cover
Contact Name
Sri Sutrismi
Contact Email
srisutrismi@unita.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fakultasekonomiunita@gmail.com
Editorial Address
Jl. KI Mangun Sarkoro - Beji - Boyolangu - Kab. Tulungagung - Prop.Jawa Timur
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
BENEFIT
ISSN : 19792107     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal BENEFIT mencakup perkembangan kajian ekonomi, manajemen dan akuntansi serta mempublikasikan artikel-artikel kajian teoritis dan empiris yang berkaitan dengan masalah-masalah manajemen dan akuntansi.
Articles 30 Documents
Analisis Implementasi Sosialisasi Program Keluarga Berencana di Puskesmas Pucanglaban Kabupaten Tulungagung Sri Sutrismi; Suprihatin
BENEFIT Vol. 7 No. 1 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.648 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Program Keluarga Berencana (KB) berupaya menekan laju pertambahan penduduk mewujudkan Millenium Development Goals (MDGs), yakni: meminimalkan rating kurang sejahtera, rating meninggalnya kaum hawa (ibunda), kesetaraan gender dan kesehatan perempuan. Puskesmas Pucanglaban salah satu yang memiliki tanggung jawab keberhasilan program tersebut. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui: (1) Faktor yang menghambat sosialisasi program KB (2) Faktor yang mendukung sosialisasi program KB (3) Kebijakan sosialisasi program KB yang optimal. Metode analisis dengan teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan bantuan analisis SWOT. Hasil penelitian Kebijakan sosialisasi program KB yang optimal, (1) Memanfaatkan koordinasi komunikator internal maupun eksternal (2) Partisipasi masyarakat (3) Memanfaatkan penganggaran pemerintah untuk advokasi dan komunikasi informasi edukasi (KIE), fasilitator Keluarga Berencana desa, (4) Melibatkan Swasta, media. Kata Kunci: Sosialisasi program KB, Puskesmas, SWOT. The Family Planning Program (KB) seeks to reduce the rate of population growth in realizing the Millennium Development Goals (MDGs), namely: minimizing the rating of being less prosperous, rating the death of women (mothers), gender equality and women's health. The Pucanglaban Community Health Center has the responsibility for the success of the program. The purpose of this study is to determine: (1) factors that hinder the socialization of family planning programs (2) factors that support the socialization of family planning programs (3) optimal socialization policies for family planning programs. The analysis method used was quantitative descriptive data analysis technique with the help of SWOT analysis. Results of research on optimal family planning program socialization policies, (1) Utilizing the coordination of internal and external communicators (2) Community participation (3) Utilizing government budgeting for advocacy and communication information education (IEC), village family planning facilitators, (4) involving private sector, media. Keywords: Socialization of family planning programs, Puskesmas, SWOT.
Akuntabilitas Dana Desa Dalam Mewujudkan Good Financial Governance of Village Wenni Wahyuandari
BENEFIT Vol. 7 No. 1 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.48 KB)

Abstract

ABSTRAK Dana desa yang diterima desa serta pengengelolaan keuangannya merupakan tanggung jawab yang besar. Semua dasar hokum ,tata cara, serta regulasinya sudah sangat lengkap dan jelas tertuang dalam undang-undang peraturan desa. Dalam pelaksanaan program yang dibiayai oleh dana desa diatur jelas dalam peraturan menteri keuangan . Dalam pelaksanaan harus menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dan tata kelola keuangan yang baik. Semua kegiatan dalam pemerintahan harus dipertanggungjawabkan, mengarah terwujudnya pemerintahan desa yang baik, bertanggungjawab dan disiplin anggaran (goodfinancial governance). Penelitian ini bertujuan menjelaskan upaya mengelola Dana Desa dengan mengedepankan tata kelola keuangan yang baik di pemerintahan desa (good financial governance of village), terutama pada situasi pandemik yang membutuhkan refocusing anggaran, keputusan keuangan yang cepat dan tepat, tetap memegang prinsip-prinsip pengelolaan keuangan dan tata kelola keuangan desa yang baik. Hasil analisis data diperoleh hasil bahwa pemerintah Desa Desa Sukowiyono Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung telah melaksanakan pengelolaan Dana Desa memenuhi prinsip akuntabilitas, transparansi serta pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik di pemerintahan desa (good financial governance of village). Kata Kunci : Dana Desa, Akuntabilitas, Transparansi, Good Financial Governance of Village Abstraction Village funds received by the village and financial management are a big responsibility. All the legal bases, procedures, and regulations are very complete and clearly stated in the village regulation law. The implementation of programs financed by village funds is clearly regulated in a regulation of the minister of finance. In implementation, the principles of accountability and transparency must be applied. And also good financial governance. All activities in government must be accounted for, leading to the realization of good village governance, responsibility and budget discipline (good financial governance). This study aims to explain the efforts to manage the Village Fund by prioritizing good financial governance of the village, especially in a pandemic situation that requires refocusing the budget, fast and precise financial decisions, still adhering to the principles of financial management and good village financial governance. The results of the data analysis show that the village government of Sukowiyono Village, Karangrejo District, Tulungagung Regency has implemented Village Fund management that fulfills the principles of accountability, transparency and the implementation of the principles of good financial governance in village government (good financial governance of village). Keywords: Village Fund, Accountability, Transparency, Good Financial Governance of Village
Implementasi Perencanaan Efisiensi Pajak pada CV. Adita Jaya Mandiri Tulungagung Eni Minarni; Sofia Nurul A.
BENEFIT Vol. 7 No. 2 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.298 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan implementasi Perencanaan Pajak pada pelaporan keuangan CV. Adita Jaya Mandiri dalam rangka efisiensi pajaknya yang meliputi: (1) pengertian perencanaan pajak di CV. Adita Jaya Mandiri, (2) Tahap-tahap pelaksanaan perencanaan pajak di CV. Adita Jaya Mandiri dalam rangka efisiensi pajaknya, (3) pengaruh perencanaan pajak terhadap kegiatan usaha CV. Adita Jaya Mandiri. Obyek penelitian adalah implementasi perencanaan pajak dalam rangka efisiensi pajak di CV. Adita Jaya Mandiri. Data untuk keperluan penelitian yaitu laporan keuangan (data sekunder) ditunjang dengan data primer berupa hasil wawancara dan observasi di tempat penelitian. Untuk mendeskripsikan permasalahan penelitian yang ada dengan metode kualitatif dilakukan oleh subyek penelitian terhadap fenomena yang dialaminya secara holistik sesuai metode ilmiah. Proses selanjutnya yaitu analisis data dengan cara mereduksi, menyajikan, dan menarik kesimpulannya. Dari proses analisis dihasilkan bahwa CV. Adita Jaya Mandiri Tulungagung telah melakukan penerapan perencanaan pajak atas laporan keuangan periode 2018 dengan ada perbedaan penyajian laporan laba rugi dan neraca menurut aturan dalam hal penyajiannya (PSAK No. 1) dengan rincian: Kesesuaian penyajian neraca sebesar 29,41% jika mengacu PSAK No. 1 Kesesuaian penyajian laporan laba rugi sebesar 80% jika mengacu PSAK No. 1 Laporan Arus Kas belum ada, untuk kebutuhan pajak/fiskal tidak diperlukan. Catatan atas Laporan Keuangan belum ada, namun secara implisit tersirat dari hasil wawancara dengan pegawai terkait. Upaya penerapan pajak yang dilakukan di CV. Adita Jaya Mandiri adalah: Pemilihan jenis usaha yang sesuai dan lokasi yang sesuai. Pembayaran dan pelaporan pajak usaha jasa konstruksi tepat waktu yaitu PPh Final Pasal 4 (2). Perencanaan pajak yang dilakukan berpengaruh terhadap kegiatan usaha CV. Adita Jaya Mandiri dalam hal menekan besar pajak dan menghindari adanya denda maupun sanksi perpajakan yang bisa menambah beban perusahaan. Kata Kunci : Perencanaan pajak, penyajian, pajak, laporan keuangan komersial, laporan keuangan fiskal. Abstraction The research objective is to describe the implementation of Tax Planning in the financial reporting of CV. Adita Jaya Mandiri in the framework of tax efficiency which includes: (1) the definition of tax planning in CV. Adita Jaya Mandiri, (2) The stages of implementing tax planning at CV. Adita Jaya Mandiri in the framework of tax efficiency, (3) the effect of tax planning on the business activities of CV. Adita Jaya Mandiri. The research object is the implementation of tax planning in the context of tax efficiency in CV. Adita Jaya Mandiri. Data for research purposes, namely financial reports (secondary data) supported by primary data in the form of interviews and observations at the research site. To describe the existing research problems with qualitative methods, research subjects are carried out on the phenomena they are experiencing in a holistic manner according to scientific methods. The next process is data analysis by reducing, presenting, and drawing conclusions. From the analysis process resulted that CV. Adita Jaya Mandiri Tulungagung has implemented tax planning on the financial statements for the 2018 period with differences in the presentation of the income statement and balance sheet according to the rules in terms of presentation (PSAK No. 1) with details: The suitability of the balance sheet presentation is 29.41% when referring to PSAK No. 1 The conformity of the income statement presentation is 80% when referring to PSAK No. 1 Cash Flow Statement does not yet exist, for tax / fiscal needs is not required. There are no notes to the Financial Statements, but it is implicitly implied from the results of interviews with related employees. Efforts to apply taxes made at CV. Adita Jaya Mandiri are: Selection of the appropriate type of business and an appropriate location. Payment and reporting of construction services business tax on time, namely Final Income Tax Article 4 (2). Tax planning that is carried out affects the business activities of CV. Adita Jaya Mandiri in terms of reducing the amount of taxes and avoiding tax fines and sanctions that could increase the company's burden. Keywords: tax planning, presentation, tax, commercial financial reports, fiscal financial reports.
Kewirausahaan; Kewirausahaan Komersial dan Sosial: Studi Literatur Sawal Sartono; Sri Sutrismi
BENEFIT Vol. 7 No. 2 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.447 KB)

Abstract

Abstrak Kewirausahaan memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi, peran kewirausahaan adalah sebagai mesin pendorong dalam produksi barang dan jasa. Banyak penelitian tentang penelitian kewirausahaan yang telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dua jenis kewirausahaan. Penelitian menggunakan studi literatur yang berhubungan dengan pendefinisian kewirausahaan komersial dan kewirausahaan sosial. Kata kunci : Definisi, kewirausahaan komersial, kewirausahaan sosial Abstract Entrepreneurship has an important role in economic growth, the role of entrepreneurship is as a driving machine in the production of goods and services. Much research has been done on entrepreneurship research. This study aims to provide an understanding of two types of entrepreneurship. This study uses literature studies related to defining commercial entrepreneurship and social entrepreneurship. Keyword : Definition, commercial entrepreneurship, social entrepreneurship.
Analisis Penggunaan Aplikasi dan Promosi Terhadap Minat Beli Pengguna Aplikasi Situs Jual Beli Online Marlena; Evi Megawati
BENEFIT Vol. 7 No. 2 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.738 KB)

Abstract

Abstrak Situs jual beli online memberikan penawaran produk baik barang juga jasa, salah satunya yaitu Shopee, suatu platform perdagangan elektronik yang memiliki kantor pusat di Singapura. Penelitian ini membahas tentang pengaruh penggunaan aplikasi dan promosi terhadap minat beli pengguna aplikasi shopee. Menggunakan teknik kuesioner melalui google form dan observasi oleh pengguna aplikasi situs jual beli online shopee sebagai populasi dengan sampel sebanyak 100 responden melalui metode accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan jika penggunaan aplikasi dan promosi mempengaruhi minat beli pada pengguna aplikasi shopee. Terbukti adanya pengaruh signifikan antara penggunaan aplikasi dan promosi terhadap minat beli pengguna aplikasi shopee diketahui nilai Adjusted R Square sebesar 0,138 yang berarti bahwa 13,8% variabel Y (minat beli) akan di pengaruhi oleh variabel X (penggunaan aplikasi dan promosi) dan 86,2% yang tersisa dipengaruhi variabel lain yang tidak di teliti. Berdasarkan Uji T (sendiri-sendiri) maka secara parsial variabel penggunaan aplikasi dan promosi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (Y). Berdasarkan Uji F (bersama-sama) maka secara simultan variabel promosi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (Y). Kata Kunci : aplikasi shopee, promosi, minat beli Abstraction Online buying and selling sites offer products both goods and services, one of which is Shopee, an electronic trading platform which has its head office in Singapore. This study discusses the effect of application use and promotion on the purchase interest of Shopee application users. Using a questionnaire technique via google form and observations by users of the online shopee buying and selling site application as a population with a sample of 100 respondents through the accidental sampling method. The results show that the use of applications and promotions affect purchase interest in Shopee application users. It is proven that there is a significant influence between the use of applications and promotions on the purchase interest of shopee application users, it is known that the Adjusted R Square value is 0.138 which means that 13.8% of the Y variable (purchase interest) will be influenced by variable X (application use and promotion) and 86, The remaining 2% is influenced by other variables not examined. Based on the T test (individually), partially the variable use of applications and promotions (X1) has a positive and significant effect on purchase intention (Y). Based on the F test (together), simultaneously the promotion variable (X2) has a positive and significant effect on purchase intention (Y). Keywords: shopee application, promotion, buying interest
Implementasi E-filling Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Berdasarkan Moderasi Pemahaman Internet : Studi Pada SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek Tiwuk Puji Hariyanti; Eni Minarni
BENEFIT Vol. 7 No. 2 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.26 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ditujukan untuk melihat pengaruh implementasi e-filling terhadap kepatuhan wajib pajak di SMK Negeri I Pogalan Trenggalek serta adanya pemahaman internet mampukah memoderasi pada hubungan implementasi e filling pada kepatuhan wajib pajak di SMK Negeri I Pogalan Trenggalek. Penelitian ini dapat diklasifikasikan sebagai explanatory research, pendekatan dilakukan survei melalui pengujian hipotesis yang menjelaskan hubungan kausal antar variabel yang sedang diteliti. Sebanyak 60 orang dari populasi 131 guru dan karyawan diambil sebagai sampel. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner, ditunjang dengan proses wawancara, observasi serta dokumentasi. Alat analisis dengan regresi I, dan analisis regresi dengan moderasi. Penelitian menghasilkan: 1) menerima H1 (hipotesis pertama), bahwa implementasi e-filling ada pengaruh pada kepatuhan wajib pajak secara positif dan signifikan dibuktikan pada nilai F sebesar 34,401 dengan sig. 0,000 < 0,05. Pengujian terhadap regresi II yang dilakukan dalam penelitian ini H2 (hipotesis kedua) ditolak bahwa variabel pemahaman internet tidak bisa bertindak sebagai moderasi. Pengujian ini dibuktikan dengan koefisien variabel moderasi yang bernilai negatif sebesar -1,084 dengan sig. 0,283 > 0,05, dapat diartikan penelitian implementasi e-filling pada kepatuhan wajib pajak di SMK Negeri 1 Pogalan tidak termoderasi oleh adanya pemahaman internet. Berdasarkan hasil pengujian terhadap model regresi II dilakukan uji regresi III di mana variabel pemahaman internet diasumsikan sebagai variabel mandiri yang dihubungkan dengan kepatuhan wajib pajak. Sesuai hasil uji regresi III diketahui koefisien regresi bernilai 0,359 pada sig. 0,007 < 0,05, pemahaman internet yang dimasukkan sebagai variabel moderasi ternyata berpengaruh secara langsung pada kepatuhan wajib pajak dan bisa dikatakan sebagai predictor (variabel independen). Kata kunci: pemahaman internet, moderasi, implementasi e-filling, kepatuhan wajib pajak. Abstraction The research was aimed to determine the implementation of e-filling on taxpayer compliance at SMK Negeri I Pogalan Trenggalek and the understanding of the internet whether it can moderate the relationship between e-filling implementation on taxpayer compliance at SMK Negeri I Pogalan Trenggalek. This research can be classified as explanatory research, the approach is carried out by a survey through hypothesis testing which explains the causal relationship between the variables being studied. A total of 60 people from a population of 131 teachers and employees were taken as samples. Data were collected using a questionnaire technique, supported by a process of interviewing, observation and documentation. Analysis tools with regression I, and regression analysis with moderation. The research resulted in: 1) accepting H1 (first hypothesis), that the implementation of e-filling has a positive and significant effect on taxpayer compliance as evidenced by the F value of 34.401 with sig. 0.000 <0.05. Testing of regression II carried out in this study H2 (second hypothesis) is rejected that the internet understanding variable cannot act as moderation. This test is proven by the coefficient of the moderating variable which is negative at -1.084 with sig. 0.283> 0.05, it means that research on the implementation of e-filling on taxpayer compliance at SMK Negeri 1 Pogalan is not moderated by the understanding of the internet. Based on the test results of regression model II, regression test III was carried out in which the internet understanding variable was assumed to be an independent variable associated with taxpayer compliance. According to the results of regression test III, it is known that the regression coefficient value is 0.359 with sig. 0.007 <0.05, internet understanding which is included as a moderating variable turns out to have a direct effect on taxpayer compliance and can be said to be a predictor (independent variable). Keywords: internet understanding, moderation, e-filling implementation, taxpayer compliance.
Penerapan Program Hansa Renkei Auto2000 Cabang Tulungagung Krisan Sisdiyantoro; Bayu Setya B.
BENEFIT Vol. 7 No. 2 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.403 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Penerapan program Hansa Renkei sebagai harapan pelanggan pada Auto2000 Cabang Tulungagung perlu dianalisis demi pengembangan untuk selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan program hansa renkei terhadap peningkatan jumlah unit servis dan perbedaan antara peningkatan jumlah unit servis sebelum dan sesudah penerapan program hansa renkei. Rancangan penelitian menggunakan kombinasi, yakni kausal dan komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 50 responden dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis pembahasan menggunakan regresi sederhana dan uji beda (t-test). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) Penerapan program hansa renkei berpengaruh positif terhadap peningkatan jumlah unit servis, ditunjukkan nilai t-hitung > t-tabel dengan sig. 0,000 < 0,05. Kontribusi penerapan program hansa renkei terhadap peningkatan jumlah unit servis sebesar 46,30%. (2) Rata-rata jumlah unit servis per bulan sebelum penerapan program hansa renkei (X) sebesar 530,42 unit, dan sesudah penerapan (Y) sebesar 691,58 unit. Peningkatan jumlah unit servis sesudah penerapan program hansa renkei rata-rata sebesar 161,16 unit. Paired Sampel Corelation menunjukkan hasil korelasi antara dua sampel (data jumlah unit servis per bulan sebelum dan sesudah penerapan), yaitu sebesar 0,598 dengan nilai signifikansi 0,040 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa korelasi antara jumlah unit servis per bulan sebelum penerapan program hansa renkei dan sesudah penerapan adalah erat. Hasil uji hipotesis menunjukkan t-tabel < t- hitung, berarti jumlah unit servis sebelum dan sesudah penerapan program adalah tidak identik atau berbeda nyata. Dengan demikian penerapan program hansa renkei cukup efektif digunakan untuk meningkatkan jumlah unit servis pada Auto2000 Tulungagung. Kata kunci: Unit servis, penerapan Hansa Renkei, regresi, Uji Beda. ABSTRACTION The application of the Hansa Renkei program as customer expectations in Auto2000 Cabang Tulungagung needs to be analyzed for further development. The purpose of this study was to determine the effect of the implementation of the hansa renkei program on the increase in the number of service units and the difference between the increase in the number of service units before and after the implementation of the hansa renkei program. The research design used a combination, namely causal and comparative with a quantitative approach. The sample used was 50 respondents and data collection techniques used questionnaires, interviews, and documentation, while the discussion analysis used simple regression and different test (t-test). The results showed that: (1) The implementation of the hansa renkei program had a positive effect on the increase in the number of service units, seen from the value of t-count> t-table with sig. 0.000 <0.05. The contribution of the implementation of the hansa renkei program to the increase in the number of service units was 46.30%. (2) The average number of service units per month before the implementation of the hansa renkei program (X) was 530.42 units, and after implementation (Y) was 691.58 units. The increase in the number of service units after the implementation of the hansa renkei program was an average of 161.16 units. Paired Sample Correlation shows the results of the correlation between the two samples (data on the number of service units per month before and after implementation), which is 0.598 with a significance value of 0.040 <0.05. These results indicate that the correlation between the number of service units per month before the implementation of the Hansa Renkei program and after implementation is strong. Hypothesis test results show t-table <t-count, meaning that the number of service units before and after the implementation of the program is not identical or significantly different. Thus, the implementation of the hansa renkei program is quite effective in increasing the number of service units in Auto2000 Cabang Tulungagung. Keywords: service unit, application of hansa renkei, regression, difference test.
Analisis Perencanaan Keuangan Desa Besuki Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung Rudi Rusiyanto; Pantung Mega T.
BENEFIT Vol. 7 No. 2 (2020): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.424 KB)

Abstract

Abstraksi Acuan pengelolaan keuangan desa Besuki tahun 2019 mengacu pada Permendagri No.20/2018. Berkaitan dengan hal tersebut desa harus menyesuaikan laporan yang disajikan dengan aturan permendagri yang berlaku tersebut. Penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana analisis perencanaan keuangan desa Besuki di Tulungagung. Penelitian kualitatif dilakukan dengan pendekatan deskriptif dalam penyajiannya. Proses analisis data dilakukan dengan cara proses reduksi, penyajian data dilanjutkan ditarik kesimpulannya. Hasil dari penelitian yang dilakukan sebagai berikut: Desa Besuki telah mendapatkan dana desa di tahun 2018 sebesar Rp 769.753.000,00 dan tahun 2019 sebesar Rp 832.986.000,00. Pengelolaan keuangan Desa Besuki telah dilaksanakan sesuai aturan sebagaimana tertuang dalam Permendagri No.20/2018 untuk pelaksanaan anggaran tahun 2019, dalam hal perencanaan; pelaksanaan; penatausahaan; pelaporan; maupun pertanggungjawaban Penggunaan dana sesuai aturan pada klasifikasi atas belanja desa yaitu penggunaan pada kegiatan pemerintahan, kegiatan pembinaan kemasyarakatan, kegiatan pemberdayaan masyarakat dan kegiatan penanggulangan bencana desa; Dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan juga telah menggunakan aplikasi siskeudes sesuai amanat dari permendagri ini. Masih ada beberapa hambatan dalam pengelolaan keuangan desa diantaranya kemampuan sumberdaya manusia dalam menginterpretasi peraturan yang kurang dan komunikasi antar tim PPKD yang kurang maksimal serta sifat pasif masyarakat sehingga kurang bisa mengawasi proses pengelolaan keuangan ini. Kata kunci: Analisis, Keuangan Desa, Pengelolaan. Abstraction The reference for the financial management of Besuki village in 2019 refers to Permendagri No.20/2018. In this regard, the village must adjust the report presented to the applicable Permendagri regulations. This study aims to determine how the analysis of financial planning in Besuki village in Tulungagung. Qualitative research is conducted with a descriptive approach in its presentation. The data analysis process was carried out by means of the reduction process, the presentation of the data continued to draw conclusions. The results of the research carried out are as follows: Besuki Village has received village funds in 2018 amounting to IDR 769,753,000.00 and in 2019 IDR 832,986,000.00. 1) The financial management of Besuki Village has been implemented according to the rules as stipulated in Permendagri No.20/2018 for the implementation of the 2019 budget, in terms of planning; implementation; administration; reporting; and accountability. 2) The use of funds is in accordance with the rules for the classification of village expenditure, namely the use of government activities, community development activities, community empowerment activities and village disaster management activities; 3) In the implementation of financial management, the siskeudes application has also been used according to the mandate of this Minister of Home Affairs. 4) There are still several obstacles in the management of village finances, including the ability of human resources to interpret the regulations that are lacking and communication between PPKD teams is not optimal and the passive nature of the community so that they are not able to supervise this financial management process. Keywords: Analysis, Village Finance, Management.
Strategi Membangun Minat Pemuda Terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung Bondan Subagyo; Riska Ayu Nanda
BENEFIT Vol. 8 No. 1 (2021): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.178 KB)

Abstract

Abstrak Kurangnya pendampingan dari pihak terkait dan modal yang terbatas dalam memulai suatu usaha, menjadikan minat dan keinginan pemuda kurang tertarik terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM). Untuk mengetahui bagaimana peran pemuda terhadap UMKM di Desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung dan untuk mengetahui strategi dalam membangun minat dan keinginan pemuda terhadap usaha mikro kecil menengah (UMKM) penelitian ini dilakukan. Merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jumlah informan 3 (tiga) orang, diantaranya adalah ketua karang taruna yang mewakili dari pemuda, kepala desa, dan pelaku usaha UMKM yang ada di Desa Keboireng. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan data sekunder. Riset menjelaskan bahwa berdasarkan analisis SWOT (Strenght, weakness, opportunity, threat) yaitu Desa Keboireng merupakan penghasil pisang terbanyak di Kecamatan Besuki, yang dimana lahan pertaniannya begitu luas mulai dari sawah, kebun, dan tanah kering lainnya. Maka dari itu, sebenarnya pemuda bisa memulai usaha kecil yaitu dengan berjualan pisang di sekitar jalan jalur lintas selatan (JLS) dengan bermodalkan timbangan dan juga buah pisang tersebut. Akan tetapi ada juga ancaman yang ditakutkan pemuda yaitu terkait kerugian, dimana terdapat produk sejenis yang dijual, hasil nelayan juga merupakan peluang besar bagi para pemuda bisa membentuk kelompok untuk mendirikan usaha kuliner, batok kelapa bahkan sabut kelapa bisa juga dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan, seperti perahu mainan, asbak, gantungan kunci, sapu, dan lain sebagainya. Sebenarnya masih banyak lagi hasil pertanian dalam Desa sendiri yang bisa bisa dimanfaatkan dengan tidak harus mengeluarkan biaya yang besar, hanya saja kesadaran dari pemuda itu sendiri yang belum bisa memadai, maka dari itu pendampingan sangat-sangat dibutuhkan dalam membangun minat para pemuda. Kata Kunci : Strategi, Minat Pemuda, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Abstraction Lack of assistance from related parties and limited capital in starting a business, make the interest and desire of youth less interested in micro, small and medium enterprises (MSMEs). To findpout how the role of youthytowards MSMEs in Keboireng Village, Besuki District, Tulungagung Regency and to find out strategies in building youth interest and desire for micro, small and medium enterprises (MSMEs), this study was conducted. This is a qualitative descriptive study with 3 (three) informants, including the head of the youth organization representing youth, village heads, and MSME business actors in Keboireng Village. Datarcollectionutechniquesuthroughttprimaryudata (interviews and observations) andrsecondary. Thettresults of the study explain that based on a SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threat) analysis, Keboireng Village is the largest producer of bananas in Besuki District, where the agricultural land is so wide ranging from rice fields, gardens, and other dry land. Therefore, youth can actually start a small business, namely by selling bananas around the South Latitude Road (JLS) with the capital of the scales and the bananas. However, there is also a threat that youths fear, namely related to losses, where there are similar products being sold, fishermen's products are also a great opportunity for young people to form groups to establish culinary businesses, coconut shells and even coconut fiber can also be used as handicrafts, such as boats. toys, ashtrays, key chains, brooms, and so on. Actually there are many more agricultural products in the village itself that can be used without having to spend a lot of money, it's just that the awareness of the youth themselves is not sufficient, therefore assistance is very, very needed in building the interest of the youth. Keywords: Strategy, Youth Interests, Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs).
Peran Pengendalian Internal Guna Peningkatan Kinerja Pada Koperasi Dinkopta Bersemi Tulungagung Eni Minarni; Krisan Sisdiyantoro; Sri Winda Hermiati
BENEFIT Vol. 8 No. 1 (2021): BENEFIT
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.115 KB)

Abstract

ABSTRAK Sebagai tujuan penelitian yang dilakukan peneliti yaitu peran aspek pengendalian internal (lingkungan pengendalian, penilaian atas risiko, aktivitas proses pengendalian, informasi komunikasi dan pemantauan) di Koperasi Dinkopta Bersemi Tulungagung. Sebagai penelitian deskriptif, sumber informasi diperoleh dari Pengurus dan Pengawas dan perwakilan anggota Koperasi. Wawancara dilakukan disertai observasi serta dokumentasi untuk mengumpulkan data penelitian. Kelanjutan kegiatan berupa uji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik untuk keabsahannya. Proses reduksi, display atas data dilakukan dalam analisis dilanjutkan penarikan kesimpulan lalu memverifikasi data. Penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pengendalian Intern (SPI) Koperasi Dinkopta Bersemi Tulungagung telah dilaksanakan dengan cukup baik, dalam pelaksanaan aspek pengendalian intern setiap aspek yang diteliti sesuai hasil penelitian sebagai berikut: 1) cukup sesuai dalam hal lingkungan pengendalian, 2) sudah sesuai dalam hal penilaian risiko dan 3) kondisi belum sesuai untuk aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi serta monitoring pemantauan. Peran unsur pengendalian intern terhadap kinerja pengurus dan pengawas adalah bahwa pengendalian internal sangat dibutuhkan untuk perusahaan, organisasi bahkan koperasi. Sistem pengendalian menjadi kebutuhan manajemen dalam rangka menjamin kondisi aman atas aset perusahaan, meyakinkan laporan yang dibuat sebagai sesuatu yang terpercaya, menekankan efisiensi usaha serta secara kontinyu mamantau kesesuaian ketetapan kebijaksanaan dan pelaksanaannya. Pengendalian intern yang bagus, pengurus maupun pengawas sebagai pelaksana manajemen koperasi akan lebih meningkatkan kinerjanya dengan menjalankan amanah, tugas dengan beban yang lebih ringan, tanpa menanggung adanya prasangka buruk atas tanggung jawab dan wewenangnya dari anggota lainnya. Kata Kunci: Unsur SPI, Pengendalian Internal, Kinerja Koperasi . Abstraction As the purpose of the research conducted by the researcher, namely the role of internal control aspects (control environment, risk assessment, control process activities, communication and monitoring information) in the Cooperative Dinkopta Bersemi Tulungagung. As a descriptive study, the source of information was obtained from the Management and Supervisors and representatives of the members of the Cooperative. Interviews were conducted with observation and documentation to collect research data. Continuation of activities in the form of testing through triangulation of sources and triangulation of techniques for validity. The reduction process, display of data is carried out in the analysis followed by drawing conclusions and then verifying the data. The research shows that the Internal Control System (SPI) of the Cooperative Dinkopta Bersemi Tulungagung has been implemented quite well, in the implementation of the internal control aspects of each aspect studied according to the results of the study as follows: 1) quite appropriate in terms of the control environment, 2) is appropriate in terms of assessment risk and 3) conditions are not suitable for control, information and communication activities as well as monitoring and monitoring. The role of internal control elements on the performance of management and supervisors is that internal control is needed for companies, organizations and even cooperatives. The control system is a management requirement in order to ensure the safe condition of the company's assets, ensure that reports are made as reliable, emphasize business efficiency and continuously monitor the suitability of policy provisions and their implementation. Good internal control, administrators and supervisors as executor of cooperative management will further improve their performance by carrying out mandates, tasks with lighter burdens, without bearing any prejudice to their responsibilities and authorities from other members. .Keywords: Elements of SPI, Internal Control, Cooperative Performance

Page 2 of 3 | Total Record : 30