cover
Contact Name
Fandisya Rahman
Contact Email
rahman@unisma.ac.id
Phone
+6285755002445
Journal Mail Official
rahman@unisma.ac.id
Editorial Address
http://riset.unisma.ac.id/index.php/jte/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SCIENCE ELECTRO
ISSN : 23391715     EISSN : 26549492     DOI : -
SCIENCE ELEKTRO adalah sebuah jurnal ilmiah terbitan jurusan teknik elektro Universitas Islam Malang yang berisi tentang ilmu-ilmu teknik elektro baik dalam konsentrasi sistem tenaga listrik, elektronika maupun ilmu-ilmu komputer. penulis jurnal terdiri dari para dosen di lingkungan universitas Islam Malang, mahasiswa serta segenap civitas akademika Universitas Islam Malang.selain itu pengelola juga menerima tulisan dari pihak luar yang sejalan dengan visi dan misi jurnal Science Elektro. jurnal akan terbit setiap 6 bulan sekali.
Articles 148 Documents
Perancangan Aplikasi Penentu Rute Terpendek Perjalanan Wisata di Kabupaten Jember Menggunakan Algoritma Dijkstra Muhammad Qomaruddin; Muhammad Taqiyyudin Alawiy; Sugiono Sugiono
SCIENCE ELECTRO Vol 6, No 2 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.622 KB)

Abstract

Pariwisata merupakan peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Salah satu tujuan tenpat wisata di Jawa Timur tidak lain adalah Kabupaten Jember. Kabupaten Jember memiliki berbagai macam objek wisata, mulai dari wisata bahari, budaya, dan komersial. Oleh karena itu peneliti ingin membuat suatu perangkat lunak penentuan rute perjalanan wisata di Kabupaten Jember berbasis online yang dinamai Jember Guide, dan dapat digunakan sebagai alat bantu bagi para wisatawan untuk melakukan perjalanan wisata secara mudah. Aplikasi ini akan menghasilkan sistem penentu rute terdekat menuju objek wisata di Kabupaten Jember. Wisatawan akan memperoleh rute beserta lama waktu perjalanan, jarak, dan penunjuk arah jalan. Pembuatan aplikasi ini menggunakan pemograman Microsoft Visual Basic 2010 dan dibantu dengan Google Maps. Metode yang digunakan dalam perancangan aplikasi ini adalah algoritma Dijkstra yang berfungsi sebagai algoritma mencari jalur terdekat. Dalam uji coba akurasi penentuan waktu perjalanan, dilakukan perbandingan dengan menghitung secara manual menggunakan rumus Kinematika yaitu rumus mengukur Gerak Lurus Beraturan (GLB). Setelah melakukan uji coba perbandingan, peneliti mendapatkan hasil bahwa program menghasilkan waktu yang berbeda 4 menit dari perhitungan manual. Dalam aplikasi ini peneliti juga menyediakan daftar-daftar objek wisata yang sudah dibuka untuk umum oleh pemerintah Kabupaten Jember. Selain memberi daftar wisata, Aplikasi ini juga menampilkan foto lokasi wisata sehingga memudahkan wisatawan untuk memutuskan wisata mana yang lebih menarik untuk dikunjungi.Kata Kunci: Kabupaten Jember, Wisata, Dijkstra, Visual Basic. Google Maps.
Desain Inverter Pada Sunber Listrik Pikohidro nizam mawadzatul falikhin; Mohammad Jasa' Afroni; Bambang Dwi Sulo
SCIENCE ELECTRO Vol 15, No 1 (2022): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.363 KB)

Abstract

Pemanfaatan sumber energi listrik yang selama ini masih didominasi dari sumber energi konvensional (bahan bakar minyak) membuat ketergantungan yang sulit dihilangkan terhadap jenis energi tersebut yang ketersediaannya sudah sangat terbatas. Sesuai dengan kebijakan energi Nasional dan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pengguna bahan bakar minyak, maka harus dicari sumber energi lain atau sumber energi alternatif. Beberapa sumber daya alam yang menjadi alternatif yaitu menggunakan PLTPH yang memanfaatkan air sungai untuk menggerakan generator sebagai sumber listrik yang disimpan pada baterai (accu). Namun terdapat kekurrangan yaitu tegangan pada PLTPH masih menggunakan tegangan DC. Dari permasalahan tersebut penelitian ini mengusulkan desain Inverter dengan jenis SPWM (Sinusoida Pulse-Width modulation) salah satu teknik pensaklaran yang menghasilkan bentuk gelombang keluaran inverter dengan karakteristik mendekati sinusoida. Pada penelitian ini diawali dengan perancangan menggunakan Matlab Simulink untuk dapat mendesain inverter yang kinerjanya dapat disimulasikan dengan baik untuk dapat direalisasikan menjadi inverter yang dapat bekerja seperti yang diharap.
ANALISIS PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU (PLTB) MENGGUNAKAN TIGA JENIS BENTUK TURBIN STUDI KASUS DI PANTAI JATISARI KAB. REMBANG Ahmad Ali Miftadin; Muhammad Taqijjuddin Alawiy; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 11, No 2 (2019): SCIENCE ELEKTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.139 KB)

Abstract

Listrik, menjadi elemen penting pada kehidupan sehari-hari. Pertubuhan penduduk yang sangat pesat di Indonesia mempengaruhi kebutuhan energi listrik yang sangat besar. Listrik telah menjadi kebutuhan yang mendasar untuk berbagai aktifitas manusia yang kemudian digunakan untuk beragam fungsi kedepannya. Angin merupakan sumber energi yang tidak habis dan dapat terus dimanfaatkan untuk menjadi bahan bakar atau bahan dasar suatu energi. Energi angin merupakan energi yang fleksibel karena dapat diterapkan di mana-mana baik di dataran landai, dataran tinggi, dan laut. Pantai Jatisari di Kabupaten Rembang merupakan daerah pantai pesisir Jawa yang memiliki sumber potensi angin yang cukup besar. Pemilihan turbin menjadi kunci untuk pemanfaatan energi angin yang ada pada lokasi tersebut. Berdasarkan hasil dari perhitungan berbagai macam bentuk turbin diantaranya, Turbin Horizontal 3 Sudu dengan total daya maximum 48,197 kWh, Turbin Vertikal Savonius 8 Sudu dengan daya total maximum 3,217 kWh, dan Turbin Vertikal Darrius 2 Sudu dengan daya total maximum 11,059 kWh. Dari hasil perhitungan ketiga turbin didapatkan kesimpulan bahwa turbin horizontal 3 sudu dirasa sangat efisien untuk dimanfaatkan pada lokasi pantai Jatisari, dikarenakan mempunyai daya maximum paling tinggi dan sangat cocok diterapkan pada daerah bertebing dan rata.
INSOLE DENGAN POMPA DIGUNAKAN UNTUK ENERGI DARURAT MENGGUNAKAN MINI GENERATOR AC Dana Fauzana Arifaldi; M. Taqiyuddin Alawiy; Sugiono Sugiono
SCIENCE ELECTRO Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.556 KB)

Abstract

Sebagian besar kegiatan manusia pada era perkembangan teknologi ditunjang dengan peralatan yang menggunakan energi listrik sebagai sumber energinya, maka dari itu energi terbarukan sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan energi. Terdapat Tenaga terbarukan skala kecil pada manusia, energi tersebut dapat dimanfaatkan menjadi energi listrik dan dapat digunakan sebagai energi cadangan pada saat tidak tersedia energi listrik. Maka dari itu, peneliti memanfaatkan energi tekanan yang ditimbulkan dari langkah kaki manusia menjadi energi cadangan yang dapat dimanfaatkan dalam kondisi darurat. Menggunakan sistem yang dirancang pada insole sepatu, dengan menggunakan mini generator AC. Alat ini menggunakan tiga buah gear yang berfungsi untuk penyearah putaran dan penghubung energi mekanik, mini generator AC berfungsi untuk mengkonvesi energi mekanik menjadi energi listrik , dioda berfungsi sebagai penyearah, kapasitor untuk menstabilkan keluaran dari generator, dan IC 7805 untuk mengatur output tegangan yang dihasilkan oleh generator agar stabil pada tegangan 5V. Energi yang didapatkan dari rangkaian alat tersebut kemudian akan disimpan didalam baterai untuk penyimpanan sementara yang nantinya akan melewati DC step up untuk dinaikkan tegangannya sebelum menyuplai beban. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu alat bekerja dengan baik dan daya yang di hasilkan dari insole dengan pompa ini menghasilkan tegangan dengan rata rata 4,99 V dan arus sebesar 9,1 A dengan perhitungan daya sekitar 36.37 W. Sehingga jika baterai penyimpanan daya sementara dengan kapasitas 1800mAh yang di gunakan dalam penelitian ini terisi penuh, membutuhkan sekitar 40 kali pompaan dengan asumsi 1800 mAh : 45.46watt = 39,59
MONITORING, STARTING AND SAFETY INDUCTION MOTOR SYSTEM 3 PHASE BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMega328 Maulana Torikil Huda; Bambang Dwi Sulo; M Jasa Afroni
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.013 KB)

Abstract

Safety pada motor induksi tiga fasa sangat penting, karena motor induksi membutuhkan perawatan dalam penggunaannya, selain menjaga usia motor induksi lebih panjang nilai ekonomis juga diperoleh bila pengawatan motor induksi dilakukan dengan benar. Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini adalah untuk merancang sebuah pengaman dan mengetahui kinerja motor induksi tiga fasa dengan sistem monitoring menggunakan mikrokontroller ATmega328 (Arduino Nano) dan Progammable Logic Controller (PLC)). Untuk menampilkan data tegangan, arus dan kecepatan (RPM) peneliti menggunakan Licuid Crystal Display( LCD) 20x4. Adapun starting system yang digunakan pada motor induksi tiga fasa adalah star-delta baik mode auto maupun manual. Beberapa pengaman yang digunakan sebagai safety pada sistem antara lain hilangnya satu atau lebih fasa pada jaringan tiga fasa, naik atau turunnya tegangan secara tidak normal dan arus lebih. Ada beberapa Sensor yang digunakan pada sistem untuk melihat sinyal tegangan, arus dan kecepatan antara lain sensor ZMPTB101B yang berfungsi sebagai pembaca tegangan, Sensor SCT-013-000 yang berfungsi sebagai pembaca arus dan Sensor IR OBSTACLE FLYING FISH yang berfungsi sebagai pembaca kecepatan (RPM). Sistem pengontrollan utama menggunakan PLC, pada saat bersamaan PLC juga mengamankan dari gangguan hilangnya satu atau lebih fasa pada jaringan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem monitoring, starting dan safety yang telah dirancang dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.Kata kunci: Monitoring, Starting, Safety, Motor Induksi 3 Fasa, Mikrokontroller, Progammable Logic Controller
RANCANG BANGUN APLIKASI PEMESANAN JASA TUKANG BANGUNAN BERBASIS ANDROID (KABUPATEN MANGGARAI BARAT) Sahril Sidik Ramadhan; H.M Taqiyuddin Alawiy; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 14, No 3 (2022): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.844 KB)

Abstract

Di Kabupaten Manggarai Barat, dimana saat ini masyarakat kesusahan dalam mencari jasa tukang yang biasanya secara manual dengan pergi di suatu tempat untuk menanyakan jasa tukang bangunan. Dengan banyaknya tenaga tukang yang ada di Kabupaten Manggarai Barat membuat masyarakat yang ingin memakai tenaga/jasanya bingung dan sedikit takut untuk menggunakan tenaga tukang, dengan banyaknya pertimbangan dari masyarakat diantaranya kerapian bangunan yang dibangun, ketepatan waktu dan kekuatan bangunan serta pertimbangan biaya yang dikeluarkan tidak sesuai dengan ekspetasi. Aplikasi pemesanan jasa tukang bangunan berbasis Android adalah aplikasi yang membuatnya lebih mudah untuk area lokal atau kantor terkait yang perlu memesan jasa tukang online yang lebih cepat dan efektif daripada langsung terjun di tengah lingkungan masyarakat yang sulit dan membutuhkan waktu yang lama. Konsekuensi dari nilai responden ini menawarkan manfaat yang sangat tinggi, khususnya dengan file sebesar 84,7% yang menunjukkan bahwa aplikasi ini layak digunakan dan dengan kuantitas nilai yang diberikan oleh responden ini beralasan bahwa kerangka kerja yang dibangun umumnya sangat baik dan mungkin untuk digunakan.
ANALISIS KEGAGALAN TRAFO BERDASARKAN HASIL PENGUJIAN DISSOLVED GAS ANALYSIS PADA TRAFO I 50 MVA 150/20kV GI PIER Angger Yulinda C P; M Taqijjuddin Alawiy; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 10, No 1 (2019): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.583 KB)

Abstract

Minyak isolasi merupakan salah satu komponen isolasi yang sangat penting pada transformator. Selain sebagai isolasi, minyak trafo juga berfungsi melarutkan gas-gas akibat kegagalan thermal dan kegagalan elektris. Untuk mengetahui kandungan gas terlarut dan konsentrasinya perlu dilakukan pemantauan rutin melalui pengujian Dissolved Gas Analysis (DGA). Hasil pengujian DGA dapat digunakan untuk mengidentifikasi indikasi jenis kegagalan pada trafo. Beberapa metode yang digunakan untuk melakukan analisa kegagalan gas pada trafo sesuai IEEE std. C57-104.1991 dan IEC 6059 yaitu Key Gas, Rasio Rogers, Rasio Doernenburg dan Segitiga Duval. Jika jenis kegagalan pada trafo sudah diketahui maka langkah selanjutnya yaitu memberikan rekomendasi tindak lanjut agar kegagalan trafo dapat dicegah.Berdasarkan dari hasil pengujian DGA dan analisis yang telah dilakukan dengan menggunakan empat metode di atas diperoleh kesimpulan bahwaindikasi jenis kegagalan yang terjadi pada Trafo 1 GI Pier berdasarkan hasil pengujian DGA yaitu panas berlebih didalam trafo yang disebabkan oleh isolasi kertas yang terkarbonisasi.Tindak lanjut yang dilakukan untuk mengatasi kegagalan tersebut yaitu dengan melakukan pengujian ulang DGA dan melakukan filter minyak.Kata kunci : Transformator, Minyak Isolasi, Gas Terlarut, Dissolved Gas Analysis dan Gardu Induk Pier
Studi Susut Energi Pada Penyulang Sumberpucung Dengan Perbaikan Susut Di Wilayah PT. PLN (Persero) Rayon Sumberpucung Isya Asep Fatmana; Bambang Dwi Sulo; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 13, No 2 (2021): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.922 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan utama yang dihadapi PLN adalah besarnya rugi-rugi daya yang terjadi selama proses pengiriman Energi listrik  kepada konsumen. Rugi-rugi daya ini menyebabkan daya yang dikirimkan tidak sebesar daya yang dihasilkan.. Susut energi merupakan kerugian energi akibat masalah teknis dan non teknis. PT PLN (PERSERO) Rayon Sumberpucung sedang berupaya meminimalisir terjadinya susut energi dimana besarnya susut energi tidak seperti yang diharapkan. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan susut teknis, yaitu dengan menghitung susut penghantar JTM dan susut transformator pada penyulang sehingga akan diketahui seberapa besar susut energi yang disebabkan oleh penghantar JTM dan transformator pada penyulang. Dari hasil perhitungan didapatkan besar susut energi teknis pada penyulang Sumberpucung  yaitu susut energi penghantar JTM adalah 241279 kWh dengan persentase susut sebesar 7,9 % dan susut energi teknis pada Transformator adalah 10922 kWh dengan persentase susut sebesar 0,3559 %. Total susut energi teknis pada penyulang sumberpucung pada penghantar JTM dan transformator adalah 252201 kWh. Besar susut energi teknis setelah perbaikan pada penghantar JTM adalah 163591 kWh dengan persentase susut menjadi 5,3 %, dapat menekan susut sebesar 77688 kWh dengan persentase penurunan susut sebesar 2,6 %. Sedangkan besar susut energi teknis setelah perbaikan pada transformator besar susut energi teknis adalah 10885 kWh dengan persentase susut menjadi  0,3547 %, dapat menekan susut sebesar 37 kWh dengan persentase penurunan susut sebesar 0,0012 %
ANALISIS PENGARUH PEMASANGAN GROUNDING PADA KABEL TANAH 20 KV DI GARDU HUBUNG SARANGAN PLN RAYON MALANG KOTA UNTUK MENURUNKAN GANGGUAN PENYULANG MENGGUNAKAN E-TAP 12.6 Zaenal Furqon; Sugiono Sugiono; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 6, No 1 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.008 KB)

Abstract

Gardu distribusi merupakan salah satu komponen dari suatu sistem distribusi yang berfungsi untuk menguhubungkan jaringan ke konsumen atau untuk mendistribusikan tenaga listrik pada konsumen, baik konsumen tegangan menengah mapun konsumen tegangan rendah. Salah satu gardu distribusi adalah gardu hubung. Gardu hubung merupakan satu gardu yang terdiri dari peralatan-peralatan hubung serta alat-alat control lainnya, namun tidak terdapat trafo daya. Alat penghubung yang terdapat pada gardu hubung adalah saklar beban yang selalu dalam kondisi terbuka (normally open), saklar ini bekerja menutup (close) jika penyulang utama mengalami gangguan. Adapun pengaruh dari tidak terpasangnya grounding pada kabel tanah tersebut apabila terjadi gangguan fasa tanah relay proteksinya tidak akan bekerja secara riil atau normal, serta dapat menimbulkan Io yang besarannya lebih dari = 2A. Untuk sistem pentanahan di Gardu Induk Polehan adalah 500 Ohm, dengan perhitungan : 20kV / 1,732 : 500 Ohm =23,09. Untuk setting relay DGR yaitu 2A, di dapatkan dari 10% dari besar arus gangguan DGR dari setting relay. Sehingga perlu untuk Grounding kabel tanah di pasang, sehingga jika ada gangguan proteksi gardu hubung dapat bekerja dan Io tidak lebih dari arus nominal. Sehingga relay Gardu Induk aman tidak trip atau gangguan. Aplikasi ETAP 12.6 digunakan untuk medeteksi arus hubunf singkat fasa tanah dengan melihat panjang jaringan dari aplikasi ETAP 12.6.Kata Kunci : Gardu Distribusi, Proteksi Jaringan Distribusi, Grounding Kabel Tanah, Aplikasi Program Sofware ETAP 12.6
Pelacak Surya Otomatis Berbasis IOT Mohamad Yusak; Muhammad Jasa Afroni; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 15, No 1 (2022): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.085 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memperkenalkan desain dan implementasi sebuah sistem pelacak surya 2-sumbu berbasis IOT. Komponen utama sistem ini yaitu 4 LDR yang dikonfigurasikan sesuai 4 penjuru arah mata angin untuk mengetahui posisi matahari, 2 motor servo digunakan untuk mengakomodasi panel agar dapat bergerak pada 2-sumbu yaitu X dan Y, Arduino UNO digunakan untuk mengatur semua proses pelacakan matahari kemudian NodeMCU ESP12 digunakan sebagai jembatan antara pelacak surya dengan sistem IOT. Pelacak surya ini memberikan fleksibilitas dalam lokasi pemasangannya dan 2 buah servo yang dirancang sedemikian rupa memberikan kemampuan panel surya untuk menghadap ke sumber cahaya dari segala arah, selain itu alat ini dapat beroperasi dalam dua mode yaitu AUTO dan MANUAL untuk memberi kendali penuh kepada pengguna atas pelacak surya ini. Hasil pengujian di lapangan memperlihatkan peningkatan perolehan daya rata-rata sebesar 15.93% dibanding panel tanpa pelacak serta kegiatan monitoring dan kendali yang mudah untuk dilakukan melalui ponsel dengan aplikasi Blynk.

Page 3 of 15 | Total Record : 148