cover
Contact Name
Purwani Istiana
Contact Email
mediainfoUGM@gmail.com
Phone
+628157936861
Journal Mail Official
mediainfoUGM@gmail.com
Editorial Address
Perpustakaan Universitas Gadjah Mada Bulaksumur, PO BOX 16 Yogyakarta, 55281 Telp./ Fax. (0274) 513163 Email mediainfoUGM@gmail.com
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Media Informasi
ISSN : 08542066     EISSN : 28292707     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Artikel yang diterbitkan di Media Informasi mencakup karya ilmiah hasil pemikiran konseptual, best practice, literatur review dan hasil penelitian dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi dalam konteks perpustakaan dan kepustakawanan. Bidang Ilmu perpustakaan dan informasi yang dicakup antara lain: Layanan perpustakaan dan informasi Manajemen Perpustakaan dan Informasi Sumber Informasi Perpustakaan digital Bibliometrik Dan subjek lain yang terkait bidang ilmu perpustakaan dan informasi.
Articles 138 Documents
Peta Tematik Penelitian Bidang Layanan Perpustakaan Universitas Pada Masa Pandemi COVID-19 Prasetyo Adi Nugroho
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.5025

Abstract

COVID-19 membatasi pergerakan masyarakat. Indonesia yang mempunyai penduduk sebanyak 270 juta jiwa lebih disaat pandemi berlangsung tentunya menerapkan protokol kesehatan dan larangan untuk berkumpul ditempat umum, agar kasus positif COVID-19 serta kematian yang ditimbulkan bisa menurun angkanya. Para akademisi memerlukan banyak referensi untuk acuan dalam mengembangkan kegiatan riset mereka. Perpustakaan digital bisa menjadi salah satu jalur untuk memberikan pelayanan bagi sivitas akademika. Perpustakaan digital memberikan akses ke banyak konten dengan jumlah sumber daya dan pilihan yang tak terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi topik, kata kunci yang paling sering digunakan, dan afiliasi author dengan sitasi terbanyak. Penelitian ini mengumpulkan data sekunder dari Scopus.com dengan kata kunci “universitas”, “perpustakaan”, dan “covid”. Data dianalisis dengan menggunakan metode bibliometric. Software yang digunakan untuk menganalisis data yakni Vosviewer dan Biblio Shiny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan online, e-learning, internet of things, dan media sosial merupakan strategi yang digunakan perpustakaan secara global untuk mendukung layanan perpustakaan digital selama masa pandemi sesuai dengan kata kunci yang dianalisis.
Perpustakaan dalam Bayang-bayang Transformasi Metaverse Agung Nugrohoadhi
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.5235

Abstract

ABSTRAK Teknologi informasi begitu kuat dalam mempengaruhi dunia kerja perpustakaan khusunya dalam mengakses informasi. Koleksi perpustakaan yang semakin beragam tidak hanya berbentuk tercetak namun sudah dalam bentuk softcopi sehingga semakin mudah dalam diseminasi informasi . Keberagaman koleksi koleksi yang dilayankan tentunya akan memberikan keleluasaan pemustaka dalam mendayaagunakan koleksi yang diinginkannya sehingga dapat mendukung tidak saja aktivitas belajar mengajar, namun juga dapat mendukung dalam pengembangan kegiatan penelitian Digayutkan dengan perkembangan teknologi informasi yang selama ini banyak dipergunakan dalam dunia perpustakaan maka transformasi layanan semakin berkembang. Maka seharusnya perpustakaan akan semakin membantu mempermudah pemustaka dalam mencari informasi . Metaverse sebagai sebuah teknologi maya dapat memberikan sumbangan transformasi layanan yang berbanding lurus dengan siapa pemustaka yang dilayaninya . kalau kita berbicara siapa pemustaka kita saat ini maka tidak lain tidak bukan adalah pemustaka milenial sebagai generasi yang lahir pada era teknologi informasi yang sangat berkembang dengan pesat. Generasi ini begitu lahir sudah dikelilingi oleh berbagai perangkat sosial media milik orang tuanya. Sehingga teknologi metaverse ini akan mempermudah dalam setiap upaya pencarian informasi.
Penanganan Keluhan Pemustaka Terhadap Layanan Perpustakaan Universitas Gadjah Mada Masa Pandemi COVID-19 Nugroho Sayekti
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.5252

Abstract

Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan pada eksistensi dan relevansi sumber-sumber pembelajaran yang disediakan oleh perpustakaan perguruan tinggi, termasuk Perpustakaan Universitas Gadjah Mada (Perpustakaan UGM) sebagai pelayanan publik sivitas akademika di UGM. Perpustakaan UGM menerapkan ketentuan-ketentuan baru, model-model pelayanan baru, dan adanya pergeseran paradigma terhadap koleksi yang dilayankan, dari yang sebelumnya berbentuk tercetak menuju ke bentuk elektronik yang dapat diakses secara daring. Perubahan tersebut membawa pengaruh terhadap ketidaksiapan pemustaka dalam memanfaatkan layanan perpustakaan. Akibatnya, pemustaka menjadi tidak puas, tidak senang, tidak nyaman, dan mengeluh atas pelayanan yang diberikan. Tulisan ini menguraikan penanganan keluhan pemustaka terhadap layanan Perpustakaan UGM masa pandemi COVID-19. Berdasarkan uraian tersebut diperoleh gambaran penanganan keluhan pemustaka Perpustakaan UGM, meliputi: 1) media penyampaian keluhan, melalui media sosial, penyampaian secara langsung, dan kolom Aspirasi; 2) jenis keluhan berupa pembatasan waktu kunjungan luring, permintaan karya akhir, dan pemustaka dari luar UGM; 3) solusi atau penanganan keluhan, berupa sosialisasi ketentuan baru layanan Perpustakaan UGM, pemanfaatan aplikasi booking room, perpanjangan jam pelayanan, penambahan kuota pengunjung luring, dan menerima pengunjung luar UGM dan alumni; dan 4) tanggapan dan umpan balik atas solusi yang disampaikan.
Mengkaji Publikasi Dosen Menggunakan Analisis Bibliometrik Aly Mubarok; Purwani Istiana
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.5402

Abstract

INTISARI Pertumbuhan publikasi menjadi perhatian sebuah institusi pendidikan tinggi. Capaian jumlah publikasi menjadi salah satu indikator kinerja institusi pendidikan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mendekripsikan profil dokumen dosen Fakultas Farmasi yang terindeks pada database bereputasi Internasional (Scopus). Deskripsi profil dokumen tersebut meliputi, sebaran dokumen berdasarkan tahun, jenis tipe dokumen, penulis/dosen paling produktif, dokumen berdasarkan sumber, dokumen yang paling banyak disitir, dan tren topik riset dosen. Data dikumpulkan berdasarkan Scopus ID dosen. Analisis bibliometrik digunakan pada penelitian ini terhadap 989 dokumen. Aplikasi Vosviewer digunakan untuk memvisualiasikan kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada rentang tahun 2012-2021, dokumen terbanyak terjadi pada tahun 2020 yakni mencapai 217 dokumen. Tipe dokumen terbanyak adalah artikel jurnal mencapai 88, 465. Penulis/dosen paling produktif dengan 252 dokumen adalah Rohman, Abdul. Karya dosen paling banyak terdapat pada sumber Journal of applied Pharmaceutical Science. Artikel yang berjudul Paper-Based Microfluidic Devices: Emerging Themes and Applications merupakan artikel yang paling banyak disitir dan berdasarkan hasil visualisasi kata kunci menggunakan aplikasi Vosviewer diketahui kata kunci Ftir Spectroscopy, Indonesia dan Chemometrics merupakan kata kunci yang dominan muncul pada dokumen rentang tahun 2012-2021.
Tren Pemanfaatan Basis data Elektronik di Perpustakaan Universitas Gadjah Mada Dalam Mendukung Proses Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19 Sukirno; Arif Surachman
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.5403

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa dampak yang begitu luas kepada seluruh tatanan kehidupan manusia di dunia, tidak terkecuali di dunia Pendidikan. Pola pembelajaran yang sebelumnya berbasis luring, secara tiba-tiba harus digantikan dengan pola pembelajaran secara daring. Institusi pendidikan tak terkecuali pendidikan tinggi harus dapat menyesuaikan perubahan ini dengan cepat. Transformasi digital yang sebelumnya sudah dilakukan harus dilakukan dengan lebih cepat. Perpustakaan sebagai salah satu ujung tombak penyediakan sumber daya akademik bagi sivitas akademika, juga harus mengikuti situasi yang ada. Beruntung bahwa, transformasi digital yang dilakukan perpustakaan sudah terjadi sejak jauh sebelum pandemic, dengan penyediaan sumber daya elektronik berupa e-journal, e-book, e-theses, e-databases, dan bentuk elektronik lainnya. Sumber daya elektronik tersebut disediakan dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan dari semua fakultas dan sekolah yang ada. Tulisan ini mencoba mendeskripsikan tren pemanfaatan basis data elektronik yang disediakan oleh Perpustakaan UGM dalam masa pandemi (tahun 2020-2021). Data yang ada, memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan secara signifikan pemanfaatan basis data elektronik pada masa pandemi. Beberapa basisdata berbasis multi disiplin terlihat secara konsisten lebih banyak dimanfaatkan oleh sivitas akademika seperti ScienceDirect, Taylor and Francis Journal, Springer Journals, Sage Journals, dan Emeralds Journals. Basis data elektronik lintas fakultas juga terlihat lebih banyak pemanfaatannya disbanding basis data bidang ilmu tertentu. Di sisi lain, terdapat beberapa penurunan pemanfaatan basis data elektronik dari penyedia tertentu. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi lebih dalam tren pemanfaatan basis data elektronik di Universitas Gadjah Mada.
Inovasi Sistem Layanan Books Delivery di Perpustakaan FEB UGM Rini Widarti
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.5519

Abstract

Pandemi covid 19 tidak serta merta membawa dampak negatif bagi perpustakaan. Banyak inovasi-inovasi yang lahir pada masa pandemi ini, termasuk salah satunya adalah Inovasi Layanan Books Delivery yang ada di Perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (Perpustakaan FEB UGM). Inovasi layanan ini menjawab tantangan pustakawan dalam melayani peminjaman dan pengembalian koleksi di perpustakaan dimana pada masa pandemi Covid 19 ini semua kegiatan dibatasi, pemanfaatan koleksi tidak maksimal karena banyak buku yang tidak bisa diakses oleh sivitas akademika. Di sinilah pustakawan dituntut untuk berinovasi dalam melayani pengguna, hingga lahirlah inovasi sistem layanan Books Delivery ini.
Inovasi Mobile Library untuk Mendukung Pembelajaran Selama Pandemi Covid-19 Lasenta Adriyana
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.5896

Abstract

Tahun 2020-2021 adalah masa transisi dari awal pandemi menuju ke era normal. Perpustakaan menjadi salah satu instansi yang terkena dampak pandemi Perpustakaan mengikuti kebijakan pemerintah dengan menerapkan pembatasan sosial dan memberikan layanan online bagi mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran hasil analisis penggunaan mobile library STIKES Bhakti Husada Mulia. Mobile Library sebagai upaya perpustakaan dalam memberikan inovasi layanan terhadap mahasiswa selama masa pandemi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif pada pengguna mobile library STIKES Bhakti Husada Mulia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa terbantu dengan adanya mobile library, memudahkan dalam mendapat literatur. Mereka tidak harus datang langsung ke perpustakaan terutama pada mahasiswa tingkat akhir, untuk mendapatkan layanan koleksi yang diperlukan.
Implementasi Crowdsourcing di Perpustakaan dalam Pembuatan Produk Kemas Ulang Informasi Vivi Aprillia Susianti
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.5958

Abstract

Crowdsourcing merupakan tren terbaru dalam perpustakaan. crowdsourcing merupakan konsep yang berkaitan dengan partisipasi masyarakat tanpa melihat latar belakang dan agama untuk menyelesaikan suatu proyek atau kegiatan dengan tujuan tertentu. Di Indonesia sudah banyak yang menggunakan konsep crowdsourcing terutama komunitas dalam menggalang donasi untuk mencapai tujuan tertentu. Konsep crowdsourcing dapat digunakan oleh perusahaan, institusi maupun komunitas. Perpustakaan umum merupakan Lembaga nirlaba yang dapat menggunakan konsep crowdsourcing untuk menyelesaikan sebuah proyek atau kegiatan perpustakaan untuk mencapai tujuan tertentu. Tulisan ini akan membahas bagaimana konsep crowdsourcing dapat diimplementasikan di perpustakaan khususnya dalam pembuatan produk kemas ulang informasi. Sebagaimana perpustakaan diketahui sebagai Lembaga yang memberikan layanan kepada pengguna sesuai dengan kebutuhan informasi pengguna. Oleh karena itu untuk menarik pengguna maka perpustakaan berinovasi pada layanan perpustakaan salah satunya yaitu membuat produk kemas ulang informasi berupa video animasi dan komik sebagai media pembelajaran. Kegiatan tersebut perpustakaan menggunakan konsep crowdsourcing untuk mendapatkan desain maskot kartun dan pembuatan komik.
Kompetensi Digital Pustakawan dalam Penyelenggaraan Fungsi Layanan Perpustakaan pada Masa New Normal Annisa Rahmadanita
Media Informasi Vol 31 No 2 (2022): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v31i2.6290

Abstract

Tantangan pada masa New Normal menuntut pustakawan untuk inovatif dan adaptif dalam penyelenggaraan fungsi layanan perpustakaan perguruan tinggi. Oleh sebab itu dibutuhkan kompetensi digital dalam rangka mewujudkan fungsi layanan sesuai dengan kebutuhan pemustaka tersebut. Penelitian ini merupakan deksirptif kualitatif. Peneliti melakukan wawancara kepada 10 orang informan yang bekerja pada bidang layanan sirkulasi, layanan referensi, layanan e-resources dan layanan katalog Laporan Akhir dan Skripsi. Analisis data dilakukan melalui teknik reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keterbatasan keterampilan teknis pustakawan terutama dalam penelusuran sumber informasi koleksi buku elektronik dan jurnal elektronik. Terdapat temuan menarik lainnya, bahwa dibutuhkan pustakawan yang memiliki kompetensi digital dalam melakukan pengolahan dan analisis data kepustakawanan dalam rangka mendukung penyelenggaraan fungsi layanan Perpustakaan IPDN pada masa New Normal. Kesimpulan penelitian ini adalah kompetensi digital pustakawan pada Perpustakaan IPDN dalam penyelenggaraan fungsi layanan perpustakaan pada masa New Normal termasuk dalam kategori cukup baik. Peneliti merekomendasikan agar Pustakawan IPDN dapat meningkatkan keterampilan teknis dan menumbuhkan motivasi dalam meningkatkan budaya digital melalui keikutsertaan pustakawan dalam kegiatan Focus Group Discussion, Workshop dan Pendidikan serta Pelatihan. Di samping itu peneliti menyarankan agar Pustakawan IPDN dapat meningkatkan kompetensi digital melalui motivasi jenjang karir pustakawan.
Representasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam Konten Akun Instagram Tri Rahma Kusuma Wardani
Media Informasi Vol 32 No 1 (2023): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v32i1.6228

Abstract

Dalam perkembangan teknologi informasi, media sosial adalah salah satu produknya. Media sosial kini tidak hanya digunakan oleh perorangan untuk berkomunikasi dengan teman, namun juga digunakan oleh lembaga, termasuk Perpusnas. Media sosial Instagram yang dimiliki Perpusnas adalah representasi lembaga perpustakaan sebagai garda terdepan mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi. Selain itu, hal ini menunjukkan bahwa Perpusnas mengikuti kemajuan teknologi dan informasi dan mengikuti pola perilaku masyarakatnya yang kini lebih dekat dengan teknologi. Namun demikian, isi atau konten Instagram memiliki makna, dan dalam memaknai sebuah konten Instagram diperlukan sebuah analisis tertentu. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui makna dibalik unggahan akun Instagram Perpusnas. Penulisan ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes dengan memaknai tanda yang terdapat dalam unggahan Instagram Perpusnas. Dari hasil analisis ditemukan bahwa representasi Perpustanas di akun Instagramnya menunjukkan bahwa Perpusnas adalah lembaga yang mengikuti perkembangan masyarakat melalui tulisan dan tagar yang dimuat, serta Perpusnas merupakan tempat kaum parlente bagi yang ingin memperkaya ilmu pengetahuannya.

Page 8 of 14 | Total Record : 138