cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
mijisiregar@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
assingkily27@gmail.com
Editorial Address
Jln. Willem Iskandar Ps. V, Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27769305     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat Aim and focus scope journal 1. Education 1. Community service and Digital Technology in Education
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2022)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS AKTIVITAS MATERI RANGKAIAN LISTRIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SD Masringgit Marwiyah Nst; Siti Aulia Hutagalung; Ani Wahyuni; Fadhila Isnaini
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.292

Abstract

Peneliti melakukan studi lapangan ke SD PAB 20, dan menemukan masalah mengenai hasil belajar siswa yang kurang memuaskan dalam pelajaran IPA karena tidak adanya proses belajar berbasis aktivitas (praktikum), pembelajaran masih terbatas waktu dan media. Karena itu dalam penelitian ini, peneliti membuat pengembangan bahan ajar berbasis aktivitas dalam materi rangkaian listrik sederhana untuk meningkatkan hasil belajar siswa, meningkatkan kreatifitas dan sifat kritis dari siswa. Sebelum penelitian ke lapangan, media yang dibuat telah divalidasi oleh ahli materi dan ahli desain. Hasil dari validasi ahli materi menunjukkan angka 80% dan untuk validasi ahli desain menunjukkan angka 92,8%. Dari hasil tersebut dapat diklasifikasikan bahwa bahan ajar yang telah dibuat terbukti valid dan teruji kelayakannya untuk di uji coba kepada peserta didik. Untuk pengolahan data siswa melalui pre dan posttest, peneliti menggunakan rumus N-Gain. Dari rata-rata pretest didapatkan hasil 46 dan hasil posttest didapatkan rat-rata 84. Jika diklasifikasikan nilai-nilai tersebut, didapatkan hasil akhirnya yaitu 70%. Angka tersebut termasuk ke dalam kriteria yang tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa, bahan ajar berbasis aktivitas yang digunakan, dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan menumbuhkan sifat kreatif siswa.
DAMPAK PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK DALAM KEHIDUPAN Sintia Apriani; Ahmad Syahran
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.283

Abstract

Pendidikan moral dan spiritual sangat penting untuk dipelajari peserta didik, hal ini dikarenakan mampu memberikan pengetahuan untuk peserta didik tersebut masuk ke dalam masyarakat tempat tinggalnya di masa mendatang. Dari wawancara tahap awal dari kepala sekolah SMA Negeri 12 Medan, peneliti menemukan bahwa dalam proses pembelajaran moral dan spiritual lebih diutamakan, jadi lebih memfokuskan untuk membangun moral dan spiritual peserta didik untuk mewujudkan pribadi yang bercorak Islam. Dari penelitian yang dilakukan, implikasi pendidikan moral dan spiritual terhadap pendidikan secara keseluruhan di SMA Negeri 12 Medan yaitu, memberikan pengetahuan akhlak dan keagamaan melalui kurikulum sekolah, memberikan pendidikan secara langsung tentang moral di setiap pembelajaran di kelas, menjadikan pendidikan di sekolah sebagai wadah yang baik bagi peserta didik untuk mempelajari agamanya, serta dengan adanya pendidikan moral dan spiritual membantu peserta didik dalam mengembangkan rasa ketuhanan. Dengan pendidikan moral dan spiritual menjadikan pendidikan secara menyeluruh menjadi lebih baik dan terarah sebab proses pembelajaran menjadi kondusif, efektif dan efisien. Proses pendidikan yang baik akan memberikan hasil yang baik, serta mampu mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan.
MENGANALISA, MENGUKUR, SERTA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR SISWA DALAM LANDASAN KONSEPTUAL PEMBELAJARAN IPS Mustafa Habib; Maya Chintiya Devi; Anggi Shufiah Rahmah; Egi Purnama Sari
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.304

Abstract

Ilmu sosial memiliki hubungan masyarakat yang mulia dan merupakan ide penting untuk pertumbuhan pribadi, sosial, emosional dan intelektual. Berdasarkan IPS, siswa harus mampu berpikir kritis, kreatif dan kreatif. Sikap dan perilaku yang menunjukkan disiplin dan tanggung jawab sebagai individu, warga negara, warga negara, dan warga dunia. Mampu berkomunikasi, bekerja sama, toleran, empati dan lintas budaya, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal. Memiliki keterampilan holistik, komprehensif dan interdisipliner untuk memecahkan masalah sosial. Hal ini dapat dicapai ketika kurikulum humaniora sekolah diatur dan diajarkan dengan cara yang bermakna.
PENERAPAN RUANG LINGKUP PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Elsa Manora Nasution; Fina Putri Suci; Muhammad Rafiq
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan ruang lingkup pembelajaran di sekolah dasar guna untuk mengembangkan keterampilan pembelajaran IPS di sekolah dasar. Mata pelajaran IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan di sekolah dasar yang mengkaji perangkat peristiwa fakta, konsep, dan generaliasasi yang berkaitan dengan masalah–masalah sosial. Mata pelajaran IPS juga mencakup pada materi geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi. Melalui mata pelajaran IPS, anak diarahkan untuk dapat menjadi warga Negara Indonesia yang demokratis, bertanggung jawab, bermanfaat bagi bangsa dan negara serta menjadi warga dunia yang cinta damai. Ruang lingkup dalam mata pelajaran IPS di SD meliputi hal-hal yang berkaitan dengan (a) manusia, tempat, lingkungan, (b) waktu, keberlanjutan, dan perubahan (c) sistem sosial dan budaya, (d) perilaku ekonomi dan kesejahteraan.
STANDAR SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI RA FATHURRAHMAN Miftahul Jannah; Ni Komang Nandhita Dharma Santy; Wenny Aminiar; Ulfa Kiranti
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.306

Abstract

Standar sarana dan prasarana yang sesuai dengan permendikbud adalah salah satu faktor penting sebagai pendukung dan keberhasilan dalam proses berjalannya suatu pembelajaran, pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan gambaran tentang bagaimana sarana dan prasarana di RA Fathurrahman. Proses tersebut meliputi bagaimana perencanaan sarana prasarana, pengadaan sarana prasarana, pencatatan sarana prasarana, perawatan serta pengawasan sarana prasarana, dan mengganti sarana prasaran yang sudah tidak layak untuk dipakai.
IMPLEMENTASI DESAIN RUANG KELAS DALAM MENINGKATKAN KENYAMANAN BELAJAR ANAK DI RA AL-IHSAN Intan Syahdila Hasibuan; Silvia Anggraini; Qisthina Hasibuan; Intan Wahyuni Hasibuan
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.307

Abstract

Desain/rancangan ruang kelas adalah rencana pengelolaan kelas yang disesuaikan dengan kebutuhan anak. Desain ruang kelas sangat penting sebelum membangun ruang kelas, agar menjadi bangunan fisik yang memenuhi kebutuhan dasar anak dengan menyediakan tempat bernaung dimana anak dapat belajar dengan nyaman. Tujuan penelitian yang dilakukan peneliti adalah untuk melihat dan mengetahui apakah penataan ruang kelas yang dibuat di RA Al-Ihsan sudah sesuai atau belum. Penelitian ini dilakukan di RA Al-Ihsan dengan jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, kemudian wawancara dan kajian pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain ruang kelas RA Al-Ihsan hampir sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional Tahun 2014 No. 137 tentang Pendidikan Anak Usia Dini. Namun RA Al Ihsan akan terus menyempurnakan desain ruang kelas yang digunakan untuk kenyamanan dalam pembelajaran anak dan kebutuhan setiap anak.
KEBUTUHAN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENUNJANG TUMBUH KEMBANG AUD DI RA NURUS SALAM Nur Maulida; Maulida Rahmah Daulay; Khairani Khairani; Suriani Sitorus; Fauziah Nasution
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.308

Abstract

Lembaga pendidikan anak usia dini yang berbasiskan pendidikan Islam yaitu RA Nurus Salam. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti yaitu penelitian kualitatif. Jumlah guru yang ada di RA Nurus Salam yaitu 15 orang termasuk kepala sekolah, wakil kepala sekolah, seketaris dan bendahara. Subjek penelitian ini adalah siswa/I dan guru di RA Nurus Salam memiliki 15 Guru yang berperan aktif dalam mengajar 157 siswa/i. Kegiatan ini di lakukan agar dapat mengetahi gambaran RA Nurus Salam jika di tinjau dari saran dan prasaranannya sesuai dengan no. 137 tahun 2014. Berdasarkan dari observasi yang dilakukan RA memberikan kepada obserper berupa data- data yang di berikan oleh pihak RA sangat akurat dan memudahkan proses observasi sehingga hasil observasi menyatakan bahwa RA Nurus Salam sangat memperhatikan sara dan prasarana untuk menunjang tumbuh kembang anak usia dini.
PERKEMBANGAN KECERDASAN MAJEMUK PADA PESERTA DIDIK Alia Rohani; Nurhalizah Nurhalizah; Seprina Ritonga
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.309

Abstract

Perkembangan kecerdasan majemuk yang menjadi salah satu bagian dari proses perkembangan kecerdasan majemuk pada peserta didik. Perkembangan kecerdasan majemuk dimulai pada siswa sekolah dasar. Di usia siswa sekolah dasar sesuai dengan usia pertumbuhan pesat dalam kognisi, perilaku dan psikomotorik, perkembangan kecerdasan ganda dapat berlangsung dalam kerangka kegiatan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perkembangan kecerdasan majemuk pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pengumpuan data bersifat study pustaka atau library research. Dalam kajian ini peneliti mengumpulkan data yang dapat mendukung penulisan artikel ini pada literature tertulis atau pada berbagai sumber informasi dan pada berbagai data lainnya yang dapat mendukung penulisan artikel ini didalam kepustakaan. Penelitian ini terfokus pada perkembangan kecerdasan majemuk pada peserta didik. Hasil penelitian ini bahwa kecerdasan tiap peserta didik berbeda. Yang mana ada delapan macam dari kecerdasan majemuk, diantaranya; Kecerdasan majemuk terdiri dari delapan macam yaitu kecerdasan verbal-linguistik, kecerdasan logis-matematis, kecerdasan visual-spasial, kecerdasan musikal, kecerdasan kinestetis, kecerdasan interpersonal, kecerdasan naturalis dan kecerdasan intrapersonal. Hal ini menentukan bahwa perkembangan tiap peserta didik berbeda dalam proses kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan pada peserta didik.
PENGARUH METODE CERAMAH DAN TANYA JAWAB TERHADAP MINAT BELAJAR IPS MURID SDN 1 SKPE SP1 PANJAITAN Fitri Handayani
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v2i3.313

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan metode ceramah dan tanya jawab dalam meningkatkan minat belajar IPS siswa dimasa pandemi saat sekarang ini. Peneliti menggunakan metode penelitian observasi dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap murid disaat proses pembelajaran, dan juga mencari informasi melalui walikelas IV SD bagaimana perkembangan murid selama pembelajaran dikelas dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab. Menurut hasil wawancara dari walikelas IV SD beliau menjelaskan bahwa selama menggunakan metode ini murid memiliki minat belajar yang lebih tinggi. Dan juga pembelajaran IPS memang lebih tepat menggunakan metode tanya jawab karena selain membantu murid lebih aktif juga dapat membangun rasa percaya diri murid. Tujuan lain dari penelitian ini adalah sebagai tolak ukur sejauh mana murid dapat memahami pembelajaran IPS. Dan juga membantu tercapainya tujuan pembelajaran melalui metode ini, untuk penyampaian materi disampaikan dengan metode ceramah selanjutnya murid dituntut mengembangkan materi pembelajarannya melalui metode tanya jawab karena dilakukan karena ada interaksi antara guru dan murid. Penelitian ini diambil dari subjek murid kelas IV SDN 1 SKPE SP1 PANJAITAN pada semester I tahun ajaran 2021/2022. Kami memperoleh data dari hasil wawancara dan observasi secara langsung di dalam proses pembelajaran peneliti tidak ada melakukan tes secara khusus peneliti hanya mengamati bagaimana minat belajar murid tersebut dapat berkembang dengan baik.
IMPLIKASI GERAKAN LITERASI SEKOLAH DENGAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR TERHADAP KARAKTER (AKHLAK) SISWA Evi Rosdiana
PEMA (JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat dan daya baca merupakan problematika laten yang terjadi pada peserta didik dan pendidik. Atas dasar ini, diterbitkan kebijakan pemerintah dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Adapun salah satu upaya yang diwajibkan, yakni kegiatan membaca 15 menit buku non-pelajaran setiap hari (buku cerita atau buku lainnya). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa implikasi gerakan literasi sekolah dengan media buku cerita bergambar. Adapun jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Adapun bahan penelitian dan kajian analisa diperoleh melalui sumber referensi ilmiah, meliputi buku, artikel, prosiding, skripsi, tesis, dan disertasi. Sumber ilmiah tersebut diperoleh melalui laman kredibel, seperti Google Scholar, DOAJ, dan SINTA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan gerakan literasi sekolah melalui media buku cerita bergambar memberi dampak signifikan terhadap daya dan minat baca siswa. Hal ini ditinjau dari peningkatan wawasan pengetahuan siswa, motivasi membaca buku pada siswa, dan membentuk karakter giat literasi pada siswa. Adapun tahapan GLS, meliputi 15 menit membaca buku cerita bergambar pra-pembelajaran, membaca doa, membaca ayat al-Qur’an pada surah-surah pendek, menyanyikan lagu wajib nasional, serta penguatan dari guru terhadap materi ajar pertemuan sebelumnya. Dengan demikian, siswa semakin bergerak untuk terbiasa dan mencintai dunia literasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10