cover
Contact Name
Firmansyah
Contact Email
firmanyk@gmail.com
Phone
+6282277629282
Journal Mail Official
jurnalattazakki@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/attazakki/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : 25977369     EISSN : 25802321     DOI : -
Jurnal Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora di dirikan pada tahun 2017 dengan no SK : 0005.25802321/JI.3.1/SK.ISSN/2017.06 (E-ISSN) merupakan jurnal berproses dalam penelaahan dan penilaian yang di lakukan oleh para ahlinya (peer-review). Jurnal ini berafiliasi ke Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, dengan harapan tempat atau wadah bagi alumni atau mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam untuk menulis atau mempublis tulisan atau artikel ilmiah dengan scope riset pendidikan, pendidikan islam, kebijakan pendidikan Islam, Pembiayaan pendidikan dan humaniora. dll.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019)" : 12 Documents clear
IMPLEMENTASI NILAI DAN PENGAMALAN AGAMA ISLAM ANAK ASUH DI PANTI ASUHAN AL-JAM’IYATUL WASHLIYAH MEDAN AREA Julinah Erawati Siregar, Ali Imran Sinaga, Neliwati
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.826 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk : 1) untuk mendeskripsikan cara penerimaan anak asuhdipanti asuhan Al-Jam’iyatul Washliyah Medan Area, 2) pelaksanaan pembinaan nilai dan pengamalanagama Islam terhadap anak asuh di Panti Asuhan Al-Jam’iatul ashliyah Medan Area, 3) Implementasinilai dan pengamalan agama Islam anak di Panti Asuhan Al-Jam’iyatul Washliyah Medan Area,4) hambatan yang dihadapi dalam implementasi nilai dan pengamalan agama Islam kepadaanak di Panti Asuhan Medan Area dan 5) upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatanimplementasi nilai dan pengamalan agama Islam kepada anak di Panti Asuhan Al-Jam’iyatulWashliyah Medan Area. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatiffenomenologi yaitu mengungkap permasalahan-permasalahan yang terjadi sehingga menemukandan memahami apa yang tersembunyi dibalik permasalahan yang terjadi. Pelaksanaan penelitiankualitatif fenomenologi ini bertujuan untuk memahami dan memaknai berbagai masalah yangada. Setelah data dianalisa, maka ditemukan bahwa: (1) Penerimaan anak asuh di Panti AsuhanAl-Jam’iyatul Washliyah Medan Area yaitu dengan tahapan penerimaan. Adapun tahapan programpembinaan yaitu tahapan permohonan, tahap penyeleksian penerimaan, tahap pengasuhandi panti, tahap pembinaan, dan tahap pengembalian, (2) Upaya-upaya pembinaan nilai danpengamalan agama anak Panti Asuhan Al-Jam’iyatul Washliyah Medan Area yaitu menanamkannilai-nilai keimanan dalam diri siswa, membimbing siswa agar dapat melaksanakan pengamalanagama, dan mengawasi pelaksanaan pengamalan agama anak terutama ketika berada di lingkunganpanti asuhan, (3) Implementasi nilai dan pengamalan agama anak dibuktikan dengan anakmemiliki pemahaman dan kesadaran dalam memperbaiki sikap dan tingkah laku dalam kehidupansehari-hari dan anak memiliki kesadaran dalam mengamalkan ibadah agama dalam kehidupannyasehari-hari, (4) Hambatan masih kurangnya kesadaran dalam diri siswa, kurangnya kerjasamaanak dengan pengasuh dalam upaya meningkatkan pengamalan nilai dan ajaran ibadah agamaanak dalam kehidupannya sehari-hari, (5) Upaya mengatasi hambatan yaitu menumbuhkankesadaran dalam diri anak tentang pentingnya dan manfaat pengamalan agama. Pengurus lebihmeningkatkan perhatian dan pengawasan kepada anak ketika berada dalam lingkungan pergaulanyang bisa mempengaruhi kehidupan anak.Kata Kunci: Pengamalan Agama Islam, Anak Asuh, Al-Jam’iyatul Washliyah
PERAN ORANG TUA DAN GURU DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA SMP IT KABUPATEN DELI SERDANG Ika Hairani, Syaukani, Zulheddi
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.369 KB)

Abstract

Abstrak: The objective of this study is to determine the extent of parents and teachers roleon moraldevelopment of Integrated Islamic Middle School (Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu, SMP IT)students in Deli Serdang, using a field research approach. There is a positive relationship of role of parentson moral development in their home, and the role of the teacher in the school. The population of this studyis all SMP IT in Deli Serdang contoin of eleven (based on Educational Official of Deli Serdang). Using the25 % of population as the targetting sampling, this study conduct in 3 SMP IT, namely SMP IT Al HijrahLaut Dendang, SMP IT Ali bin Abu Thalib Tanjung Morawa, and SMP IT Batang Kuis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dan guru dalam pembinaan akhlaksiswa SMP IT Kabupaten Deli Serdang dengan pendekatan Field Research, atau penelitian lapangan.Realita dilapangan menunjukkan bahwa keberhasilan pembinaan akhlak yang diajarkan di sekolah berbandinglurus dengan pembinaan akhlak yang diajarkan orang tua dirumah. Penelitian ini mengambil sampelSMP IT di kabupaten Deli Serdang. terdapat 11 SMP IT dari data yang penulis dapatkan dari DinasPendidikan, 25% dari jumlah sampel itu adalah sekitar 3 sekolah. Sehingga penulis mengambil lokasipenelitian di SMP IT Al Hijrah Laut Dendang, SMP IT Ali Bin Abu Thalib di kecamatan Tanjung Morawadan SMP IT Bina Insan di kecamatan Batang Kuis.Kata kunci : Peran, Orang tua, Guru, Pembinaan Akhlak, Remaja
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN QISMULALY AL WASHLIYAH KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Irham Lubis, Saiful Akhyar Lubis, Edi Saputra
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.003 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Kompetensi profesional guru di MadrasahAliyah PPQ Al Washliyah Kabupaten Serdang Bedagai, 2) Faktor pendukung dan penghambatbagi pengembangan kompetensi profesional guru di Madrasah Aliyah PPQ Al Washliyah KabupatenSerdang Bedagai, 3) Kebijakan kepala Madrasah Aliyah PPQ Al Washliyah Kabupaten SerdangBedagai terhadap kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kompetensi profesional guru di madrasah Aliyah PPQAl Washliyah Serdang Bedagai sudah memenuhi kriteria yang disebut sebagai guru profesional,hal ini dapat diukur dari indikator-indikator yang telah dipenuhi oleh setiap guru seperti mempersiapkanperangkat pembelajaran, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), media pembelajaran yangdibuat sesuai dengan tema pembelajaran, dan menggunakan metode pembelajaran yang variatif2) Faktor pendukung dalam pengembangan kompetensi profesional guru di madrasah AliyahPPQ Serdang Bedagai adalah kesiapan guru dan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran,dan ketersediaan sarana prasarana yang memadai seperti wifi serta hampir semua guru-gurusudah di sertifikasi dan telah dilakukan penyesuaian (inpasing). Sedangkan yang menjadi faktorpenghambat dalam pengembangan kompetensi profesional guru di madrasah Aliyah PPQ SerdangBedagai adalah tingkat motivasi dan kemauan belajar siswa yang berbeda-beda. 3) kebijakankepala madrasah dalam peningkatan kompetensi profesional guru di madrasah Aliyah PPQ AlWashliyah adalah melalui kewajiban setiap guru mengikuti training atau pelatihan dan melaluiMusyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).Kata Kunci:Kompetensi, Guru dan PPQ
MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM PENDIDIKAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA ARRIDHO TANJUNG MORAWA Muhammad Yusuf Hasibuan
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.809 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan kepala madrasah dalam implementasikurikulum pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ridho Tanjung Morawa, untuk mengetahui pengorganisasiankepala madrasah dalam implementasi kurikulum pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ridho TanjungMorawa, untuk mengetahui pengawasan kepala madrasah dalam implementasi kurikulum pendidikan diMadrasah Ibtidaiyah Ar-Ridho Tanjung Morawa, untuk mengetahui evaluasi kepala madrasah dalamimplementasi kurikulum pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ridho Tanjung Morawa. Jenis penelitianyang digunakan adalah kualitatif. Hasil Penelitian yaitu: 1) Perencanaan kepala madrasah dalam implementasikurikulum pendidikan di madrasah Ibtidaiyah Swasta Ar-Ridho Tanjung Morawa dilakukan di awal semesterpada tahun ajaran baru dan semua unsur terlibat dalam perencanaan kurikulum termasuk kepalasekolah, penanggung jawab kurikulum, wali kelas dan guru-guru bidang studi. Proses penyusunan perencanaanini dengan cara kepala madrasah memberikan desain umum sebagai gambaran kurikulum yang iakandilaksanakan. Adapun tujuan perencanaan ini adalah sebagai panduan pembelajaran ke depan agarketika masuk ke kelas sudah mempunyai konsep dan tinggal mengembangkan sesuai dengan media,suasana belajar dan lainnya sehingga dapat mencapai tujuan pendidikan. 2) Pengorganisasian kepalamadrasah dalam implementasi kurikulum pendidikan di madrasah Ibtidaiyah Swasta Ar-Ridho TanjungMorawa dengan cara kepala madrasah mengorganisasikan secara langsung dan melibatkan penanggungjawab bidang kurikulum. Cara pengorganisasian yang dilakukan adalah dengan meminta penilaian akhirkepada guru-guru sehingga penilaian akhir tersebut bisa dianalisis. 3) Pengawasan kepala madrasahdalam implementasi kurikulum pendidikan di madrasah Ibtidaiyah Swasta Ar-Ridho Tanjung Morawamelalui peran kepala madrasah secara langsung mengawasai implementasi kurikulum, selain itu pengawasanjuga dilakukan oleh pengawas dan kemudian khusus untuk tingkat madrasah dibantu oleh penanggungjawab kurikulum yang sudah dipercaya. Pengawasan kepala sekolah dilakukan dengan dua teknik, yaituteknik manual dengan cara kepala madrasah langsung meminta laporan yang diberikan guru-guru, kemudianteknik yang kedua dengan teknologi berupa grupWhatsApp.4) Evaluasi kepala madrasah dalam implementasikurikulum pendidikan di MIS Ar-Ridho Tanjung Morawa dengan bentuk evaluasi yang dilakukan kepalamadrasah melalui penilaian akhir yang dilaporkan guru-guru kepada kepala madrasah kemudian menganalisispenilaian akhir apakah sudah sesuai atau belum sesuai target kurikulum yang sudah ditetapkan sebelumnya.Kata Kunci: Manajemen, Kepala Madrasah dan Implementasi Kurikulum.
PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI KETELADANAN GURU DI MTsN I LANGKAT Leni Malinda, Ali Imran Sinaga, Chandra Wijaya
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.106 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pembentukan karakter siswa melaluiketeladanan guru di MTsN I Langkat. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Temuan dalam penelitian ini meliputi: (1) program yang diterapkan madrasah dalam upaya pembentukankarakter siswa yaitu mengadakan zikir, tadarus, dan doa, membaca dua surat pendek, hafiz, shalat zuhurberjamaah, membaca buku senyap, muhadharah, menonton video motivasi, pramuka, dan membacayasin dengan adanya program tersebut terwujudnya karakter siswa yang religius, jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli lingkungan, kreatif dan gemar membaca. (2) bentuk-bentuk keteladanan guru yang ditunjukkanyaitu dengan religius, disiplin, kreatif, tanggung jawab, peduli lingkungan, menerapkan 3S (Sapa, Senyumdan Salam), berpakaian rapi, bertutur kata lemah lembut, membuang sampah pada tempatnya, ramahtamah, bersabar, dan sopan santun. (3) faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter siswa diMTsN I Langkat yaitu faktor internal berupa yang ada pada diri siswa, seperti keinginan untuk berubah,bakat dan minat. Sedangkan faktor eksternal yaitu keluarga, kerja sama antar orang tua, teman sebaya,guru, kepala sekolah, sarana prasarana dan lingkungan masyarakat. (4) faktor-faktor yang menjadi penghambatpembentukan karakter siswa di MTsN I Langkat adalah kesadaran orang tua, teman sebaya, lingkungan,dan teknologi. (5) adapun solusi dari hambatan membentuk karakter siswa yaitu memberikan nasihatdan teguran, hukuman, mengadakan rapat dan pertemuan antar guru saat kenaikan kelas, laranganmembawa handphone, kemudian mengundang orang tua untuk memberikan arahan sekaligus bertukarpikiran mengenai siswa yang bermasalah.This research aims to describe the character formation of students through the example of the teacher atMTsN I Langkat. Type of this research is descriptive with a qualitative approuch. The findings in this studyinclude (1) the program implemented by the madrasa in an effort to establish the character of students thatis holding zikir, tadarus and prayer, reading two short letters, hafiz, midnight prayer in congregation,reading silent books, muhadharah, watching motivational videos, scouting, and reading yasin with theexistence of the program the realize the character of students who are religious, hones, disciplined, responsible,caring for the environment, creative and fond of reading. (2) Forms of teacher exemplary shown arereligiously disciplined, creative, responsible, caring for the environment, applying 3S (greet, smile, regards),dressing neatly, speaking softly, throwing garbage in its place, being friendly, patient, and manners.(3) Factors that influence the formation of student character in MTsN I Langkat, namely internal factors inthe form of students, such as the desire to change, talents and interests. Whereas external factors arefamily, cooperation between parents, peers, teachers, principals, facilities and infrastructure and the communityenvironment. (4) factors that inhibit the formation of the character of students in MTsN I Langkatare awareness of parents, peers, environment and technology. (5) As for the solutions to the obstacles forming the character of the students, namely giving advice and reprimand, punishment, holding meetingsand meetings between teachers during class increase, the prohibition on carrying mobile phones, theninvites parents to provide direction and exchange ideas about students who are concerned.Kata Kunci: Pembentukan, Karakter dan Tauladan
PERANAN OBSERVATORIUM ILMU FALAK UMSU DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI KOTA MEDAN Syahril Rambe, Ali Imran Sinaga, Syaukani
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.783 KB)

Abstract

Abstrak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Apa urgensi Observatorium Ilmu Falakdalam pendidikan Islam? 2) Bagaimanakah hubungan Observatorium Ilmu Falak dengan pendidikanIslam? 3) Bagaimana peranan Observatorium Ilmu Falak UMSU dalam pendidikan Islam di kotaMedan? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomologi.Teknik penarikansampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukandengan menggunakan pengamatan, wawancara dan studi dokumen. Analisis data yang digunakanadalah reduksi data, kategorisasi data, sintesisasi, dan diakhiri dengan menysusun hipotesis kerja.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) keberadaan Observatorium Ilmu Falak sangat pentingdalam pendidikan Islam (2) Observatorium Ilmu Falak UMSU mempunyai hubungan yang sangaterat dengan pendidikan Islam, (3) Observatorium Ilmu Falak UMSU memiliki peranan yang sangatpenting dalam pendidikan Islam di kota Medan. Sebagai lembaga pendidikan non-formal, observatoriumobservatoriumseperti di dunia Islam telah berhasil melahirkan beberapa astronom besar, sepertial-Majrithi di Andalus, Nashir al-Din Thusi di Maraghah, Quthb al-Din Syirazi di Maraghah, ibnShatir di Damaskus, dan Ulugh Begh di Samarkand.Menyadari akan pentingnya astronomi Islampemerintah Indonesia melalui Departemen Agama RI memasukkan ilmu astronomi Islam (IlmuFalak) sebagai kurikulum nasional. Ada tiga unsur pendidikan yang berhubungan langsung denganObservatorium Ilmu Falak UMSU yaitu kurikulum, media dan kelembagaan. Ilmu falak sebagaiilmu yang mengkaji benda-benda langit merupakan disiplin ilmu yang terus dikaji dan dipelajaridari sejak dahulu sampai hari ini. Hal ini karena adanya keterkaitan erat ilmu ini dengan ibadahumat Islam yaitu terkait arah kiblat, waktu salat, awal bulan, dan gerhana.Aspek unik ilmu falakadalah keterkaitannya erat dengan syariat Islam. Kualitas dan akurasi beberapa ibadah umatMuslim kerap ditentukan oleh peran dan interpretasi ilmu ini.Kata Kunci: Observatorium Ilmu Falak dan Pendidikan Islam
STRATEGI PENDIDIKAN MU’ALLIM AL-QURA DAN HUFFAZ AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN ISLAM AL-MUKMIN NGRUKI SURAKARTA JAWA TENGAH Muhammad Luthfie Ramadhani, Hasan Asari, Wahyuddin Nur Nasution
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.36 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang strategi pendidikan mu’allim al-qura danhuffaz al-Qur’an di Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki Surakarta Jawa Tengah. Jenis penelitianini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber informasi penelitian ini adalah pudir(pembantu mudir) pondok pesantren, para ustaz, di antaranya; kepala bagian ta’mir ta’lim dandakwah, kepala bagian tahfiz Alquran, pembimbing (musyrif) tahfiz, dan para santri. Teknik pengumpulandata dilakukan melalui wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis datadilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan dalam penelitian ini ada delapan,yaitu: (1) Strategi pendidikan yang digunakan para ustaz dalam mempersiapkan santri tingkat IVPPIM menjadi mu’allim al-qura yaitu dengan tazwid (pembekalan) dan taujih (pengarahan). (2)Strategi pendidikan yang digunakan para ustaz dalam membentuk santri menjadi huffaz al-qur’anberupamusyafahah, muraja’ah, mudarasah, dan imtihan. (3) Faktor pendukung dalam strategi pendidikanmu’allim al-qura adalah dengan memberikantausiyah, mengadakanta’lim al-kutub, qiyam al-lail,danmuhadarah. (4) Faktor pendukung dalam strategi pendidikan huffaz al-qur’an yaitu penargetanhafalan, minat/keinginan, waktu dan lingkungan menghafal. (5) Faktor hambatan dalam strategipendidikanmu’allim al-qura yaitu santri kurang perhatian dalam mengikuitazwid, dan penyalahgunaankegiatanmu’allim al-qura. (6) Faktor hambatan dalam strategi pendidikanhuffaz al-qur’an berupakurangnya pembimbing tahfiz (SDM), para santri awal sulit dalam menghafal, rasa malas dan kurangserius santri dalam menghafal. (7) Solusi hambatan dalam strategi pendidikan mu’allim al-quraadalah bekerja sama dengan mudabbir, yaitu santri tingkat V PPIM. (8) Solusi hambatan dalamstrategi pendidikanhuffaz al-qur’an berupa pengadaan wiyata bakti bagi para lulusan baru, mengadakantraining of trainer kepadamusyrif, memotivasi serta mengawasi.
PROBLEMATIK PENDIDIKAN TINGGI KADER ULAMA MAJELIS ULAMA INDONESIASUMATERA UTARA DALAM MELAHIRKAN ULAMA DI MASYARAKAT SUMATERA UTARA Muhari Syahlaili Saragih, Hasan Asari, Ardiansyah
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.387 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui problematik kelembagaan Pendidikan TinggiKader Ulama MUI Sumatera Utara, 2) untuk mengetahui problematik keuangan Pendidikan Tinggi KaderUlama MUI Sumatera Utara, 3) untuk mengetahui problematik pembelajaran pendidikan tinggi kaderulama MUI Sumatera Utara, 4) untuk mengetahui problematik alumni Pendidikan Tinggi Kader UlamaMUI Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan dengan menggunakanmotode deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara (interview), dan penelaahandata yang mengacu pada penelitian kualitatif tersebut. Setelah dilakukan penelitian, maka temuan penelitianmenunjukkan bahwa, 1) Pendidikan Tinggi Kader Ulama (PTKU) yang ditangani langsung oleh MajelisUlama Indonesia Provinsi Sumatera Utara dimulai pada tahun 2006, 2) PTKU melaksanakan sistempendidikan yang bermodelkan pendidikan pesantren tetapi berbeda dalam bagian tenaga pengajarnyayang bergelar Profesor dan Doktor, 3) PTKU menerapkan pembelajaran yang terfokus kepada kitab-kitabklasik atau kitab turast, 4) PTKU telah melahirkan alumni kader ulama yang berakhlak mulia, berwawasanluas, cinta ilmu, pengamal agama dan pembela agama, 5) problematik kelembagaan PTKU berupa statusnyayang belum berdiri sendiri karena masih dibawah naungan MUI Provinsi Sumatera Utara, 6) problematikkeuangan PTKU terlihat pada pembukuan yang masih belum berdiri sendiri, dan sumber dana yangterkadang tidak sesuai dengan pembiayaan dalam pelaksanaan pendidikan sehingga terjadi penanggulanganyang mesti dilakukan oleh MUI Provinsi Sumatera Utara, 7) problematik pembelajaran PTKU, yaituadanya pergeseran dari antusias belajar mahasiswa begitu juga dengan adab, akhlak, kedisiplinan danprestasi yang diperoleh masih jauh dari yang diharapkan oleh MUI Provinsi Sumatera Utara, 8) problematikalumni PTKU berupa tantangan yang dihadapi di masyarakat masih terlalu besar karena keberadaanstatus belum sepenuhnya diketahui dan pemberdayaan alumni yang belum dilakukan seolah-olah alumnihanya dipandang sebelah mata sehingga harus melakukan kerjasama dengan pihak lain agar dapatberdakwah keberbagai daerah. Begitu juga dengan peluang yang dirasakan masih sedikit sehingga perlukiranya MUI Provinsi Sumatera Utara merekomendasikan alumninya ke Majelis Ulama Indonesia tiapKabupaten/ Kota untuk berperan di daerah asalnya masing-masing, sehingga segala ilmu yang didapatselama pendidikan dapat diamalkan ditengah masyarakat dan menjadi ukuran bahwa alumni sudahberkiprah sejauh apa yang diharapkan.Kata Kunci: Problematik, Pendidikan Tinggi Kader Ulama, Majelis Ulama Indonesia
PENERAPAN SISTEM PENDIDIKAN PADA PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH LUAR BIASA ABC TAMAN PENDIDIKAN ISLAM MEDAN Nurul Fithri Almaududi Siregar, Abd. Mukti, Edi Saputra
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.04 KB)

Abstract

yang berkaitan dengan: a) komponen-komponen sistem pendidikanyang dilaksanakan di SLB ABC TPIMedan, b) Proses pembelajaran di SLB ABC TPI Medan menggunakan beberapa metode pembelajaranyang disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kesulitan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran,dan c) faktor pendukung dan hambatan berjalannya sistem pendidikan yang berjalan di SLB ABC TPIMedan. Penelitian ini memberikan informasi bahwa: (1) Sistem pendidikan di SLB ABC TPI Medanmemenuhi seluruh komponen yang ada pada sistem pendidikan nasional yang dibutuhkan setiap lembagapendidikan. Setiap komponen itu adalah tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, kurikulum, metode,sarana dan prasarana, lingkungan, alat/media pendidikan, lembaga pendidikan dan pembiayaan ataudana pendidikan. (2) Proses pembelajaran di SLB ABC TPI Medan menggunakan beberapa metodepembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kesulitan peserta didik dalam mengikutiproses pembelajaran dalam ruangan kelas. Beberapa metode yang digunakan pada peserta didik denganautisma adalah metode belajar ABA atau sering dikenal dengan metode Lovaas dan metode Sone-Rise.Metode ini memiliki prinsip untuk mengembangkan perilaku positif pada peserta didik dengan autismamampu latih atau disebutnya dengan non verbal. (3) Beberapa faktor pendukung berjalannya sistempendidikan yang berjalan di SLB ABC TPI Medan adalah tumbuhnya perhatian dan bantuan yangdiberikan pemerintah pada lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pembelajaran pada pesertadidik dengan kebutuhan khusus. Kemudian kesadaran orang tua untuk menjalankan tanggung jawab danmemberikan pendidikan yang layak pada anak-anaknya yang berkebutuhan khusus. Selanjutnya tenagapendidik yang memiliki kompetensi pada pendidikan khusus, berkarakter kuat pada pendidikan khususserta niat tulus dalam memberikan pelayanan pendidikan dan pembelajaran pada anak berkebutuhankhusus, merupakan dukungan besar yang dapat mewujudkan tujuan pendidikan yang dicita-citakansetiap pihak yang diuntungkan dalam pendidikan.Kata kunci: Sistem Pendidikan, Pembelajaran, Sekolah Luar Biasa
PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGHEMPANG PERILAKU LESBIAN GAY BISEKSUAL TRANSGENDER DI KOTA MEDAN Azriani Sari Nasution, Saiful Akhyar Lubis, Abd. Mukti
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.421 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Penyebab perilaku menyimpang Lesbian,Gay, Biseksual, Transgender (LGBT), 2) Pemahaman dan pengamalan agama seseorang yangmemiliki perilaku menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT), dan 3) Peranpendidikan agama Islam dalam membentengi seseorang dari perilaku menyimpang Lesbian,Gay, Biseksual, Transgender (LGBT). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatanfenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalampenelitian ini adalah para pelaku yang mengalami perilaku menyimpang (Lesbian, Gay, Biseksualdan Transgender) yang berada di kota Medan. Sedangkan nalisis data dilakukan melalui reduksidata, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Penyebab terjadinya perilaku menyimpang yakni Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender(LGBT) adalah faktor lingkungan, keluarga yang kurang harmonis, faktor genetik dan faktorekonomi, 2) Sedangkan pemahaman dan pengamalan agama seseorang yang memiliki perilakumenyimpang (LGBT) secara umum mengerti dan melaksanakan ajaran agama, akan tetapisetelah mereka terkena penyimpangan seksual, mereka bukan merupakan orang yang mengamalkandan menganut ajaran agama dengan baik, 3) Adapun peran pendidikan Agama Islam dalammembentengi seseorang dari perilaku menyimpang (LGBT) adalah sebagai upaya penyampaianilmu pengetahuan agama Islam tidak hanya untuk dipahami dan dihayati tetapi untuk diamalkandalam kehidupan sehari-hari. Selain itu pendidikan agama Islam juga berperan sebagai fondasikehidupan untuk membentuk kepribadian dan mental rohaniah yang baik.Kata Kunci: Perilaku, Pendidikan Agama Islam, Lesbian, Gay, Biseksual, danTransgender (LGBT)

Page 1 of 2 | Total Record : 12