cover
Contact Name
Andrias Pujiono
Contact Email
shalom.jurnal@gmail.com
Phone
+6285273734314
Journal Mail Official
shalom.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Padang Ratu. Perum. Villa Tamin Asri Blok A/4., Sukajawa, Tanjung karang barat, Lampung. 35151
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Shalom: Jurnal Teologi Kristen
ISSN : -     EISSN : 27983021     DOI : 10.56191
Core Subject : Religion, Education,
Shalom: Jurnal Teologi Kristen (Jurnal Shalom) adalah jurnal teologi Kristen yang diterbitkan oleh STT Syalom Bandar Lampung. Shalom: Jurnal Teologi Kristen adalah wadah bagi para dosen dan peneliti dapat menerbitkan karya ilmiah mereka. Shalom: Jurnal Teologi Kristen menerima artikel dari seluruh Indonesia yang sesuai dengan focus and scope Shalom: Jurnal Teologi Kristen antara lain: antara lain:  1. Teologi Kristen 2. Pendidikan Agama Kristen 3. Etika Kristen 4. Kepemimpinan Kristen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): Juni" : 1 Documents clear
Kajian Antropologis Dalam Perspektif Iman Kristen Telaumbanua, Yohanes; Suhadi
Shalom: Jurnal Teologi Kristen Vol. 4 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Syalom Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.645 KB) | DOI: 10.56191/qa5kwh38

Abstract

Anthropological studies in the perspective of Christian faith aim to understand the nature of humans as God's creatures in relation to others and the environment based on theological principles. The background of this study departs from the debate between secular and theological views on the origin and development of humans, where the Christian anthropological approach provides an understanding that humans are created in the image and likeness of God (Imago Dei) and have unique moral and spiritual purposes. This study uses a qualitative method with a literature study approach, analyzing theological sources, the Bible, and relevant anthropological literature. The main findings of the study indicate that the concept of Imago Dei not only affirms human dignity, but also implies ethical responsibility in social and ecological relations. In addition, this study found that Christian faith provides a unique perspective on the dynamics of human culture and identity, which is different from the naturalistic approach in secular anthropology. The results of this study confirm that Christian anthropology not only contributes to understanding human existence from a faith perspective, but also provides a basis for more ethical and transformative social engagement. Thus, this study enriches the academic discourse on the relationship between faith and science, and encourages an integrative approach in understanding the complexity of human beings in a cultural and spiritual context.Abstrak: Kajian antropologis dalam perspektif iman Kristen bertujuan untuk memahami hakikat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan dalam relasi dengan sesama dan lingkungan berdasarkan prinsip-prinsip teologis. Latar belakang penelitian ini berangkat dari perdebatan antara pandangan sekuler dan teologis mengenai asal-usul serta perkembangan manusia, di mana pendekatan antropologi Kristen memberikan pemahaman bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Imago Dei) serta memiliki tujuan moral dan spiritual yang khas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menganalisis sumber-sumber teologis, Alkitab, serta literatur antropologi yang relevan. Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa konsep Imago Dei tidak hanya menegaskan martabat manusia, tetapi juga mengimplikasikan tanggung jawab etis dalam hubungan sosial dan ekologis. Selain itu, kajian ini menemukan bahwa iman Kristen memberikan perspektif unik tentang dinamika budaya dan identitas manusia, yang berbeda dari pendekatan naturalistik dalam antropologi sekuler. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa antropologi Kristen tidak hanya berkontribusi dalam memahami keberadaan manusia dari sudut pandang iman, tetapi juga memberikan dasar bagi keterlibatan sosial yang lebih etis dan transformatif. Dengan demikian, kajian ini memperkaya diskursus akademik mengenai hubungan antara iman dan ilmu, serta mendorong pendekatan integratif dalam memahami kompleksitas manusia dalam konteks budaya dan spiritual

Page 1 of 1 | Total Record : 1