cover
Contact Name
Rodliyah Khuzai
Contact Email
uptpublikasi@unisba.ac.id
Phone
+6289657453976
Journal Mail Official
jrkpi@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6892
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam
ISSN : 28081293     EISSN : 27985369     DOI : https://doi.org/10.29313/jrkpi.vi
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI) Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Komunikasi Penyiaran Islam dengan ruang lingkup Akhlak Komunikasi Dakwah, Aqidah Komunikasi Dakwah, Beribadah Dakwah, Bulletin Dakwah, Dakwah Media Sosial, Dasar-dasar Islam, Keagamaan, Nilai Dakwah Islam, Nilai-nilai Tauhid, Pengajian, Perilaku Keagamaan, Pesan Dakwah, Pesantren Mahasiswa, Media dakwah, Program Radio dakwah, Sikap. Jurnal ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Unisba. Artikel yang dikirimkan ke jurnal ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 100 Documents
Pengaruh Dakwah Channel YouTube Ustadz Hanan Attaki terhadap Peningkatan Ibadah Salat Followers Neri Hoirul Bariyah; Hendi Suhendi
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1207

Abstract

Abstract. This study is a study that discusses the influence of Ustadz Hanan Attaki's da'wah on the YouTube channel on increasing followers' prayers. From the research that the author conducted, there are background problems as follows: how is the da'wah carried out by Ustadz Hanan Attaki on his youtube channel, how is the influence of Ustaz Hanan Attaki's da'wah on increasing the worship of followers and viewers. The type of research used is quantitative, using descriptive analysis methods and using data: documentation, questionnaires, and literature. The analysis technique used is validation test, reliability test, normality test, simple linear regression test, hypothesis test, correlation test, coefficient of determination test. The results of the study on increasing followers' prayers illustrate that based on the output of the analysis, the fscore value of the questionnaire variables X and Y amounted to 7580 in the interval line drawn in the agreed area, which means that the influence of Ustadz Hanan Attaki's preaching through the youtube channel on increasing followers' prayer worship is quite strong. Abstrak. Penelitian ini merupakan penelitian yang membahas mengenai pengaruh dakwah ustaz Hanan Attaki dalam channel youtube terhadap peningkatan ibadah salat followers. Penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui adanya pengaruh terhadap penonton ataupun pengikut ustaz Hanan Attaki. Dari penelitian yang penulis lakukan terdapat latar belakang masalah sebagai berikut: bagaimana dakwah yang dilakukan ustaz Hanan Attaki dalam channel youtubenya, Bagaimana pengaruh dakwah Ustaz Hanan Attaki terhadap peningkatan ibadah salat followers dan Penonton. Tujuan dan manfaat penelitian ini adalah, untuk mengetahui bagaimana dakwah yang dilakukan oleh ustaz Hanan Attaki dalam channel youtubenya, bagaimana pengaruh dakwah ustaz Hanan Attaki melalui channel youtube terhadap peningkatan ibadah salat followers dan Penontonnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode deskripstif analisis dan menggunakan data: dokumentasi, kuisioner, dan literature. Teknik analisa yang digunakan adalah uji validasi, uji reliabilitas, uji normalitas, uji regresi linier sederhana, uji hipotesis, uji korelasi, uji koefisien determinasi. Hasil penelitian terhadap peningkatan ibadah salat followers menggambarkan bahwa diperoleh berdasarkan output analisisnya, nilai fscore kuisioner variabel X dan Y berjumlah 7580 dalam garis interval tergambar pada daerah setuju yang berarti pengaruh dakwah ustaz Hanan Attaki melalui channel youtube terhadap peningkatan ibadah salat followers cukup kuat.
Komunikasi Nonverbal dalam Menanamkan Nilai Ibadah Salat pada Penyandang Tunarungu Hibalia Mawadda; Parihat Kamil
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1208

Abstract

Abstract. Communication is an interaction involving information exchange, however, it is different for them who are having limitation in their hearing system, causing it to be obstructed. Furthermore, the limitation causes the difficulties to appear in processing verbal communication and perceiving conceptual language conveyed by others. Nevertheless, it does not diminish the obligation to learn Islam. The researcher conducted this study to aim: finding out nonverbal communication, obstacles, and SLBN Cicendo Kota Bandung's strategy in teaching. Qualitative methodology with descriptive approach is used in this research. The researcher also used observation, interview, and taking photos in gathering the data. The result of research reveals that nonverbal communication used by SLBN Cicendo Kota Bandung is involving body language, distance, intonation, touch, and clothes as artifactual. Nonverbal communication has obstacles as well for deaf students in implementing Islam values such as the students have not known arabic alphabets, lack of Islam religion teacher, environmental factor, and books for lessons. To solve these problems, there are strategies which can be used: producing prayer mats with recitation of prayers, giving reward, and school programs. Abstrak. Komunikasi adalah interaksi yang dalam pelaksanaanya terjadi proses pertukaran informasi. Namun berbeda dengan mereka yang memiliki keterbatasan pendengaran sehingga komunikasi yang dilakukan terhambat. Hal tersebut menyebabkan sulitnya proses komunikasi secara lisan dan mempersepsikan konseptual bahasa yang disampaikan oleh oranglain. Keterbatasan tersebut tidak menggugurkan kewajiban dalam mempelajari Islam. Penulis melakukan penelitian yang bertujuan: mengetahui komunikasi nonverbal, kendala, dan strategi yang digunakan di SLBN Cicendo Kota Bandung. Adapun metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian yang didapatkan: komunikasi nonverbal yang digunakan di SLBN Cicendo yaitu melalui gerak tubuh, jarak, intonasi, sentuhan, dan pakaian sebagai artifaktual. Adapun Kendala komunikasi nonverbal pada tunarungu dalam menanaman nilai-nilai Islam yaitu sebagian siswa belum mengenal huruf hijaiyah, minimnya jumlah guru agama, faktor lingkungan, dan buku ajar. Terdapat strategi yaitu membuat sajadah yang bertuliskan bacaan salat, memberikan reward , dan program sekolah.
Analisis Strategi Dakwah Pengurus Masjid Al-Firdaus dalam Menghadapi Era Society 5.0 Santi Dianah; Sausan M. Sholeh
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1215

Abstract

Abstract. The presence of Era Society 5.0 creates new habits in the use of technology as problem solving in all aspects of life to provide convenience for the community, including in overcoming religious problems. This era of Society 5.0 forced masjid to carry out tajdid (renewal) movements. Masjid are required to be more transformative, responsive, adaptive and able to answer increasingly complex da'wah problems. Based on this phenomenon, the problems in this study are formulated as follows: (1). How do the administrators of Masjid Al-Firdaus, Pangalengan District understand about Era Society 5.0? (2). What are the factors that influence the implementation of the da’wah strategy of the administrators of Masjid Al-Firdaus, Pangalengan District in facing the Era of Society 5.0? (3). How is the da’wah strategy of the administrators of Masjid Al-Firdaus in Pangalengan District in the face of the Era of Society 5.0 ?. The research was conducted using a descriptive method with a qualitative approach. Informants selected in this study were masjid’s pioneers, masjid’s administrators, masjid’s congregations, beneficiaries of masjid social activities, and local RT heads. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and literature study. The data analysis techniques used in this study include data collecting, data reduction, data display, and conclusion. The results of this study are: There are three strategies carried out by the administrators of masjid in facing the Era of Society 5.0, namely carrying out the masjid digitization movement, increasing social activities, and collaborating with other organizations. Abstrak. Hadirnya Era Society 5.0 menimbulkan kebiasaan baru dalam penggunaan teknologi sebagai problem solving pada semua aspek kehidupan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk dalam mengatasi masalah keagamaan. Era Society 5.0 ini memaksa masjid untuk melakukan gerakan tajdid . Masjid dituntut untuk lebih transformatif, responsif, adaptif dan mampu menjawab persoalan dakwah yang semakin kompleks. Bagaimana pemahaman pengurus Masjid Al-Firdaus Kecamatan Pangalengan mengenai Era Society 5.0 ? . Apa faktor yang mempengaruhi pelaksanaan strategi dakwah pengurus Masjid Al-Firdaus Kecamatan Pangalengan dalam menghadapi Era Society 5.0 ? . Bagaimana strategi dakwah pengurus Masjid Al-Firdaus Kecamatan Pangalengan dalam menghadapi Era Society 5.0 ?. Informan yang dipilih dalam penelitian ini adalah perintis masjid, pengurus masjid, jama’ah masjid, penerima manfaat kegiatan sosial masjid, dan ketua RT setempat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi literatur. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data collecting, data reduction, display data, dan conclusion.
Strategi Dakwah Program X-School dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Annisa Rahmasari; Komarudin Shaleh
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1243

Abstract

Abstract. Nowadays, there are many fans of South Korean culture in Indonesia, but the problem that often occurs is the lack of awareness of studying religious knowledge, resulting in a lack of understanding of their religion. This made a community called XKwavers take the initiative to create an Islamic learning program called X-School. This research aims to find out how the implementation, da’wah strategy, and results of the X-School program’s da’wah strategy in improving the religious understanding of the X-School 2022 participants. This research uses qualitative research methods of descriptive analysis. Data collection techniques in this research were observation, interview, and documentation. The result of this research is that X-School applies sentimental da’wah strategy, rational da’wah strategy, and sensory da’wah strategy in its activities. X-School also has a significant role in increasing the religious understanding of the X-School 2022 participants. From the result of this research, there are supporting and inhibiting factors of X-School in increasing the religious understanding of the participants. The supporting factors are the X-School's da'wah spirit, many people are interested, and interesting concepts. Meanwhile, the inhibiting factor are the unstable signal and paid programs. Abstrak. Dewasa ini, ada banyak penggemar budaya Korea Selatan di Indonesia, namun permasalahan yang sering terjadi adalah kurangnya kesadaran mempelajari ilmu agama sehingga mengakibatkan kurangnya pemahaman keagamaan mereka. Hal ini membuat komunitas bernama XKwavers berinisiatif untuk membuat program belajar agama Islam yang diberi nama X-School. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan, strategi dakwah, serta hasil strategi dakwah program X-School dalam meningkatkan pemahaman keagamaan para peserta X-School 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu X-School menerapkan strategi dakwah sentimental, strategi dakwah rasional, dan strategi dakwah indrawi dalam kegiatannya. X-School pun memiliki peran yang cukup signifikan dalam meningkatkan pemahaman keagamaan para peserta X-School 2022. Dari hasil penelitian ini ada faktor pendukung dan penghambat X-School dalam meningkatkan pemahaman keagamaan para peserta. Faktor pendukungnya yaitu semangat berdakwah, banyaknya peminat, dan konsep yang menarik. Sementara faktor penghambatnya adalah kurang stabilnya sinyal dan program yang berbayar.
Perbandingan Konsep Politik Dakwah Sayyid Qutb dan Hassan Hanafi Firman Hidayat; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1249

Abstract

Abstract. This study discusses and analyzes the political concept of Da'wah by Sayyid Qutb and Hassan Hanafi as well as dialogues, both of whom are of the view that Islam is not a religion related to creed. However, Islam is a religion that perfectly regulates all life, including in building civilization, especially regarding the politics of Islamic da'wah. Sayyid Qutb with the thought of his commentary Fii Zhilaalil Qur'an, he said that the thoughts that support the politics of da'wah are divided into three parts. The first is the general rule (basic policy of da'wah politics), the second is the principles of the methodology of da'wah politics, and the third is the system of da'wah political movement (organization of the da'wah movement). As for Hassan Hanafi with his al-yasar al-Islami, he is try to study a lot about the Islamic revival, the Islamic revolution, and the unity of the Ummah with his very famous project, al-turath wa al-tajdid. West and the last attitude towards the reality and conditions of contemporary Muslims. The object of research by Sayyid Qutb and Hassan Hanafi is about the concept of da'wah politics using comparative methods and including library research, by conducting activities to find primary and secondary sources qualitatively. Abstrak. Penelitian ini membahas dan menganalisa konsep politik dakwah Sayyid Qutb dan Hassan Hanafi juga mendialogkannya, keduanya berpandangan bahwa Islam bukanlah agama yang berkaitan tentang akidah belaka. Akan tetapi, Islam merupakan agama yang mengatur semua kehidupan secara sempurna termasuk dalam membangun peradaban politik dakwah Islam. Sayyid Qutb dengan pemikiran kitab tafsirnya Fii Zhilaalil Qur`an, ia mengatakan bahwa pemikiran yang menunjang politik dakwah dibagi menjadi tiga bagian. Pertama Kaidah Umum (Kebijakan dasar politik dakwah), kedua Prinsp-prinsip metodologi politik dakwah, ketiga sistem gerakan politik dakwah (organisasi gerakan dakwah). Adapun Hassan Hanafi dengan ide kiri Islamnya, mencoba menelaah tentang kebangkitan Islam, revolusi Islam, dan kesatuan umat dengan garapan proyeknya yang sangat terkenal yaitu al-turath wa al-tajdid, ada tiga pilar untuk merealisasikannya yaitu: sikap terhadap masa lalu, sikap terhadap Barat dan yang terakhir sikap terhadap realitas dan kondisi muslim kontemporer. Objek penelitian pemikiran Sayyid Qutb dan Hassan Hanafi adalah mengenai konsep politik dakwah dengan menggunakan metode komparatif dan termasuk penelitian library research, dengan melakukan kegiatan mencari sumber primer dan sekunder secara kualitatif.
Analisis Semiotika Roland Barthes Pesan Dakwah dalam Film Merindu Cahaya De Amstel Nurulita Danty Intan Pratiwi; Ida Afidah
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1320

Abstract

Abstract. In this era, da'wah has experienced many innovations in its delivery so that it can be accepted by anyone without being limited by distance and time. Film is one of the mass communication media that is currently favored by all ages. This media is considered capable of being an alternative to preaching to the general public. This is what finally made the production house Unlimited Production launch a religious film entitled «Merindu Cahaya de Anstel» in early January 2022. Several scenes in this film need to be interpreted clearly so that there are no misunderstandings, so this research is entitled a semiotic analysis of the da'wah messages contained in this film using Roland Barthes' semiotic theory. This study aims to find out the da'wah messages contained in this film, namely the values ​​of aqidah, morals, and sharia. The type of research used is Library Research with a qualitative descriptive method approach. Faith in angels like; not alone with those who are not mahramnya. Moral preaching messages such as; pray, pray, help each other, forgive each other, give alms, say hello to fellow Muslims, and serve parents. Sharia da'wah messages such as; wear the headscarf for Muslim women, and do not come into contact with the opposite sex who are not their mahram. Abstrak. Di zaman ini, dakwah telah mengalami banyak inovasi dalam penyampaiannya supaya mampu diterima oleh siapapun tidak terbatas jarak dan waktu. Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang saat ini digemari oleh segala kalangan usia. Media ini dinilai mampu menjadi alternative berdakwah kepada khalayak ramai. Hal inilah yang akhirnya membuat rumah produksi Unlimited Production meluncurkan film religi yang berjudul «Merindu Cahaya de Anstel» pada awal Januari 2022. Beberapa adegan dalam film ini perlu dimaknai dengan jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman, sehingga penelitian ini mengambil judul analisis semiotika pesan dakwah yang terkandung dalam film ini dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan dakwah yang terkandung dalam film ini yaitu nilai aqidah, akhlak, dan syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah Library Research dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Iman kepada malaikat seperti; tidak berduaan dengan yang bukan mahramnya. Pesan dakwah akhlak seperti; shalat, doa, tolong menolong, saling memaafkan, shadaqah, mengucapkan salam kepada sesama muslim, dan berbakti kepada orang tua. Pesan dakwah syariah seperti; mengenakan jilbab bagi wanita muslim, dan tidak bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya.
Dampak Pemisahan Kelas Berbasis Gender terhadap Komunikasi Antarpribadi dengan Lawan Jenis: Studi Kasus pada Ikatan Alumni PPI 76 Tarogong Garut Khansya Aqilla; Parihat Kamil
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1431

Abstract

Abstract. The phenomenon of class separation is one of the rules that are often found in educational institutions in the form of Islamic boarding schools, the process is carried out by distinguishing learning spaces for men and women because of special restrictions that refer to Islamic teachings. This study aims to determine the impact of class separation on interpersonal communication skills. This study uses qualitative research using descriptive-analytical methods, as well as using interpersonal communication theory. This class separation is carried out based on the teachings of Islam, namely the Koran and the sunnah which stipulates that men and women are not allowed to be in the same environment. The learning process in accordance with Islamic teachings is not to provide space for students to ikhtilath. The impacts include the growing awareness within oneself that there are limits that must be maintained in establishing communication between men and women, while the negative impact is giving awkwardness when in the end you have to communicate with the opposite sex, and even causing excessive curiosity about the opposite sex. Abstrak. Fenomena pemisahan kelas adalah salah satu aturan yang sering dijumpai di lembaga pendidikan berupa pesantren, prosesnya dilakukan dengan membedakan ruang pembelajaran santri laki-laki dan perempuan sebab adanya pembatasan khusus yang mengacu pada ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari pemisahan kelas terhadap kemampuan komunikasi antarpribadi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif-analitis, serta menggunakan teori komunikasi antarpribadi. Pemisahan kelas ini dilakukan dengan berlandaskan ajaran Islam yakni al-Quran dan sunah yang mensyari'atkan bahwa laki-laki dan perempuan tidak dibenarkan untuk berada dalam satu lingkungan. Proses pembelajaran yang sesuai dengan ajaran Islam ialah tidak memberikan ruang bagi peserta didiknya untuk berikhtilath. Dampak yang ditimbulkan diantaranya adalah tumbuhnya kesadaran dalam diri pribadi bahwa ada batasan yang harus dijaga dalam menjalin komunikasi antara laki-laki dan perempuan, sedangkan dampak negatifnya adalah memberikan kecanggungan ketika pada akhirnya harus melakukan komunikasi dengan lawan jenis, dan bahkan menimbulkan penasaran berlebih terhadap lawan jenis.
Analisis Isi Pesan Dakwah yang Terkandung dalam Akun Instagram @Shiftmedia.Id Azmi Fadhilah Mujahid; Muhammad Fauzi Arif
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1471

Abstract

Abstract. In an era of very rapid development with technology, this is certainly starting to affect the way of delivering da'wah in an era like this. Where a preacher can use Instagram social media to convey da'wah messages through social media, Instagram's social media is not only to be able to exist, but more than that we can use it as a medium to convey da'wah messages. One example of an Instagram account that has a tendency to deliver da'wah messages is the @shiftmedia.id account. This account was pioneered by one of the most famous ustadz, namely Ustadz Hannan Attaki, who was also the beginning of the formation of a community of hijrah lovers. We can see from the various uploads from this account that continue to involve da'wah messages both in aqidah, sharia and morals. To achieve the objectives of this study, the researchers used a qualitative method with a descriptive approach. The data in this study uses the social media account instgaram @shiftmedia.id which is a video documentation totaling 8 videos from the time period between March 2022 - May 2022. The findings of this study can be seen that the Instagram account @shiftmedia.id contains da'wah messages that includes messages of aqidah da'wah, sharia da'wah messages and moral da'wah messages. Abstrak. Di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, hal ini tentunya mulai mempengaruhi cara penyampaian dakwah di era seperti ini. Dimana seorang da'i bisa menggunakan media sosial instagram untuk menyampaikan pesan dakwah melalui media sosial, media sosial instagram bukan hanya untuk bisa eksis, tetapi lebih dari itu kita bisa memanfaatkannya sebagai media untuk menyampaikan pesan dakwah. Salah satu contoh akun Instagram yang memiliki kecenderungan menyampaikan pesan dakwah adalah akun @shiftmedia.id. Akun ini dipelopori oleh salah satu ustadz ternama yaitu Ustadz Hannan Attaki yang juga menjadi awal terbentuknya komunitas pecinta hijrah. Bisa kita lihat dari berbagai unggahan dari akun ini yang terus melibatkan pesan-pesan dakwah baik secara aqidah, syariah maupun akhlak. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini menggunakan akun media sosial instgaram @shiftmedia.id yang merupakan dokumentasi video berjumlah 8 video dari periode waktu antara Maret 2022 - Mei 2022. Temuan penelitian ini dapat diketahui bahwa akun Instagram @shiftmedia.id berisi pesan dakwah yang meliputi pesan dakwah aqidah, pesan dakwah syariah dan pesan dakwah moral.
Pengaruh Nilai Dakwah pada Kesenian Pencak Silat Gagak Lumayung terhadap Masyarakat Desa Mandala Mekar As’ad Pawaid; Malki Ahmad Nasir
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1473

Abstract

Abstract. The Gagak Lumayung Pencak Silat College is a pencak silat that puts forward the values of piety in it, students are not only trained physically but also a pattern of education that is related to spiritual improvement by holding joint recitation activities, the fall this has become research material. This study aims to determine the the influence of da'wah values on the pencak silat Gagak Lumayung to the people of Mandala Mekar village, Cimenyan district, Bandung regency This research method uses a qualitative analytical descriptive . The purpose of this descriptive analytical research procedure is an effort to obtain in-depth information on the influence of da'wah values to the art of Pencak Silat Gagak Lumayung. The Pencak silat provides with all islamic values will have enormous benefits, not only for individuals but also for society. in other words, to education of pencak silat education has a role in the development of the Indonesian nation as a whole Pencak silat is also used as a medium of da'wah in instilling Islamic teachings through to the art of pencak silat whict is accompanied by the spiritual activities. These aspects of pencak silat also shape the individual attitudes to reach a high spirit of solidarity polite behavior towards others, on can live in harmony in society as well. Abstrak. Perguruan Pencak Silat Gagak Lumayung merupakan pencak silat yang mengedepankan nilai nilai ketakwaan di dalamnya, siswa tidak hanya dilatih secara jasmani tetapi juga terdapat pola pendidikan yang berkaitan dengan peningkatan roham dengan mengadakan kegiatan pengajian bersama, sehingga hal ini menjadi bahan penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh nilai-nilai dakwah pada pencak silat Gagak Lumayung terhadap masyarakat desa Mandala Mekar kecamatan Cimenvan Kabupaten Bandung Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik kualitatif. Tujuan dari prosedur penelitian deskriptif analius ini adalah sebagai upaya untuk memperoleh informasi yang mendalam terkait pengaruh nilai-nila dakwah pada kesenian Pencak Silat Gagak Lumayung Pencak silat yang dihayati dengan segala nilai-nilainya akan memiliki manfaat yang sangat besar tidak hanya bagi individu yang mempelajarinya tetapi juga bagi masyarakat dengan kata lain pendidikan pencak silat memiliki peran dalam pembangunan bangsa Indonesia secara keseluruhan Pencak silat juga digunakan sebagai media dakwah dalam menanamkan sayari at agama Islam melalui pencak nlat yang disertai dengan kegiatan spiritual Aspek-aspek yang ada dalam pencak silat ini juga membentuk akap individu untuk memiliki jiwa solidaritas yang tinggi perilaku santun terhadap sesama, hidup rukun dalam masyarakat.
Peran Dakwah Kelas a Letter to Allah (ALETTA) dalam Pengamalan Agama Melalui Doa Mulki B. Azkiani; Asep Ahmad Siddiq
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1497

Abstract

Abstract. a Letter to Allah (ALETTA) is an online class that explores the meaning of the 40 dua of Robbana in the Qur'an. Presented online through the website as well as Mosfeed which is equipped with a video storage feature so that users can replay ALETTA classes anywhere as long as they are connected to the internet network. This class is made by data and research so that the presentation can achieve the expected goals. Being able to present a class that is comfortable for the eyes and ears without violating sharia is a principle for the ALETTA’s class maker, namely Syameela. Based on this phenomenon, this research is limited by the following problem formulations: (1) How is the process of proselytizing the ALETTA class to the participants? (2) How do participants understand dua after attending the ALETTA class? (3) What is the impact on participants in practicing religion through dua after attending the ALETTA class? The researcher uses a qualitative method with a case study approach to examine the object of research in depth. The informants selected in this study were the director of the ALETTA class and two active participants in the class ALETTA. Data collection techniques were used in this study through observation and interviews. The data analysis technique used in this research is the inductive and descriptive analysis technique. The results of this study are: The role of ALETTA class da'wah in practicing religion through dua to participants is observed from (1) the da'wah process carried out by Syameela based on research-innovation consisting of pre-production, production, and post-production stages; (2) participants' understanding dua of Robbana and various important factors related to dua; (3) the impact of ALETTA on participants changing the meaning, experience, and practice in dua Abstrak. a Letter to Allah (ALETTA) merupakan kelas daring yang menyelami makna 40 doa Robbana di dalam Al-Qur’an. Disajikan secara daring melalui laman sekaligus aplikasi Mosfeed versi premium yang dilengkapi fitur penyimpanan video sehingga pengguna dapat memutar ulang kelas ALETTA di manapun selama terkoneksi dengan jaringan internet. Kelas ini dibuat by data and research agar penyajiannya dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Mampu menghadirkan kelas yang nyaman bagi mata dan telinga tanpa melanggar syariat Islam adalah prinsip bagi tim pembuat kelas ALETTA yakni Syameela. Berdasarkan fenomena tersebut, maka penelitian ini dibatasi oleh rumusan permasalahan berikut: (1) Bagaimana proses dakwah kelas ALETTA kepada peserta? (2) Bagaimana pemahaman peserta mengenai doa setelah mengikuti kelas ALETTA? (3) Bagaimana dampak terhadap peserta dalam pengamalan agama melalui doa setelah mengikuti kelas ALETTA? Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus guna mencermati objek penelitian secara mendalam. Informan yang dipilih dalam penelitian ini adalah director kelas ALETTA dan dua orang peserta aktif kelas ALETTA. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi dan wawancara. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknis analisis induktif dan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: Peran dakwah kelas ALETTA dalam pengamalan agama melalui doa terhadap peserta dicermati dari (1) proses dakwah yang dilakukan Syameela berbasis riset-inovasi terdiri dari tahap pra produksi, produksi, dan pasca produksi; (2) pemahaman peserta atas doa Robbana serta berbagai faktor penting terkait doa; (3) dampak ALETTA bagi peserta mengubah pemaknaan, pengalaman, dan pengamalan dalam berdoa.

Page 6 of 10 | Total Record : 100