cover
Contact Name
Lidia Susanti
Contact Email
jurnalstipakmalang@gmail.com
Phone
+6283834939393
Journal Mail Official
jurnalstipakmalang@gmail.com
Editorial Address
Jl. Janti Barat Blok A No. 47 Malang, Jawa Timur
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan
ISSN : -     EISSN : 26212110     DOI : 10.32490
Aim and Scope DIDAKTIKOS adalah: Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Pendidikan Agama Kristen di Gereja Manajemen Pendidikan Kristiani Pendidikan Kristen dan Media Pembelajaran Pendidikan Kristiani dan Evaluasi Belajar
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2: Desember 2022" : 6 Documents clear
Misi melalui Pelayanan Holistik dalam Pendidikan Kristiani Desi Wasari; Carolina Etnasari Anjaya; Yonatan Alex Arifianto
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 5, No 2: Desember 2022
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v5i2.143

Abstract

This study describes the importance of missionological learning strategies and holistic ministry in Christian Religious Education. Learning strategies in missionology-based Christian Religious Education to learners are very effective in strengthening the foundation of children's faith from an early age on the importance of carrying out the Great commission to preach the gospel. Coupled with holistic service learning strategies can help students quickly to implement missionology learning in schools and the community. Therefore, through this study, the author conveys that considering the importance of missionology learning strategies and holistic ministry in Christian Religious Education can equip and instill mission values with holistic service in students from an early age. This research uses descriptive qualitative methods with a literature study approach, so it can be concluded that the indicators of missionology learning strategies and holistic ministry in Christian Religious Education stated in this study can help readers understand the importance of missionary learning strategies and holistic ministry in Christian Religious Education. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para pendidik Kristen tentang pentingnya pendidikan misi melalui pelayanan holistik kepada peserta didik sejak dini melalui Pendidikan Kristen. Strategi pembelajaran dalam Pendidikan Agama Kristen yang berbasis misi kepada peserta didik sangat efektif untuk memperkuat fondasi iman anak-anak sejak dini tentang pentingnya pelayanan yang holistik tanpa harus dibatasi atau mengesampingkan yang lain. Strategi pembelajaran pelayanan holistik juga dapat membantu peserta didik dengan mudah untuk mengimplementasikan misi di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, melalui penelitian ini penulis menyampaikan bahwa misi melalui pelayanan holistik sangat penting dalam Pendidikan Kristen, karena dapat membekali dan menanamkan nilai-nilai misi dengan pelayanan holistik dalam diri peserta didik sejak dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif dengan pendekatan studi literatur dan memberikan kesimpulan mengenai indikator-indikator sebagai faktor yang menentukan pentingnya strategi pembelajaran misi melalui pelayanan holistik dalam Pendidikan Agama Kristen.
Rendahnya Minat Belajar Siswa Pendidikan Agama Kristen : Studi Kasus di SMPN 2 Sumbermanjing Wetan Siani listio
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 5, No 2: Desember 2022
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v5i2.96

Abstract

AbstractOne of the successes in learning is the student’s interest and the teacher’s skill in delivering material.Students of SMPN 2 Sumbermanjing Wetan, Christian Religious Education class are assumed to be less interesed in Christian Religious study. This can be showed from their attitudes such as being lazy in doing assignment, not pay attention to the teacher who teaches, but talking to themselves with their friends, often having permission to the toilet, considering Christian religious lesson is not important, because these lessons are often obstained at home or at the church.The purpose of this research is to find out whether the students of SMPN 2 Sumbermanjing Wetan understand the meaning of interest in learning,  to know the condition of their interest in learning, and to find out the causes and solutions so that they can be interested in the subject of Christian Religious EducationThis research uses qualitative method with an intrinsic case study approach because the researcher wants to understand this case in all its specificity and simplicityThe results obstained from observations, interviews, and existing documents show that SMPN 2 students understand the meaning og interest in learning. The constraints come from students (less enthusiastic, unstable). The other constraints are religion classroom with capacity of 30 filled more than 30 .There  is no fan in the class, the hot air  make them discomfort.Lesson conducted at noon  between 10.50 – 12.50 and the lack of supporting facilities such LCD which are limited , so the teacher is not always able to use this facility            To overcome this situation , teacher creativity is needed in in teaching. Class can divided in groups , giving group assigments that can be done outside the classroom, still encouraging or give motivation to the students, providing guidance or conseling outside of teaching hours.  The coorperation among students, teachers, and school principal ai also needed and spiritual guidance teacher in spurring student interest in learning
Analisis Keaktifan Belajar Pendidikan Agama Kristen Melalui Aplikasi Moodle Pada Masa Post-Pandemi Covid-19: Studi Kasus Siswa SMPN 17 Surakarta Kezia Eirene Gabriel
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 5, No 2: Desember 2022
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v5i2.152

Abstract

This research aims to determine students' active learning level in Christian religious education at SMP 17 Surakarta during the pandemic by using Moodle-based E-Learning as an application that can change a learning media into a web form. Moodle allows students to enter digital classrooms to access learning materials online. This research was conducted at SMP Negeri 17 Surakarta with 40 Christian students in grades 8 and 9. The research method used was a quantitative approach with data analysis using statistical rules with the help of questionnaires and SPSS 25 software. -Moodle-Based Learning effectively increases the learning activity of Christian Religious Education and Character Education subjects at SMP Negeri 17 Surakarta during the pandemic. From the analysis results, Moodle-Based E-Learning is predicted to increase learning activity in Christian Religious Education and Character Education at SMP Negeri 17 Surakarta in the future so that this application is representative for use in post-covid-19 learning.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keaktifan belajar siswa dalam pembe-lajaran pendidikan agama Kristen di SMP 17 Surakarta pada masa pandemi dengan menggunakan E-Learning berbasis Moodle sebagai aplikasi yang dapat merubah sebuah media pembelajaran ke dalam bentuk web. Moodle memungkinkan siswa untuk masuk ke dalam ruang kelas digital untuk mengakses materi-materi pembelajaran  secara online. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 17 Surakarta dengan jumlah sampel penelitian 40 orang siswa kristen kelas 8 dan 9. Adapun meto-de penelitian yang dipakai adalah pendekatan kuantitatif dengan analisa data menggunakan kaidah statistik dengan bantuan angket kuesioner dan software SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukan penggunaan E-Learning Berbasis Moodle efektif dalam meningkatkan Keaktifan belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Di SMP Negeri 17 Surakarta pada masa pandemi serta dari hasil analisa penggunaan E-Learning Berbasis Moodle diprediksi akan memba-wa peningkatan Keaktifan belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di SMP Negeri 17 Surakarta kedepannya sehingga aplikasi ini representatif untuk digunakan pada pembelajaran pasca pandemi covid-19. 
Membangun Budaya Literasi Mahasiswa Pascapandemi melalui Optimalisasi Perpustakaan: Studi Kasus pada Perpustakaan STT Intheos Surakarta Pebrina Dwi Sari; Rifai Rifai; Ayub E Lande
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 5, No 2: Desember 2022
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v5i2.99

Abstract

Masa  pandemi  Covid  19  memasuki  tahun  ketiga  ini  telah membawa  banyak  perubahan dalam segala bidang, tidak terkecuali aktivitas  di  perpustakaan kampus.  Perpustakaaan  tidak  bisa  lagi  sepenuhnya  melakukan layanan tatap muka penuh tetapi dilakukan berbagai pembatasan guna mengurangi mobilitas dan menekan penularan virus covid-19. Oleh sebab itu menjadi suatu urgensi guna pemulihan perpustakaan pasca pandemi yaitu dengan optimalisasi perpustakaan kampus sehingga layanan perpustakaan dapat kembali dirasakan oleh mahasiwa kampus tersebut. Selain itu membumikan kembali budaya literasi dan minat baca mahasiswa yang menurun akibat pandemi. Karena salah satu tolok ukur mahasiswa yang kompeten di abad 21 adalah mahasiswa yang berfikir kritis, berwawasan global dan memiliki karakter serta spiritualisme yang tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yaitu difokuskan pada mahasiswa STT Intheos Surakarta dan upaya yang dilakukanperpustakaan kampus untuk optimalisasi perpustakaan yaitu diantaranya : mencanangkan gerakan literasi kampus, mensosialisasikan program tersebut, membuat pojok baca kuliah, peningkatan kompetensi pustakawan dalam perpustakaan digital, digitalisasi buku – buku Teologi, memaksimalkan media sosial sebagai sarana promosi katalog buku baru dan peningkatan sarana prasarana penunjang perpustakaan masa kini.
Pengajaran Tranformasi Perilaku Keagamaan Remaja Era Milenial Oleh Gereja dan Orang Tua farmelda sileta; yonathan mujianto
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 5, No 2: Desember 2022
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v5i2.151

Abstract

Bertitik tolak dari observasi lapangan yang dikaitkan dengan hikmat Salomo dalam Alkitab dapat dianggap bahwa firman Tuhan sebagai sumber moralitas yang membentuk perilaku keagamaan seseorang.  Salomo menuliskan agar orang muda, “janganlah engkau melupakan ajaran tetapi hati mereka dipelihara oleh firman Tuhan agar memperoleh damai sejahtara di sepanjang kehidupan” (Amsal 3:1-6).  Meskipun secara kontekstual nilai-nilai perilaku keagamaan semua orang-orang muda harus berasal dari nilai-nilai moralitas berdasarkan firman Tuhan namun secara faktual didapati bahwa nilai-nilai moral mereka bertransformasi dengan nilai-nilai moral yang berlaku secara umum atau universal.Sementara, ada nilai-nilai kehidupan yang berasal Firman Tuhan atau Alkitab yang dimiliki dan dipegang secara institusional, yaitu oleh gereja dan keluarga dalam hal ini adalah orang-tua. Seharusnya, gereja dan keluarga memiliki sarana penentu perilaku keagamaan karena institusi tersebutlah dapat menjamin nilai-nilai moralitas yang membentuk perilaku kehidupan. Atau dengan kata lain, adanya keterkaitan seseorang kepada Tuhan yang dapat menjaga nilai-nilai kehidupan moralitas berperilaku. Namun secara faktual didapati bahwa pemahaman yang luas seputaran permasalahan remaja di dalam semua aspek khususnya di era milenial menunjukkan suatu bentuk transformasi pada nilai perilaku atau moral dan nilai keagamaan atau spiritualitas yang semakin abai dan bahkan semakin menjauh dari nilai-nilai perilaku keagamaan Kristiani.Penelitian ini dilakukan di gereja-lokal Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) Hermon Mulyorejo Kediri melalui pendekatan penelitian kualitatif jenis Studi Kasus yaitu mengeskplorasi kasus tunggal atau majemuk yang bisa dipelajari agar dicarikan jalan keluar yang mungkin bisa dilakukan oleh pihak gereja-lokal (GPdI Hermon), keluarga (orang tua- anggota gereja-lokal). Ada tiga kasus yang harus dicarikan jalan keluarnya berupa pengajaran nilai-nilai berkenaan dengan transformasi perilaku keagamaan dan lingkungan, transformasi perilaku keagamaan gereja, serta transformasi perilaku keagamaan dan orang tua.
Pendidikan Kristiani Menangkal Budaya Pergaulan Bebas: Sebuah Pendekatan Sosio-teologis Meilani Meilani; Mariajina Soares; Andreas Fernando
DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan Vol 5, No 2: Desember 2022
Publisher : STIPAK Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32490/didaktik.v5i2.147

Abstract

In today's era, in facing the influence of globalization on remaining delinquency or promiscuity, Christian education in counteracting the culture of promiscuity in adolescents is very influential. the solution to the problem of promiscuity among adolescents by departing from sociological analysis. This paper uses a descriptive qualitative method with a literature study approach by searching for data and information from the Bible. journal books. trusted news articles and articles related to sociological culture in Indonesia from the point of view of Christian education and articles related to the culture of promiscuity among teenagers. The result is that Christian religious education, in its process and function towards social and cultural change, especially among Indonesian teenagers, plays a role in teaching students to build a culture of holy living reflecting on the behavior of the characterof Christ as the right means to counteract the entry and embedding of a culture of promiscuity among the nation’s next generation.  AbstrakPada zaman ini, budaya pergaulan bebas semakin merebak luas di kalangan remaja Indonesia, maka Pendidikan agama Kristen harus segera mengambil langkah dalam menangkal budaya pergaulan bebas tersebut sehingga tidak semakin berkembang dan menjadi gaya hidup generasi muda di Indonesia yang kelak akan menjadi generasi penerus bangsa ini. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengupayakan solusi dari permasalahan pergaulan bebas di kalangan remaja dengan berangkat dari mengkaji Pendidikan agama Kristen secara sosiologis. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dengan mencari data dan informasi dari alkitab, buku-buku,jurnal, berita tulis terpercaya dan artikel yang berhubungan dengan sosiologis budaya di Indonesia dalam sudut pandang Pendidikan Kristen serta tulisan yang berkenaan dengan budaya pergaulan bebas di kalangan remaja. Hasil dari penelitian ini adalah Pendidikan agama Kristen dalam proses dan fungsinya terhadap perubahan sosial dan kultural khususnya di kalangan remaja Indonesia berperan untuk mengajarkan peserta didik membangun budaya hidup kudus bercermin dari perilaku karakter Kristus sebagai sarana yang tepat untuk  menangkal masuk dan tertanamnya budaya pergaulan bebas di kalangan generasi muda penerus bangsa. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6