Jurnal Penelitian Bidang Inovasi & Pengelolaan Industri (Invantri)
INVANTRI adalah Jurnal Ilmiah Teknik Industri Unhasy Tebuireng Jombang. Jurnal ini diterbitkan dengan tujuan menjadi wadah sekaligus media publikasi artikel berbasis riset penelitian dan pengabdian bagi para mahasiswa, akademisi dan praktisi di bidang Teknik Industri. Secara khusus INVANTRI menerima artikel ilmiah Bahasa Indonesia & Bahasa inggris terkait perkembangan pemanfaatan teknologi di segala bidang fungsional industri. Jurnal ini terbit 1 tahun 2 kali. Jurnal INVANTRI menerima karya asli yang belum pernah dipublikasikan pada jurnal lain. Yang terdiri dari: Green Industry and Eco Industrial Park, Green & Lean Manufacturing, Logistic dan Supply Chain, Innovation Product Design & Eco Product, Optimation process, Production System, Productivity Industrial System, Quality Management, Ergonomics, Performance Measurement Systems, Decision Analysis, Safety Engineering, Industrial Operational Research, Industrial Halal Product, dan Marketing strategy
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1 No 2 (2022): Februari"
:
14 Documents
clear
Pengukuran Produktivitas Lini Produksi Seragam Sekolah di Usaha Konveksi XY dengan menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)
Sayyidah Sylviatuzzahroh;
Andhika Mayasari;
Fatma Ayu Nuning Farida Afiatna;
Nur Muflihah
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.78 KB)
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2319
Konveksi XY merupakan unit usaha menengah yang bergerak di bidang konveksi atribut sekolah dan non atribut sekolah. Proses produksi konveksi XY menganut sistem make to stock, dimana konveksi membuat 250 set seragam (seragam putih, batik, pramuka, olahraga, almamater atau jas dan kerudung bagi siswi) untuk satu sekolah. Setiap sekolah yang menjadi pelanggan tetap, rentang pengerjaanya dimulai setelah ajaran baru berlangsung sampai sebelum pembukaan pendaftaran siswa baru. Pada rentang waktu tersebut, terdapat kasus penjahit dari kelompok kerja unit lain membantu unit kerja yang belum selesai. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian menggunakan metode Objective Matrix. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengukur produktivitas pada lini produksi seragam sekolah, menganalisis pengaruh produktivitas terhadap efisiensi dan efektivitas, dan menemukan solusi perbaikan berdasarkan hasil pengukuran produktivitasnya. Hasil penelitian ditemukan bahwa produktivitas di konveksi XY tidak stabil. Hal ini berdasarkan diagram pareto hasil performance indicator (PI) dimana alur kurvanya naik turun meskipun mayoritas nilai PI diatas standar (300) kecuali periode 8 (146). Kemudian diperkuat dengan diagram pareto hasil indeks PI dimana nilai indeks PI periode sekarang terhadap periode sebelumnya negatif, yakni : (1) periode 2 (-28,547); (2) periode 4 (-39,130); (3) periode 7 (-24,265); dan (4) periode 8 (-52,751) dan Indeks PI periode sekarang terhadap PI standar alur kurvanya naik turun dengan hasil negatif pada periode 8 (-51,333). Adapun produktivitas tidak mempengaruhi efisiensi dan efektivitas, tetapi efisiensi dan efektivitas yang mempengaruhi produktivitas. Kemudian perbaikan yang perlu dilakukan adalah memangkas kegiatan dan hal yang dapat menyebabkan pemborosan waktu.
ANALISIS PRODUKTIVITAS DENGAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) DI HOME INDUSTRI X
Fitra Ilman Basori;
Nur Muflihah;
Sulung Rahmawan Wira Ghani;
Fatma Ayu Nuning Farida Afiatna
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.804 KB)
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2320
Perusahaan mengalami tidak tercapainya target produksi pada tahun sebelumnya. Hal ini membuat peneliti ingin melakukan pengukuran produktivitas untuk perusahaan, karena sebelumnya belum ada pengukuran produktivitas pada pabrik. Dalam pengukuran produktivitas kali ini peneliti menggunakan metode Objective Matrix (OMAX). Dalam pengolahan datanya peneliti menghitung nilai rasio tiap periode, nilai bobot, nilai level 0-3-10, nilai selain level 0-3-10, Indikator Performansi (IP), dan Indeks. Tujuan penelitian ini agar dapat mengetahui analisis dan pengukuran produktivitas pada home industri ini dan menemukan solusi untuk perbaikan berdasarkan hasil yang ditemukan. Dalam analisis menggunakan diagram Pareto didapat bahwa untuk mencapai dampak perbaikan 80% maka ditentukan rasio-rasio yang harus segera diperbaiki, yaitu rasio 2, 4, dan 6. Hal ini dapat ditingkatkan dengan berbagai usulan, yang pertama meningkatkan skill para tenaga kerja, dan mengupayakan para tenaga kerja dapat bekerja saat produksi bekerja, kemudian yang kedua melakukan proses maintenance secara rutin, lalu memberi alat penyedot suhu panas, untuk faktor mesin bisa membeli alat otomatis sehingga dapat mempercepat proses percetakan, dan menjalin hubungan dengan supplier bahan baku sehingga dapat memberikan bahan baku yang berkualitas.
Penerapan Prinsip Kaizen dalam Metode PDCA Sebagai Upaya Perbaikan Kualitas Produk Gentong
Rama Dhani;
Andhika Mayasari
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.85 KB)
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2321
Kualitas adalah suatu hal yang sangat penting bagi perusahaan dalam menciptakan produk. Suatu perusahaan juga harus bisa mengendalikan kualitas produknya, mengingat persaingan kualitas produk sangat ketat pada saat ini, dengan meningkatkan kualitas produk diharapkan dapat bertahan dan terus meningkatkan posisinya di dalam pasar. Upaya perbaikan ataupun pengendalian kualitas ini dapat dimulai dengan mencari titik permasalahan yang menjadi penyebab prodok cacat. Untuk mengetahui sebab akibat maka digunakanlah diagram Fishbone. Selanjutnya memperbaiki sistem ataupun budaya kerja dengan menerapkan prinsip kaizen yaitu seiri, seiton, seiso, shiketsu dan shitsuke. Dari hasil analisis pada produksi gentong tanah liat menunjukkan bahwa jenis cacat yang sering terjadi yaitu pecah, retak, rompal, tidak presisi dan gosong. Dalam 8 kali produksi ada 32 produk cacat dari 3 titik proses produksi, yaitu pada proses pengeringan ada 9 produk cacat, 7 produk cacat di bagian proses penyimpanan dan di bagian proses pembakaran ada 16 produk cacat dengan persentase kumulatif sebanyak 5% dari total produksi. Adapun solusi yang diusulkan yaitu dengan menerapkan konsep kaizen dan siklus PDCA sebagai upaya perbaikan kualitas secara terus menerus.
ANALISIS PERAMALAN TIME SERIES UNTUK PENGELOLAAN PERMINTAAN DENGAN METODE ARIMA BOX-JENKINS (Studi Kasus di CV. TOMY BAKERY)
Ma’Fulloh;
Sumarsono
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.806 KB)
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2322
Fluktuasi permintaan yang tinggi, menjadi masalah untuk perusahaan kecil maupun besar. Hal tersebut juga terjadi pada CV. Tomy Bakery sebagai produsen roti plemben (kering dan basah). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis peramalan penjualan roti dengan model ARIMA yang tepat pada roti kering dan basah dan mengimplementasikan hasil peramalan untuk pengelolaan permintaan roti kering dan basah. Metode analisis menggunakan metode time series ARIMA Box Jenkins. Data penelitian berupa data penjualan harian produk roti kering dan basah. Hasil temuan model ARIMA pada roti kering yakni ARIMA (4,0,4), kemudian roti basah yakni ARIMA (5,1,1). Hasil ini menunjukan penjualan roti kering saat waktu t dipengaruhi penjualan saat t-1, t-3, dan t-4 (pola permintaan siklus 4 harian). Kemudian penjualan roti basah saat t dipengaruhi penjualan saat t-1, t-2, t-3, t-4, t-5 dan t-6 (pola permintaan siklus 6 harian). Implementasi dari hasil peramalan penjualan diketahui adanya pengaruh waktu harian. Maka keputusan hari promosi yang tepat dengan harga diskon, menjadi penting untuk mengelola permintaan. Sebagai saran hari promosi untuk roti kering yakni saat hari t-2 (selasa) dan t-3 (rabu) dan atau hari t-6 (sabtu) dan t-7 (minggu). Kemudian untuk roti basah yakni saat t-4 (kamis) dan t-5 (jumat). Penerapan promosi pada hari diatas, akan bisa meratakan permintaan di sepanjang minggu. Dampaknya bisa mengurangi biaya simpan inventory pada saat peak day, juga membuat level produk dari hari ke hari akan relative sama (tidak berfluktuasi).
PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PRODUK MESIN PERONTOK BULU AYAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING
Muh. Akmal;
Sulung Rahmawan Wira Ghani
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.78 KB)
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2323
Mesin perontok bulu ayam merupakan alat yang dapat digunakan untuk mencabut bulu ayam secara otomatis tanpa harus menggunakan cara manual. Namun masih banyak produsen ayam potong di daerah Gudo yang menggunakan cara tradisional dalam proses pencabutan bulu ayam yang dapat mempengaruhi efisiensi dan produktifitas ayam. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode Kansei Engineering (Rekayasa Kansei) untuk memadukan kansei (perasaan serta emosi) dengan keahlian ilmu rekayasa. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan alat perontok bulu ayam agar lebih efisien. Hasil kuesioner dari responden kemudian diuji menggunakan uji validitas yang didapatkan ada 10 kata kansei word yang valid. Data yang valid kemudian diuji dengan uji reliabilitas dengan hasil 10 kata kansei word yang reliabel dikatakan reliabel karena nilai Cronbach's Alpha 0,880 > rtabel 0,444. Pengujian selanjutnya menggunakan uji KMO dengan hasil Angka test Bartlett 0,517 serta nilai MSA keseluruhan > 0,5 dan signifikansi dibawah 0,05, maka variabel bisa digunakan untuk penyebaran kuesioner Semantic Differential II. Kuesioner dari responden kemudian diolah menggunakan analisis Conjoint dan Multivariat dengan hasil yang didapatkan ada 8 sampel desain produk dimana sampel produk pertama yang terpilih sebagai usulan desain mesin perontok bulu ayam dengan spesifikasi bentuk persegi panjang, bahan besi, sistem penggerak mesin bor dan berukuran kecil.
Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Menggunakan Metode Servqual Di Sanjaya Fitnes Jombang
Setiyo Wibowo;
Nur Muflihah
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.86 KB)
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2324
Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan Sanjaya Fitnes. sasaran penelitian ini yaitu member Sanjaya Fitnes. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kecukupan data, uji validitas, uji reliabilitas, uji menggunakan metode servqual dan uji menggunakan metode IPA. Metode servqual adalah salah satu metode yang biasa digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan. Dengan hasil yang didapat pada masing-masing pengujian antara lain jumlah responden minimum adalah 44 responden, nilai dari uji validitas > 0,278, nilai uji reliabilitas > 0,6 dan uji servqual didapatkan nilai kesenjangan setiap dimensi dan nilai rata-rata dari semua dimensi. Sehingga didapatkan dimensi tangible dengan nilai negatif terbesar yaitu -0,12 dan didapat nilai kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan di sanjaya fitnes dengan demikian pelanggan sanjaya sudah bisa dikatakan puas dengan pelayanan yang diberikan. Untuk analisis IPA didapatkan hasil pernyataan yang menempati kuadran A meliputi P1 yaitu alat dan fasilitas yang disediakan di sanjaya fitnes sudah memenuhi kenyamanan dalam berolahraga, P2 yaitu perhatian yang diberikan pada pelanggan sudah sangat membantu saat mengalami kesulitan dalam latihan, P8 yaitu sanjaya fitnes merespon semua kritik dan saran dengan benar dan cepat, P13 yaitu kondisi ruangan sudah memenuhi standar keamanan dan keselamatan, P14 perawatan selalu dirawat dengan baik sehingga keselamatan dalam latihan selalu terjaga, dan P19 pelayanan yang diberikan sanjaya fitnes sudah dengan harapan pelanggan.
STRATEGI PEMASARAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANALISIS SWOT DAN BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) STUDI KASUS DI PT. GRAND ZAM-ZAM
Moch Abdurrahman Rizzal Fahmi;
Fatma Ayu Nuning Farida Afiatna;
Nur Muflihah
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.772 KB)
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2325
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan strategi pemasaran PT. Grand Zam-zam perusahaan yang bergerak di bidang jual beli lahan perumahan, dengan menggunakan metode analisis SWOT dan Bauran Pemasaran. Dengan metode tersebut peneliti berusaha untuk menyelesaikan masalah yang ada pada perusahaan PT. Grand Zam-zam yaitu tidak tercapainya target penjualan. Dari hasil uji validitas semua variabel dinyatakan valid karena rhitung > rtabel dengan rtabel = 0,2483 dan untuk hasil uji reliabilitas dinyatakan reliabel karna semua nilai alpha (α) variabel lebih dari 0,6. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa strategi SWOT berada pada posisi perusahaan pada kuadran I dengan titik kordinat 1,24:1,22 yang menggunakan strategi agresif. Sehingga di sarankan kepada PT. Grand Zam-zam untuk berfokus pada strategi memanfaatkan peluang dan memaksimalkan kekuatan internal yang di miliki perusahaan.
Pengukuran Produktivitas Lini Produksi Seragam Sekolah di Usaha Konveksi XY dengan menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX)
Sylviatuzzahroh, Sayyidah;
Mayasari, Andhika;
Afiatna, Fatma Ayu Nuning Farida;
Muflihah, Nur
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2319
Konveksi XY merupakan unit usaha menengah yang bergerak di bidang konveksi atribut sekolah dan non atribut sekolah. Proses produksi konveksi XY menganut sistem make to stock, dimana konveksi membuat 250 set seragam (seragam putih, batik, pramuka, olahraga, almamater atau jas dan kerudung bagi siswi) untuk satu sekolah. Setiap sekolah yang menjadi pelanggan tetap, rentang pengerjaanya dimulai setelah ajaran baru berlangsung sampai sebelum pembukaan pendaftaran siswa baru. Pada rentang waktu tersebut, terdapat kasus penjahit dari kelompok kerja unit lain membantu unit kerja yang belum selesai. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan penelitian menggunakan metode Objective Matrix. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengukur produktivitas pada lini produksi seragam sekolah, menganalisis pengaruh produktivitas terhadap efisiensi dan efektivitas, dan menemukan solusi perbaikan berdasarkan hasil pengukuran produktivitasnya. Hasil penelitian ditemukan bahwa produktivitas di konveksi XY tidak stabil. Hal ini berdasarkan diagram pareto hasil performance indicator (PI) dimana alur kurvanya naik turun meskipun mayoritas nilai PI diatas standar (300) kecuali periode 8 (146). Kemudian diperkuat dengan diagram pareto hasil indeks PI dimana nilai indeks PI periode sekarang terhadap periode sebelumnya negatif, yakni : (1) periode 2 (-28,547); (2) periode 4 (-39,130); (3) periode 7 (-24,265); dan (4) periode 8 (-52,751) dan Indeks PI periode sekarang terhadap PI standar alur kurvanya naik turun dengan hasil negatif pada periode 8 (-51,333). Adapun produktivitas tidak mempengaruhi efisiensi dan efektivitas, tetapi efisiensi dan efektivitas yang mempengaruhi produktivitas. Kemudian perbaikan yang perlu dilakukan adalah memangkas kegiatan dan hal yang dapat menyebabkan pemborosan waktu.
ANALISIS PRODUKTIVITAS DENGAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) DI HOME INDUSTRI X
Basori, Fitra Ilman;
Muflihah, Nur;
Ghani, Sulung Rahmawan Wira;
Afiatna, Fatma Ayu Nuning Farida
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2320
Perusahaan mengalami tidak tercapainya target produksi pada tahun sebelumnya. Hal ini membuat peneliti ingin melakukan pengukuran produktivitas untuk perusahaan, karena sebelumnya belum ada pengukuran produktivitas pada pabrik. Dalam pengukuran produktivitas kali ini peneliti menggunakan metode Objective Matrix (OMAX). Dalam pengolahan datanya peneliti menghitung nilai rasio tiap periode, nilai bobot, nilai level 0-3-10, nilai selain level 0-3-10, Indikator Performansi (IP), dan Indeks. Tujuan penelitian ini agar dapat mengetahui analisis dan pengukuran produktivitas pada home industri ini dan menemukan solusi untuk perbaikan berdasarkan hasil yang ditemukan. Dalam analisis menggunakan diagram Pareto didapat bahwa untuk mencapai dampak perbaikan 80% maka ditentukan rasio-rasio yang harus segera diperbaiki, yaitu rasio 2, 4, dan 6. Hal ini dapat ditingkatkan dengan berbagai usulan, yang pertama meningkatkan skill para tenaga kerja, dan mengupayakan para tenaga kerja dapat bekerja saat produksi bekerja, kemudian yang kedua melakukan proses maintenance secara rutin, lalu memberi alat penyedot suhu panas, untuk faktor mesin bisa membeli alat otomatis sehingga dapat mempercepat proses percetakan, dan menjalin hubungan dengan supplier bahan baku sehingga dapat memberikan bahan baku yang berkualitas.
Penerapan Prinsip Kaizen dalam Metode PDCA Sebagai Upaya Perbaikan Kualitas Produk Gentong
Dhani, Rama;
Mayasari, Andhika
INVANTRI (Inovasi Dan Pengelolaan Industri) Vol 1 No 2 (2022): Februari
Publisher : Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/invantri.v1i2.2321
Kualitas adalah suatu hal yang sangat penting bagi perusahaan dalam menciptakan produk. Suatu perusahaan juga harus bisa mengendalikan kualitas produknya, mengingat persaingan kualitas produk sangat ketat pada saat ini, dengan meningkatkan kualitas produk diharapkan dapat bertahan dan terus meningkatkan posisinya di dalam pasar. Upaya perbaikan ataupun pengendalian kualitas ini dapat dimulai dengan mencari titik permasalahan yang menjadi penyebab prodok cacat. Untuk mengetahui sebab akibat maka digunakanlah diagram Fishbone. Selanjutnya memperbaiki sistem ataupun budaya kerja dengan menerapkan prinsip kaizen yaitu seiri, seiton, seiso, shiketsu dan shitsuke. Dari hasil analisis pada produksi gentong tanah liat menunjukkan bahwa jenis cacat yang sering terjadi yaitu pecah, retak, rompal, tidak presisi dan gosong. Dalam 8 kali produksi ada 32 produk cacat dari 3 titik proses produksi, yaitu pada proses pengeringan ada 9 produk cacat, 7 produk cacat di bagian proses penyimpanan dan di bagian proses pembakaran ada 16 produk cacat dengan persentase kumulatif sebanyak 5% dari total produksi. Adapun solusi yang diusulkan yaitu dengan menerapkan konsep kaizen dan siklus PDCA sebagai upaya perbaikan kualitas secara terus menerus.