cover
Contact Name
Indra Cahya Setia Widigda
Contact Email
indracahya933@gmail.com
Phone
+6281252438535
Journal Mail Official
kedokterankomunitas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. M.T. Haryono No.193 Malang 65144, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)
ISSN : 23376988     EISSN : -     DOI : 10.33474
Jurnal Kedokteran Komunitas merupakan salah satu jenis jurnal akademik bidang kedokteran atau kesehatan di mana penulis mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian maupun kajian. Artikel ilmiah ini juga mencangkup hasil-hasil penelitian terbaru dan tulisan ilmiah lainnya di bidang biomedis, kedokteran klinis, kedokteran komunitas, dan kesehatan masyarakat. Untuk memastikan kualitas ilmiah pada artikel yang diterbitkan, suatu artikel biasa diteliti oleh rekan-rekan sejawatnya dan direvisi oleh penulis, hal ini dikenal sebagai peer review. Jurnal Kedokteran Komunitas nomor p-ISSN 2337-6988 e-ISSN dikelola Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang ini diharapkan dapat menjadi media berbagi pengalaman antara berbagai kalangan dan institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan, dengan terbit berkalah 2 kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021)" : 33 Documents clear
EFEK PEMBERIAN KOMBINASI JAMU TAPAK LIMAN (Elephantopus scaber L.) DENGAN AMOKSISILIN TERHADAP DAYA HAMBAT PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus Shabrina Yasyfi Hanifati; Noer Aini; Rio Risandiansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.817 KB)

Abstract

Pendahuluan: Tanaman tapak liman (Elephantopus scaber L.) diketahui memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus. Kombinasi fraksi semi-polar dan polar ekstrak metanolik tapak liman dengan amoksisilin didapatkan peningkatan aktivitas amoksisilin terhadap penghambatan pertumbuhan S. aureus. Namun, penelitian serupa dengan menggunakan jamu belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui interaksi kombinasi jamu tapak liman dengan amoksisilin terhadap bakteri S. aureus.Metode: Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium secara in vitro. Jamu tapak liman yang telah terdaftar pada Badan Pengawas Obat dan Makanan dilarutkan berdasarkan dosis anjuran minum (166,67 ppm) dan setengah dosis anjuran (83,33 ppm). Larutan diresapkan dalam cakram kosong dan disusun dengan cakram amoksisilin 30 μg sesuai ketentuan metode Ameri-Ziaei Double Antibiotic Synergism Test (AZDAST). Uji zona hambat dilakukan dengan metode Kirby-Bauer. Interaksi kombinasi diinterpretasikan berdasarkan metode AZDAST.Hasil: ZOI kombinasi dan interaksi kombinasi larutan sampel jamu tapak liman 166,67 ppm dan amoksisilin tidak dapat diidentifikasi. ZOI kombinasi pada konsentrasi 83,33 ppm lebih besar dibandingkan amoksisilin akan tetapi tidak berbeda signifikan (p>0,05). Interaksi kombinasi jamu tapak liman 83,33 ppm dan amoksisilin adalah not distinguishable. Saponin, fenol, flavonoid, tannin dan alkaloid tidak terdeteksi pada larutan jamu tapak liman.Kesimpulan: Penambahan larutan sampel jamu tapak liman konsentrsi 83,33 ppm tidak mempengaruhi zona hambat amoksisilin terhadap S. aureus. Interaksi kombinasi larutan sampel jamu tapak liman 83,33 ppm dengan amoksisilin adalah not distinguishable terhadap S. aureus.Kata Kunci: Elephantopus scaber L., Amoksisilin, Uji Kombinasi Antibiotik dan Herbal
PENGARUH EKSTRAK KLOROFORM DAN ETIL ASETAT Salvadora persica TERHADAP ZONA HAMBAT Staphylococcus aureus DAN Streptococcus mutans Zulfa Laili Afdhila; Helmin Elyani; Arif Yahya
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.954 KB)

Abstract

Pendahuluan: Infeksi S.aureus dan S.mutans pada rongga mulut memiliki potensi terhadap kesehatan secara sistemik seperti endokarditis dan aterosklerosis. Ekstrak klorofom dan etil asetat siwak (Salvadora persica) mengandung tanin, triterpenoid dan fenol yang berpotensi sebagai antibakteri terhadap S.aureus dan S.mutans. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan pengaruh ekstrak klorofom dan etil asetat siwak (Salvadora persica) terhadap zona hambat S.aureus dan S.mutans.Metode: Eksperimental laboratorik in vitro post test only pada dua kelompok. Kontrol positif menggunakan Klindamisin 1 g/l. Kelompok perlakuan menggunakan ekstrak kloroform dan etil asetat Salvadora persica (100g/l; 50g/l; 25g/l; 12,5g/l; 6,25g/l; 3,125g/l; 1,562g/l; dan 0,781g/l) yang di paparkan pada bakteri S.aureus dan S.mutans pada media agar yang masing-masing dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali pada 3 plate. Uji Zona Inhibisi (ZOI) secara Kirby-Bauer. Hasil dianalisa menggunakan uji Mann-Whitney (p<0,05) selanjutnya dilakukan penilaian kekuatan daya hambat kuat, sedang, dan lemahHasil: Konsentrasi 100 g/l, 50 g/l, 25g/l, dan 12,5g/l Ekstrak kloroform Salvadora persica (EKSP) memiliki ZOI terhadap S.aureus 40%, 45%, 60%, dan 90% lebih rendah dibandingkan Klindamisin (p<0,05). Konsentrasi 100 g/l dan 50g/l Ekstrak etil asetat Salvadora persica (EEASP) memiliki ZOI terhadap S.aureus 50% dan 90% lebih rendah dibandingkan Klindamisin (p<0,05). Konsentrasi 100g/l dan 50g/l EKSP memiliki ZOI terhadap S.mutans 47% dan 43% lebih rendah dibandingkan Klindamisin (p<0,05). Konsentrasi 100g/l dan 50g/l EEASP memiliki ZOI terhdap S.mutans lebih rendah 60% dan 65% dibandingkan Klindamisin (p<0,05).Kesimpulan: Ekstrak kloroform dan etil asetat Salvadora persica mampu menghambat pertumbuhan S.aureus dan S.mutansKata Kunci: Salvadora persica, S.aureus, S.mutans, zona hambat
EFEK KOMBINASI FRAKSI ALANG-ALANG (Imperata cylindrica, L.) DENGAN Amoxicilin ATAU Chloramphenicol TERHADAP DAYA HAMBAT Staphylococcus aureus Faris Akbar Maulana; Rio Risandiansyah; Yoni Rina Bintari
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.902 KB)

Abstract

Pendahuluan: Penelitian sebelumnya menyebutkan ekstrak alang-alang berpotensi meningkatkan kerja antibiotik. Belum diketahui senyawa aktif spesifik yang berperan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan senyawa aktif dengan metode fraksinasi untuk melihat daya hambat tunggal dan kombinasinya dengan amoxicillin atau chloramphenicol terhadap S. aureus.Metode: Ekstraksi dilakukan dengan maserasi selama 24 jam menggunakan metanol, dipisahkan cair-cair menggunakan heksana, diuapkan pada 55oC. Fraksinasi dilakukan menggunakan aquadest (fraksi 1), etil asetat (fraksi 2) dan methanol (fraksi 3). Uji fitokimia secara kualitatif dengan melihat isi senyawa aktif. Uji Zone of Inhibition (ZOI) dilakukan untuk mengetahui efek kombinasi fraksi fenolik alang-alang dengan antibiotik terhadap S. aureus dengan metode Kirby-Bauer. ZOI diukur menggunakan jangka sorong satuan mm. Interpretasi hasil berdasarkan metode Ameri-Ziaei Double Antibiotic Synergism Test.Hasil: : Pada semua fraksi ditemukan senyawa aktif alkaloid. Kombinasi fraksi 1 (9,26 ± 0,89 mm) dan 3 (7,65 ± 1,88 mm) dengan amoxicillin (9,56 ± 2,37 mm) menunjukkan penurunan zona bening dengan p valeu 0,986 dan 0,175. Fraksi 2 (9,56 ± 1,38 mm) menunjukkan rata-rata yang sama dengan p valeu 1,000. Kombinasi fraksi 1 (13,46 ± 0,23 mm) dengan chloramphenicol (13,26 ± 1,82 mm) menunjukkan peningkatan zona bening dengan p valeu 0,709. Fraksi 2 (10,91 ± 0,31 mm) dan 3 (13,15 ± 0,6 mm) dengan chloramphenicol menunjukkan penurunan zona bening dengan p valeu 0,806 dan 0,851.Kesimpulan: Kombinasi fraksi 1-3 Imperata cylindrica, L. dengan antibiotik amoxicillin atau chloramphenicol terhadap bakteri Staphylococcus memiliki jenis interaksi yang not distinguishable (ND).
KORELASI KINERJA TUTOR DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DENGAN PRESTASI AKADEMIK FAKULTAS KEDOKTERAN Muhammad Wildan Satrio Nugroho; Marindra Firmansyah; Rizki Anisa
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.922 KB)

Abstract

Pendahuluan: Akreditasi program studi dipengaruhi oleh prestasi akademik serta jumlah mahasiswa lulus tepat waktu. Menurut teori causal model of PBL, prestasi akademik dipengaruhi oleh kinerja tutor dan motivasi belajar. Kedua hal tersebut belum pernah diteliti di FK UNISMA, oleh sebab itu peneliti ingin mengetahui korelasi kinerja tutor dan motivasi belajar mahasiswa dengan prestasi akademik di Fakultas Kedokteran UNISMA.Metode: Penelitian ini mempunyai total populasi 305 mahasiswa, sementara yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 246 mahasiswa. Pengambilan data menggunakan kuesioner kinerja tutor dan motivasi belajar mahasiswa menggunakan google form. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Data dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji korelasi pearson dan regresi robust dengan bantuan SPSS 23.0 for windows.Hasil: Nilai rata-rata pada kinerja tutor menurut responden didapatkan sebesar (44,4) tergolong kinerja tutor tinggi. sedangkan pada motivasi belajar didapatkan nilai rata-rata sebesar (176,5) tergolong motivasi belajar mahasiswa tinggi. Nilai uji korelasi pearson kinerja tutor dan motivasi belajar pada keseluruhan blok nilai pvalue (<0,05) menunjukan bahwa terdapat korelasi signifikan dengan prestasi akademik. Pada Uji regresi robust didapatkan kinerja tutor (0,465) dan motivasi belajar (0,098) yang artinya apabila nilai standardize coefficient naik satu satuan maka prestasi akadmik akan naik. Dengan hasil kinerja tutor lebih berpengaruh terhadap prestasi akademik.Kesimpulan: Kinerja tutor dan motivasi belajar mempunyai korelasi positif yang signifikan terhadap prestasi akademik. Kinerja tutor merupakan faktor yang lebih dominan pengaruhnya terhadap prestasi akdemik.Kata kunci : Prestasi Akademik, Kinerja tutor, Motivasi
HUBUNGAN KECEMASAN DAN DEPRESI DENGAN KELULUSAN COMPUTER BASED TEST UKMPPD MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNISMA Firyal Nisrina; Rizki Anisa; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.047 KB)

Abstract

Pendahuluan: Angka kelulusan ujian CBT UKMPPD di FK UNISMA mulai tahun 2016 sampai 2018 rata-rata sekitar 71,1% per tahunnya. Hal ini masih jauh dari target angka kelulusan sebesar 80% pada tahun 2020. Salah satu faktor yang mempengaruhi kelulusan UKMPPD antara lain kecemasan dan depresi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kecemasan dan depresi dengan kelulusan Computer Based Test UKMPPD Mahasiswa Fakutas Kedokteran UNISMA.Metode: Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran UNISMA yang akan mengikuti ujian CBT 2019 sebanyak 80 orang, yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 60 orang. Untuk mengukur tingkat kecemasan menggunakan kuisioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) dan tingkat depresi digunakan kuisioner BDI (The Beck Depression Infentory). Analisis bivariat menggunakan metode Rank Spearman untuk menguji korelasi dan metode regresi linear untuk menguji faktor yang paling berpengaruh.Hasil: Pada uji rank spearman hubungan kecemasan didapatkan nilai p 0,627 dengan α = 0,01 atau (Sig >α) dan depresi dengan nilai p 0,000 dengan α = 0,01 atau (Sig <α) terhadap kelulusan ujian CBT UKMPPD. Pada uji regresi linear didapatkan hasil R square 0.005 pada kecemasan, sedangkan pada depresi didapatkan R square 0.567.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kecemasan dengan kelulusan CBT UKMPPD. Terdapat hubungan antara depresi dengan kelulusan CBT UKMPPD. faktor yang paling berpengaruh terhadap kelulusan adalah depresi.Kata kunci: Kelulusan, kecemasan, depresi, CBT UKMPPD.
Pengaruh Tingkat Konsumsi Diet Tinggi Natrium dan Lemak Dengan Prevalensi Hipertensi Pada Masyarakat di Kabupaten Malang Alisa Qotrunnada Kirom; Fitria Nugraha Aini; Erna Sulistyowati
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.884 KB)

Abstract

Pendahuluan : Konsumsi natrium dan lemak merupakan faktor risiko hipertensi yang dapat dimodifikasi. Konsumsi natrium yang berlebih menyebabkan meningkatnya volume cairan ekstraseluler sehingga menimbulkan hipertensi. Konsumsi makanan yang tinggi lemak akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah sehingga menimbulkan ateroskleorsis dan menyebabkan hipertensi. Di Kabupaten Malang hipertensi menempati posisi kedua sebagai penyakit dengan jumlah kasus terbanyak. Diperlukan penelitian untuk melihat pengaruh konsumsi tinggi natrium dan tinggi lemak terhadap kejadian hipertensi khususnya di Kabupaten Malang untuk pengendalian tekanan darah bagi masyarakat di Kabupaten Malang.Metode : Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan studi cross sectional. Responden merupakan masyarakat Kabupaten Malang yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Food Frequency Quetionare (FFQ) untuk menilai frekuensi konsumsi diet tinggi natrium dan lemak. Data tekanan darah didapatkan dari data sekunder. Analisis data bivariat dilakukan dengan Chi-quare test. Analisa data kuantitatif menggunakan Spearmann Rho dan Mann Whitney U Test dengan tingkat signifikansi p<0,05.Hasil : Didapatkan jumlah responden sebanyak 126 responden yang dibagi menjadi kelompok normotensi sebanyak 54 responden dan kelompok hipertensi sebanyak 72 respoden. Responden berasal dari Kecamatan Kepanjen, Kecamatan Bululawang, Kecamatan Tumpang dan Kecamatan Wonosari. Terdapat hubungan signifikan konsumsi diet tinggi natrium dan lemak terhadap kejadian hipertensi p<0,05.Kesimpulan : Tingkat konsumsi diet tinggi natrium dan lemak mempengaruhi prevalensi hipertensi masyarakat di Kabupaten Malang.Kata Kunci : diet tinggi natrium dan lemak, hipertensi, Kabupaten Malang
Peran Flavonoid Kelopak Bunga Rosella dalam Perlekatan pada Protein Fimbriae SafD Salmonella enterica serotype Typhi Menggunakan Studi In Silico Ghazi Ghazi; Zainul Fadli; Rio Risandiansyah
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.01 KB)

Abstract

Pendahuluan: Bakteri Salmonella sp. dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti demam tifoid. Pengobatan tradisional dengan menggunakan tanaman herbal telah diwariskan oleh nenek moyang secara turun temurun hingga sekarang. Kelopak bunga dari Rosella (Hibiscus sabdariffa) dinilai memiliki manfaat dibidang kesehatan, sehingga banyak dikaji dan diteliti. Manfaat yang didapatkan berasal dari kandungan senyawa aktif yang dimiliki tanaman herbal. Kelopak bunga Rosella mengandung berbagai macam senyawa flavonoid yang memiliki efek anti-adhesi. Namun mekanisme pengikatan senyawa aktif flavonoid pada fimbriae bakteri tersebut belum diketahui. Oleh karena itu, penelitian mengenai mekanismenya secara in silico perlu untuk dilakukan.Metode: Penambatan senyawa aktif flavonoid kelopak bunga Rosella terhadap protein target SafD Salmonella enterica serotype Typhi dievaluasi secara in silico menggunakan docking server dengan kontrol ciprofloxacin. Paramerter penilaian penambatan dengan menganalisis nilai energi ikatan bebas, konstanta inhibisi, interaksi permukaan dan residu asam amino.Hasil: Senyawa flavonoid kelopak bunga Rosella yang diidentifikasi memiliki afinitas yang tinggi dengan nilai diatas kontrol ciprofloxacin. Senyawa dengan nilai energi ikatan bebas terbaik yaitu Kaempferol-3-O-sabubioside pada protein target fimbriae SafD -9,14 kcal/mol.Kesimpulan: Senyawa aktif flavonoid kelopak bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa) berpotensi tinggi sebagai anti-adhesi pada protein target fimbriae SafD Salmonella enterica saerotype Typhi.Kata Kunci : Anti-adhesi, Hibiscus sabdariffa, Molecular docking
PENGARUH MENYIKAT MENGGUNAKAN KOMBINASI SIWAK (Salvadora persica) DAN PASTA GIGI TERHADAP Streptococcus mutans Khalfia Abdan Firani; Rio Risandiansyah; Arif Yahya
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.459 KB)

Abstract

Latar Belakang: Tingkat populasi Streptococcus mutans pada rongga mulut memiliki potensi terhadap kesehatan secara sistemik seperti plak ateroma, endokarditis infektif dan aterosklerosis. Sodium Lauryl Sulfat (SLS) dan flouride pada pasta gigi berfungsi sebagai antibakteri. Benzyl isothiocyanate (BITC) yang terdapat pada siwak memiliki fungsi sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah mangamati pengaruh menyikat menggunakan kombinasi siwak (Salvadora persica) dan pasta gigi terhadap bakteri Streptococcus mutans pada saliva dan gingiva.Metode: Penelitian eksperimental dengan desain pre dan post test group. Sejumlah 36 responden dibagi menjadi 2 kelompok, menyikat menggunakan pasta gigi dan menyikat menggunakan kombinasi pasta gigi dan siwak selama 10 hari. Sampel dari saliva dan mukosa gingiva diambil sebelum dan setelah perlakuan dan ditumbuhkan pada media Sucrose Agar. Data dianalisa dengan uji wilcoxon signed ranks test.Hasil: Penyikatan dengan pasta gigi setelah perlakuan meningkatkan jumlah bakteri Streptococcus mutans pada saliva sebesar 3% dan menurunkan pada gingiva sebesar 64%. Penyikatan dengan kombinasi pasta gigi dan siwak setelah perlakuan meningkatkan jumlah bakteri Streptococcus mutans pada saliva 48% dan meningkatkan pada gingiva sebesar 24%.Kesimpulan: Kombinasi menyikat dengan menggunakan siwak dan pasta gigi selama 10 hari tidak mampu menurunkan jumlah bakteri Streptococcus mutans pada sampel saliva dan gingiva.Kata Kunci: Salvadora persica, pasta gigi, Streptococcus mutans
Potensi Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona Muricata Linn.) Sebagai Pengaktif LDL Receptor Dan Penghambat HMG-CoA Reductase Secara Insilico Nabila Ainur Rochim; Reza Hakim; Dini Sri Damayanti
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.215 KB)

Abstract

Pendahuluan: Daun Sirsak (Annona muricata Linn.) mengandung berbagai macam senyawa aktif yang memiliki efek antihiperlipidemia. Namun, mekanisme dari senyawa aktif daun sirsak sebagai antihiperlipidemia belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur afinitas dari penambatan molekul antara senyawa aktif Daun Sirsak (Annona muricata Linn.) terhadap aktivasi LDL receptor dan penghambatan HMG-CoA reductase dengan studi In silico.Metode: Studi eksperimental in silico dengan metode molecular docking antara ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata Linn.) terhadap protein LDL receptor dan HMG-CoA reductase dibandingkan dengan kontrol obat Simvastatin dalam menentukan afinitas senyawa aktif menggunakan parameter nilai energi bebas, konstanta inhibisi, interaksi permukaan, dan residu asam amino.Hasil: Rutin memiliki nilai afinitas terbaik dari 10 senyawa aktif yang mampu mengaktifkan LDL receptor. Sedangkan Quercetin 3-O-neohesperidoside memiliki nilai afinitas terbaik diantara 5 senyawa aktif yang mampu menghambat HMG-CoA reductase dibandingkan dengan kontrol obat simvastatin. Senyawa Rutin dan Quercetin 3-O-neohesperidoside dengan nilai energi bebas berturut-turut -9.05 kcal/mol dan -9.56 kcal/mol, nilai konstanta inhibisi 232.27 x 10-3 μM dan 97.88 x 10-3 μM, nilai interaksi permukaan 728,057 Å dan 601.156 Å serta persentase jumlah kesamaan residu asam amino dengan kontrol sebesar 71% dan 67%.Kesimpulan: Senyawa aktif ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata Linn.) memiliki potensi yang tinggi sebagai antihiperlipidemia pada protein target LDL receptor dan HMG-CoA reductase.Kata Kunci : Antihiperlipidemia, Daun Sirsak, LDL receptor, HMG-CoA reductase in silico, energi bebas, konstanta inhibisi, luas permukaan, residu asam amino.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU HIGIENE SANTRI TERHADAP PENCEGAHAN DAN PENULARAN COVID-19 SELAMA MASA NEW NORMAL DI PONDOK PESANTREN KOTA MALANG Lutfiyanto Nurhidayat; Ramadi Satryo Wicaksono; Syifa Mustika
Jurnal Kedokteran Komunitas Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.115 KB)

Abstract

Pendahuluan : Coronavirus disease (COVID)-19 adalah penyakit menular global atau pandemi dengan mortalitas yang tinggi di wilayah padat penduduk. Pondok pesantren merupakan tempat berisiko tinggi penularan COVID-19 karena sifat kegiatan santri dalam pondok yang padat dengan interaksi sosial yang tinggi. Penularan infeksi COVID-19 dipengaruhi banyak faktor antara lain pengetahuan dan higiene perorangan yang pengaruhnya di Pondok Pesantren wilayah Kota Malang belum pernah diteliti.Metode : Penelitian berbasis deskriptif-analitik dengan pendekatan cross-sectional dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya pada santri di Kota Malang. Pengukuran pengetahuan dan perilaku santri menggunakan kategori baik, cukup dan buruk. Pencegahan dan penularan COVID-19 diukur dengan rapid test antibody yang didapatkan dari data sekunder Satgas NU Peduli COVID-19 Malang Raya.Hasil : Sampel pada penelitian ini sejumlah 294 santri sebagian besar dari jenis kelamin laki-laki (68,7. Rata-rata usia responden adalah 15,00±1,5 tahun dengan tingkat pendidikan terdiri dari SD (19,0%), SMP (36,1%) dan SMA (44,9%). Tingkat pengetahuan santri adalah cukup (61,2%) dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan dan penularan COVID-19 (p=0,39). Sedangkan perilaku higiene santri adalah baik (41,8%) dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan dan penularan COVID-19 (p=0,652)Kesimpulan : Tingkat pengetahuan dan perilaku higiene santri terhadap COVID-19 tidak memengaruhi pencegahan dan penularan COVID-19 di Pondok Pesantren Kota Malang.Kata Kunci : Pengetahuan, Perilaku, Santri, Pencegahan, Penularan, COVID-19

Page 2 of 4 | Total Record : 33