cover
Contact Name
-
Contact Email
ijphn@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ijphn@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
F5 Building, Department of Public Health, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang Sekaran Campus, Gunung Pati, Semarang City, Central Java, Indonesia 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition
ISSN : 27984265     EISSN : 27769968     DOI : https://doi.org/10.15294/ijphn
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition contains scientific writings in the form of research reports of qualitative and quantitative research articles with a focus on Public Health Nutrition
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue" : 15 Documents clear
Penerapan Alat Pemadam Api Ringan Berdasarkan Permenakertrans No 04 Tahun 1980 di Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Yuniati, Nur Kholipah; Wahyuningsih, Anik Setyo
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.53303

Abstract

Latar Belakang: Perkantoran Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes memiliki potensi untuk terjadinya kebakaran. Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah salah satu sistem proteksi kebakaran yang wajib ada disetiap tempat kerja. APAR ditempat kerja harus mengacu pada Permenakertrans No.04 Tahun 1980 tentang Syarat-Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan APAR.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan jenis data kuantitatif. Teknik pengambilan data berupa observasi, pengukuran, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar checklist dan pedoman wawancara. Variabel dalam penelitian ini adalah jenis APAR, kondisi APAR, penempatan APAR, tanda pemasangan APAR, petunjuk penggunaan APAR, dan pemeliharaan APAR.Hasil: Hasil menunjukkan kesesuaian jenis dan kondisi APAR sebesar 100%, penempatan APAR 78,57%, tanda pemasangan APAR 0%, petunjuk penggunaan APAR 6,25%, dan pemeliharaan APAR 66,67%. Berdasarkan hasil penjumlahan elemen data yang sesuai dibandingkan dengan jumlah elemen keseluruhan item data didapat nilai sebesar 58,6%.Kesimpulan: Tingkat penerapan APAR berdasarkan Permenakertrans No.04 Tahun 1980 di Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes sebesar 58,6% dalam kategori cukup layak
Perilaku Santri dalam Menerapkan Protokol Kesehatan dengan Kejadian Covid 19 Di Pondok Pesantren NH Kebumen Astrianti, Sofi; Azinar, Muhammad
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.53806

Abstract

Latar Belakang : Jumlah Kasus Positif Covid -19 di Kebumen per tanggal 14 September 2020, berjumlah 317 kasus dan terus mengalami kenaikan setiap minggunya. Puncak kasusnya terjadi pada bulan Oktober karena ditemukannya cluster baru Covid 19, yaitu cluster pondok pesantren. Pondok Pesantren NH merupakan pondok dengan jumlah kasus terbanyak di Kebumen. Jumlah kasus positifnya sebesar 179 kasus dari 342 santri yang diperiksa melalui pemeriksaan SWAB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan atau tidak antara perilaku santri dalam menerapkan protokol kesehatan dengan Kejadian Covid 19 di Pondok Pesantren NH Kebumen. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan case control. Sampel yang ditetapkan berjumlah 70 dan menggunakan teknik purposive sampling dan simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square dengan perangkat SPSS. Hasil : Terdapat hubungan antara jenis kelamin (p= 0,001) perilaku memakai masker (p=0,009), perilaku mencuci tangan (p=0,004), dan perilaku menjaga jarak (p=0,013). Sedangkan usia, tingkat pendidikan, perilaku menghindari kerumunan, dan perilaku menghindari mobilitas tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan : Perlu adanya upaya peningkatan perilaku santri dalam meningkatkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid 19
Pengaruh Pemberian Tepung Porang dan Ubi Jalar Ungu terhadap Kadar Kolesterol dan Fungsi Hati Tikus Wistar yang Diberi Pakan Tinggi Lemak Shabrina, Aulia; Farida, Eko
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.54233

Abstract

Latar Belakang: Umbi porang mengandung glukomanan sedangkan ubi jalar ungu mengandung antosianin yang dapat menurukan kadar kolesterol dan fungsi hati. Metode: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pengaruh tepung porang dan tepung ubi jalar ungu terhadap penurunan kadar kolesterol, SGOT, dan SGPT pada tikus wistar.Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental menggunakan rancangan pre and post test randomized control group design trial. Jumlah sampel berjumlah 30 ekor tikus yang diberi pakan tinggi lemak lalu diberikan intervensi campuran tepung porang dan tepung ubi jalar ungu pada kelompok K(-), K(+), P1(25%:75%), P2(50%;50%) dan P3(75%:25%) selama 14 hari. Data analisis dengan menggunakan uji One Way Annova yang dilanjutkan dengan uji post hoc.Hasil: campuran tepung porang dan tepung ubi jalar ungu terbukti menurunkan kadar kolesterol, Sgot dan SGPT secara bermakna pada kelompok perlakuan. Penurunan kadar kolesterol terbesar pada P2 (113,16±6,25c), penurunan SGOT terbesar pada P2 (37,55±1,43), dan penurunan SGPT terbesar pada P2 (17,97±1,63).Kesimpulan: campuran tepung porang dan tepung ubi jalar ungu terbukti menurunkan kadar kolesterol, SGOT, dan SGPT secara signifikan. Intervensi yang paling efektif terdapat pada kelompok P2 yaitu tepung porang dan tepung ubi jalar ungu sebanyak 4,86 gr/hari/200grBB dan 4,49 gr/hari/200grBB.
Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku Protokol Kesehatan Masyarakat terdampak Covid-19 Cluster Keluarga Deviyani, Deviyani; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.54253

Abstract

Latar Belakang: Sejak awal pandemi hingga 27 Juli 2021 total kasus Covid-19 di Kelurahan Jatisari mencapai 514 kasus. Dari 514 kasus, telah terjadi 54 kasus cluster keluarga yang merupakan risiko infeksi Covid-19 tinggi karena kontak yang dekat dan sering. Faktor yang mempengaruhi kejadian Covid-19 cluster keluarga antara lain faktor lingkungan fisik rumah dan faktor perilaku protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara lingkungan fisik rumah dan perilaku protokol kesehatan dengan kejadian Covid-19 cluster keluarga di Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Metode: Jenis penelitian ini yaitu observasional analitik dengan desain case control. Penelitian ini menggunakan Teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 28 kasus dan 28 kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu data info Covid-19 Puskesmas Mijen, lembar observasi, kuesioner, roll meter, dan luxmeter. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square dengan bantuan SPSS versi 22.0. Hasil: Variabel yang berhubungan dengan kejadian Covid-19 cluster keluarga dalam penelitian ini yaitu variabel luas ventilasi rumah (p value= 0,032), kepadatan hunian (p value= 0,030), dan pencahayaan rumah (p value= 0,032), sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kejadian Covid-19 cluster keluarga yaitu perilaku protokol kesehatan (p value =0,593). Kesimpulan: Perlu adanya upaya peningkatan kegiatan penyuluhan dan penyebaran media informasi tentang penularan Covid-19 cluster keluarga
Determinan Sosial, Ketahanan Pangan, Praktik Hygiene, dan Kondisi Rumah Pasien TB Paru BTA (+) sebagai Faktor Risiko Penularan TB Riwayat Kontak Serumah Sofiyani, Tri; Wijayanti, Yuni
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol 2 No 2 (2022): Regular Issue
Publisher : Center for Public Health Nutrition Studies, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v2i2.54916

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data per Desember 2020, terdapat 34,47% dari total 376 kasus TB Paru BTA (+) dan terdapat 206 kasus baru BTA (+) dengan riwayat kontak serumah. Tujuan penelitian untuk mengetahui determinan sosial, ketahanan pangan, praktik hygiene, dan kondisi rumah pasien sebagai faktor risiko kejadian TB Paru BTA (+) dengan riwayat kontak serumah. Metode: Jenis penelitian menggunakan metode kasus kontrol dengan 74 sampel. Data analisis menggunakan uji Chi-Square dan uji regresi logistik. Hasil: Berdasarkan hasil bivariat ditemukan bahwa faktor risiko yang terbukti berhubungan dengan kejadian TB Paru BTA (+) adalah tingkat pendidikan, tingkat ketersediaan pangan, stabilitas pangan, kualitas pangan, kebiasaan menjemur alat tidur, kebiasaan membuka jendela rumah, kebiasaan mencuci tangan, luas ventilasi, jenis dinding, dan jenis lantai. Probabilitas responden untuk mengalami kejadian TB Paru BTA (+) berdasarkan analisis multivariabel dengan memiliki faktor risiko tingkat pendidikan yang rendah, tingkat ketersediaan pangan yang buruk, tidak memiliki kebiasaan membuka jendela rumah, tidak memiliki kebiasaan mencuci tangan, luas ventilasi yang buruk, dan jenis dinding yang tidak memenuhi syarat adalah sebesar 85,2 %. Kesimpulan: Meningkatkan penyuluhan dan upaya pecegahan kejadian TB Paru BTA (+).

Page 2 of 2 | Total Record : 15