Sri Suwasti
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

RANCANG BANGUN PEMANAS AIR TENAGA SURYA MENGGUNAKAN ABSORBER ASPHALT COATING DAN CERMIN CONSENTRATOR Musrady Mulyadi; Sri Suwasti; Abdul Rahman
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 14, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.266 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v14i1.1159

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan alat pemanas air tenaga matahari dengan plat absorber dan cermin konsentrator yang bertujuan sebagai pusat penyerapan dan konsentrasi panas matahari, sehingga mampu menaikkan temperatur keluaran kolektor dan efisiensi sistem. Dengan penambahan plat absorber yang berbentuk cembung dan cermin konsentrator dapat meningkatkan kinerja dari kolektor. Bagian tangki dilapisi dengan isolator yang berbahan stereofoam dengan ketebalan 3 cm dapat menjaga temperatur air didalam tangki tetap panas. Jumlah pipa tembaga dalam kolektor yaitu sebanyak 8 buah dengan masing-masing diameter ½ inch. Luas bidang penyerapan kolektor surya yaitu sebesar 1,44 m2 dengan kapasitas tangki 46,8 liter. Aspal sebagai salah satu bahan penyerap panas matahari diletakkan dibawah plat absorber dengan ketebalan ≈ 1 cm. Dimensi dari cermin konsentrator masing-masing 1,9 m x 0,5 m yang diletakkan dengan kemiringan 60o. Kenaikan temperatur output kolektor, sangat dipengaruhi oleh nilai intensitas radiasi matahari yang mengenai luasan kolektor, dimana nilai temperatur output kolektor mencapai nilai maksimum. Besar efisiensi rata-rata perhari yang diperoleh adalah sebesar, pengujian tanpa penambahan lapisan aspal sebesar 7,035%, pengujian tanpa penambahan lapisan aspal sebesar 8,15%.
Analisis Kinerja Kolektor Destilasi Surya Tekanan Vakum dengan Kaca Penutup Tunggal dan Ganda Jamal Jamal; Sri Suwasti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 11, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.933 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v11i1.1099

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kolektor surya dengan kaca penutup tunggal dan ganda pada proses destilasi air laut bertenaga surya dengan variasi kondisi tekanan ruang kolektor dibawah tekanan atmosfir atau bertekanan vakum. Pengujian dilakukan untuk mendapatkan volume kondensat yang terbentuk dan besarnya efisiensi kolektor destilasi surya. Penelitian ini dilaksanakan dengan observasi langsung untuk pengumpulan data. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kolektor destilasi surya dengan variasi jumlah kaca penutup kolektor dan variasi tekanan vakum dalam ruang kolektor. Pengujian dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 17.00 wita dengan melakukan pencatatan data setiap 30 menit, kecuali data besar valume kondensat yang diukur pada pukul 08.00 WITA pada hari berikutnya. Berdasarkan penelitian dan analisis data yang dilakukan, diperoleh bahwa penurunan tekanan vakum meningkatkan kuantitas kondensat dan efisiensi kolektor. Pengujian dua lapis kaca penutup, tekanan 0 cmHg kondensatnya 15 ml dan efisiensinya 0,70%, tekanan -4 cmHg kondensatnya 40 ml dan efisiensinya 2,06%, tekanan -8 cmHg kondensatnya 47 ml dan efisiensinya 2,69%, dan tekanan -12 cmHg kondensatnya 91 ml dan efisiensinya 3,94%. Penggunaan kaca 12 mm pada tekanan -12 cmHg, untuk satu lapis kaca penutup menghasilkan kuantitas kondensat dan efisiensi lebih besar baik dari pada dua lapis kaca. Hal ini dapat dilihat pada pengujian tekanan vakum satu lapis kaca kondensatnya 160 ml dan efisiensinya 7,17%, untuk dua lapis kaca kondensatnya 91 ml dan efisiensinya 3,94%.
Pengaruh Rugi Tinggi Tekanan terhadap Variasi Jenis Pipa dengan Ketinggian yang Berbeda Sri Suwasti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 9, No 1 (2011): April 2011
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.633 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v9i1.1068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh rugi tekanan terhadap bilangan Reynold dengan memvariasikan tinggi penempatan berbagai jenis pipa secara bergantian. Hasil analisis menunjukan bahwa panjang saluran pipa relatif jauh/panjang maka kehilangan tinggi tekanan /head losses yang terjadi cenderung juga lebih besar sehingga sangat mempengaruhi jenis aliran, debit aliran, dan kecepatan aliran. Rugi tinggi tekanan terbesar terdapat pada pipa galvanis, hal ini sangat dipengaruhi oleh faktor kekasaran permukaan dalam pipa tersebut.
Analisis Pengaruh Tekanan dan Temperatur Udara Terhadap Kinerja Turbin Gas pada Sistem PLTGU pada PT. Consolidate Electric Power Asia Chandra Buana; Sri Suwasti; Arman Arman; Hafizh Hafizh
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 16, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.441 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v16i2.1511

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, bertujuan untuk mengetahui keefektifan dari kinerja Turbin Gas GT12 Blok I pada sistem PLTGU pada       PT. Energi Sengkang. Metode penelitian adalah mengolah data menggunakan data sekunder dengan melakukan wawancara dan mengambil data dari industri. Hasil penelitian menunjukan bahwa Turbin Gas GT12 pada Blok I menghasilkan daya yang fluktuatif, berkisar antara 21,940 MW hingga 46,106 MW dan memiliki tingkat efisinsi turbin berkisar antara 46,75 hingga 76,85 %. Hasil lain yang diperoleh berdasarkan hasil pengamatan adalah tipe mesin turbin gas GT12 pada blok I adalah mesin GT8C (diproduksi oleh ABB Jerman) dengan daya terpasang hingga 60 MW, PT. Energi Sengkang terdiri dari dua blok total menghasilkan daya sebesar 350 MM, blok I daya terpasang total sebesar 135 MW, daya yang dihasilkan juga sudah masuk kedalam sistem grid kelistrikan di Sulawesi Selatan. Gas yang dihasilkan di prediksi bisa bertahan hingga 20 tahun kedepan, gas yang dihasilkan pada desa tersebut juga dialirkan ke rumah-rumah warga untuk memenuhi kebutuhan gas masyarakat.
ANALISIS PENGARUH ALIRAN NATURAL TERHADAP KINERJA PENGERING SURYA TIPE RAK UNTUK PROSES PENGERINGAN JAGUNG Jamal Jamal; Sri Suwasti; Sukma Abadi; Regiartha Sampetoding; Christianto Lomba
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 14, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.692 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v14i1.1162

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisa pengaruh penggunaan sistem aliran konveksi alamiah (natural) terhadap kinerja dari pengering surya tipe rak untuk proses pengeringan jagung. Pengeringan dilakukan menggunakan pengering surya tipe rak yang memiliki 3 susun rak yaitu bawah, tengah dan atas. Pengeringan dilakukan dengan memvariasikan jumlah massa jagung yang dikeringkan pntuada setiap rak yaitu 500 g, 700 g dan 900 g, dimana massa jagung tersebut sama untuk setiap raknya. Aliran natural yang dibuat adalah dengan melubangi pada bagian atas dan bagian bawah rak serta pada bagian depan kolektor. Lubang yang dibuat pada bagian atas dan bawah rak adalah untuk membuang udara lembab keluar pengering, sehingga udara dalam ruang pengering tetap udara kering, hal ini diharapkan meningkatkan laju pengeringan. Hail yang diperoleh adalah semakin lama waktu pengeringan maka massa jagung yang dikeringkan semakin berkurang, laju pengeringan jagung terbesar terjadi pada rak bagian bawah, semakin besar massa jagung maka selisih laju pengeringan rak tengah dan rak atas semakin besar dimana rak tengah memiliki laju pengeringan yang lebih besar dari rak atas, semakin besar massa bahan maka laju pengeringan akan semakin besar, hal ini terjadi pada setiap rak pengering.
Analisis Eksperimental Profil Vortex Bebas Dengan Variasi Lubang Bawah Tabung Silinder Sri Suwasti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 8, No 1 (2010): April 2010
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.829 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v8i1.1055

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui profil permukaan dari vortex bebas dengan menjelaskan pengaruh diameter lubang bawah pada tabung silinder yaitu, 1,75 cm dan 2,75 cm. Metode pengambilan data dilakukan dua cara yaitu, pertama metode eksperimen dengan menvariasikan tinggi pengukuran permukaan vortex 11 cm, 14 cm,17 cm dan data yang akan diperoleh adalah jarak dari pusat tabung dan kedua metode secara visual berupa gambar dengan menggunakan kamera digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vortex bebas membentuk hyperbola asymptotic dengan diameter pusaran bertambah besar jika diameter lubang bawah tabung silinder juga bertambah.
Pengaruh Heat Absorber pada Kolektor Destilasi Surya dengan Kondisi Vakum Jamal Jamal; Sri Suwasti
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 12, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.258 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v12i2.1130

Abstract

Destilator tenaga surya merupakan teknologi penyulingan air untuk mendapatkan air tawar dari air laut, teknologi ini dikembangkan untuk mengatasi masalah kekurangan air pada berbagai daerah utamanya dipesisir pantai. Penggunaan material heat absorber adalah untuk meningkatkan serapan energi matahari dan mengangkat air kepermukaan material untuk diuapkan. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan heat absorber (arang dan batu apung) pada kolektor destilasi surya dengan kondisi pengujian bertekanan vakum. Penelitian ini mengamati kuantitas air tawar yang dihasilkan serta mengamati kinerja kolektor destilasi surya. Penelitian ini dilaksanakan dengan observasi langsung untuk pengumpulan data, dilakukan pengujian langsung pada destilator surya dengan heat absorber. Untuk keakuratan penelitian dilaksanakan secara bersamaan untuk semua heat absorber. Penelitian ini menggunakan penutup kaca dengan ketebalan 12 mm, untuk mengatasi tekanan vakum yang terjadi. Hasil yang diperoleh adalah semakin kecil tekanan vakum atau semakin besar kevakuman maka semakin besar volume kondensat rata-rata dan efisiensi rata-ratanya. Penggunaan batu apung lebih baik dibandingkan penggunaan arang untuk semua kondisi vakum dalam penelit
PENINGKATAN KAPASITAS PEMANAS AIR KOLEKTOR PEMANAS AIR SURYA PLAT DATAR DENGAN PENAMBAHAN BAHAN PENYIMPAN KALOR Firman Firman; Sri Suwasti; Fitrah Darmawan; Nurul Husna
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 14, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.301 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v14i1.1158

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara eksperimental perpindahan kalor pada kolektor pemanas air tenaga surya dengan menggunakan penambahan bahan penyimpan kalor asam stearat. Penggunaan asam stearat untuk meningkatkan penyerapan kalor, sehingga kinerja pemanas air tenaga surya semakin meningkat. Material penyimpanan kalor diisikan ke dalam sela-sela pipa antara Pipa dengan diameter 3/8 inci digunakan sebagai tempat mengalirnya air yang akan dipanaskan oleh radiasi matahari, sedangkan untuk pipa diameter 3/4 inci digunakan sebagai tempat penyimpanan asam stearat sebagai bahan penyimpan kalor yang akan membungkus pipa ukuran 3/8 inci, yang disusun secara berderetan di dalam kolektor. Pengujian aliran fluida dalam pipa tembaga dilakukan untuk menganalisis proses penyimpanan kalor pada material penyimpan kalor. Pengujian dilakukan dengan variasi debit air 0,1; 0,2; 0,3; 0,4 dan 0,5 liter/menit selama 4 minggu. Temperatur air dalam tangki dan kolektor diukur dengan menggunakan thermometer. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan selama 4 minggu maka didapatkan nilai temperatur tertinggi yaitu 95 °C dengan radiasi matahari mencapai 930 W/m2 dengan efisiensi 21.39% sedangakan yang tidak menggunakan penyimpan kalor yaitu 57°C dengan radiasi matahari 879 W/m2 dengan efisiensi 31.18%.
Analisis Efisiensi Termal Sistem PLTGU Sengkang Pada Tekanan Uap Ekstraksi Yang Bervariasi Sri Suwasti; Muhammad Syukur Abdullah; Siti Astrijah Asdar
Jurnal Teknik Mesin Sinergi Vol 18, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.264 KB) | DOI: 10.31963/sinergi.v18i2.2622

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh variasi tekanan ekstraksi turbin terhadap efisiensi termal sistem PLTGU. Penelitian dilakukan dengan menghitung efisiensi termal secara konvensional, kemudian membuat pemodelan dan simulasi sistem menggunakan software Cycle Tempo. Analisis data dilakukan pada variasi tekanan uap ekstraksi dengan nilai 36,2kPa, 60 kPa, 80 kPa, 95 kPa, 126 kPa. Hasil validasi data aktual dan simulasi untuk penggunaan tekanan uap ekstraksi terhadap efisiensi termal sistem berturut-turut: 36,2 kPa adalah 35,55% dan 32,73%, untuk 60 kPa adalah 37,45% dan 34,71%, untuk 80 kPa adalah 39,34% dan 36,68%, untuk 95 kPa adalah 39,42% dan 37,38%, serta untuk 126 kPa adalah 39,92% dan 37,99%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar tekanan uap ekstraksi turbin maka semakin besar pula efisiensi termal sistem yang dihasilkan. Oleh karena itu, nilai efisiensi termal tertinggi yang diperoleh berada pada tekanan 126 kPa.