cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
http://ojs.cahayamandalika.com/index.php/jtm/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal Transformation of Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27455882     DOI : -
Journal Transformation Of Mandalika (JTM) e-ISSN 2745-5882 is a scientific journal that accepts articles for publication in all scientific fields. Published every month since September 2020.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 5 (2024): Mei" : 5 Documents clear
Konsep Ruang Tari Sambut Hemba Ponga Sena, Puspa
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 5 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v5i5.1803

Abstract

Tari Silampari Khayangan Tinggi berasal dari bahasa Palembang silam yang berarti “hilang” dan pari yang berarti “peri” khayangan berarti “udara atau langit” dan tinggi berarti “tinggi”. Sehingga disebut silampari (bidadari yang menghilang). Tari Hemba Ponga ditampilkan untuk menyambut tamu agung, disertai dengan penyuguhan tepak, yaitu tempat berbentuk kotak yang berisi lima bahan utama untuk menginang. Tepak melambangkan kehormatan kepada tamu agung yang berisi sirih, kapur, gambir, pinang, dan tembakau. Tarian ini dibawakan oleh tujuh orang perempuan dan 1 laki-laki. Sekapur sirih disuguhkan oleh salah satu dari tujuh penari, yaitu pembawa tepak bersama lelaki pendamping yang menyuguhkan sirih kepada tamu agung dengan berjalan perlahan. Tata rias dalam tarian ini menggunakan makeup korektif dan busana yang digunakan baju kurung ditambahkan selendang dibahu sebagai ciri khas tarian hemba ponga dan aksesoris lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Konsep Ruang Tari Sambut Hemba Ponga dalam pengembangan Tari Sambut Silampari Khayangan Tinggi Lubuk Linggau dengan menggunakan pendekatan koreografi. Hasil analisis koreografi menunjukan bahwa Tari Sambut Silampari Khayangan Tinggi yang berdurasi 7 menit kemudian dikembangkan kedalam Tari Sambut Hemba Ponga yang berdurasi 10.30 menit. Tari ini memiliki motif gerak sederhana lalu dikembangkan menjadi gerakan yang lebih berpariasi sehingga tari sambut hemba ponga memiliki ciri khas khusus
Harmoni Kurikulum: Pendekatan Holistik MTS An-Nakhil dalam Pengembangan Pendidikan Aprianti, Wike
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 5 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v5i5.2606

Abstract

Pendidikan adalah pilar utama dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Standar Isi (SoI) menjadi kerangka kerja esensial dalam menyusun kurikulum dan menentukan tingkat kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan. Meski berhasil membimbing pengembangan kurikulum, tantangan konsistensi implementasi di seluruh daerah masih ada. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan lembaga pendidikan dan pendidik, menjadi kunci keberhasilan.Artikel ini menyajikan observasi standar isi di MTS An-Nakhil, menyoroti aspek kunci seperti profil sekolah, kerangka kurikulum, beban belajar, implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dan kalender akademik. Sekolah menggabungkan kurikulum pondok dan pemerintah, menciptakan keseimbangan antara kearifan lokal dan standar nasional. Kurikulum tersebut mengintegrasikan mata pelajaran umum dan pondok, bersama dengan kegiatan ekstrakurikuler, menciptakan lingkungan pembelajaran komprehensif. Meskipun masih menggunakan kurikulum 2013 dan TMI, sekolah merespons kebutuhan siswa dengan mengadopsi kegiatan wajib dan ekstrakurikuler.
Peningkatan Penguasaan Konsep Matematika Melalui Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Siswa Kelas VII TP. 2020/2021 SMP Negeri 43 Medan Parlindungan Situmorang
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 5 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v5i5.2827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan materi pokok garis dan sudut, sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think PairShare (TPS), subjek penelitian ini adalah kelas VII-3 SMP Negeri 43 Medan semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa 25 orang, terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Untuk pengambilan data, penelitian ini di bagi menjadi dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Akhir masing-masing siklus dilakukan tes hasil belajar siswa dan setiap kegiatan belajar mengajar dilakukan pengamatan terhadap aktivitas siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat keaktifan siswa pada siklus I adalah 66,16%. Pada siklus II mengalami peningkatan tingkat keaktifan siswa mencapai 85,50%, sedangkan hasil belajar siswa sebelum diterapkan model pembelajaran TPS sebesar 29,68%, dan hasil belajar siswa sesudah diterapkan model pembelajaran TPS sebesar 82,88%, terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 53,2% dari pretes (tes diagnostik) ke pos tes (tes akhir). Untuk kriteria ketuntasan minimal (kkm) adalah ≥ 70 (70%). Berdasarkan hasil analisis data ini diketahui adanya perubahan positif, bahwa penerapan pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika.
Peningkatkan Kemampuan Berbicara Melalui Media Gambar Berseri pada Anak Usia Dini: Keterampilan berbicara, Media gambar berseri. Khairul Huda; Marlina; Rahman
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 5 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v5i5.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak-anak di TK Teratai Desa Mendik Kecamatan Longkali yang berusia antara 4 dan 5 tahun. Penelitian tindakan kelas (classroom action research) ini mencakup siklus kedua, yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 10 siswa dan berlangsung selama dua bulan, yaitu bulan April dan Mei. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan pengamatan. Menurut temuan dari penelitian siklus I dan siklus II, kemampuan untuk menggunakan metode eksperimen media gambar berseri telah meningkat. Ini dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata perkelas di setiap siklus. Nilai untuk siklus pertama adalah 62,8%, dan nilai untuk siklus kedua sama dengan 75%, yang sudah memenuhi kriteria ketuntasan yang ditetapkan, yaitu 75%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini.
Pendidikan Karakter : Upaya Membangun Moderasi Beragama Peserta Didik Novia Ulfa; Sukma Ningsih; Widia Kurniasih; Chanifudin
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 5 No. 5 (2024): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v5i5.3074

Abstract

Pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam mengintegrasikan pengetahuan, sikap, keterampilan, serta adaptasi dan pembiasaan nilai-nilai moral dari ajaran agama dan masyarakat. Di Indonesia, pendidikan karakter berpedoman pada ideologi Pancasila, bertujuan membentuk individu yang unggul secara intelektual, emosional, dan spiritual, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan moralitas masyarakat. Salah satu aspek penting dalam pendidikan karakter adalah menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik. Moderasi beragama mengupayakan sikap keseimbangan dan toleransi dalam menjalankan ajaran agama, menghindari ekstremisme dan liberalisme. Hal ini menekankan saling menghormati, berempati, dan dialog konstruktif antar komunitas agama, membuka jalan bagi kehidupan beragama yang damai dan inklusif. Guru memiliki peran sentral dalam menanamkan moderasi beragama melalui pengajaran dan keteladanan, terutama dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis data dari berbagai sumber terkait implementasi pendidikan moderasi beragama di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai moderasi beragama melalui pendidikan karakter sangat penting bagi peserta didik sebagai generasi penerus bangsa dalam mencegah radikalisme dan ekstremisme, serta membangun kehidupan beragama yang harmonis dan bermartabat sesuai nilai-nilai Pancasila.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2025): Desember Vol. 6 No. 11 (2025): November Vol. 6 No. 10 (2025): Oktober Vol. 6 No. 9 (2025): September Vol. 6 No. 8 (2025): Agustus Vol. 6 No. 7 (2025): Juli Vol. 6 No. 6 (2025): Juni Vol. 6 No. 5 (2025): Mei Vol. 6 No. 4 (2025): April Vol. 6 No. 3 (2025): Maret Vol. 6 No. 2 (2025): Februari Vol. 6 No. 1 (2025): Januari Vol. 5 No. 12 (2024): Desember Vol. 5 No. 11 (2024): November Vol. 5 No. 10 (2024): Oktober Vol. 5 No. 9 (2024): September Vol. 5 No. 8 (2024): Agustus Vol. 5 No. 7 (2024): Juli Vol. 5 No. 6 (2024): Juni Vol. 5 No. 5 (2024): Mei Vol. 5 No. 4 (2024): April Vol. 5 No. 3 (2024): Maret Vol. 5 No. 2 (2024): Februari Vol. 5 No. 1 (2024): Januari Vol. 4 No. 12 (2023): Desember Vol. 4 No. 11 (2023): November Vol. 4 No. 10 (2023): Oktober Vol. 4 No. 9 (2023): September Vol. 4 No. 8 (2023): Agustus Vol. 4 No. 7 (2023): Juli Vol. 4 No. 6 (2023): Juni Vol. 4 No. 5 (2023): Mei Vol. 4 No. 4 (2023): April Vol. 4 No. 3 (2023): Maret Vol. 4 No. 2 (2023): Februari Vol. 4 No. 1 (2023): Januari Vol. 3 No. 12 (2022): Desember Vol. 3 No. 11 (2022): November Vol. 3 No. 10 (2022): Oktober Vol. 3 No. 9 (2022): September Vol. 3 No. 8 (2022): Agustus Vol. 3 No. 7 (2022): Juli Vol. 3 No. 6 (2022): Juni Vol. 3 No. 5 (2022): Mei Vol. 3 No. 4 (2022): April Vol. 3 No. 3 (2022): Maret Vol. 3 No. 2 (2022): Februari Vol. 3 No. 1 (2022): Januari Vol. 2 No. 12 (2021): Desember Vol. 2 No. 11 (2021): November Vol. 2 No. 10 (2021): Oktober Vol. 2 No. 9 (2021): September Vol. 2 No. 8 (2021): Agustus Vol. 2 No. 7 (2021): Juli Vol. 2 No. 6 (2021): Juni Vol. 2 No. 5 (2021): Mei Vol. 2 No. 4 (2021): April Vol. 2 No. 3 (2021): Maret Vol. 2 No. 2 (2021): Februari Vol. 2 No. 1 (2021): Januari Vol. 1 No. 4 (2020): Desember Vol. 1 No. 3 (2020): November Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober Vol. 1 No. 1 (2020): September More Issue