cover
Contact Name
Muniri
Contact Email
millennial.stamidiya@gmail.com
Phone
+6285257756064
Journal Mail Official
millennial.stamidiya@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Zarkasyi No. 74 Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Senasen Konang Bangkalan 69175 Jawa Timur Indonesia
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Millennial: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
ISSN : 27760391     EISSN : 2798074X     DOI : https://doi.org/10.34556/
Core Subject :
Millennials: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Merupakan jurnal terbitan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Hamidiyah Bangkalan yang memuat tulisan mahasiswa tentang berbagai isu Pendidikan dan Studi Islam sebagai sarana publikasi hasil penelitian dan berbagai kajian ilmu keislaman baik pendidikan, pemikiran, syariah, dan kajian Islam lainnya khususnya ditinjau dari sudut pandang pendidikan. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan pada media lain dan berupa hasil penelitian atau penelitian terapan. Jurnal ini diterbitkan setiap enam bulan satu kali yakni bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2025)" : 2 Documents clear
MODEL HYBRID LEARNING BERBASIS ADAB: TRANSFORMASI PEMBELAJARAN ISLAMI DI ERA SOCIETY 5.0 Mukimin
Milenial Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam era Society 5.0 telah membawa perubahan signifikan terhadap sistem pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Model pembelajaran hybrid learning yang menggabungkan pembelajaran daring dan luring menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan fleksibilitas dan efektivitas pembelajaran. Namun demikian, penerapan teknologi dalam pendidikan Islam memerlukan landasan nilai yang kuat agar tidak mengabaikan dimensi moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model hybrid learning berbasis adab sebagai upaya transformasi pembelajaran Islami di era Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur terkait pendidikan Islam, hybrid learning, dan konsep adab dalam tradisi keilmuan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai adab dalam hybrid learning dapat diwujudkan melalui tiga komponen utama, yaitu: internalisasi adab dalam desain kurikulum digital, penguatan peran guru sebagai teladan moral, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan karakter. Model ini tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga pembentukan akhlak peserta didik sehingga menghasilkan pembelajaran yang holistik. Dengan demikian, model hybrid learning berbasis adab dapat menjadi alternatif transformasi pendidikan Islam yang relevan dengan tantangan era Society 5.0 tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan spiritual.
URGENSI REFORMULASI HUKUM KELUARGA ISLAM SEBAGAI BASIS PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER Moh. Khoiron
Milenial Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : STAI Al-Hamidiyah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum Keluarga Islam merupakan fondasi normatif yang mengatur relasi keluarga termasuk hak, kewajiban, dan pendidikan anak. Kajian ini mengulas urgensi reformulasi Hukum Keluarga Islam dalam konteks Pendidikan Islam kontemporer guna menjawab tantangan sosial modern yang memengaruhi fungsi keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama. Metode penelitian menggunakan kajian pustaka (library research) terhadap literatur hukum Islam dan pendidikan Islam terkini dari sumber primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa Hukum Keluarga Islam perlu dikaji ulang dan direformulasi agar responsif terhadap dinamika sosial masa kini, namun tetap berpegang pada prinsip syariah. Islam menegaskan peran keluarga sebagai institusi pendidikan yang mempengaruhi karakter, moral, dan spiritual anak sejak awal kehidupan keluarga dibentuk. Reformulasi hukum keluarga yang mencakup tanggung jawab pendidikan, perlindungan hak anak, dan pembagian peran orang tua diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan keluarga. Penelitian ini juga menemukan bahwa kolaborasi antara keluarga dan lembaga Pendidikan Islam formal semakin penting dalam implementasi pendidikan holistik anak. Dengan reformulasi hukum keluarga Islam, diharapkan keluarga Muslim mampu menjalankan perannya secara efektif dalam era perubahan global.

Page 1 of 1 | Total Record : 2