cover
Contact Name
Muhammad Ruswandi Djalal
Contact Email
wandi@poliupg.ac.id
Phone
+6285250986419
Journal Mail Official
sinergi@poliupg.ac.id
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan KM.10 Tamalanrea, Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Teknik Mesin Sinergi
ISSN : 16931548     EISSN : 26849372     DOI : http://dx.doi.org/10.31963/sinergi
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Politeknik Negeri Ujung Pandang mempublikasikan hasil penelitian pada Bidang Teknik Mesin dan Energi.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2013): April 2013" : 9 Documents clear
Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Crossflow di Dusun Lemo Desa Tanatoro Kabupaten Sidrap Abdullah Azzam; Erianto Erianto
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.246 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1093

Abstract

Dusun lemo, Desa Tanatoro, Kabupaten Sidrap merupakan salah satu Dusun di Sulawesi Selatan yang belum mendapat suplai energi lisrik dari PLN karena letak geografisnya yang berada di daerah pegunungan yang sulit dijangkau. Penelitian ini dilakukan di Dusun Lemo, Desa Tanatoro, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Tanatoro merupakan salah satu Desa yang memanfaatkan aliran air sungai menjadi pembangkit Tenaga Listrik atau yang biasa dikenal dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Berdasarkan hasil perancangan, di Dusun Lemo memiliki potensi energi listrik sebesar 5,9 kW dengan ketinggian (head) 2 meter dan memiliki debit sebesar 0,35 m3/det.
Analisis Kinerja Boiler Pada PLTU Unit 1 PT. SEMEN Tonasa Cristian Tallu Karaeng; Iswandi Iswandi; Firman Firman; Muhammad Nuzul
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.998 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1098

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT. Semen Tonasa berfungsi sebagai penghasil uap yang nantinya digunakan untuk menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik. PLTU PT. Semen Tonasa mulai beroperasi pada tahun 1997, selama beroperasi terjadi penurunan daya mampu dari 25 MW pada kondisi operasi tahun 1997 menjadi 20 MW pada operasi sekarang (2012). Untuk itu dilakukan studi analisa guna mengetahui besarnya penurunan dan penyebab turunnya kinerja boiler Unit 1 PLTU PT. Semen Tonasa. Analisa perhitungan boiler dengan menggunakan metode kehilangan panas (heat loss). Data yang digunakan berupa data input dan ouput serta data spesifikasi desain peralatan boiler. Dari hasil analisa dan pembahasan diperoleh efisiensi boiler unit 1 PLTU PT. Semen Tonasa turun sebesar 6,04%, yaitu pada saat kondisi operasi tahun 1997 efisiensi boiler sebesar 91%, sedangkan pada kondisi operasi sekarang sebesar 84,96%. Faktor kehilangan panas terbesar diakibatkan oleh gas buang kering, dimana pada operasi tahun 2004 sebesar 5,59% dan pada operasi sekarang sebesar 5,79%, atau meningkat sebesar 0,20%.
Model Pengelolaan Dan Penjadwalan Kegiatan Perawatan Berbasis Web Pada Bengkel Mekanik Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Ujung Pandang Arthur Khalik Razak
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.722 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem perawatan menggunakan metode perawatan berbasis pada prenventive maintenance. Model sistem perawatan yang dikembangkan adalah model pengelolaan dan penjadwalan kegiatan perawatan. Metode penelitian yang digunakan memiliki kemampuan untuk mengelola workorder dan membuat penjadwalan workorder. Dalam pengembangan prototipe sistem digunakan aplikasi berbasis web untuk interface dan model basis data yang sesuai untuk keperluan penyimpanan data. Sistem yang telah berhasil dibuat akan disimulasikan menggunakan data kegiatan perawatan (SOP) dari manual book. Hasil simulasi menunjukan bahwa sistem perawatan berbasis web ini dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan dan penjadwalan kegiatan perawatan. Penelitian ini dapat dikembangkan dengan penambahan dan pengintegrasian dengan model lain untuk menghasilkan sistem perawatan yang lebih baik.
Analisis Kinerja Kolektor Destilasi Surya Tekanan Vakum dengan Kaca Penutup Tunggal dan Ganda Jamal Jamal; Sri Suwasti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.933 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1099

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kolektor surya dengan kaca penutup tunggal dan ganda pada proses destilasi air laut bertenaga surya dengan variasi kondisi tekanan ruang kolektor dibawah tekanan atmosfir atau bertekanan vakum. Pengujian dilakukan untuk mendapatkan volume kondensat yang terbentuk dan besarnya efisiensi kolektor destilasi surya. Penelitian ini dilaksanakan dengan observasi langsung untuk pengumpulan data. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kolektor destilasi surya dengan variasi jumlah kaca penutup kolektor dan variasi tekanan vakum dalam ruang kolektor. Pengujian dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 17.00 wita dengan melakukan pencatatan data setiap 30 menit, kecuali data besar valume kondensat yang diukur pada pukul 08.00 WITA pada hari berikutnya. Berdasarkan penelitian dan analisis data yang dilakukan, diperoleh bahwa penurunan tekanan vakum meningkatkan kuantitas kondensat dan efisiensi kolektor. Pengujian dua lapis kaca penutup, tekanan 0 cmHg kondensatnya 15 ml dan efisiensinya 0,70%, tekanan -4 cmHg kondensatnya 40 ml dan efisiensinya 2,06%, tekanan -8 cmHg kondensatnya 47 ml dan efisiensinya 2,69%, dan tekanan -12 cmHg kondensatnya 91 ml dan efisiensinya 3,94%. Penggunaan kaca 12 mm pada tekanan -12 cmHg, untuk satu lapis kaca penutup menghasilkan kuantitas kondensat dan efisiensi lebih besar baik dari pada dua lapis kaca. Hal ini dapat dilihat pada pengujian tekanan vakum satu lapis kaca kondensatnya 160 ml dan efisiensinya 7,17%, untuk dua lapis kaca kondensatnya 91 ml dan efisiensinya 3,94%.
Pengembangan Model dan Uji Eksperimental Pengaturan Putaran Motor Listrik DC Lewi Lewi; Andareas Pangkung; Remigius Tandioga
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.015 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model matematika motor DC dan program simulasinya. Respon transien motor dc sangat cepat sehingga sulit diamati dengan pengukuran secara langsung. Untuk itu diperlukan suatu simulasi untuk mengamatinya, sehingga dibutuhkan pemodelan dari motor dc tersebut. Berhubung banyak motor yang tidak dilengkapi dengan data parameter yang diperlukan dalam simulasi, maka dibutuhkan suatu pengujian untuk mendapatkan parameter-parameter motor dc tersebut. Dalam penelitian ini digunakan motor DC eksitasi terpisah pada kondisi arus eksitasi yang konstan. Parameter yang akan dicari adalah tahanan kumparan jangkar, Ra, induktansi kumparan jangkar, La, konstanta torsi motor, Km, momen inersia, J, dan koefisien gesekan liat, B. Ra dan La ditentukan dari pengujian statis, Km dan B ditentukan dari pengujian dinamis, dan J diperoleh dari data sheet motor DC. Hasil yang diperoleh Ra = 3,028 [Ω], La = 0,028 [H], J = 0,0094 [kg-m2], B = 0,0058 [Nm/s] dan Km = 0,955 [Nm/A] pada arus eksitasi 0,3 A. Pada kondisi nominal B = 0,0007 [Nm/s] dan Km = 1,137 [Nm/A]. Dari hasil simulasi pada kondisi berbeban dengan variasi torsi beban diperoleh perbedaan kecepatan putaran motor DC hasil pengukuran dan hasil simulasi rata-rata 1,449%. Dengan simulasi model motor DC, kondisi transient, seperti arus start yang besar dan cepat dapat diamati.
Penentuan Persentase Peningkatan Biaya Tenaga Listrik pada Motor Induksi Tiga Fasa Akibat Tegangan Tidak Seimbang Syarifuddin Syarifuddin
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.851 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan persentase peningkatan biaya tenaga listrik pada motor induksi tiga fasa yang diakibatkan tegangan tidak seimbang. Dalam pengujian laboratorium, dibuat simulasi tegangan tidak seimbang sebagai masukan motor induksi tiga fasa 1000 W. Pada beban nominal konstan, tegangan tidak seimbang dibuat bervariasi dengan persentase ketidakseimbangan mulai dari 0 hingga 5 %. Data yang diperoleh dari pengujian laboratorium adalah data tegangan stator, arus rotor tidak seimbang, dan daya masukan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tegangan tidak seimbang pada motor induksi tiga fasa menyebabkan peningkatan rugi daya dan peningkatan biaya tenaga listrik. Pada tegangan seimbang nominal dengan beban 55,1 % dari beban nominal atau daya keluaran 551 W, motor menyerap daya listrik 770 W termasuk rugi daya 219 W. Pada ketidakseimbangan tegangan 1 %, rugi daya meningkat dari 219 W menjadi 228 W atau meningkat 4,110 %, dan efisiensi menurun dari 71,559 % menjadi 70,732 %. Dengan tarif listrik Rp 800 per kWh, biaya tenaga listrik pada tegangan seimbang nominal per tahun adalah Rp 3.696.000. Pada ketidakseimbangan tegangan 1 %, biaya tenaga listrik meningkat Rp 43.200 atau meningkat 1,169 % per tahun. Pada ketidakseimbangan tegangan 5 %, rugi daya meningkat 31,050 %, efisiensi menurun menjadi 65,752 %, dan biaya tenaga listrik meningkat Rp 326.400 atau meningkat 8,831 % per tahun.
Kajian Konsumsi Energi pada Atap Tumbuhan (Green Roof) Abdul Rahman
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.294 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besar temperatur atap tumbuhan dan atap konvensional, serta besar beban kalor pendingin atau konsumsi energi antara keduanya. Melalui metode eksperimen model, atap tumbuhan dan atap konvensional dirancang memiliki dimensi, material, ventilasi dan sudut orientasi yang sama. Perbedaan yang mendasar terdapat pada lapisan penyusun material masing-masing atap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur maksimum atap tumbuhan hanya sebesar 29,7 oC sedangkan atap konvensional sebesar 35,6 oC. Selain itu, konsumsi energi atap tumbuhan lebih rendah sekitar 1652,042 kJ dibanding jika menggunakan atap konvensional.
Evaluasi Keandalan Boiler Unit 1 dan 2 BTG (Boiler Turbine Generator) PT. Semen Tonasa menggunakan Software Weibull ++6 Akhmad Taufik; Arifuddin Arifuddin
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.399 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1092

Abstract

Kelancaran produksi semen di Pabrik PT. Semen Tonasa Unit IV tidak lepas dari pada kontinuitas pelayanan energi listrik, dimana kontinuitas peralatan energi listrik itu sendiri merupakan realisasi dari pada pengoperasian BTG Power Plant/PLTU. Boiler merupakan suatu komponen dalam BTG Power Plant/PLTU yang berfungsi untuk mengubah air menjadi uap melalui serangkaian proses yang kompleks dimana didalamnya terjadi perpindahan dan konversi energi kimia ke energi panas. Evaluasi kinerja boiler pada BTG Power Plant/PLTU ini dari segi keandalannya, dimana keandalan BTG Power Plant/PLTU ini berkaitan dengan frekuensi waktu kegagalan dan frekuensi downtime. Data yang diperoleh berupa data time to failure (TTF) dan time to repaire (TTR). Tahapan selanjutnya dengan bantuan software Weibull ++6 dilakukan pengujian distribusi untuk mengetahui distribusi yang paling sesuai. Berdasarkan parameter-parameter distribusi yang diperoleh akan dapat ditentukan mean time to failure (MTTF) dan mean time to repaire (MTTR), selanjutnya mengitung nilai fungsi distribusi kumulatif (cumulative distribution function), nilai keandalan (reliability), nilai laju kegagalan (failure rate), nilai ketersediaan (availability), dan nilai keterawatan (maintainability). Selanjutnya kita mencari nilai reliability usulan preventive maintenance yang kemudian diperoleh waktu untuk melakukan tindakan preventive maintenance. Dari penelitian diperoleh nilai MTTF untuk boiler unit I adalah 3904,106304 jam dengan MTTR sebesar 39,26506707 jam, sedangkan untuk boiler unit II nilai MTTF adalah 2435,8519 jam dengan nilai MTTR sebesar 22,59684237 jam. Keandalan Boiler unit I meliputi: Cumulative Distribution Function (CDF) = 53,73%, Reliability R(t) = 46,26%, failure rate λ(t) =0,000423287 failure/Jam, Maintanibility M(t) = 60,91 %, Availability (A) = 99,0042%. Sedangkan Keandalan Boiler unit II meliputi: Cumulative Distribution Function (CDF) = 50%, Reliability R(t) = 50%, failure rate λ(t) = 0,000541666 failure/Jam, Maintanibility M(t) = 64,07%, Availability (A) = 99,0808%. Nilai reliability dari boiler unit I sesudah menerapkan usulan preventive maintenance yaitu 78,87% yang meningkat sebesar 32,61%, sedangkan boiler unit II sesudah menerapkan usulan preventive maintenance yaitu 63,24% yang meningkat sebesar 13,24%. 
Dampak Difusi Arus dalam Konduktor untuk Nilai Beban Resistif Lebih Besar dari Impedansi Saluran A.M Shiddiq Yunus; Apollo Apollo
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.395 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1097

Abstract

Research on current diffusion into the conductor is one of important segments in electrical engineering field of study. The main purpose of the study is to recognize the behaviors and characteristics of current diffusion in conductor for further development in the future. The results of the research would be very useful, particularly in the transmission line study. In this paper, study will be focused at the characteristic of current diffusion in conductor due to its variation impedance value of load particularly when resistive load is larger than the conductor impedance (Zo).

Page 1 of 1 | Total Record : 9