Prosiding Sesiomadika
Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang (SESIOMADIKA) merupakan event rutin tahunan pada Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Singaperbangsa Karawang. Pada tahun 2020 ini merupakan periode ke-4 dalam penyelenggaraan event tersebut. Makalah-makalah yang diseminarkan pada event tersebut adalah makalah yang berasal dari bidang Pendidikan Matematika maupun Matematika murni dari kalangan akademisi maupun praktisi pendidikan matematika seluruh Indonesia. Bidang Kajian Pendidikan Matematika, Analisis, Aljabar, Geometri, Statistika, Terapan, Komputer (Komputasi), Matematika Diskrit (Kombinatorika).
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1e (2020)"
:
20 Documents
clear
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP TERHADAP MATERI STATISTIKA
Dede Kisma;
Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan indikator kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII di SMPN 1 Pamanukan pada materi statistika. Teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling, dengan pertimbangan guru mata pelajaran matematika kelas VIII sehingga diperoleh sampel siswa kelas VIII D sebanyak 38 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan sejauh mana pencapaian dari indikator kemampuan komunikasi matematis di kelas VIII D. Sedangkan instrumen penelitiannya menggunakan soal tes kemampuan komunikasi matematis berupa 3 butir soal tes dengan indikator sebagai berikut; (1) Menyatakan situasi, gambar, diagram ke dalam bentuk matematika; (2) Menjelaskan ide, situasi dan relasi matematika baik secara lisan maupun tulisan; (3) Menyatakan penyelesaian model matematika bentuk gambar denga n ide penyelesaian yang tepat. Hasil tes yang telah dilaksanakan pada 3 soal komunikasi matematis di kelas VIII D diperoleh persentase tiap indikator yaitu pada indikator (1) ) Menyatakan situasi, gambar, diagram ke dalam bentuk matematika sebesar 70% (Baik), pada indikator (2) Menjelaskan ide, situasi dan relasi matematika baik secara lisan maupun tulisan sebesar 45,50% (Cukup), serta pada indikator (3) Menyatakan penyelesaian model matematika bentuk gambar dengan ide penyelesaian yang tepat sebesar 26,75% (Kurang). Untuk rata-rata keseluruhan indikator kemampuan komunikasi matematis didapat presentase 47,42% (Cukup) . Berdasarkan hasil analisis di atas didapat kesimpulan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII D di SMPN 1 Pamanukan berada pada kategori cukup.
Deskripsi Kemampuan Berpikir Analitis Materi Bangun Datar Segiempat Pada Siswa SMP
Veni Aprilia Dwi Astuti;
Ramlah Ramlah;
adi adi
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir analitis siswa SMP kelas VIII pada materi bangun datar segiempat. Hal ini dilatarbelakangi kemampuan berpikir analitis siswa masih pada kategori rendah. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Subyek dalam artikel ini sebanyak 26 siswa kelas IXG tahun pelajaran 2019/2020 disalah satu SMPN di Kabupaten Karawang. Instrumen yang digunakan berupa soal essay kemampuan berpikir analitis sebanyak satu soal dengan mencakup 3 indikator: membedakan, mengorganisasi, dan mengatribusikan. Berdasarkan hasil pengolahan data menunjukkan kemampuan berpikir analitis siswa berdasarkan kategori: rendah 84,62% (22 siswa); sedang 15,38 % (4 siswa); dan tinggi 0% (0 siswa). Siswa yang kemampuan rendah disebabkan ketidakpahaman pada ketiga indikator berpikir analitis, sedangkan kemampuan sedang sudah mampu membedakan, mengorganisasi serta mengatribusikan tetapi masih kurang tepat, dan tidak ada siswa yang kemampuan tinggi disebabkan belum mampu mengerjakan sesuai indikator dengan baik dan benar. Disimpulkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir analitis siswa SMP kelas IX pada materi bangun datar segiempat dalam kategori rendah.Kata kunci: Berpikir Analitis, Kualitatif, Bangun datar segiempat
Meta Analisis: Media Pembelajaran Komik Matematika dengan Pendekatan Realistik
khaafidh fidriansyah;
Dani Firmansyah;
Redo Martila Ruli
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kurangnya inovasi penggunaan media dalam pembelajaran matematika membuat siswa merasa jenuh dan sulit memahami pembelajaran matematika, padahal matematika berguna dalam memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, oleh karena itu perlu adanya inovasi dalam media pembelajaran yang menggunakan pendekatan realistik, salah satunya dengan penggunaan komik yang berisikan cerita sehari-hari dalam permasalahan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk membahas dampak dari media pembelajaran komik matematika dengan pendekatan realistik. Penuis mengambil sebanyak 10 Jurnal yang membahas media pembelajaran komik matematika untuk dianalisis. Meta analisis ini merupakan analisis dari beberapa jurnal, kajian ini hasil dari penelitian terdahulu dengan masalah yang serupa sehingga dapat mengetahui hasil dan kesimpulannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran komik matematika realistik memiliki pengaruh positif terhadap siswa terutama dalam Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Studi Kasus Tingkat Berpikir Geometri Siswa SMP Berdasarkan Teori Van Hiele
Agung Abdul Ghani;
Rafiq Zulkarnaen
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Siswa masih lemah dalam penguasaan bangun ruang sisi datar yang disebabkan oleh rendahnya tingkat berpikir geometri siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat berpikir geometri siswa SMP kelas VIII. Subjek penelitian ini dipilih siswa kelas VIII pada satu sekolah di kabupaten Karawang. Instrumen penelitian yang digunakan berbentuk soal uraian sebanyak 5 Soal, setiap soal mengacu pada indikator tingkat berpikir Van Hiele. Teknis analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunujukan bahwa siswa masih berada dalam level visualisasi teori Van Hiele.
Berpikir Kritis Siswa Dalam Materi Segiempat
Rini Kurniasih;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan berpikir kritis adalah proses berpikir secara rasional dan reflektif untuk menentukan sebuah pilihan yang tepat untuk dilakukan. Pentingnya kemampuan berpikir kritis untuk membantu siswa dalam menginterpretasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menginferensi. Artikel ini menjelaskan bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa dalam materi segiempat. Segiempat merupakan materi yang terdapat pada kelas VII semester dua yang menjelaskan tentang jenis dan sifat segiempat serta memahami keliling dan luas segi empat. Sehingga dalam artikel ini memberikan gambaran siswa dalam kemampuan berpikir kritis pada materi segiempat.
Motivasi Belajar Siswa Dalam Proses Pembelajaran Matematika
Putri Tiara Pancaning Ayu;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini memperlihatkan tentang gambaran motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika. Hal lain dipaparkan gambaran motivasi dalam proses pembelajaran matematika diperlihatkan adanya ketekunan dalam menghadapi tugas, serta adanya dukungan dalam menghadapi kesulitan dengan rasa tidak cepat putus asa, bahkan tidak memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi sebaik mungkin, sehingga lebih senang kerja mandiri bahkan cepat bosan pada tugas-tugas yang rutin, agar dapat mempertahankan pendapatnya dan tidak mudah melepaskan hal yang sudah diyakininya. Gambaran ini merupakan upaya yang dapat dilakukan dalam menanggulangi motivasi belajar siswa yang saat ini mungkin terjadi penurunan motivasi khususnya ketika belajar matematika, sehingga dalam artikel ini membahas tentang bagaimana motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika.Kata kunci: Motivasi Belajar, Pembelajaran Matematika
Koneksi Matematis Siswa Pada Materi Kubus dan Balok
Dwi Resti Suciati;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan koneksi matematis siswa SMP pada materi kubus dan balok. Materi kubus dan balok merupakan sub materi yang dipelajari oleh siswa SMP kelas VIII semester 2 pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Kubus adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh enam bidang bujur sangkar yang sisi-sisinya kongruen. Sedangkan, Balok adalah bangun ruang tiga dimensi yang terbentuk dari tiga pasang persegi atau persegi panjang. Artikel ini memberikan gambaran bagaimana mengaitkan konsep kubus dan balok dengan konsep matematika yang lain, mengaitkan konsep kubus dan balok dengan disiplin ilmu lain, dan mengaitkan konsep kubus dan balok dengan kehidupan nyata. Sehingga dalam artikel ini dipaparkan bagaimana gambaran kemampuan koneksi matematis pada materi kubus dan balok.
Kecerdasan Logis Matematis Siswa SMP pada Scaffolding
erlina erlina;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini untuk mengkaji kemampuan logis matematis siswa dalam scaffolding. Scaffolding merupakan suatu proses pembelajaran yang dibantu guru dan teman sebaya dalam menyelesaikan masalah untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal ini diupayakan untuk memperlihatkan gambaran bantuan yang harus diberikan dalam memahami dan menganalisis permasalahan, menghitung dan mengukur pola-pola angka secara logis, memperhatikan operasi matematika, memecahkan masalah dengan berpikir secara deduktif dan induktif. Sehingga, dalam artikel ini dipaparkan bagaimana gambaran kemampuan logis matematis siswa dalam scaffolding.
Number Sense Siswa pada Materi Bilangan
Umi Nurjanah;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepekaan siswa terhadap bilangan pada operasi matematis berserta hubungan dengan bilangan yang lainya (number sense), menjadi dasar penting dalam menyelesaikan masalah matematis. Kemampuan number sense dapat dilatih sejak siswa mengenal bilangan. Namun pembelajaran di sekolah guru terbiasa mengajarkan siswa menyelesaikan masalah secara algoritma ,yaitu : logis, sistematis, dan terperinci. Artikel ini menggambarkan bagaimana komponen-komponen number sense dalam sebuah bilangan itu diterapkan pada materi yang diajarkan. Komponen-komponen dari number sense ini menilai besaran bilangan, komputasi mental, estimasi, dan menilai kerasionalitasan. Sehingga dalam artikel ini dapat memaparkan bagaimana kemampuan number sense siswa pada materi bilangan.
KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MATERI MATEMATIKA SEKOLAHAN
Habibah Turrosifah;
Dori Lukman Hakim
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi-materi matematika di sekolahan. Hal ini diupayakan agar mendapat gambaran yang jelas terkait komunikasi matematis siswa dalam menyatakan permasalahan matematika yang muncul dalam peristiwa sehari-hari ke dalam bahasa matematis, ke dalam simbol matematis, dan juga pemodelan matematis suatu permasalahan matematika, serta gambaran ide atau gagasan matematis siswa pada materi-materi matematika yang ada di sekolah