cover
Contact Name
Martini Dwi Endah Susanti
Contact Email
jinacs@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jinacs@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung A10 Teknik Informatika, Kampus Unesa Ketintang Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)
ISSN : -     EISSN : 26862220     DOI : https://doi.org/10.26740/jinacs.v3n02
Core Subject : Science,
JINACS (Journal of Informatics and Computer Science) diterbitkan oleh Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya dalam empat kali setahun dengan No ISSN Online : 2686-2220 JINACS merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Teknik Informatika dan Computer Science. Jurnal ini mencakup bidang ilmu Rekayasa Perangkat Lunak, Jaringan dan Arsitektur Komputer, Komputasi Bergerak, Sistem Temu Kembali Informasi, Kecerdasan Buatan, Pengolahan Citra Digital, Data Mining dll. JINACS terbit 4 (empat) nomor dalam setahun, yaitu bulan September, Desember, Maret dan Juni. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan diterbitkan dalam nomor In-Press sebelum nomor regular terbit.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 02 (2021)" : 15 Documents clear
Implementasi Intrusion Prevention System Untuk Mencegah Serangan DDOS Pada Software Defined Network Ilham Miftakhul Huda; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1537.061 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p180-185

Abstract

Software defined network adalah konsep jaringan komputer yang mana memisahkan control plane dan data plane yang mana akan memudahkan administrator jaringan untuk mengelola jaringan komputer tersebut secara terpusat dengan menggunakan sebuah controller. Dalam penerapan SDN administrator jaringan perlu menerapkan sistem keamanan jaringan. Hal ini disebabkan karena tingginnya ancaman yang bertujuan untuk mengganggu bahkan merusak koneksi antar jaringan komputer. Serangan DDOS merupakan serangan yang dilakukan secara terdistribusi dengan cara membajiri lalu lintas jaringan internet pada server, sistem yang mengakibatkan tidak bisa lagi menampung koneksi (overload) yang bertujuan agar target tidak dapat diakses. Serangan ini dapat berasal dari dalam jaringan itu sendiri ataupun dari jaringan luar. Maka dari itu dibutuhkan metode untuk mengamankan sumber daya jaringan komputer dengan menggunakan metode Intrusion Detection Prevention System yang bermanfaat untuk mendeteksi serangan sekaligus memblokir serangan yang terdapat dalam jaringan komputer. Pada penelitian ini berhasil menerapkan metode intrusion detection prevention system pada jaringan software defined network menggunakan snort sebagai sistem deteksi serangan dan rest_firewall dari ryu untuk memblokir serangan. Snort akan mendeteksi paket yang dianggap berbahaya sesuai dengan rules yang sudah ditentukan. Kemudian dari rules tersebut akan diambil data seperti paket source, paket destination, dan protokol paket pada file log. Saat terjadi serangan DDOS pada host yang tidak terintegrasi IPS Ping pada host tersebut besar, ketika IPS diaktifkan kondisi pada jaringan kembali normal. Kinerja CPU untuk proses pengguna dan sistem lebih tinggi ketika system terintegrasi dengan IPS. Saat sistem terintegrasi dengan IPS penggunaan memory lebih banyak daripada saat system tidak terintegrasi tanpa IPS. Kata Kunci— Software Defined Network, Intrusion Detection Prevention System, DDOS, Ryu.
Pengamanan File Dokumen Ujian Dengan Image Steganography Metode LSB Syaifullah Abdurrahman; Aditya Prapanca
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.695 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p186-192

Abstract

Steganografi sendiri adalah sebuah metode untuk menyembunyikan atau menyisipkan sebuah file kedalam sebuah media seperti gambar, audio dan video. Steganografi memiliki beberapa metode salah satunya adalah metode Least Significant Bit (LSB). Penggunaan Steganografi sendiri biasanya digunakan untuk menyisipkan pesan rahasia ataupun file rahasia kedalam sebuah media supaya file tersebut tidak diketahuikeberadaannya oleh orang yang tidak bertanggung jawab seperti seorang Man In The Middle Attack yang akan mendeteksi file –file yang ditransfer dari satu komputer ke komputer yanglainnya dengan bantuan software Wireshark. Maka dari itu, dengan steganografi ini peneliti dapat mengamankan file rahasia tersebut kedalam sebuah media.Pada kegiatan belajar mengajar di sekolah terdapat sebuah ujian seperti UTS dan UAS. File – file untuk ujian tersebut sangatlah rahasia dan tidak boleh bocor. Maka dari itu dibuatlah progam untuk mengamankan file dokumen ujiansekolah kedalam sebuah media yaitu gambar dengan steganografi metode LSB. Serta di lakukan pengujian implementasi seorang MITM yang akan melakukan pendeteksian terhadap file – file yang di transfer dari komputer satu ke komputer yang lainnya. Persiapan dari pembuatan progam steganografi dan impementasi seorang MITM terdiri dari MatLab digunakanuntuk membuat progam steganografi, GNS3 digunakan untuk merancang topologi jaringan sekolah secara virtual, Wiresharkdigunakan untuk melakukan tindakan pendeteksian file – file yang ditransfer dan VirtualBox digunakan untuk menjalankan beberapa komputer virtual. Dari skenario pendeteksian yang telah dibuat, dihasilkan bahwa jika sebuah file yang akan ditransfer sebelumnya dikemas dalam sebuah media stego makaakan lebih aman dari pada kita mengirim file tersebut secara langsung.
Mengatasi Link Failure pada Software Defined Network dengan Routing Ulang Menggunakan Algoritma Dijkstra Bahrul Ulummudin; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1989.785 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p193-199

Abstract

Pengiriman data yang cepat menjadi tantangan di era pertumbuhan jaringan komputer yang sangat pesat ini. Pengiriman data dapat terganggu oleh beberapa faktor salah satunya link failure. Single link failure dapat terjadi rata-rata setiap 30 menit. Pada jaringan konvensional proses routing dan forwarding dilakukan pada satu perangkat, mengingat kondisi jaringan yang semakin berkembang dan semakin kompleks perlu adanya perkembangan pada arsitektur jaringan. SDN (Software Defined Network) menjadi salah satu paradigma baru yang muncul di bidang jaringan. SDN memisahkan antara control plane dan data plane sehingga tercipta lingkungan yang terpusat. pada penelitian ini skema jaringan SDN dibangun menggunakan mininet dengan menggunakan kontroler POX dengan menerapkan routing ulang (rerouting) menggunakan algoritma Dijkstra guna mengatasi link failure dengan mencari jalur terpendek lain setelah pada jalur utama terjadi link failure pada tiga desain topologi dengan jumlah switch dan link yang berbeda. Pada pengujian topologi algoritma Dijkstra yang di implementasikan pada POX Controller berhasil menemukan jalur baru pada saat terjadi link failure dalam jaringan. Pada pengujian waktu konvergensi di setiap topologi waktu konvergensi pada skenario kedua lebih baik dari pada skenario pertama, waktu konvergensi menjadi lebih sedikit seiring dengan kemungkinan jalur yang ada. Latency pada masing masing topologi juga memiliki kesamaan dimana latency paling sedikit ditunjukan oleh skenario pertama dan paling banyak ditunjukan oleh skenario kedua.
Analisis Peforma Multimedia Streaming Menggunakan Clustering Controller pada Software Defined Network Fikri Ubaidillah; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.135 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p207-215

Abstract

Abstrak— Pesatnya penggunaan aplikasi multimedia juga perlu diiringi peningkatan infrastruktur untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Untuk menyediakan QoS aplikasi multimedia streaming, arsitektur baru organisasi jaringan komputer diusulkan, yang disebut software defined network (SDN). Teknologi SDN menawarkan pendekatan terpusat untuk manajemen dataflow di jaringan komputer, berdasarkan pemisahan data plane dan control plane. Kelebihan SDN dibanding dengan jaringan konvensional yaitu, programmable controller yang mengatur jaringan secara terpusat. Beberapa controller yang ada. Pada penelitian ini dilakukan analisis peforma Multimedia Streaming pada arsitektur SDN dengan digunakan konsep clustering-controller yang nantinya akan dibandingkan dengan konsep single-controller, dengan digunakan 3 controller, 1 sebagai master controller dan 2 sebagai slave controller, dengan begitu beban jaringan dapat dibagi pada 3 controller. Uji coba dilakukan simulasi dengan mininet sebagai emulator topologi jaringan dari SDN dan digunakan controller Opendaylight dengan dilakukan Multimedia Streaming dari hasil pengujian akan dilihat dari end-to-end QoS dengan melihat parameter throughput, packet loss, delay, dan jitter. Untuk skenario uji digunakan topologi dengan kualitas video 360p dan 720p dengan jumlah host, 3 host dan juga 6 host. Disetiap skenario dilakukan uji sebanyak 2 kali kemudian diambil rata-rata hasilnya. Dari pengujian yang dilakukan didapatkan hasil untuk parameter throughput pada konsep clustering-controller mendapatkan nilai yang lebih besar dari konsep single-controller yang berarti clustering-controller lebih baik, untuk parameter packet loss didapatkan hasil untuk konsep clustering controller mendapat nilai yang lebih kecil dari konsep single-controller yang berarti clustering-controller lebih baik, untuk paramtere delay mendapatkan hasil dari konsep clustering-controller mendapatkan nilai yang lebih kecil disetiap uji dari konsep single- controller yang berarti clustering lebih baik, untuk parameter jitter juga mendapatkan hasil untuk konsep clustering-controller mendapat nilai yang lebih kecil dari konsep single-controller disetiap ujinya. Dari semua skenario pengujian yang telah dilakukan, maka dapat dihasilkan bahwa penggunaan Multimedia Streaming dalam pengujian Broadcast streaming atau Live streaming untuk diterapkan pada teknologi clustering- controller pada arsitektur Software Defined Network bisa memberikan performa jaringan yang lebih baik dari penerapan teknologi single-controller dengan semua parameter pengujian yang telah dilakukan.
Sistem Analisa Lowongan Kerja di Indonesia pada Media Sosial Facebook Dengan Metode TF-IDF dan Decision Tree Husni Mubarok; Dedy Rahman Prehanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1187.013 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p200-206

Abstract

Indonesia adalah negara berkembang dan juga memiliki populasi penduduk hingga 274.9 juta jiwa. Perkembangan ini juga terjadi bidang teknologi informasi, dan perkembangan tersebut cukup pesat terjadi, perkembangan tersebut merambat ke berbagai lapisan masyarakat. Salah satu teknologinya adalah jejaring sosial. Pengguna media sosial di Indonesia sendiri mencapai 170 juta pengguna. Salah satunya adalah Facebook, di Indonesia sendiri tercatat 140 juta pengguna Facebook. Dari banyaknya pengguna Facebook tersebut maka juga semakin banyak juga informasi yang tersedia dan tersebar pada media tersebut salah satunya adalah lowongan kerja. Informasi lowongan kerja tersebut sangatlah membantu bagi para pencari kerja dan juga fresh graduate terlebih di masa pandemi covid-19. Pandemi covid-19 ini menciptakan dampak tersendiri pada sektor ketenagakerjaan, mulai dari kebijakan pemerintah mengenai pembatasan sosial, work from home dan juga terjadinya pemberhentian terhadap tenaga kerja oleh instansi di masa pandemi. Dengan informasi lowongan kerja pada media Facebook, dapat dilakukan ekstraksi informasi menggunakan text mining untuk menganalisis tren lowongan kerja yang ada dan membantu memetakan lowongan pekerjaan. Penggunaan TF-IDF sebagai metode pembobotan dan metode Decision Tree sebagai metode klasifikasi berguna dalam membantu analisa kategori dan tren lowongan pekerjaan yang ada. Penerapan dua metode tersebut berhasil karena telah mengklasifikasikan data dan juga perangkingan data secara aktual sesuai dengan aturan yang ada telah ditentukan pada penelitian ini. Dan juga sistem analisa menyajikan data yang mudah dipahami dan sesuai dengan hasil implementasi metode yang digunakan.

Page 2 of 2 | Total Record : 15