cover
Contact Name
Estiyan Dwipriyoko
Contact Email
estiyand@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asep.hidayat.1204@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana Jalan Karapitan 116 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Intermathzo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
ISSN : 26230070     EISSN : 26232154     DOI : -
Core Subject : Education,
INTERMATHZO yang kami artikan sebagai zona tau area antar matematika merupakan Jurnal Pendidikan Matematika yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana. Terbit setahun dua kali, dengan penerbitan pertama kali bulan Juni 2016. INTERMATHZO dijadikan sebagai sarana publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan pemikiran orisinal dari para ahli dan praktisi matematika dan pendidikan matematika. INTERMATHZO terbit dalam edisi cetak dan edisi online.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2018)" : 6 Documents clear
Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition Mira Yunita Maharani; Puji Budilestari; Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.365 KB)

Abstract

Harapan dalam dunia pendidikan matematika tingkat SMA adalah siswa harus memiliki beberapa kemampuan matematis sebagai penunjang dalam pembelajaran matematika. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa adalah kemampuan komunikasi matematis. Namun kesenjangan yang terjadi dilapangan adalah kemampuan komunikasi matematis siswa masih belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeroleh gambaran peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa SMA melalui penerapan model pembelajaran CIRC. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 11 Bandung tahun ajaran 2017/2018 dan sampelnya adalah siswa kelas X MIPA 4 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 5 sebagai kelas kontrol, sampel tersebut dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang telah didapat lalu diolah menggunakan uji-t dengan bantuan software SPSS 22.0 for Windows yaitu menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil peningkatan kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa pada pokok bahasan aturan sinus, aturan cosinus dan luas segitiga yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran CIRC lebih baik dari kelas yang mendapat perlakuan dengan pembelajaran konvensional (discovey learning). Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa pada pokok bahasan aturan sinus, aturan cosinus dan luas segitiga.
Penerapan Model Pembelajaran Treffinger untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMK Ari Widiyanto; Reviandari Widyatiningtyas; Elly Retnaningrum
INTERMATHZO Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.25 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk menguji efektivitas model pembelajaran Treffinger pada mata pelajaran matematika dalam upaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Populasi penelitian ini ialah siswa SMK Negeri 3 Bandung. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, sampel telah ditentukan yaitu kelas X- Ak 1 untuk kelas eksperimen dan kelas X-Ak 2 untuk kelas kontrol sebagai objek penelitian. Jumlah siswa masing masing kelas yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol terdiri atas 35 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu dengan membuat desain RPP sebanyak tiga kali pertemuan untuk masing- masing kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji anova dan uji-t menunjukkan bahwa model pembelajaran Treffinger memiliki keunggulan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan pembelajaran Treffinger secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Keunggulan itu baik dilihat dari masing masing indikator kemampuan pemecahan masalah siswa yang semakin baik setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut disarankan kepada guru matematika untuk menggunakan model pembelajaran Treffinger sebagai salah satu alternatif model dalam mata pelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan mutu pembelajaran matematika, khususnya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Terhadap Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMA Teguh Imam Prasetyo; Mumun Syaban; Irmawan
INTERMATHZO Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.706 KB)

Abstract

Kemampuan koneksi matematis dapat diartikan sebagai keterkaitan secara internal dan eksternal. Keterkaitan secara internal adalah keterkaitan antara konsep-konsep matematika yaitu berhubungan dengan matematika itu sendiri dan keterkaitan secara eksternal, yaitu keterkaitan antara matematika dengan kehidupan sehari-hari Hal tersebut sejalan dengan tujuan dari kurikulum pendidikan 2013. Siswa harus mampu menggunakan pengetahuannya untuk memecahkan permasalahan di dunia nyata, baik dalam konteks pribadi, sekolah, lingkungan kerja ataupun umum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan peningkatan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pemebelajaran connecting, organizing, reflecting, extending dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang dilakukan terhadap siswa SMA Negeri 11 Bandung tahun ajaran 2017/2018. Pokok bahasan yang diberikan pada penelitian ini adalah materi turunan (diferensial) dengan submateri menemukan konsep turunan, turunan fungsi, dan aplikasi turunan pada matematika wajib kelas XI. Berdasarkan hasil penelitian terlihat bahwa ada perbedaan peningkatan kemampuan koneksi matematis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, extending (kelas eksperimen) dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional (kelas kontrol). Sehingga dapat dikatakan bahwa kemampuan koneksi matematis siswa dapat ditingkatkan melalui penerapan model pemebelajaran connecting, organizing, reflecting, extending.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Terhadap Peningkatan Kemampuan Berfikir Kreatif Matematis Siswa SMK Desti Karlina; Puji Budilestari; Irmawan
INTERMATHZO Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.216 KB)

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang diajarkan disetiap jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SLTA bahkan Perguruan Tinggi. Matematika sangat penting, baik dalam pendidikan formal maupun nonformal. Kemampuan berpikir kreatif matematis masih sangat diperlukan siswa dalam memahami matematika. Namun kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMK melalui model pembelajaran Think Pair Share. Instrumen pembelajaran yang digunakan yaitu silabus yang telah ditentukan oleh permendikbud, membuat desain RPP sendiri yang disesuaikan dengan model pembelajaran sebanyak 3 kali pertemuan untuk masing-masing kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang dikumpulkan berupa data hasil pretes dan postes. Data hasil pretes dan postes tersebut dianalisis dengan software SPSS untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis.Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMK yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Think Pair Share lebih baik dari pada pembelajaran konvesional.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran STAD Berbantuan Software Wingeom 3D Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Bagja Nugraha Suryamiharja; Puji Budilestari; Irmawan
INTERMATHZO Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.134 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran STAD berbantuan software Wingeom 3D dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan alat peraga manual. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XII SMK Bina Warga Bandung tahun ajaran 2017/2018. Adapun sampel penelitiannya adalah 40 siswa kelas XII AP 3 sebagai kelas eksperimen dan 37 siswa kelas XII AP 1 sebagai kelas kontrol. Sampel tersebut dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes tipe uraian soal-soal pemahaman konsep matematis tertulis dan lembar observasi. Lembar observasi digunakan untuk melihat aktivitas proses pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan, ada perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran STAD berbantuan software Wingeom 3D (kelas eksperimen) dengan siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran konvensional berbantuan alat peraga manual (kelas kontrol). Dengan demikian Model pembelajaran STAD berbantuan software Wingeom 3D dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam melaksanakan pembelajarannya untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Team Asssisted Individualization Terhadap Peningkatan Kemampuan Analisis Matematis Siswa SMA Wiwik Rohmiyati; Reviandari Widyatiningtyas; Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.588 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan analisis matematis siswa SMA setelah penerapan model pembelajaran kooperatif Team Asssisted Individualization. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian yaitu desain kelompok kontrol non-ekivalen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji-t melalui program SPSS 22.0 for Windows yaitu dengan menggunakan Independent Sample t-Tes. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan, bahwa terdapat peningkatan kemampuan analisis matematis siswa pada kelas yang memperoleh model pembelajaran kooperatif Team Asssisted Individualization sebesar 0,70 dengan kategori peningkatan yang tinggi. Selain itu, peningkatan kemampuan analisis pada kelas yang memperoleh model pembelajaran kooperatif Team Asssisted Individualization lebih baik dari pada siswa kelas kontrol yang memperoleh model pembelajaran konvensional. Dengan demikian model pembelajan kooperatif Team Asssisted Individualization dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam melaksanakan pembelajarannya untuk meningkatkan kemampuan analisis matematis siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6