Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC"
:
12 Documents
clear
PROSES IMPLEMENTASI TEST COMMISIONING KABEL DISTRIBUSI FIBER TO THE HOME ( FTTH ) PADA TEKNOLOGI GPON
Vitrasia .
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (804.106 KB)
Paper ini membahas mengenai proses pengetesan dan uji coba penggunaan Jaringan Lokal Akses Fiber Optik Sampai dengan rumah-rumah atau dikenal dengan istilah Fiber To The Home (FTTH), saat ini Jaringan ke rumah-rumah masih menggunaan Jaringan Lokal Akses Tembaga sebagai Media Transmisinya. Namun dengan keperluan pelanggan akan Bandwidth yang besar dengan kecepatan yang tinggi, penggunaan Tembaga dinilai kurang cocok karena masih terdapat kekurangan. Penggunaan Jaringan Lokal Akses Fiber Optik Sampai dengan rumah-rumah atau dikenal dengan istilah Fiber To The Home (FTTH) merupakan sebuah solusi untuk mengganti Jaringan Lokal Tembaga untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan Bandwidth yang besar dengan Kecepatan akses data yang tinggi. Agar Jaringan Lokal Akses Fiber dapat bekerja secara kontinu dan optimal, maka diperlukan proses pengetesan dan uji coba (Test Comissioning) sebelum digunakan. Test Commissioning ini difokuskan pada Pengukuran Redaman ( Loss ) Kabel Distribusi yang mengacu pada standar pengukuran International yaitu ITU-T G652D. Cara pengukuran Test Commissioning menggunakan alat ukur Optical Time Domain Reflector (OTDR) dan Optical Power Meter (OPM). Hasil Test Commissioning dari kabel core fiber harus memenuhi standar / spesifikasi yang telah ditentukan dan kalau belum memenuhi standar yang telah ditentukan maka dilakukan repair pada core fiber tersebut. Kata kunci : Test Comissioning, OTDR, OPM, Redaman, standar ITU-T G652D
KOMPARASI ANTARA ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE DAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK UNTUK PEMODELAN DATA TIME SERIES
Dadan Saepul Ramdan
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (188.533 KB)
Pemodelan time series merupakan salah satu subjek yang fundamental dan penting bagi beberapa penelitian. Banyak peneliti yang melakukan penelitian dalam subjek time series dalam beberapa tahun terakhir (Ratnadip & AgrawalAn, 2009). Support Vector Machine (SVM) dan Artificial Neural Network (ANN) telah diaplikasikan dengan sukses dalam banyak subjek penelitian dengan hasil generalisasi yang baik seperti rule extraction, classification dan evaluation. Support Vector Machine (SVM) adalah metode yang menjanjikan untuk prediksi time series karena menggunakan fungsi resiko dari emperical error dan regularized term yang berasal dari prinsip minimalisasi resiko struktural (Kyoung-jae, 2003). Artificial Neural Networks (ANN) adalah alat yang powerful yang didesain supaya mampu menyediakan solusi akurasi yang tinggi untuk permasalahan pemodelan di dunia nyata (Felicia, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan antara algortima SVM dan ANN untuk pemodelan data time series. Kata kunci : time series, artificial neural networks , support vector machine, ann, svm
PERANCANGAN DAN ANALISA MODEL SEPEDA SIMULASI MENGACU PADA MODEL DINAMIKA DAN KINEMATIKA SEPEDA
Ridwan Solihin;
Vitrasia .
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (365.277 KB)
Paper ini menyajikan desain sistem simulator sepeda yang dapat mensimulasikan pengemudian sepeda dalam sebuah dunia semu dengan lokasi awal dan akhir ditentukan oleh pengguna simulator atau melalui pemrograman komputer. Simulator sepeda terdiri dari sebuah sepeda normal diatas platform sepeda, kemudi dan sistem resistansi pedal untuk membangun feeling gerakan, dan sebuah simulator visual yang menghasilkan gambar-gambar dinamis untuk simulator dan menyajikan ekspresi dunia semu yang pengguna jalani. Pengendara/user dapat melihat gambar-gambar yang dihasilkan melalui monitor komputer atau melalui proyektor multimedia . Simulator sepeda merupakan satu dari banyak tantangan untuk dikembangkan karena dinamika ketidak stabilan sepeda yang tidak dapat dipisahkan dengan dinamika seorang pengendara, faktor bobot tubuh dan tenaga seseorang yang berkendara di sekitaran virtual akan berpengaruh terhadap dinamik sepeda. Kata kunci : simulator sepeda, kemudi dan resistansi gaya pedal, navigasi sekitaran virtual
MODEL ALOKASI PENDANAAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR IRIGASI DENGAN METODE AHP
Ira Puspitasari
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (530.117 KB)
Pemeliharaan infrastruktur irigasi bertujuan untuk memperlambat degradasi dan mempertahankan fungsi irigasi. Namun minimnya pendanaan pemeliharaan menjadi salah satu penyebab banyaknya irigasi yang mengalami degradasi dan tidak berfungsi ditambah pengalokasiannya yang hanya berdasarkan luas area. Maka diperlukan sebuah pemodelan alokasi pendanaan yang proposional dengan memperhatikan kepadatan (panjang saluran dan jumlah bangunan) dan kondisi infrastruktur tersebut di setiap daerah irigasi (DI) serta dipisahkannya antara pendanaan pemeliharaan rutin dan berkala. Pemodelan alokasi pendanaan dilakukan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) kriteria kuantitatif dan AHP kriteria kualitatif. Daerah kajian penelitian adalah sembilan daerah irigasi di Jawa Barat. Metode AHP pada pemeiharaan rutin didasarkan pada 3 kriteria yaitu panjang saluran, jumlah bangunan dan luas area, sedangkan pada pemeliharaan berkala adalah panjang saluran, kerusakan kondisi saluran dan kerusakan kondisi bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalokasian pendanaan pada pemeliharaan rutin bersifat statis, dimana besarnya hampir sama setiap tahun sedangkan pada pendanaan pemeliharaan berkala bersifat dinamis yang selalu berubah setiap tahunnya sesuai kondisi eksisting di lapangan Kata kunci : Pemeliharaan infrastruktur irigasi, Analytic Hierarchy Process, kriteria kuantitatif dan kualitatif
AUDIT ENERGI LISTRIK RUMAH TINGGAL: PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK RUMAH TINGGAL MENGGUNAKAN FILTER PASIF
Bambang Priyandono
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.94 KB)
Audit energi listrik rumah tinggal adalah salah satu metoda untuk mengetahui dan mengevaluasi efektivitas dan efisiensi pemakaian energi listrik pada rumah tinggal Hasil audit energi diharapkan mampu menentukan efisiensi penggunaan energi listrik per konsumen (rumah tinggal), sehingga konsumen dapat melakukan penghematan energy listrik, serta diharapkan beban energi yang ada dapat dipakai secara maksimal. Salah satu cara penghematan energi listrik adalah dengan mengurangi distorsi harmonik pada rangkaian instalasi yang disebabkan karena banyaknya penggunaan peralatan elektronika yang non-linier dalam jaringan instalasi rumah tinggal, mulai dari lampu hingga peralatan rumah tangga. Distorsi harmonik ini akan menyebabkan timbulnya rugi daya pada instalasi. Untuk mengurangi distorsi harmonik tersebut dapat dilakukan dengan memasang filter pasif, yang secara teori dapat dipergunakan untuk mengatasi atau memperbaiki arus harmonisa sehingga dapat memperbaiki faktor daya, yang pada akhirnya dapat memperkecil konsumsi energi listrik. Kata kunci : energi listrik, distorsi harmonik, filter pasif, faktor daya
PENGEMBANGAN SISTEM MUATAN ROKET DAN UNIT GROUND SEGMENT UNTUK PENGINDERAAN JAUH
Ferry Satria
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (568.3 KB)
Payload (muatan) roket adalah sistem elektronika dan komunikasi yang ditumpangkan pada roket, biasanya diletakkan di bagian belakang (ekor badan roket) untuk melakukan penginderaan jauh. Pada penelitian ini sistem muatan roket terdiri dari: modul radio Xbee 802.15.4 yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz dengan sistem modulasi QPSK; modul kamera berwarna ZM 0.3 Mp yang memiliki Baud rate hingga 115200 bps; modul sensor suhu dan kelembaban digital SHT10 yang memiliki range temperatur dari -40 ºC sampai 123,8 ºC dan range kelembaban dari 0 sampai 100 %RH ; modul sensor accelerometer 3 aksis H48C.; serta modul mikrokontroler Atmega16. Payload akan terpisah dari badan roket pada ketinggian tertentu (600 sampai 800 m dari permukaan bumi) dan akan turun ke bumi dengan bantuan parasut untuk melakukan penginderaan jauh (mengambil data suhu dan kelembaban dari sensor SHT10, data akselerasi dari sensor accelerometer 3-axis, dan citra JPEG berwarna dengan resolusi 160x120 pixel dari modul kamera ZM 0.3Mp) secara terkontrol untuk dikirimkan ke unit ground segment (pengontrol dan penerima data payload) melalui komunikasi radio menggunakan modul radio XBee. Ground segment adalah unit pengontrol dan penerima data yang ditempatkan pada lokasi tertentu di permukaan bumi. Perangkat lunak aplikasi untuk sistem Ground segment dibuat menggunakan C# Visual Studio 2010. Setelah proses pengujian, didapat simpulan: sistem Ground segment berhasil mengirimkan perintah pada sistem muatan roket untuk melakukan pengukuran terhadap besaran-besaran yang diperlukan dan pengambilan citra berwarna permukaan bumi dan mengirimkan datadata hasil penginderaan ke Ground segment sesuai perintah yang diberikan. Hasil penelitian ini dipergunakan untuk pengembangan sistem muatan roket Polban pada kompetisi muatan roket dan roket Indonesia (KOMURINDO). Kata kunci : Payload, penginderaan jauh, ground segment, kamera ZM 0.3Mp, JPEG, Xbee
EVALUASI PENERAPAN MANAJEMEN LAYANAN TI MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA IT INFRASTRUCTURE LIBRARY (ITIL) SUB DOMAIN SERVICE DESK, INCIDENT MANAGEMENT, DAN PROBLEM MANAGEMENT
Badie Uddin
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (259.021 KB)
Adanya standar operasional berdasarkan Service Level Agreement (SLA) diharapkan dapat memberikan layanan terhadap pengguna jasa IT menjadi lebih luas. Dengan adanya incident management dan problem management serta dilakukannya implementasi Service Desk maka akan mengembalikan operasional bisnis kembali normal secepat mungkin dan keadaan tingkat normal bisa dituangkan dalam suatu batasan SLA. PT. XYZ mengembangkan ISC (Information System Centre) untuk menangani serta menunjang aktifitas IS/IT perusahaan. Salah satu unit di bawah ISC adalah IS Service Support yang bertanggung jawab terhadap kebutuhan hardware, software, data dan jaringan di seluruh unit bisnis PT. XYZ. Evaluasi penerapan Information Technology Service Management (ITSM) didasarkan kepada masalah-masalah yang terjadi pada unit IS Service Support. Pengukuran kinerja layanan TI unit IS Service Support PT. XYZ ini dilakukan dengan menerapkan kerangka kerja yang secara internasional sudah diakui sebagai best practice, yaitu ITIL. Sedangkan hasil dari pengukuran tingkat kematangan (maturity level) dalam obyek penelitian ini dapat membantu organisasi dalam memahami hal-hal apa saja yang harus menjadi perhatian khusus guna meningkatkan layanan atau produk kerja organisasi itu sendiri. Kata kunci : SLA, Service Desk, Incident Management, Problem Management, IS Service Support, PT. XYZ, ITSM, ITIL.
PENERAPAN ERGONOMI PARTISIPASI DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS
Paulus Sukapto;
Harjoto D.;
Hans Okto
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (554.374 KB)
Pada paper ini membahas secara khusus peran Participatory ergonomics (PE) dalam meningkatkan produktivitas karyawan di industri bordir. Perusahaan ini adalah suatu home industry yang bergerak di bidang bordir dengan menggunakan computer. Perusahaan ini sedang mengalami masalah utama yaitu penurunan produktivitas kerja. Salah satu cara untuk memperbaiki kinerja perusahaan adalah dengan menggunakan Model PE. Elemen utama dalam PE adalah partisipasi, organisasi, pengetahuan metode dan alat ergonomi, dan konsep disain. Penerapan metode PE melalui empat tahapan yaitu: pemahaman lingkungan kerja, analisis kerja, interaksi antara karyawan dan manajemen, dan konsep disain. Hasil penerapan PE diperoleh bahwa perlu adanya perbaikan aspek lingkungan kerja, teknologi serta motivasi pada diri karyawannya. Dengan perbaikan tersebut maka seluruh karyawan mampu menjalankan tugas dengan baik sehingga mendapatkan kenyamanan serta motivasi yang lebih baik. Akibatnya, karyawan mampu meningkatkan performansi kerjanya sehingga meningkatkan produktivitas perusahaan. Kata kunci : ergonomi partisipasi, home industry, produktivitas, motivasi,performansi kerja
SISTEM PENGATURAN OTOMATIS BUKA TUTUP PINTU BERDASARKAN DETEKSI WAJAH MENGGUNAKAN TEKNIK INTERPOLASI
Budi Setiadi
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (831.827 KB)
Sistem pengaturan otomatis buka tutup pintu yang ada saat ini, kebanyakan masih menggunakan perangkat masukan (sensor) infra-red, sonar, dan sensor sejenis yang lainnya. Penggunaan sensor sejenis ini memiliki keterbatasan dalam hal penentuan jenis objek. Dalam penelitian ini, penggunaan sensor tersebut digantikan menggunakan kamera (WebCam). Sehingga pintu akan terbuka pada saat kamera mendeteksi objek wajah manusia. Selanjutnya objek wajah manusia tersebut akan diolah oleh mikrokontroler (miniPC Raspberry Pi) dan dikeluarkan dalam bentuk posisi. Dimana posisi tersebut menunjukkan letak dari objek wajah manusia yang berada diarea gambar dengan ukuran piksel 640x480. Data posisi tersebut selanjutnya dilakukan proses interpolasi terhadap lebar bukaan pintu (disimulasikan menggunakan motor servo standar). Hasilnya, sisi pintu kanan maupun kiri dapat terbuka ketika kamera mendeteksi objek wajah manusia. Kata kunci : Kamera, Piksel , Raspberry Pi, Interpolasi, Servo, PWM
APLIKASI KODE ICD 10 BERBASIS ANDROID GUNA MENUNJANG PEREKAM MEDIS DI PROGRAM STUDI REKAM MEDIS INFORMASI KESEHATAN POLITEKNIK TEDC BANDUNG
Mamay Syani
Jurnal TEDC Vol 8 No 2 (2014): Jurnal TEDC
Publisher : UPPM Politeknik TEDC Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (573.687 KB)
Perekam medis adalah seorang yang bertugas untuk mencatat dan membuat berkas ataupun dokumen tetang pemeriksaan, pengobatan, dan mengklasifikasikan penyakit. Oleh sebab itu perekam medis sangatlah membutuhkan buku kode ICD 10 sebagai buku panduan untuk mengklasifikasikan kode penyakit. Karena masih menggunakan buku sabagai buku panduannya, seringkali perekam medis malas membacanya dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan kode yang diinginkan. Maka dari itu penulis ingin membuat pedoman tentang kode ICD 10 yang menggunakan teknologi smartphone yang berbasis android. Tujuan yang hendak dicapai oleh penulis adalah menghasilkan sebuah aplikasi kode ICD 10 yang dapat membantu para perekam medis dalam mengklasifikasi kode penyakit yang dapat digunakan pada telpon seluler dengan sistem operasi android. Dalam pembuatan aplikasi ini penulis menggunakan android developer tool untuk membangun aplikasi dan sqlite sebagai databasenya. Aplikasi ini hanya menampilkan kode ICD 10 dan definisinya yang dapat menggunakan dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris serta dilengkapi dengan fitur search, favorite sehingga lebih mempermudah para perekam medis untuk menggunakannya Kata kunci : android, sqlite, kode ICD 10