibu lebih siap dalam menghadapinya.
Pengetahuan dan Sikap Siswa SMA Negeri 12 Palembang terhadap Kehamilan Remaja Tahun 2024 Ernawati, Wahyu; Rahmawati, Eka
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 4 No 2 (2025): Journal of Midwifery Science
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v4i2.1084

Abstract

Kehamilan remaja merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang berdampak luas terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap siswa SMA Negeri 12 Palembang terhadap kehamilan remaja. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh siswa kelas XI, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih secara simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik (60%) dan sikap positif terhadap pencegahan kehamilan remaja (72%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan siswa masih rendah meskipun sikap cenderung positif, sehingga diperlukan peningkatan pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah melalui kolaborasi dengan tenaga kesehatan.

Page 4 of 4 | Total Record : 38