Intermathzo: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
INTERMATHZO yang kami artikan sebagai zona tau area antar matematika merupakan Jurnal Pendidikan Matematika yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana. Terbit setahun dua kali, dengan penerbitan pertama kali bulan Juni 2016. INTERMATHZO dijadikan sebagai sarana publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan pemikiran orisinal dari para ahli dan praktisi matematika dan pendidikan matematika. INTERMATHZO terbit dalam edisi cetak dan edisi online.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 2 (2018)"
:
8 Documents
clear
Upaya Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep dengan Teknik Visusalisasi Perkalian Dua Buah Matriks
Warnengsih
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (898.391 KB)
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang berorientasi dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika melalui teknik Visualisasi di kelas XII AK1 SMK Bina Warga Bandung . Adapun subjek yang diteliti adalah seluruh siswa kelas XII AK1 yang berjumlah 28 siwa . Penelitian ini meliputi dua siklus, yaitu siklus pertama dari kali pertemuan dan siklus ke dua sebanyak kali pertemuan. Instrumen penelitian ini adalah observasi dan tes hasil belajar . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dan hasil tes hasil belajar siswa siswa kelas XII AK1 SMK Bina Warga Bandung mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Peningkatan ini terlihat dari hasil pengolahan analisis data yaitu nilai pada siklus I diatas KKM 39,29%,sedangkan pada siklus II menjadi 68% . Dari hasil analissi data diperoleh adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II 28,57% d.Berdasarkan hasil observasi siswa pembelajaran dengan teknik Visualisasi baik dan sesuai dengan materi pokok bahasan Perkalian Dua Buah Matriks
Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMA Melalui Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting, Extending)
Ami Nur Dwiutami;
Puji Budilestari
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.228 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu penerapan model pembelajaran CORE terhadap peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa serta untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan koneksi matematis antara siswa SMA yang memperoleh pembelajaran dengan model CORE dan pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan dalam pada penelitian ini yaitu metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian kelompok kontrol non-ekuivalen. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 8 Bandung dengan sampel kelas XI MIPA 9 sebagai kelas eksperimen dan XI MIPA 7 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan koneksi matematis dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan uji t yaitu Paired Sample t test untuk data pretes dan postes kelas eksperimen, serta Independent Sample t test untuk data indeks gain dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Analisis data dari hasil observasi menggunakan perhitungan persentase. Berdasarkan analisis terseut, diperoleh hasil terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematis pada siswa SMA seteah diterapkan model pembelajaran CORE serta terdapat perbedaan peningkatan kemampuan koneksi matematis antara siswa SMA yang memperoleh pembelajaran model CORE dengan pembelajaran konvensional.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Siswa SMA Kelas XI
Eva Lisnawati;
Reviandari Widyatiningtyas;
Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.696 KB)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa SMA melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI SMA Negeri 11 Bandung. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 31 siswa dan kelas XI MIPA 4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 32 siswa. Sampel dipilih secara purposive sampling. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian kontrol non-ekivalen. Adapun instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian, berupa soal-soal kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dan instrument non tes yang berupa lembar observasi pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Analisis data kuantitatif menggunakan software SPSS versi 22 dengan menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs dan uji Man-Whitney test, sedangkan lembar observasi untuk menggambarkan pelaksanaan pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan, bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa, dan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih dari model pembelajaran Koperatif Learning.
Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMK
Fany Septian;
Reviandari Widyatiningtyas
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.322 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMK dengan menggunakan model Reciprocal Teaching. Metode penelitian ini adalah kuasi ekperimen. Populasi dalam penelitian ini seluruh kelas X SMK jurusan multimedia di SMK 3 Bandung tahun ajaran 2018-2019. Sampel dalam penelitian ini sebanyak dua kelas, satu kelas ekperimen dan kelas kontrol, siswa kelas X MM 2 yang berjumlah 36 sebagai kelas ekperimen dan X MM 3 yang berumlah 36 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes uraian untuk mengetes kemampuan berpikir kritis matematis. Analisis data penelitian ini dilakukan menggunakan Sofware SPSS 24 Windows. Berdasarkan analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik dari model konvensional.
Penerapan Metode Improve untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP
Irma Meilani;
Elly Retnaningrum;
Irmawan
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.175 KB)
Matematika merupakan materi yang diajarkan di jenjang pendidikan Sekolah Dasar, Menengah, Atas maupun perguruan tinggi. Kemampuan komunikasi matematika diperlukan untuk proses berjalannya kegiatan belajar mengajar. Namun kemampuan komunikasi matematis masih rendah. Hal tersebut diakibatkan karena pendidik kurang melatih kemampuan komunikasi matematis siswa serta kurangnya pemberian soal-soal latihan metakognitif yang dapat merangsang siswa untuk memiliki kemampuan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode improve untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP serta untuk mengetahui apakah metode improve lebih baik daripada pembelajaran model konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas VIII SMP Negeri 28 Bandung tahun ajaran 2018-2019. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII E sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu tertulis dan lembar observasi. Analisis data yang digunakan menggunakan bantuan SPSS 22 for windows. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang mendapatkan pembelajaran metode improve lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Dengan demikian penerapan metode improve dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis.
Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis dengan Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC)
Karimah;
Elly Retnaningrum
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.541 KB)
Kemampuan representasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang diperlukan untuk membantu memudahkan dan memperlancar seseorang untuk mengemukakan gagasan atau ide-ide yang dimiliki dalam memecahkan permasalahan yang bersifat abstrak ke dalam bentuk simbol, gambar, grafik, ataupun diagram. Rendahnya kemampuan representasi matematis menyebabkan siswa kesulitan dalam menentukan langkah-langkah penyelesaian masalah. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa yaitu dengan melalui pendekatan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC). Tujuan penggunaan model pembelajaran CIRC pada penelitian ini yaitu untuk meningatkan kemampuan representasi matematis. metode dalam penelitian ini adalag quasi eksperimental. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMK Bina Warga Bandung tahun ajaran 2018/2019, sedangkan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X-AP1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas X-AP2 sebagai kelas kontrol. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa tes kemampuan representasi matematis berupa tes bentuk uraian. Kesimpulan yang dapat disimpulkan berdasarkan hasil penelitian yaitu terdapat peningkatan kemampuan representasi matematis setelah menggunakan model pembelajaran CIRC dengan peningkatan sebesar 0,77 dengan kreteria peningkatan kemampuan yang tinggi.
Penerapan Metode Personalized System Of Instruction untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis
Mutiara Lestari;
Puji Budilestari;
Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.281 KB)
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMA meningkat dengan menggunakan metode Personalized System of Instruction (PSI). Metode penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian The Nonequivalent Pretest- Posttest. Hasil penelitian adalah menunjukkan bahwa meningkatnya kemampuan pemahaman konsep matematis dengan penerapan metode Personalized System of Instruction. Dan terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis pada siswa SMA yang memperoleh metode pembelajaran Personalized System of Instruction (PSI) berbeda dengan yang memperoleh model pembelajaran Direct Learning (DL).
Implementasi Model Pembelajaran Generatif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis Matematis Siswa SMP
Resma Devi Nurhayat;
Puji Budilestari;
Mochamad Rasyid Ridha
INTERMATHZO Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (282.363 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis melalui model pembelajaran generatif dalam pembelajaran matematika, berdasarkan masalah yang ditemukan saat observasi bahwa kemampuan berpikir logis rendah. Kemampuan berpikir logis sangat diperlukan untuk menyelesaikan masalah matematika. Namun kemampuan berpikir logis ini masih rendah, hal ini dikarenakan kurangnya dilatih kemampuan berpikir logis siswa saat proses pembelajaran. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 28 Bandung tahun ajaran 2018-2019. Adapun sampel penelitiannya adalah siswa kelas VIII B yang terdiri dari 31 siswa, sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII D yang terdiri dari 32 siswa, sebagai kelas kontrol. Sampel tersebut dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes tipe uraian berupa soal-soal kemampuan berpikir logis matematis. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan, bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir logis matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran generatif dan terdapat peningkatan kemampuan berpikir logis matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran generatif daripada siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian model pembelajan generatif dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam melaksanakan pembelajarannya untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis matematis siswa.