cover
Contact Name
Martini Dwi Endah Susanti
Contact Email
jinacs@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jinacs@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung A10 Teknik Informatika, Kampus Unesa Ketintang Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)
ISSN : -     EISSN : 26862220     DOI : https://doi.org/10.26740/jinacs.v3n02
Core Subject : Science,
JINACS (Journal of Informatics and Computer Science) diterbitkan oleh Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya dalam empat kali setahun dengan No ISSN Online : 2686-2220 JINACS merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Teknik Informatika dan Computer Science. Jurnal ini mencakup bidang ilmu Rekayasa Perangkat Lunak, Jaringan dan Arsitektur Komputer, Komputasi Bergerak, Sistem Temu Kembali Informasi, Kecerdasan Buatan, Pengolahan Citra Digital, Data Mining dll. JINACS terbit 4 (empat) nomor dalam setahun, yaitu bulan September, Desember, Maret dan Juni. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan diterbitkan dalam nomor In-Press sebelum nomor regular terbit.
Articles 548 Documents
Analisis Persepsi Pengguna Berdasarkan Nielsen's Attributes of Usability dan Karakteristik Perhatian Visual Menggunakan Eye Tracking pada Website SSO UNESA Ikko Cahya Awinata; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 03 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Website Single Sign-On (SSO) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) merupakan gerbang utama akses berbagai layanan akademik sehingga kualitas usability dan efisiensi navigasi visual menjadi faktor penting dalam mendukung pengalaman pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pengguna berdasarkan Nielsen's Attributes of Usability (NAU) serta mendeskripsikan karakteristik perhatian visual pengguna melalui visualisasi heatmap dan gazeplot. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode task-based testing yang melibatkan 23 mahasiswa aktif Jurusan Teknik Informatika UNESA. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner NAU yang mencakup aspek learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction, serta pengujian eye tracking berbasis platform RealEye.io. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek memorability memperoleh skor tertinggi dengan grand mean 4,10 dalam kategori Setuju, mengindikasikan struktur navigasi dan letak menu relatif mudah diingat. Aspek learnability dan errors masing-masing memperoleh skor 3,83 dalam kategori Setuju, sedangkan aspek satisfaction memperoleh skor 3,54 dalam kategori Setuju. Aspek efficiency memperoleh skor terendah sebesar 3,41 dalam kategori Netral, menunjukkan bahwa pengguna belum sepenuhnya merasakan efisiensi navigasi secara konsisten. Analisis heatmap mengungkap dua kecenderungan utama, yaitu fokus pada area konten utama (blok menu) dan fokus pada area navigasi atas (header). Analisis gazeplot menunjukkan variasi alur pandangan dari pola terstruktur hingga tidak teratur yang mengindikasikan kebingungan dalam pencarian informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa website SSO UNESA memiliki tingkat kemudahan diingat yang baik, namun masih memerlukan perbaikan pada efisiensi navigasi visual dan konsistensi desain antarmuka.   Kata Kunci— Usability, Nielsen's Attributes of Usability, Eye Tracking, Heatmap, Gazeplot, SSO UNESA
Implementasi Model EfficientNetB0 Berbasis Deep learning untuk Klasifikasi Penyakit Mata pada Citra Fundus Esa Maidatussohiba; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 03 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Gangguan penglihatan merupakan permasalahan kesehatan global yang terus meningkat dan sering kali disebabkan oleh penyakit mata seperti katarak, glaukoma, dan retinopati diabetik. Keterbatasan tenaga medis serta fasilitas diagnostik menyebabkan banyak kasus penyakit mata terdeteksi pada tahap lanjut. Oleh karena itu, pemanfaatan kecerdasan buatan berbasis citra fundus retina menjadi salah satu pendekatan yang potensial untuk mendukung deteksi dini penyakit mata secara otomatis. Penelitian ini mengimplementasikan model deep learning berbasis Convolutional Neural Network (CNN) menggunakan arsitektur EfficientNetB0 untuk melakukan klasifikasi penyakit mata pada citra fundus retina. Dataset yang digunakan adalah Eye Disease Dataset dari Kaggle yang terdiri dari empat kelas, yaitu katarak, retinopati diabetik, glaukoma, dan normal. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh rasio pembagian dataset terhadap performa model dengan tiga skenario pembagian data pelatihan dan validasi, yaitu 95%:5%, 90%:10%, dan 85%:15%. Tahapan penelitian meliputi preprocessing citra, penerapan data augmentation, serta optimasi pipeline data menggunakan caching, prefetching, dan shuffle. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik accuracy, F1-Score, precision, recall, dan waktu komputasi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa rasio pembagian dataset 95%:5% memberikan performa terbaik dengan akurasi 96,19% dan waktu pelatihan 8 menit 27 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arsitektur EfficientNetB0 mampu mengekstraksi fitur citra fundus secara efektif dan efisien serta memberikan performa klasifikasi yang baik terutama pada pembagian data dengan jumlah data training lebih besar. Kata Kunci— klasifikasi penyakit mata, citra fundus retina, deep learning, EfficientNetB0, convolutional neural network.
Perancangan UI/UX Sistem Informasi Lost-and-Found menggunakan metode Goal Directed Design Aisyah Lailia Sari; I Made Suartana
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 03 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Kehilangan barang di lingkungan kampus merupakan tantangan yang terus muncul dengan dampak teknis dan administratif bagi mahasiswa dan staf akademis. Di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), terdapat 393 kasus kehilangan barang dari Agustus 2023 hingga Agustus 2025, dengan barang-barang temuan tersebar di berbagai pos keamanan. Sistem pelaporan yang masih menggunakan buku mutasi dan komunikasi Handy Talkie mengakibatkan alur informasi yang tidak terstruktur, lambat, dan berisiko kehilangan data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka UI/UX sistem informasi lost-and-found dengan menggunakan pendekatan Goal-Directed Design (GDD). Proses perancangan melibatkan enam tahapan: research, modelling, definisi kebutuhan, definisi kerangka kerja, penyempurnaan, dan dukungan. Evaluasi dilakukan melalui metode cognitive walkthrough dan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan Tingkat Keberhasilan Tugas (Task Success Rate/TFR) mencapai 100%, menandakan bahwa semua responden berhasil menyelesaikan tugas tanpa kegagalan. Efisiensi Berbasis Waktu (Time-Based Efficiency/TBE) sebesar 0,0695 task/detik untuk pengguna umum dan 0,0397 task/detik untuk petugas keamanan, menunjukkan efisiensi sistem sesuai dengan kompleksitas perannya. Nilai SUS mencapai 89,08 (kategori Excellent, grade B), mengindikasikan tingkat kepuasan yang sangat tinggi. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode Goal-Directed Design secara sistematis dapat menghasilkan desain antarmuka yang benar-benar berpusat pada pengguna dan memenuhi standar usability yang sangat baik, serta dapat dijadikan acuan dalam tahap pengembangan sistem lost-and-found. Kata Kunci— lost-and-found, Goal-Directed Design, User Interface, User Experience, Cognitive walkthrough, System Usability Scale
Pengembangan dan Evaluasi Usability Aplikasi Mobile MOOS Berbasis Jetpack Compose Rangga Gumilang; Ronggo Alit
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 03 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Sistem internal hotel MOOS (Mercure Online Order System) versi web yang berjalan di atas platform osTicket memiliki keterbatasan aksesibilitas dan antarmuka yang tidak ramah perangkat mobile, sehingga menghambat kinerja staf teknisi dan housekeeping yang memiliki mobilitas tinggi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi MOOS versi mobile berbasis Jetpack Compose yang mendukung aktivitas operasional staf hotel secara fleksibel dan real-time, serta mengukur tingkat usability aplikasi menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Research and Development (R&D). Pengembangan sistem dilaksanakan menggunakan metode V-Model yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, perancangan arsitektur, perancangan modul, implementasi, hingga pengujian. Penelitian dilaksanakan di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama pada periode Desember 2025 hingga Maret 2026. Subjek penelitian adalah 21 staf internal hotel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas kuesioner SUS, skenario tugas, dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan perhitungan skor SUS, statistik deskriptif, dan uji reliabilitas Cronbach’s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 10 kebutuhan fungsional berhasil diimplementasikan dan semua skenario pengujian sistem menghasilkan status pass. Evaluasi usability menghasilkan skor SUS rata-rata sebesar 86,43 yang termasuk dalam kategori Excellent dan Acceptable berdasarkan pedoman Bangor et al. (2008), dengan overall task success rate 100% dan nilai Cronbach’s Alpha 0,835. Aplikasi MOOS Mobile dinyatakan layak diimplementasikan sebagai alat kerja operasional staf hotel. Kata Kunci— MOOS Mobile, Jetpack Compose, Usability, System Usability Scale, V-Model
Analisis Bandwidth Dual Limitation Pada Simulasi Infrastruktur ISP Menggunakan Protokol PPPoE Pada Jaringan Skala Menengah Sebastian Oddy Putra Setiawan; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 03 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Seiring meningkatnya kebutuhan akan layanan internet yang andal, pengelolaan bandwidth menjadi tantangan penting bagi Internet Service Provider (ISP), khususnya pada jaringan skala menengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode Dual Limitation dalam mengatur distribusi bandwidth menggunakan protokol PPPoE (Point-to-Point Protocol over Ethernet). Metode ini menggabungkan dua parameter utama, yaitu Committed Information Rate (CIR) sebagai batas minimum dan Maximum Information Rate (MIR) sebagai batas maksimum bandwidth yang dapat dicapai. Simulasi dilakukan dengan membangun topologi jaringan terdiri dari satu server PPPoE dan tiga klien yang diuji dalam berbagai skenario penggunaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan Dual Limitation mampu menjamin alokasi bandwidth secara adil, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya jaringan, serta menjaga stabilitas layanan, baik saat kondisi jaringan rendah maupun padat. Dengan demikian, metode ini dapat menjadi solusi efektif dalam manajemen bandwidth untuk ISP skala kecil hingga menengah. Kata Kunci— Bandwidth, Dual Limitation, PPPoE, ISP, CIR, MIR
Analisis Keamanan dan Performa Owncloud Server Dengan OWASP ZAP Penetration Test Mohammad Bima Jalaluddin Akbar; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 03 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan layanan penyimpanan data yang aman, efisien, dan fleksibel, solusi cloud storage mandiri seperti OwnCloud menjadi alternatif yang menjanjikan dibandingkan layanan cloud publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keamanan dan performa OwnCloud Server dengan pendekatan penetration testing menggunakan OWASP ZAP serta uji performa menggunakan Apache JMeter. Metode penelitian yang digunakan adalah PPDIOO, yang terdiri dari tahapan Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, dan Optimize, guna memastikan proses berjalan secara sistematis dan terstruktur. Hasil pengujian keamanan menunjukkan terdapat 23 jenis kerentanan, termasuk satu risiko tinggi berupa SQL Injection, dengan skor risiko total sebesar 19,3 yang termasuk dalam kategori risiko sedang. OwnCloud juga berhasil menerapkan fitur keamanan seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan kebijakan kata sandi (password policy), yang terbukti mampu mencegah akses tidak sah. Sementara itu, pengujian performa menunjukkan bahwa OwnCloud mampu menangani beban hingga 100 pengguna simultan dengan tingkat kesalahan dan waktu respons dalam batas toleransi. Berdasarkan hasil tersebut, OwnCloud dinilai layak digunakan sebagai alternatif cloud on-premise, khususnya bagi instansi yang memprioritaskan kendali terhadap data dan aspek keamanan informasi. Meskipun demikian, disarankan untuk melakukan mitigasi terhadap kerentanan yang ditemukan sebelum sistem diterapkan di Lingkungan produksi secara penuh. Kata kunci : OwnCloud, penetration testing, OWASP ZAP, Apache JMeter, keamanan informasi, cloud on-premise
Analisis Manfaat Rooting Serta Dampak Penerapan Custom ROM Terhadap Kinerja Perangkat Android Fatahillah Aswam Qowa'id; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 04 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Sistem operasi Android bawaan pabrik (Stock ROM) umumnya membatasi akses sistemik dari penggunanya dan sering menyertakan berbagai aplikasi pra-instal (bloatware) yang secara tidak langsung membebani kinerja perangkat keras. Makalah ini menyajikan studi eksperimental komprehensif mengenai efektivitas proses rooting dan implementasi Custom ROM sebagai upaya optimalisasi kinerja, sembari menganalisis risiko keamanan yang menyertainya. Menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan pendekatan within-subjects design pada ponsel Xiaomi Redmi Note 9, pengujian membandingkan dua kondisi utama: kelompok kontrol dengan Stock ROM dan kelompok eksperimen yang menjalankan Custom ROM dengan hak akses root aktif. Hasil pengujian menunjukkan peningkatan performa yang sangat signifikan, dibuktikan dengan lonjakan skor total AnTuTu Benchmark sebesar 28,75% dan skor 3DMark sebesar 12,86%. Peningkatan ini diakibatkan oleh efisiensi manajemen memori dan penerapan mode performa pada prosesor. Namun, pemberian hak akses root tersebut terbukti mematikan mekanisme isolasi (sandboxing) bawaan sistem Android. Hal ini ditunjukkan secara nyata melalui kemudahan injeksi memori oleh aplikasi pihak ketiga, yang menegaskan tingginya risiko kerentanan eksploitasi data. Kata Kunci— Android, Rooting, Custom ROM, Overclocking, Benchmark, Integritas Memori.
Rancang Bangun Aplikasi Mobile EduPlay sebagai Media Pembelajaran dan Penilaian Otomatis Mahasiswa Magang Wan Hasib Al Aslamy; Rindu Puspita Wibawa
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 04 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— The internship program at PT. Avolut Global Indonesia faces challenges such as unstructured material delivery, a manual assessment system, and the absence of a real-time monitoring mechanism. This study designed and developed the EduPlay mobile application as a learning medium and automated assessment for interns. The application was developed using the Rapid Application Development (RAD) method with the stages of Requirements Planning, User Design, Construction, and Cutover. The technology stack used included React Native (Expo) for the mobile interface, PostgreSQL as the database, and Supabase as the backend-as-a-service. Testing was conducted using Black Box Testing with 10 functional scenarios. All scenarios resulted in a Success status, including user authentication, material grouping (UI/UX, Programming, Data Analyst), interactive quizzes, and automatic score calculation using the formula Score = (B/N) x 100. EduPlay has been proven to improve the effectiveness of internship program evaluation through consistent, transparent, and structured assessments.Keywords— Mobile Application, EduPlay, Rapid Application Development, Black Box Testing, Automated Assessment, Internship, React Native, Supabase.
Integrasi Sensor R307 Dan ESP8266 Untuk Membangun Sistem Absensi Siswa Di SDN Tanjungsari 2 Nanggala Jalasena Pramana Putra; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 03 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta mengimplementasikan sistem absensi siswa berbasis biometrik melalui integrasi sensor sidik jari R307 dengan mikrokontroler ESP8266 sebagai alternatif solusi terhadap kelemahan sistem absensi manual di SDN Tanjungsari 2. Sistem ini dirancang dengan memanfaatkan konsep Internet of Things (IoT) sehingga proses pencatatan kehadiran dapat berlangsung secara otomatis, waktu nyata (real-time), serta terhubung dengan sistem informasi berbasis web. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem baik perangkat keras maupun perangkat lunak, implementasi, serta pengujian kinerja sistem. Proses pengujian dilakukan selama tujuh hari kerja dengan melibatkan sepuluh siswa sebagai subjek uji, di mana setiap siswa melakukan 20 kali percobaan, sehingga total pengujian mencapai 400 kali. Pengujian dilaksanakan menggunakan dua jenis koneksi jaringan, yaitu Wi-Fi dan hotspot, untuk mengevaluasi pengaruh kualitas jaringan terhadap performa sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat akurasi sistem mencapai 95,5% pada penggunaan jaringan Wi-Fi dan 91,5% pada jaringan hotspot, dengan nilai False Positive Rate sebesar 0%. Selain itu, rata-rata waktu respons sistem tercatat sebesar 1,6 detik pada jaringan Wi-Fi dan 1,82 detik pada jaringan hotspot. Pengujian fungsional menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa semua fitur pada sistem beroperasi sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Dengan demikian, sistem absensi yang dikembangkan dinilai efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan ketepatan, efisiensi, serta transparansi dalam proses pencatatan kehadiran siswa di tingkat sekolah dasar. Kata Kunci— absensi biometrik, ESP8266, R307, Internet of Things, sistem absensi.
Sistem Rekomendasi dan Penjadwalan Wisata di Kota Surabaya Menggunakan Algoritma SAW dan TSP Catur Hendra Putra Pamungkas; Paramitha Nerisafitra
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 04 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam pertumbuahan ekonomi dan pelestarian budaya lokal. Kota Surabaya menawarkan bebagai destinasi wisata,. Namun banyak wisatawan masih menghadapi kesulitan memilih destinasi dan menyusun jadwal kegiatan berwisata yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangan sistem rekomendasi dan penjadwalan pariwisata di Kota Surabaya dengan memanfaatkan algoritma Simple Additive Weighting (SAW) dan Dynamic Programming berbasis pendekatan Travelling Salesman Problem (TSP). Algoritma SAW digunakan untuk merekomendasikan destinasi wisata berdasarkan kriteria seperti jarak, rating, popularitas, dan harga, sedangkan Dynamic Programming digunakan untuk rute kunjungan yang edisien antar destinasi. Sistem dikembangkan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) Waterfall dan dapat diakses melalui browser di berbagai perangkat. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode GrayBox Testing dan User Acceptance Testing (UAT) Hasil pengujian menunjukan bahwa sistem lulus secara skenario GrayBox Testing tanpa adanya kegagalan, serta memperoleh skor UAT sebesar 89%, yang mengindikasikan tingkat penerimaan pengguna yang sangat baik. Sistem ini diharapkan dapat membantu wisatawan dalam merencanakan perjalanan secara lebih efisien, sekaligus berkontribusi pada pengembangan industri pariwisata Kota Surabaya.   Kata Kunci— Sistem Rekomendasi, Sistem Penjadwalan, Simple Additive Weighting, Dynamic Programming, Travelling Salesman Problem, Wisata Surabaya.