cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalpringgitan@stipram.ac.id
Phone
+62274485650
Journal Mail Official
jurnalpringgitan@stipram.ac.id
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani No. 52B, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Pringgitan
ISSN : 27216187     EISSN : 27222381     DOI : http://dx.doi.org/10.47256/prg
Pringgitan sebagai jurnal ilmu pariwisata diharapkan menjadi public sphere dalam mendesiminasikan karya ilmiah berbagai kajian aspek kepariwisataan terutama pada bidang: Tourism; Hospitality; MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition); Tourism Destination; Communication Tourism; Management Tourism; Digital Tourism.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "vol 7, no 1 (2026): pringgitan" : 2 Documents clear
PENGARUH INSTAGRAM TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KE PANTAI BARU, BANTUL Agung Pauriswadi; Amri Amirrulloh; Maria Ana Sila Hayatri; Rakhmat Ashartono
Pringgitan Vol 7, No 1 (2026): Pringgitan
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/prg.v7i1.1309

Abstract

AbstrakInstagram merupakan platform media sosial dengan beragam fitur seperti unggah foto, video, hashtag, geotag, follow, share, like, comment dan mention yang berpotensi menjadi media informasi sekaligus promosi destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media sosial Instagram terhadap minat berkunjung wisatawan ke Pantai Baru, Bantul, Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi pengikut akun @pantaibarudjokdja sebanyak 1.715 orang. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 100 responden. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta regresi linear sederhana dengan uji t dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial Instagram berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,807 menunjukkan bahwa 80,7% variasi minat berkunjung dapat dijelaskan oleh variabel penggunaan Instagram, sedangkan 19,3% sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pengelolaan konten Instagram secara aktif, kreatif, dan konsisten dapat menjadi strategi promosi yang efektif bagi pengelola Pantai Baru, Bantul dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.Kata Kunci: Instagram; Media Sosial; Minat Berkunjung; Pantai Baru BantulAbstractInstagram is a social media platform with various features such as photo and video uploads, hashtags, geotags, follow, share, like, comment, and mention, which can serve as an information and promotional medium for tourist destinations. This study aims to analyze the influence of Instagram usage on tourist's interest in visiting Baru Beach, Bantul, Yogyakarta. A quantitative descriptive approach was applied, with a population of 1,715 followers of the @pantaibarudjokdja account. The Slovin formula was used to determine a sample of 100 respondents. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation, then analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, and simple linear regression with t-tests and the coefficient of determination test. The results show that Instagram has a positive and significant effect on visiting interest, indicated by a significance value of 0.001 < 0.05. The coefficient of determination (R²) of 0.807 indicate that 80.7% of the variation in visiting interest is explained by Instagram usage, while the remaining 19.3% is explained by other variables outside this study. These findings imply that active, creative, and consistent Instagram content management can serve as an effective promotional strategy for the management of Baru Beach, Bantul, in increasing tourist visits.Keywords: Instagram; Socialmedia; Visiting Interest; Baru Beach Bantul
FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRAKTIK UPSELLING OLEH KARYAWAN FOOD AND BEVERAGE SERVICE DI LABUAN BAJO Elisabet Oktaviani Hanggu; Yellysha Indri Cahyani Sanus
Pringgitan Vol 7, No 1 (2026): Pringgitan
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/prg.v7i1.1269

Abstract

Upselling merupakan salah satu strategi penjualan yang banyak diterapkan pada industri hospitality untuk meningkatkan nilai transaksi pelanggan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan restoran. Namun, keberhasilan penerapan upselling tidak terlepas dari berbagai faktor yang memengaruhi kinerja karyawan food and beverage service. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan upselling serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya pada restoran-restoran di Labuan Bajo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan pada delapan restoran di Labuan Bajo dengan melibatkan 16 informan yang terdiri atas manajer, supervisor, waiter, dan waitress. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik upselling telah diterapkan di seluruh restoran dengan menawarkan menu premium, menu best seller, makanan dan minuman tambahan, serta dessert sesuai dengan preferensi pelanggan. Meskipun demikian, pelaksanaannya belum sepenuhnya konsisten, terutama pada saat restoran berada dalam kondisi ramai. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan upselling meliputi dukungan manajemen, product knowledge, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri karyawan. Dukungan manajemen diwujudkan melalui briefing, penerapan standar operasional prosedur (SOP), pelatihan, dan pemberian reward. Sementara itu, penguasaan produk, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri menjadi faktor utama yang mendukung keberhasilan waiter dan waitress dalam menawarkan produk kepada pelanggan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengelola restoran dalam meningkatkan kompetensi karyawan melalui pelatihan serta penguatan budaya pelayanan yang berorientasi pada peningkatan penjualan dan kepuasan pelanggan.

Page 1 of 1 | Total Record : 2