cover
Contact Name
Muammar
Contact Email
jurnal_alkharaj@iain-bone.ac.id
Phone
+6285299936391
Journal Mail Official
alkharaj21@gmail.com
Editorial Address
Jl. HOS Cokroaminoto Watampone Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan INDONESIA
Location
Kab. bone,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi
ISSN : 27970787     EISSN : 2798009X     DOI : https://doi.org/10.30863/alkharaj
Core Subject : Religion,
Al-Kharaj contains several studies and reviews on Sharia Economic Law which includes Economic Law, Fiqh Muamalah, and Sharia Economics also includes many studies on law in a broader sense.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2023)" : 4 Documents clear
TRANSAKSI ONLINE PERSPEKTIF HUKUM ISLAM KONTEMPORER Azizah Azis; Sabri Samin; Achmad Musyahid
Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/alkharaj.v3i1.4599

Abstract

Abstract The aim of this investigation is to comprehend all forms of internet-based dealings within the framework of Islamic Jurisprudence. This exploration is a qualitative and descriptive inquiry conducted through a literature review, utilizing written sources such as scholarly journals, reference books, literature, encyclopedias, scientific articles, scientific papers, and other pertinent sources related to the research subject. The research object is text or writing that elucidates various types of online transactions that are presently prevalent in the current technological age, particularly in Indonesia. The outcome of this analysis suggests that Islam authorizes online transactions provided they adhere to predetermined requirements and do not breach Islamic law. Currently, technologi advancements enable transactions to be conducted effortlessly and expeditiously online, as long as there is a network or internet connection available, which is the principal prerequisite for auxiliary devices in online transactions.In the contemporary digital age, modern technology such as computers or mobile phones can be employed as a medium for processing online transactions. Numerous transactions are carried out through cyberspace (online or via the internet), allowing the involved parties to transact without any restrictions of space and time, whether conducted by individuals or corporations or companies that involve more than one person. In general, a transaction can be interpreted as an agreement made by two or more individuals to accomplish something within a specific duration of time, with several other conditions agreed upon by both parties. Therefore, online transactions in the perspective of Islamic law can be regarded as transactions that have specific provisions that must be agreed upon by the parties involved in the transactionAbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami segala jenis transaksi online dalam konteks hukum Islam. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif yang dilakukan melalui kajian literatur, dengan menggunakan sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, literatur, ensiklopedi, artikel ilmiah, karya ilmiah, dan sumber lain yang relevan terkait dengan objek penelitian. Objek penelitian ini adalah teks atau tulisan yang menjelaskan berbagai macam transaksi online yang sedang populer di era teknologi saat ini, terutama di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Islam mengizinkan transaksi online selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dan tidak melanggar hukum Islam. Saat ini, kemajuan teknologi memungkinkan transaksi dilakukan secara online dengan mudah dan cepat, selama tersedia jaringan atau koneksi internet yang menjadi syarat utama alat bantu dalam transaksi online.Era digital saat ini, teknologi modern seperti komputer atau telepon genggam dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam proses transaksi online. Ada banyak transaksi yang dilakukan melalui dunia maya (online atau via internet), sehingga pihak yang melakukan transaksi tidak terbatas oleh ruang dan waktu, baik itu dilakukan oleh individu maupun oleh korporasi atau perusahaan yang melibatkan lebih dari satu orang. Secara umum, transaksi dapat diartikan sebagai sebuah kesepakatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk menyelesaikan suatu hal dalam jangka waktu tertentu dengan beberapa syarat lain yang disepakati oleh kedua belah pihak. Oleh karena itu, transaksi online dalam perspektif hukum Islam dapat dianggap sebagai transaksi yang memiliki ketentuan khusus yang harus disepakati oleh pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi tersebut. 
IMPLEMENTASI PRINSIP KEADILAN DALAM AKAD WADI’AH YAD DHAMANAH PADA PRODUK TABUNGAN SIMPANAN PELAJAR DI BANK SYARIAH INDONESIA KCP SELONG Nurdiana Hilalia; M. Firdaus; Nuraeda Nuraeda; Nurul Susianti
Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/alkharaj.v3i1.4219

Abstract

 AbstractThis study aims to determine the implementation of the principle of justice in the wadi'ah yad dhamanah contract on student savings products at Bank Syariah Indonesia KCP Selong. The method used in this study is a qualitative research method. Data collection techniques are carried out using inductive methods by developing facts or realities obtained and can be developed from the results of the research carried out. The object of this study is the application of the principle of justice in the wadi'ah yad dhamanah contract in the wadi'ah yad dhamanah contract on student savings savings products at Bank Syariah Indonesia KCP Selong. Field data shows that (1) the Principle of Justice applied by PT Bank Syariah Indonesia KCP Selong to student savings savings products in the wadi'ah yad dhamanah contract applies a bonus system, but this bonus is not stated at the beginning of the contract (agreement). As for the implementation of the principle of justice in the wadi'ah yad dhamanah agreement on student savings savings products at Bank Syariah Indonesi KCP Selong, it is implemented with the concept of justice that is in accordance with sharia principles. (2) the constraints on the implementation of the principle of fairness in this student savings savings product are related to no notification regarding the amount of bonus obtained.AbstrakBSI Tabungan Simpanan Pelajar ini cukup banyak diminati, karena menabung bisa melatih kedisiplinan dalam mengatur uang yang dimiliki dan membuat anak-anak mandiri dalam memenuhi kebutuhan pribadi nantinya. Tabungan Simpanan Pelajar ini juga memberikan penawaran yang diminati bagi pelajar dimana ada fitur-fitur yang menarik dan simple, dan tentunya ketika mendaftar tidak ada biaya administrasi dan setoran awal tidak besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi prinsip keadilan dalam akad wadi’ah yad dhamanah pada produk tabungan simpanan pelajar di Bank Syariah Indonesia KCP Selong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode induktif dengan mengembangkan fakta-fakta atau kenyataan yang didapatkan dan dapat dikembangkan dari hasil penelitian yang dilakukan. Objek penelitian ini adalah penerapan prinsip keadilan dalam akad wadi’ah yad dhamanah pada produk tabungan simpanan pelajar di Bank Syariah Indonesia KCP Selong. Data lapangan menunjukkan bahwa (1) Prinsip Keadilan yang diterapkan oleh PT Bank Syariah Indonesia KCP Selong pada produk tabungan simpanan pelajar dalam akad wadi’ah yad dhamanah menerapkan sistem bonus akan tetapi bonus ini tidak dituangkan pada awal akad (perjanjian). Adapun untuk implementasi prinsip keadilan dalam akad wadi’ah yad dhamanah pada produk tabungan simpanan pelajar di Bank Syariah Indonesi KCP Selong di implementasikan dengan konsep keadilan yang sudah sesuai dengan prinsip syariah. (2) kendala implementasi prinsip keadilan pada produk tabungan simpana pelajar ini tidak ada pemberitahuan terkait jumlah bonus yang didapatkan.
EKSISTENSI HAK KHIYAR PADA JUAL BELI SEBAGAI PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM ISLAM Nurjannah Nurjannah; Muhammad Fadel; Mulham Jaki Asti Jaki Asti
Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/alkharaj.v3i1.4238

Abstract

AbstractThis research aims to analyze the existence of khiyar rights which is one form of consumer protection in Islam. This research is a library research with descriptive qualitative method. Data is obtained from various journals and research relevant to the research. The result of the research is that the implementation of khiyar is intended to create transaction justice between the seller and the buyer. The understanding of the term khiyar in the community is still very minimal. However, the concept of khiyar has been implemented in both online and online transactions with applicable terms and conditions. The common khiyar is khiyar aib and khiyar syarat. With the khiyar comes the willingness and blessing for the parties to the sale and purchase transaction.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk meanlisis keberadaan hak khiyar yang merupakan salah satu bentuk perlindungan konsumen dalam Islam. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka (library research) dengan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai jurnal dan penelitian yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian bahwa pelaksanaan khiyar dimaksudkan agar terciptanya keadilan transaksi antar pihak penjual dan pembeli. Pemahaman istilah khiyar ditengah masyarakat masih sangat minim. Namun konsep khiyar telah diimplemntasikan baik pada transaksi oflline maupun online dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Khiyar yang umum dilakukan ialah khiyar aib dan khiyar syarat. Dengan adanya khiyar tersebut hadirlah kerelaan dan berkah bagi para pihak yang melakukan transaksi jual beli.
STRATEGI PEGADAIAN DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI MELALUI PEMBIAYAAN UMKM DIERA PANDEMI PERSPEKTIF ISLAM Masyhuri Masyhuri; Nurfatina Dilla; Muammar Hasri
Jurnal Al-Kharaj: Studi Ekonomi Syariah, Muamalah, dan Hukum Ekonomi Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/alkharaj.v3i1.4507

Abstract

AbstractThis article discusses the strategy of pawnshops in maintaining their existence through MSME financing in the pandemic era based on an Islamic perspective. This study aims to find out the strategy implemented by PT Pegadaian UPC Mare in attracting MSME customers in improving the welfare of the surrounding community, one of which is by offering superior products/financing from Pegadaian UPC Mare.This type of research used by researchers using a qualitative approach. The data is concluded through direct observation of the company through observation, direct interviews with employees and customers and documentation at PT. Pawnshop UPC Mare.Based on data collection at PT Pegadaian UPC Mare can be concluded that the strategy undertaken is to offer quality products, provide good services according to customer wishes, provide guarantees for the safety of goods, offer business capital quickly and easily and carry out promotions through online media or word of mouth. Though in an Islamic point of view, in doing each business action, most extreme exertion is required in getting business objectives and obviously focusing on the signs that are permitted in Islam while as yet making the idea of ta'awun, tafahum in exercises, so it will by implication ensure a business substance actually exists.AbstrakArtikel ini membahas strategi pegadaian dalam mempertahankan eksistensi melalui pembiayaan UMKM diera pandemi berdasarkan perspektif islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh PT Pegadaian UPC Mare dalam menarik minat nasabah UMKM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar yaitu salah satunya dengan menawarkan produk/pembiayaan unggul dari Pegadaian UPC Mare.Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan tekhnik wawancara. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Tekhnik analisis data yang digunakan menggunakan model miles and huberman yaitu Reduksi data, tampilan data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan.Berdasarkan pengumpulan data pada PT. Pegadaian UPC Mare dapat disimpulkan bahwa strategi yang dilakukan yaitu pelayanan prima berupa  menawarkan produk yang berkualitas, memberikan pelayanan/jasa yang baik sesuai keinginan nasabah, memberikan jaminan atas keamanan barang, menawarkan modal usaha secara cepat dan mudah dan melakukan promosi melalui media online atau word of mount. Sedangkan dalam perspektif islam memandang dalam menjalankan setiap aktivitas bisnis diperlukan ikhtiar maksimal dalam memperoleh tujuan bisnis dan tentunya memperhatikan rambu-rambu yang diperbolehkan dalam islam dengan tetap menjadikan konsep ta`awun, tafahum dalam beraktivitas, sehingga secara tidak langsung akan menjamin suatu entitas bisnis tetap eksis (going concern). 

Page 1 of 1 | Total Record : 4