cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 71 Documents
Search results for , issue "Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022" : 71 Documents clear
Keakurasian Dimensi Concentric Reducer 4x2 STD Hasil Proses Mesin Bevel Widodo widodo; Benny Haddli Irawan; Jecky Juwanta
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.951 KB)

Abstract

Perkembangan dunia manufacturing saat ini begitu pesat dan semakin bertambah sekaligus memiliki peranan penting di dalam dunia industri. Perusahaan-perusahaan industri yang bergerak dalam dunia manufaktur semakin bertambah, salah satunya perusahaan manufacturing yang bergerak di bidang carbon steel pipe fitting, yang memproduksi elbow, reducer, tee, dan cap. Produk pipe fitting tersebut digunakan untuk menyambung antara pipa satu dengan pipa yang lain sesuai dengan kebutuhan yang digunakan. Keakuratan hasil proses machining harus disesuaikan dengan spesifikasi yang sudah ditentukan ASME B16.9-2012. Dikarenakan setiap item concentric reducer 4x2 STD memiliki dimensi yang berbeda beda dari setiap pcs. Maka dari itu dimensi pada material harus diukur sebelum melakukan proses machining. Alat yang digunakan untuk proses pengukan yaitu digital vernier caliper dengan kecermatan 1/128 inchi, mistar dengan kecermatan 1/32 inchi, dan bevel protactor. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan cara mengecek dan mengukur raw material dan finish material pada dimensi concentric reducer 4x2 STD. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah hasil ukuran concentric reducer 4x2 STD sesuai dengan standar yang sudah ditentukan ASME B16.9-2012.
Pemodelan dan Analisis Pengaruh Rasio Jarak dan Rasio Massa DVA Terhadap Respon Massa Utama dengan Dual-DVA Ganda Agus Setiawan; Ardi Noerpamoengkas
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.074 KB)

Abstract

Salah satu upaya untuk mereduksi respon getaran adalah penambahan DVA (Dynamic Vibration Absorber). Model konfigurasi DVA dapat berupa menempatkan dua massa-pegas-redaman atau DDVA (Dual DVA). Pada penelitian ini, DDVA ditempatkan masing-masing pada sisi kiri dan kanan massa utama. Rasio jarak DVA terhadap titik pusat massa utama dan rasio massa DVA divariasikan. Model disimulasikan menggunakan software numerik. Hasil simulasi respon domain waktu diolah untuk mendapatkan nilai amplitudo dan RMS respon. Penurunan respon getaran arah rotasi lebih signifikan dibandingkan arah vertikal. Nilai respon getaran arah rotasi lebih rendah dan arah vertikal lebih tinggi pada kondisi jarak DVA yang tidak simetris. Nilai respon rotasi semakin turun pada massa DVA sisi kanan yang lebih besar dan fase eksitasi sisi kanan yang mendahului sisi kiri. Presentase reduksi respon arah vertikal semakin turun diikuti dengan kenaikan presentase reduksi respon arah rotasi.
Pembuatan Biodiesel Dari Mikroalga Nannochloropsis sp. Menggunakan Metode Transesterifikasi Insitu dengan Katalis SO42-/TiO2 Ade Julrohiniar; Sukma Putri Ayuni; Yustia Wulandari Mirzayanti
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.204 KB)

Abstract

Mikroalga adalah salah satu bahan baku biomassa yang telah ditemukan dan dikembangkan untuk produksi biodiesel karena mengandung lipid yang tinggi, mitigasi emisi CO2 dan laju pertumbuhan yang cepat. Sehingga pada generasi ke empat, terdapat peluang yang besar dari mikroalga sebagai bahan baku dalam memproduksi bahan bakar minyak. Mikroalga Nannochloropsis sp adalah jenis mikroalga yang memiliki kandungan lipid hingga 68%. Proses pembuatan biodiesel dari mikroalga Nannochloropsis sp ini menggunakan metode transesterifikasi insitu dengan bantuan katalis padat SO42-/TiO2 yang dibuat secara impregnasi. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio mol mikroalga : metanol sebesar 1:12 dengan variasi konsentrasi katalis padat SO42-/TiO2 sebanyak 2%, 4%, 6%, 8%, 10% (%berat dari massa mikroalga) terhadap yield crude dan kandungan FFA dari minyak yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kadar yield crude biodiesel tertinggi sebesar 5,46% dan kandungan FFA sebesar 0,398 mg NaOH/gram pada konsentrasi katalis 6%.
Penentuan Penyebab Cacat Kritis Produk dengan Menggunakan FMECA Sandra Ria Hadiwiyanti; Evi Yuliawati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.562 KB)

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai macam biskuit salah satunya adalah jenis square puff. Pada saat proses produksi berlangsung, terkadang di temui kendala yang menyebabkan produk tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah di tentukan atau cacat produk. Berdasarkan data hasil laporan bulanan diketahui ada beberapa jenis cacat seperti cacat bentuk, cacat oven, gosong, packaging, warna, dan lain-lain. Berdasarkan permasalahan cacat tersebut, maka PT. XYZ harus melakukan analisa penyebab cacat yang paling kritis dari kualitas produk yang dihasilkan. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode FMECA (Failure Mode Effect and Criticality Analysis) untuk mengidentifikasi dan menganalisa mode dan efek kegagalan, serta penyebab kegagalan. FMECA (Failure Mode Effect and Criticality Analysis) merupakan alat rekayasa yang direkomendasikan untuk menganalisa mode dan efek kegagalan produk yang dihasilkan dan merupakan pengembangan dari metode FMEA (Failure Mode Effect and Analysis). Dari hasil dari analisa yang dilakukan dengan menggunakan metode FMEA (Failure Mode Effect and Analysis) dengan perhitungan RPN (Risk Priority Number) dan CA (Critically Analysis), serta analisa dengan diagram pareto dan diagram sebab akibat maka didapatkan 2 prioritas mode kegagalan, yaitu biskuit gosong dan biskuit soft atau kurang matang serta dapat menentukan penyebab terjadinya cacat pada mode kegagalan tersebut sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya cacat akibat kegagalan proses produksi.
Pengaruh Variasi Massa Raw Material, Jenis Material dan Kedalaman Pemakanan Terhadap Respon Steady State Error pada Motor Penggerak Slider Mesin Lathe Mini Wahyu Stiyo Budi; Ahmad Anas Arifin; Desmas Arifianto Patriawan
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.072 KB)

Abstract

As time goes by, the world's technology is growing rapidly, as evidenced by the existence of manufacturers in the manufacturing sector such as lathe machines. In the lathe industry, it is very necessary to make it easier to work on the manufacture of custom components such as nuts, bolts and others, therefore this research was carried out using the incremental zero point measurement method using a caliper and testing was carried out based on variations including variations in the mass of raw materials, variations depth of eating, variations in material types. Besides that, this study modifies the mini manual lathe machine into an Arduino-based mini lathe machine (Semi-automatic) so that the operation of the machine can minimize the level of loss in terms of time and cost. This research focuses on testing the performance of the cylindrical motor with the method of calculating settling time, steady state error and variations in the type of working material in order to improve accuracy, precision and time efficiency in processing.Keywords: Steady state error, lathe, spindle 
POTENSI UNSUR TANAH JARANG (RARE EARTH ELEMENTS) DI LUMPUR PANAS SIDOARJO, Indonesia Handoko Teguh Wibowo; Bambang Pratisho; C. Prasetyadi; Dwi Fitri Yudiantoro
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.803 KB)

Abstract

Terminologi lumpur sidoarjo (Lusi) sebagai sebuah gunung lumpur saat ini sudah tidak relevan lagi. Berdasarkan analisis geokimia menunjukkan bukti-bukti jejak gunung api pada Lusi dan sudah berkorelasi positif, sehingga Lusi dapat dikatakan sebuah sistem hidrotermal pada cekungan sedimen. Sistem hidrotermal selalu berkaitan dengan pengkayaan mineral terutama pada lapisan lempung. Fluida geotermal bersifat asam, potensial melarutkan unsur logam,  sehingga kandungan unsur pada lumpur akan terpengaruh. Lusi termasuk ke dalam sistem endapan epitermal sulfida rendah (low ephitermal sulfide) dengan zona ubahan argilik yang ditandai oleh pembentukan mineral lempung yang bertemperatur rendah seperti kaolinit, smektit dan illit Adanya sistem hidrotermal yang bekerja pada Lusi dengan karakteristik tersebut membuat Lusi memiliki peluang untuk pengkayaan unsur tanah jarang. Hasil analisis laboratorium menggunakan metode ICP dan XRF didapat konsentrasi pelimpahan unsur tanah jarang seperti Ce, Dy, Eu, Gd, La, Nd, Pr, Sc, Sm dan Y  yang relatif tinggi.
IMPLEMENTASI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN SIX BIG LOSSES UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS MESIN PACKAGING P. Fajar Pratidina Irianto; Fuad Achmadi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.775 KB)

Abstract

PT. XYZ bergerak dalam bidang industri makanan kategori biskuit. Permasalahan banyak terjadi pada mesin packaging dengan losses time sebesar 784.647,5 menit. Overall Equipment Effectiveness (OEE) berfungsi untuk menganalisa tingkat efektivitas kondisi mesin saat keadaan beroperasi. Penelitian ini bertujuan mengukur nilai OEE, menganalisa tingkat prioritas permasalahan, mengetahui faktor penyebab mesin packaging tidak bekerja secara efisien dan memberikan rekomendasi perbaikan. Perhitungan tingkat efektivitas mesin packaging periode Januari 2020 – Juni 2021 menggunakan metode OEE, selanjutnya dilakukan analisa Six Big Losses. Identifikasi prioritas penyebab masalah menggunakan Nominal Group Technique (NGT) dan identifikasi akar permasalahan yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE menggunakan Fishbone Diagram. Rata-rata Nilai OEE mesin packaging no 21 pada bulan Januari 2020 – Juni 2021 sebesar 77,20% dengan rata-rata nilai Availability 80,22%, Performance Efficiency 99,48%, Rate of Quality Products 96,73%. Penyebab rendahnya efektivitas mesin adalah PLC bermasalah, longseal tidak  presisi, pengunci roll aluvo aus, roll aluvo tidak berputar secara maksimal, boreg pengikat cam kendor, operator menyambung aluvo tidak pas di eyemark, Input kue telat, kebiasaan operator setting diawal ganti aluvo dengan membiarkan kemasan kosong sampai kurang lebih 30 pcs untuk memastikan kemasan tidak lari, proses printing koding aluvo di rewinder terdapat bagian yang belum terprint, sensor eyemark tidak terdeteksi, ukuran aluvo pendek hanya 1000m, ukuran kue terlalu besar.Kata kunci : Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, Nominal Group Technique (NGT), Fishbone Diagram.
Pengaruh ECU (Electronic Control Unit) dan Variasi tipe Jumlah Hole Injector Terhadap Performa Engine Single Cylinder 4 Langkah Aureo Adriyanto Da Costa Amaral; Naili Saidatin; Rizal Mahmud; Iis Rohmawati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.35 KB)

Abstract

Study of Engine performance of vehicles was to be a complicated due to some influencing factors on it. Firstly, the entering stage of air-fuel into the combustion chamber, the combustion process, and thus after combustion to the exhaust stage. An important thing on the injection fuel system is ECU (Engine Control Unit) related to the function of the divided current controller; it is obtained to engine part. It part control lines from the fuel pump to injector. This study uses ECU variation (standard and Juken 5 racing turbo). The number of hole injector is commonly 6 and 8 and be investigated to the engine performance. In this case, dynamometer chassis were used to measure torque and engine power. The type of engine performed a 4 strokes-single-cylinder and powered by a fuel injection. The result shows the using ECU racing of the 8-hole injector has a significant effect on the engine performance; its performance appeared at engine power. These phenomena were also exhibited coincide single cylinder 4 strokes. Keywords: engine performance, ECU racing, and hole injector.
Implementasi Metode Overall Equipment Effectiveness Berbasis Six Big Losses untuk Mengevaluasi Efektivitas Mesin Cetak Flexo Ibrahim Ibrahim Ibrahim; Charismanda Adilla Tristianto Tristianto
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.169 KB)

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak di industri manufaktur kotak karton yang telah memiliki banyak pelanggan. Salah satu kendala yang dihadapi oleh perusahaan adalah seringnya target produksi yang tidak tercapai akibat dari downtime pada mesin, mesin yang sering mengalami downtime adalah mesin cetak flexo. Penelitian ini bertujuan untuk kinerja mesin flexo dengan menggunakan overall equipment Effectiveness (OEE) dan enam kerugian besar sehingga diperoleh proposal perbaikan untuk meningkatkan efektivitas mesin agar target produksi bisa dicapai. Hasil penelitian menggunakan metode OEE didapatkan nilai rata-rata sebesar 61,63%.Nilai tersebut masih dibawah standar OEE kelas dunia yaitu 85%.Dari hasil analisis six big losses yang sangat berdampak terhadap ketidak efektivan mesin cetak flexo adalah setup and adjusment losses sebesar 24,708% dan idle and minor stoppages sebesar 8,543%.
Analisis Sistem Manufaktur Mesin Multifungsi (Pencuci, Perajang dan Penepung) Empon-Empon Desmas Arifianto Patriawan; Bambang Setyono; Deddy Wahyu Pratomo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.438 KB)

Abstract

In Indonesia, spices have been widely used in the industries of food, drink, cosmetics, coloring substance, and essential oil. A biopharmaceutical industry refers to an industry producing medicine, cosmetics, and health products made of spices. To support the needs of biopharmaceutical industry, a multifunctional machine has been developed continuously to reach great effectiveness. A multifunctional machine (washer, slicer, and miller) has three main functions i.e. washing, slicing, and milling spices. To analyze the manufacturing system of this multifunctional machine, the researcher employed standard time in calculating production cost, production rate, production capacity, and Break Even Point of product that has been developed. As a result, this research obtained time of production (Tp) = 54.44 hours/batch and rate of production IDR =3.05 units/hour. Within the condition of effective working hours for 8 hours/shift, the production capacity (Pc) earned 1 unit/month. Furthermore, the calculation yielded Manufacturing Lead Time (MLT) = 44.80 hours, BEP (Q) = 2 units, while BEP (IDR) = 9,583,068.6/month.  Accordingly, the profit got IDR12,810,083/month.Keywords: Biopharmaceutical industry, multifunctional machine, manufacture