cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+6281328308984
Journal Mail Official
fahmiarifan@live.undip.ac.id
Editorial Address
Industrial Chemical Engineering, Vocational School, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PENTANA: Jurnal Penelitian Terapan Kimia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27984974     DOI : -
Core Subject : Science,
PENTANA: Jurnal Penelitian Terapan Kimia merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Departemen Teknologi Industri, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro. Artikel pada jurnal ini diterbitkan 3 kali dalam setahun. Pentana sebagai media penelitian terapan di bidang teknik kimia, pangan, separasi, teknologi tepat guna, industri dan lingkungan.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021): April 2021" : 3 Documents clear
Pemanfaatan Kulit Kentang dalam Pembuatan Bioetanol dengan Metode Hidrolisa Asam di Desa Sikunang Siti Fatimah; Fahmi Arifan; Wisnu Broto; Siti Nurlaela Noviana
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 2, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.397 KB)

Abstract

Masyarakat Desa Sikunang pada umumnya memanfaatkan kentang untuk dijadikan bahan pangan sementara kulitnya akan dibuang. Pemanfaatan limbah kulit kentang untuk dijadikan sebagai bioetanol tidak akan mempengaruhi keamanan pangan nasional serta dapat mengurangi dampak negatif pencemaran lingkungan dari limbah itu sendiri. Kulit kentang dipilih sebagai bahan utama pembuatan etanol dikarenakan banyak mengandung pati, gula, selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Produksi bioetanol dari sumber tanaman yang memiliki kandungan pati atau karbohidrat, dicapai dengan proses biokonversi karbohidrat menjadi gula (glukosa) dengan beberapa metode antara lain metode hidrolisa asam atau enzimatis. Di era new normal, etanol dapat digunakan sebagai antiseptik guna meminimalisisr penyebaran covid-19. Proses pembuatan bioetanol dapat dilakukan dengan 5 proses, antara lain proses pembuatan starter, proses delignifikasi atau pretreatment dengan larutan NaOH, proses hidrolisa asam dengan larutan HCl, proses fermentasi selama 4,5, dan 6 hari, dan proses detilasi untuk menghasilkan etanol yang murni. Kemudian dilanjutkan dengan uji penentuan kadar glukosa dan uji kadar etanol menggunakan alat alkoholmeter.
Pemanfaatan Ekstrak Batang Serai dan Limbah Kulit Jeruk Sebagai Obat Spray Anti Nyamuk Wisnu Broto; Siti Fatimah; Fahmi Arifan; Elvina Kiki Damayanti
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 2, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.509 KB)

Abstract

Nyamuk termasuk ke dalam jenis serangga yang sering kita jumpai peranannya sebagai vektor pembawa penyak. Salah satunya, Demam Berdarah Dengue (DBD). Upaya pengendalian penyebaran nyamuk sebagai vektor pembawa penyakit dapat dilakukan dengan memutus siklus hidupnya yang dapat dilakukan dengan menggunakan anti nyamuk kimia sintetis atau reppelent. Zat aktif yang biasanya terkandung dalam repellent adalah diethyltoluamide (DEET). Namun, zat kimia tersebut akan memberikan dampak buruk untuk kesehatan jika digunakan secara terus menerus. Oleh karena itu dibutuhkan penggunaan bahan alami dari tumbuhan yang memiliki kemampuan insektisida alami seperti serai wangi dan juga kulit jeruk yang dapat mencegah serangan gigitan nyamuk karena kandungan sitronelal, sitronelol dan geraniol di dalamnya. Ekstraksi batang serai wangi dan kulit jeruk dilakukan dengan metode maserasi perendaman bahan menggunakan etanol. Terdapat 3 sampel spray anti nyamuk dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda-beda. Dari hasil analisa didapatkan hasil uji pH sampel yang sudah sesuai dengan SNI. Pada uji daya sebar didapatkan bahwa semakin kecil konsentrasi ekstrak diameter daya sebar yang dihasilkan semakin besar. Sedangkan untuk uji organoleptik didapatkan hasil bahwa Sampel 2 merupakan sampel terbaik karena tidak mengiritasi kulit.
Gel Pengharum Ruangan dari Daun Teh Diperkuat dengan Karagenan dan Xanthan Gum Fahmi Arifan; Wisnu Broto; Inggrit Pangestu
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 2, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.365 KB)

Abstract

Pembuatan teh di Indonesia ialah hal yang sudah biasa dilakukan, bahan baku yang biasanya digunakan ialah pucuk daun dari tanaman teh (Camellia sinensis). Jenis teh yang biasa digunakan ialah green tea yang mengandung kegunaan dibidang medis sebagai antibakteri, mengatasi kegemukan, dan mengatasi kanker. Kandungan yang terdapat dalah green tea ialah protein0(15-20%),asam amino0seperti teanine0, asam0aspartat, tirosin, 0triptofan, 0glisin, 0serin, valin, 0leusin, 0arginin0(1-4%), karbohidrat0seperti0selulosa, dan lain-lain (5- 7%), lemak, vitamin serta zat volatile. Pemanfaatan green tea pada eksperimen kali ini ialah sebagai gel pengharum ruangan dalm benruk gel. Metode yang dilakukan dengan cara sosialisasi produk terhadap warga Desa Sikunang. Beberapa uji yang dilaksanakan pada eksperimen ini ialah uji hedonik, uji stabilitas gel serta uji kenampakan (organileptik).

Page 1 of 1 | Total Record : 3