cover
Contact Name
Dewi Rokhanawati
Contact Email
dewirokhanawati@unisayogya.ac.id
Phone
+6281236093816
Journal Mail Official
aipkemajrki@gmail.com
Editorial Address
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, Jl. Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55292. Telp (0274) 4469199
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia
ISSN : 24074985     EISSN : 26155621     DOI : http://dx.doi.org/10.32536/jrki
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia (JRKI) mempublikasikan artikel ilmiah dari hasil penelitian yang memuat data primer ataupun sekunder, literature review dan sistematik review, penelitian kuantitatif, kualitatif maupun mixed methods. Ruang lingkup JRKI adalah penelitian kebidanan yang bisa membahas aspek kultural, klinis, psikososial, sosiologikal, epidemiologikal, pendidikan, manajerial, pekerjaan, organisasi dan teknologi pada masa pre konsepsi, praktik dan sistem pelayanan ibu, bayi dan balita, dan juga sistem pelayanan kesehatan yang lain.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): Juni" : 5 Documents clear
Pendidikan Multikultur Berkemajuan Dalam Pendidikan Kebidanan Maulita Listian Eka Pratiwi; Filosa Gita Sukmono
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 2, No 1 (2018): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.299 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v2i1.19

Abstract

Latar belakang: Pendidikan multikultur dalam pendidikan kebidanan cukup penting bahkan bagi dunia kesehatan 5 sampai 10 tahun ke depan bisa menjadi isu sentral, karena salah satu permasalahan utama dalam dunia kesehatan adalah cara berkomunikasi dengan pasien yang berbeda budaya. Organisasi Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi terbesar yang menyediakan lembaga pendidikan di Indonesia yang memiliki Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan Perguruan Tinggi Aisyiyah (PTA) khususnya yang mempunyai pendidikan kesehatan dan pendidikan kebidanan di dalamnya penting untuk memperhatikan pendidikan multikultur. Tujuan penelitian: untuk mengetahui implementasi Pendidikan multikultur dalam Pendidikan tinggi ilmu kebidanan di PTM/PTA se DIY-Jateng. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana informan utama adalah ketua program studi D3 Kebidanan di tiga kampus se Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pemaparan dan data yang diberikan oleh ketua program studi tersebut peneliti elaborasikan dengan berbagai teori dan konsep yang bisa melahirkan sebuah rekomendasi untuk pendidikan di lingkungan PTM dan PTA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi pendidikan multikultur dalam pendidikan tinggi kebidanan di lingkungan PTM dan PTA menunjukkan keberagaman dalam penerapannya, ada yang masuk dalam mata kuliah umum ada juga yang terintegrasi dalam setiap mata kuliah.  Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan multikultur dalam pendidikan tinggi kebidanan dalam lingkungan PTM dan PTA meliputi pertama implementasi pada Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) Seperti Sosial Budaya, Pancasila dan Bahasa Indonesia, kedua implementasi nilai-nilai budaya dalam Asuhan Kebidanan (ASKEB) disetiap Mata Kuliah (Kespro, KB, Nifas, dll), ketiga pembekalan pada alumni/ calon wisudawan tentang kompetensi multikultur. Selain itu penelitian ini merekomendasikan sebuah pendidikan multikultur berkemajuan dalam pendidikan kebidanan, sebuah pendidikan multikultur yang berasaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.
Pengaruh Edukasi Tentang HIV/AIDS Terhadap Sikap Pencegahan HIV/AIDS Pada Remaja Nidatul Khofiyah; Bilqis Fauzi Islamiah
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 2, No 1 (2018): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.737 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v2i1.20

Abstract

Latar belakang: Angka kejadian HIV/AIDS terus meningkat setiap tahunnya. Dari data yang didapat, Kabupaten Sleman menempati urutan kedua tertinggi kejadian HIV/AIDS yaitu berjumlah 726 orang dan didapatkan remaja beresiko tertular HIV/AIDS karena memiliki sifat perilaku ingin mencoba. Tujuan penelitian: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang HIV/AIDS terhadap sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan pre-eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Gamping yang berjumlah 129 siswa. Sampel berjumlah 35 siswa yang diambil dengan teknik quota sampling. Analisa data menggunakan uji statistik Wilcoxon Match Pairs Test dengan tingkat kesalahan (ɑ = 0,05). Hasil: Hasil penelitian didapatkan sikap pencegahan remaja tentang HIV/AIDS sebelum dilakukan penyuluhan sikap positif 14%, sikap negatif 86%, setelah dilakukan penyuluhan sikap positif meningkat menjadi 34,3% dan sikap negatif 65,%. Hasil analisis bivariat didapatkan ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS terhadap sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja dengan nilai p value 0,000. Simpulan: ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang HIV/AIDS terhadap sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Dari hasil tersebut diharapkan para siswa lebih aktif dalam mencari informasi dari berbagai media, sehingga memiliki wawasan dan pemahaman yang tinggi tentang HIV/AIDS agar terhindar dari resiko terjadinya HIV/AIDS.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) DI Puskesmas Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Tahun 2016 Tonasih Tonasih; Diyanah Kumalasary
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 2, No 1 (2018): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.669 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v2i1.21

Abstract

Latar belakang: AKB di Indonesia pada tahun 2012 sebanyak 32/1000 KH atau sebanyak 60% (SDKI, 2012). Menurut Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun 2014, bahwa AKB mencapai 69/1000 KH. Penyebab kenaikan AKB yang paling dominan yaitu asfiksia, infeksi, dan komplikasi saat kelahiran (SKRT, 2007) dan berat badan lahir rendah (SDKI, 2012). Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian BBLR di Puskesmas Wilayah Harjamukti Kota Cirebon Tahun 2016. Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah  seluruh ibu yang melahirkan di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon periode  Januari s.d Desember 2016 yaitu sebanyak 976 bayi Hasil: Hasil penelitian berdasarkan uji statistik chi square diperoleh umur ibu nilai ρ sebesar 0,002, paritas dengan nilai ρ sebesar 0,006 dan kehamilan kembar nilai ρ sebesar 0,000 yang berarti bahwa umur, paritas dan kehamilan kembar mempunyai hubungan dengan kejadian BBLR  sedangkan faktor yang paling dominan memengaruhi kejadian BBLR yaitu paritas yang mempunyai OR terbesar yaitu 2,060. Simpulan: Kesimpulan faktor yang paling dominan memengaruhi kejadian BBLR yaitu paritas.
Hubungan Umur Pubertas Dengan Perilaku Seksual Remaja Siswa Kelas XII SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto Yekti Satriyandari; Yanindihas Rachma Nurcahyani
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 2, No 1 (2018): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.664 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v2i1.22

Abstract

Latar belakang: Perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual. Semakin muda umur seseorang mengalami pubertas maka semakin besar risiko terjadinya perilaku seks pranikah. Tujuan penelitian: Diketahuinya hubungan umur pubertas dengan perilaku seksual remaja. Metode: Desain penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel adalah simple random sampling yaitu sebanyak 156 siswa Kelas XII SMK Telkom Shandy Putra Purwokerto. Analisis data menggunakan Koefisien Korelasi Kontingensi pada Chi Square.  Hasil: Sebanyak 104 responden (66,7%) mengalami pubertas normal, perilaku seksual positif sebanyak 130 responden (83,3%). Ada hubungan umur pubertas dengan perilaku seksual remaja nilai þ-value (0,000) α (0,05). Keeratan hubungan sedang dengan nilai koefisien kontingensi 0,594.  Simpulan: Diharapkan setiap remaja di SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto mendapatkan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja.
Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan dengan Pernikahan Dini Di Kecamatan Godean Kabupaten Sleman Tahun 2014-2015 Arimbawati Arimbawati; Dewi Rokhanawati
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 2, No 1 (2018): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.224 KB) | DOI: 10.32536/jrki.v2i1.18

Abstract

Latar belakang: Pernikahan dini gambaran rendahnya kualitas kependudukan dan menjadi fenomena tersendiri di masyarakat. Pernikahan dini di Indonesia menduduki peringkat ke 37 di Dunia pada tahun 2010, serta tertinggi ke dua di ASEAN. Pendidikan dan pekerjaan merupakan faktor yang mempengaruhi pernikahan dini. Dampak dari pernikhan dini adalah keguguran (Abortus), persalinan prematur, berat badan lahir rendah (BBLR) dan kelainan bawaan, mudah terjadi infeksi, anemia kehamilan, keracunan kehamilan (Gestosis), kematian ibu, perceraian dan ekonomi. Tujuan penelitian: mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan istri dan pekerjaan calon suami dengan pernikahan dini di Kecamatan Godean Kabupaten Sleman tahun 2014-2015. Metode: penelitian ini merupakan penelitian survey analitik, menggunakan rancangan penelitian Case Control dengan pendekatan waktu Retrospective. Tehnik sampling yang digunakan total sampling. Jumlan sempel dalam penelitian ini sebanyak 90 orang. Analisis data menggunakan Chi Squarre. Hasil: hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara tingkat pendidikan istri dengan pernikahan dini di Kecamatan Godean Kabupaten Sleman tahun 2014-2015 (p-value = 0,02, OR 3,281) dan tidak ada hubungan antara pekerjaan calon suami dengan pernikahan dini di Kecamatan Godean Kabupaten Sleman tahun 2014-2015 (p-value = 0,659, OR= 2,636). Simpulan: ada hubungna antara pendidikan istri dengan pernikahan dini, dan tidak ada hubungan antara pekejaan calon suami dengan pernikahan dini di Kecamatan Godean Kabupaten Sleman tahun 2014-2015.

Page 1 of 1 | Total Record : 5