Prosiding Sesiomadika
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang (SESIOMADIKA) merupakan event rutin tahunan pada Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang. Pada tahun 2020 ini merupakan periode ke-4 dalam penyelenggaraan event tersebut. Makalah-makalah yang diseminarkan pada event tersebut adalah makalah yang berasal dari bidang Pendidikan Matematika maupun Matematika murni dari kalangan akademisi maupun praktisi pendidikan matematika seluruh Indonesia. Bidang Kajian Pendidikan Matematika, Analisis, Aljabar, Geometri, Statistika, Terapan, Komputer (Komputasi), Matematika Diskrit (Kombinatorika).
Articles
33 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1d (2020)"
:
33 Documents
clear
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Materi Segitiga dan Segiempat pada Siswa SMP
Iqbal Dzikril Hakim;
Ramlah Ramlah
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman siswa pada konsep materi bangun datar segitiga dan segiempat. Hal ini dilatar belakangi rendahnya pemahaman konsep segitiga dan segiempat siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek yang berjumlah 21 siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri yang ada di Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen berbentuk tes uraian yang berjumlah 4 buah soal dengan indikator (1) Mampu menyatakan ulang konsep bangun datar segitiga dan segiempat yang telah dipelajari, (2) Mampu memberikan contoh tentang segiempat, (3) Mampu menyajikan konsep segitiga dalam berbagai macam bentuk representasi matematis, (4) Mampu mengaitkan berbagai konsep bangun datar dalam matematika, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa kemampuan pemahaman konsep segitiga dan segiempat siswa pada kategori tinggi sebanyak 14.29%, sedangkan pada kategori sedang sebanyak 76.19%, dan pada kategori rendah sebanyak 9.52%. Sehingga dapat disimpulkan kemampuan pemahaman konsep siswa berada pada di kategori sedang.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Pada Pokok Bahasan Aritmatika Sosial
Rizal Bachtiar;
Rina Marlina
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil jawaban siswa saat mengerjakan soal kemampuan pemecahan masalah yang ditinjau dari indikator Polya dengan pokok bahasan aritmatika sosial. Metode pemecahan masalah seperti yang dikatakan polya ada 4 langkah fase penyelesaian masalah yaitu : (1) memahami masalah (2) menyusun rencana penyelesaian (3) melaksanakan rencana penyelesaian (4) memeriksa kembali hasil pengerjaannya. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Campaka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen terdiri dari soal pemecahan masalah yang sudah dilkukan validasi. Tes yang dikerjakan siswa diberi skor dan dilakukan analisis terhadap kesalahan pada setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan persentase siswa yang mengerjakan dengan benar sebanyak 2 orang dari 20 siswa dengan persentase mencapai 0,1%, sedangkan siswa yang hasilnya benar tetapi yang tidak memenuhi indikator sebanyak 6 orang dengan pesentase mencapai 0,3%, dan siswa yang tidak menjawab dengan benar serta tidak memenuhi indikator sebanyak 12 orang dengan persentase mencapai 0,6%. Sehingga dapat dilihat dari hasil penelitian bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada SMPN 1 CAMPAKA khususnya kelas VIII F masih tergolong rendah. Kata kunci: Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Aritmatika Sosial.
Analisis Tingkat Adversity Quotient (AQ) Siswa SMA Pada Pembelajaran Matematika Melalui Problem Based Learning (PBL)
pujillah purwanti;
Dadang Rahman Munandar
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat Adversity Quotient (AQ) siswa melalui Problem Based Learning (PBL) atau pembelajaran berbasis masalah pada siswa SMA. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAIT Insan Harapan Tahun Pelajaran 2019/2020. Pemilihan sampel pada penelitian ini dengan cara simple random sampling, diperoleh sebanyak 20 siswa dari kelas X IPA 2. Pengambilan data diperoleh dengan menggunakan metode non tes, yaitu observasi dan pemberian angket untuk menentukan tingkat Adversity Quotient (AQ) siswa yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan metode deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh presentase tingkat Adversity Quotient siswa, yaitu terdapat 0% untuk kategori tinggi dengan jumlah sebanyak 0 siswa, 10% untuk kategori sedang dengan jumlah sebanyak 2 siswa, dan 90% untuk kategori rendah dengan jumlah sebanyak 18 siswa. Sehingga dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa tingkat Adversity Quotient (AQ) siswa SMA pada pembelajaran matematika yang dianalisis melalui pembelajaran bersbasis masalah masihlah rendah, yaitu dengan persentasi 90% dari 20 orang siswa. Kata kunci: Adversity Quotient (AQ), Problem Based Learning (PBL), Pembelajaran Berbasis Masalah, Pembelajaran Matematika SMA.
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS IX PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV)
Tiara Isgi Putri Gita;
Rina Marlina
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kategori kemampuan penalaran matematis siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes yang berupa soal uraian kemampuan penalaran matematis. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil data tes. Penelitian dilaksanakan di salah satu SMP negeri di kabupaten kerawang dengan subjek penelitian kelas IX B sebanyak 38 siswa. Berdasarkan hasil analisis terhadap data tes kemampuan penalaran matematis diperoleh bahwa dari 38 siswa, 9 siswa tergolong dalam kategori kemampuan penalaran matematis bawah, 22 siswa tergolong dalam kategori kemampuan penalaran matematis menengah, dan 7 siswa yang tergolong dalam kategori kemampuan penalaran matematis atas. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa siswa kelas IX B di salah satu SMP negeri di kabupaten kerawang memiliki kemampuan matematis yang tergolong sedang.
Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Matematika
yugi prayuga;
Agung Prasetyo Abadi
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini berisi kajian yang membahas tentang minat belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Minat belajar sendiri memiliki pengaruh dalam pencapaian prestasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Pemaparan kajian minat belajar siswa berkaitan dengan ciri – ciri minat belajar, jenis - jenis minat belajar , faktor – faktor yang mempengaruhi minat belajar, serta usaha - usaha yang dapat meningkatkan minat belajar. Minat belajar sangat mudah dipengaruhi oleh lingkungan keluarga serta lingkungan disekolah. Sehingga minat belajar dapat memenuhi tiga aspek yaitu aspek koognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik. Aspek koognitif yang dipengaruhi oleh aktivitas yang dilakukan sehingga memunculkan minat. Aspek afektif, dipengaruhi berupa respon atau sikap yang diterima dari orang tua, guru, atau kelompok yang mendukung aktifitas saat melakukan suatu kegiatan. Aspek psikomotorik merupakan hasil dari aspek koognitif dan aspek afektif sehingga siswa memiliki minat tinggi hingga mewujudkan suatu ekspresi dari tindakan nyata dari minat yang dimiliki. Sehingga minat belajar siswa dalam pembelajaran matematika dapat dibangun dari berbagai faktor dan aspek sesuai dengan ciri serta jenis dari minat belajar yang dimiliki siswa.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS BERDASARKAN LANGKAH-LANGKAH POLYA
Ita Rosita;
Agung Prasetyo Abadi
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Tujuan penulisan atikel ini ialah untuk menelaah dan mendeskripsikan mengenai kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau berdasarkan pada langkah-langkah polya. Berdasarkan hal tersebut, Kemampuan pemecahan masalah dengan kecerdasan matematis tingkat tinggi dapat terlihat dengan: siswa mampu memahami masalah dengan menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dengan tepat, merencanakan masalah, melaksanakan rencana dengan tepat, serta melihat kembali hasil penyelesaian. Oleh karena itu, kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik sangat diperlukan karena merupakan lima kemampuan dasar yang utama harus dimiliki siswa, sehingga tujuan pembelajaranpun dapat tercapai dengan sangat baik. Metode yang digunakan dalam hal ini ialah kajian kepustakaan, dimana penulis mengkaji berbagai literatur yang relevan dari berbagai sumber dengan objek kajian yang berkaitan. Hasil dari studi literatur tersebut ialah kajian hasil penelitian dari berbagai sumber referensi mengenai kemampuan matematis siswa dalam mengaitkan langkah-langkah penyelesaian matematika berdasarkan perspektif polya.. Kata kunci: Kemampuan pemecahan masalah matematis, langkah-langkah polya
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN SAINTIFIC
Heni Septianti;
haerudin haerudin
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui permasalahan kesulitan belajar siswa menggunakan pendekatan saintific, Penelitian ini berfokus pada upaya untuk menggambarkan kesulitan yang dialami siswa dalam proses pembelajaran matematika khususnya menggunakan pendekatan saintific. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A di salah satu sekolah SMP yang ada di Kab. Karawang. Adapun pengambilan data pada penelitian ini diperoleh dengan cara melakukan test, test dilakukan dengan cara memberikan soal dengan materi relasi dan fungsi kepada siswa di sekolah tersebut, yang kemudian dianalisis untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Hasil penelitian ini adalah siswa masih mengalami kesulitan dalam hal Mengamati terkait materi yang disajikan, Menanyakan materi yang sedang di bahas atau yang belum dipahami, Menalar atau berfikir dengan mengkaitkan persoalan yang sudah disajikan, Mencoba mengerjakan persoalan secara mandiri, dan Mengkomunikasikan atau menyimpulkan secara materi yang sudah dipelajari.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA
Nida Alawiyah;
Rina Marlina
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis siswa dan sebagai masukan bagi guru untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pada kenyataannya masih banyak siswa yang belum mampu untuk berpikir kritis sehingga berpengaruh dalam menyelesaikan soal matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kajian pustaka, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber bacaan peneliti, baik skripsi, jurnal, buku, teori-teori serta penelitian lainnya yang berkaitan dengan analisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Dari beberapa referensi jurnal yang berkaitan dengan permasalahan tersebut, berdasarkan hasil kajian pustaka yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih perlu ditingkatkan dan harus dilatih lebih lanjut.
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri Karawang Barat dalam Menyelesaikan Soal Cerita dengan Materi Aritmatika Sosial
tri wulandari;
Nita Hidayati
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal cerita dengan materi aritmatika sosial berdasarkan indikator pemahaman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang berupaya untuk mendeskripsikan analisis kemampuan pemahaman matematis siswa SMP. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 21 orang siswa kelas VIII-A SMP Negeri Karawang Barat Tahun Pelajaran 2019/2020. Instrumen yang digunakan adalah 5 soal cerita dengan materi aritmatika sosial yang memuat 4 indikator kemampuan pemahaman matematis yang diadaptasi dari skripsi dengan judul “ Pengaruh Context Based Learning (CBL) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematik Siswa” (Agung Wijaksono, 2017). Metode pengambilan data yang digunakan meliputi: Tes Kemampuan Pemahaman Matematis, Observasi, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan pemahaman matematis siswa SMP Negeri Karawang Barat kelas VIII-A Tahun Pelajaran 2019/2020 dalam menyelesaikan soal cerita dengan materi aritmatika sosial berdasarkan indikator kemampuan pemahaman matematis yang meliputi: (1)kemampuan menyatakan ulang sebuah konsep yang dipelajari; (2)kemampuan mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya; (3)kemampuan memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep; dan (4)kemampuan menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur/operasi tertentu masih tergolong sangat rendah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah lemahnya pemahaman siswa dalam menyelesaikan soal cerita dengan materi aritmatika sosial.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VII SMPN 8 KARAWANG BARAT PADA MATERI SEGIEMPAT
Siti Sariah;
Nita Hidayati
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan proses mengatasi suatu masalah yang ditemui dan untuk menyelesaikannya diperlukan sejumlah strategi. Melatih siswa dengan pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika bukan sekedar siswa mampu menyelesaikan soal atau masalah yang diberikan, namun diharapkan siswa dapat terbiasa melakukan proses pemecahan masalah dalam menjalani hidup yang penuh dengan permasalahan. Indikator pada pemecahan masalah seperti yang dikatakan polya ada 4 langkah penyelesaian masalah, yaitu : (1) memahami masalah (2) menyusun rencana penyelesaian (3) melaksanakan rencana penyelesaian (4) memeriksa kembali hasil pengerjaannya. Berdasarkan hal tersebut tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi segiempat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 8 Karawang Barat Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Kemampuan pemecahan masalah digali melalui metode tes yang berpandu pada kemampuan pemecahan masalah, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil uji tes pada siswa kelas VIIA, diperoleh kesimpulan bahwa siswa masih belum terbiasa dengan soal-soal pemecahan masalah dan umumnya mereka kurang mampu dalam menuliskan penyelesaiannya, khususnya siswa mengisi soal tes dan memeriksa hasil tes yang masih tergolong rendah pada materi Segiempat.