cover
Contact Name
Teuku Salfiyadi
Contact Email
atjeh1983@gmail.com
Phone
+628116822215
Journal Mail Official
atjeh1983@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh Kab Aceh Besar
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JEUMPA
ISSN : -     EISSN : 29646731     DOI : https://doi.org/10.30867/jeumpa.v1i2.123
JUEMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dengan nomor (e-ISSN: 2964-6731), merupakan jurnal ilmiah hasil kegiatan pengabdian yang dialkukan dosen, mahasiswa dan masyarakat yang diterbitkan oleh Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes KemeLembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Aceh. Jurnal ini membahas beberapa permasalahan umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan ke masyarakat. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang dilakukan dosen yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini fokus pada masalah yang berhubungan dengan layanan masyarakat. terkait dengan Topik-Topik berikut: Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat, Pelatihan Kader Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bidang Kesehatan, KKN Mahasiswa, Kebencanaan dan Pengembangan Ilmu Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2022): EDISI II" : 10 Documents clear
Pemetaan Masalah Kesehatan Pada Masyarakat Desa Cot Gud Kabupaten Aceh Besar Putra, Ardia; Tahlil, Teuku; Jufrizal, Jufrizal; Hajjul Kamil
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.386 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.77

Abstract

ABSTRAK Pemetaan masalah kesehatan merupakan upaya yang dilakukan untuk mengevaluasi besarnya masalah serta penentuan program dan prioritas kesehatan yang dapat diaplikasikan pada suatu lokasi. Pembenahan dapat dilakukan melalui upaya-upaya pemerintah, swasta maupun organisasi untuk memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup, kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Masalah kesehatan di Indonesia mengalami pergeseran dari beberapa dekade lalu yang diakibatkan oleh penyakit menular, kini menjadi penyakit tidak menular. Selain itu, pergeseran penderita penyakit juga terjadi yang tadinya banyak diidap saat masa tua, kini mulai menghantui orang-orang muda. Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi Penyakit Tidak Menular mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan Riskesdas 2013, antara lain kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, diabetes melitus, dan hipertensi. Prevalensi kanker naik dari 1,4% menjadi 1,8%; prevalensi stroke naik dari 7% menjadi 10,9%; dan penyakit ginjal kronik naik dari 2% menjadi 3,8%. Berdasarkan pemeriksaan gula darah, diabetes melitus naik dari 6,9% menjadi 8,5%; dan hasil pengukuran tekanan darah, hipertensi naik dari 25,8% menjadi 34,1%.  Kata Kunci: Pemetaaan Kesehatan, Penyakit Tidak Menular, Masyarakat 
Edukasi Pentingnya Kebiasaan Makan Pagi dan Aktifitas Fisik di Masa New Normal Siswa Madrasah Tsanawiyah Durian Kawan Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan Fathimi, Fathimi; Sasmita, Yenni; Devi, Desriati
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.072 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.116

Abstract

ABSTRAK Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor utama dalam melaksanakan pembangunan nasional. Kesehatan dan gizi memegang peranan penting, seseorang sulit mengembangkan kapasitasnya secara maksimal apabila tidak memiliki status gizi yang optimal. Sumber daya manusia merupakan aset nasional mendasar dan faktor penentu keberhasilan pembangunan. Kualitas sumber daya manusia harus ditingkatkan sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia adalah melalui pendidikan. Keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh kesehatan dan gizi anak sekolah. Anak sekolah termasuk kelompok masyarakat yang mudah mengalami masalah gizi. Selain gizi pemicu lainnya adalah aktivitas fisik yang menjadi rutinitas siswa, aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur membantu melancarkan sirkulasi darah ke jaringan otak sehingga oksigen yang dibawa ke otak dapat maksimal, kondisi ini dapat meningkatkan kinerja otak dalam hal proses fikir, menyerap, mengingat dan konsentrasi. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan kesehatan. Penyuluhan berjalan dengan lancar, antusias siswa dan guru sangat baik.  Kata kunci: Aktivitas fisik, Kebiasaan majan pagi, Prestasi belajar
Pengaruh Konsumsi Emping Melinjo (Gnetum Gnemon L.) Terhadap Penyakit Asam Urat Pada Masyarakat Desa Sibreh Keumudee Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar Wahab, Irwana; Darmawati; Rahmayanti; Siti Hadijah
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.004 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.122

Abstract

ABSTRAK  Berdasarkan kebiasaan pola makan masyarakat Desa Sibreh Keumudee yang sering menyertakan emping melinjo, maka sangat perlu adanya kegiatan edukasi tentang pengaruh konsumsi emping melinjo (Gnetum gnemon L.) pada penyakit asam urat. Emping melinjo mengandung basa purin yang relatif tinggi. Kandungan purin yang tinggi pada bahan pangan dapat menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah. Mengacu pada Tridarma Perguruan Tinggi, dosen pada  Prodi D-III Teknologi Laboratorium Medik Poltekkes Kemenkes Aceh memiliki kewajiban untuk melaksanakan Pengabdian Masyarakat. Demi mendukung program tersebut, perlu dilakukan peningkatan pengetahuan tentang pengaruh konsumsi emping melinjo (Gnetum gnemon L.) pada penyakit asam urat. Kegitan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan (metode ceramah) kepada 60 orang peserta pada tanggal 28 Juni 2022, 30 Juni 2022 dan 2 Juli 2022 di Mushola Gampong Sibreh Keumudee Kecamatan Sukamakmur. Setelah diberikan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan meningkatnya rata-rata nilai post test dibandingkan rata-rata nilai pre test.  Kata Kunci : emping melinjo, asam urat
Implementasi Konsep Manajemen Pendidikan Kesehatan pada Santri di Yayasan Ma’had Darul Tahfizh Al-Ikhlas Salfiyadi, Teuku; Zahara, Elfi; Abdurrahman; Nurdin; Ainun Mardiah
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (970.158 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.123

Abstract

ABSTRAK Pendidikan kesehatan di sekolah bertujuan mendorong kemandirian siswa untuk hidup sehat, memelihara dan meningkatkan kesehatan individu maupun keluarga. Perencanaan  manajemen  pendidikan  kesehatan bagi siswa yang melibatkan stakeholder serta komite sekolah dalam menyusun program pendidikan kesehatan sekolah bagi siswa. Pelaksanaan manajemen pendidikan kesehatan melibatkan  semua  elemen  sekolah  yang  berperan  dalam menciptakan kegiatan kesehatan bagi siswa yang efektif dan efesien. Pembinaan  ini  melalui  tindakan  promotif dan preventif.  Penilaian manajemen pendidikan kesehatan berbentuk dari rangkaian kegiatan siswa serta peran aktif dalam membangun pehamaman siswa dalam bidang kesehatan anak usia sekolah. Kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada guru dan siswa dalam menyusun perencanaan kegiatan pendidikan kesehatan secara baik. Kesimpulan Pengabdian kepada masyarakat dalam hal ini pengelola dan satri di Yayasan Ma’had Darul Tahfizh Al-Ikhlas bias memberikan kontribusi dalam pengembangan model manajemen pendidikan kesehatan, mengacu pada program pemerintah yaitu Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)  untuk  meningkatkan pengetahuan siswa dalam berperilaku hidup bersih dan sehat sehingga kedepan nya sekolah akan melahirkan generasi yang cerdas dan sehat. Sebagai suatu penelitian sistematis pada proses desain, pengembangan dan evaluasi dengan tujuan membangun sebuah dasar empiris untuk penciptaan model  seharusnya menjadi prioritas utama para peneliti di biadang pendidikan.  Kata kunci: Manajemen, Pendidikan, Kesehatan
Pelatihan Pembuatan Pasta Gigi Herbal Laban (Vitex Pinnata) Sebagai Upaya Penurunan Indek Plak Pada Masyarakat Cut Aja Nuraskin; Faisal, T. Iskandar; Reca; Mardelita, Sisca; Ainun Mardiah
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1419.179 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.130

Abstract

ABSTRAK  Kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia masih perlu mendapatkan perhatian secara serius terutama plak gigi. Salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah plak adalah daun laban (Vitex pinnata). Laban mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan Pengabdian masyarakat adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan pasta gigi herbal  dalam menurunkan indeks plak gigi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode demonstrasi pembuatan pasta gigi herbal dari ekstrak daun laban. Pengabdian masyarakat  ini dilaksanakan di Desa Tanjung, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Subyek adalah kader PKK yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah penyuluhan. Kemudian dilanjutkan dengan wawancara mendalam dan focused group discussion. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa penyuluhan telah memberi dampak terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat. Hal tersebut dibuktikan dengan tingkat pengetahuan masyarakat dalam kategori baik 93%. Upaya penurunan plak gigi menggunakan pasta gigi ekstrak metanol daun laban dianggap efektif dan ekonomis. Pata gigi ekstrak Daun laban mempunyai aktivitas antibakteri. Kata kunci; plak gigi; daun laban
Pelatihan Dental Health Education Tentang Kewaspadaan Penularan Covid-19 Pada Kader Meunasah Manyet Liana, Intan; Reca; Cut Aja Nuraskin; Ratna Wilis; Yeni Rimadeni; Andriani; Citra Feriana Putri; Salfiyadi, Teuku
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.158 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.131

Abstract

ABSTRAK Kader kesehatan sebagai ujung tombak masyarakat perlu membekali diri dengan pengetahuan dan membantu upaya peningkatan derajat kesehatan gigi dan mulut yang optimal. Oleh karena itu, kader harus menguasai berbagai keterampilan dan teknik pengetahuan. Dalam kegiatan ini dilakukan pelatihan dengan harapan kader dapat mentransfer ilmu yang diterima untuk disampaikan kembali kepada masyarakat khususnya pada kelompok risiko tinggi penyakit gigi dan mulut. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan pelatihan pendidikan kesehatan gigi dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap penularan COVID-19 pada kader Gampong Meunasah Manyet Kabupaten Aceh Besar. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan target 40 kader posyandu. Intervensi yang diberikan berupa pelatihan kader. Hasil evaluasi kehadiran peserta, 100% mengikuti pelatihan dengan baik dan aktif. Hasil pengabdian masyarakat di Gampong Meunasah Manyet Kabupaten Aceh Besar diperoleh hasil pengetahuan kader setelah diberikan pelatihan meningkat sebesar 75%. Disarankan kepada petugas puskesmas di wilayah kerja untuk memberikan pelatihan kepada kader posyandu minimal 3 bulan sekali dan secara berkesinambungan untuk lebih meningkatkan aktivitas kader posyandu. Kata kunci: Pelatihan Kader, Pendidikan Kesehatan Gigi, COVID-19
Pengembangan Kurikulum 2013 Pada Guru Dalam Peningkatkan Mutu Pendidikan Pada MIN 13 Aceh Utara Cut Fatma Hanum; Cut Lisna Wati; Cut Sirri Mulyati; Salfiyadi, Teuku
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.641 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.133

Abstract

ABSTRAK Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis (1) implementasi kurikulum dalam peningkatan mutu lulusan, (2) strategi pembinaan guru mengimplementasikan kurikulum dalam peningkatan mutu lulusan, dan (3) faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum. Penelitian ini dilaksanakan di MIN 13 Aceh Utara menggunakan metode penelitian kulitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman, yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, dan konklusi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi diwujudkan dengan siklus manajemen yakni perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Fokus siklus itu pada peningkatan mutu lulusan. Kemudian untuk mencapainya dilakukan pembinaan guru melalui workshop, yang secara praktik di MIN 13 Aceh Utara. Pembinaan terbagi dua yakni pembinaan pusat yaitu dari Kemendikbud dan Kemenag, dan pembinaan mandiri yaitu dilakukan atas kebijakan kepala madrasah dengan mengundang pakar. Kemudian faktor pendukung ialah kualifikasi dan kompetensi guru yang sudah sesuau, serta motivasi guru mensukseskan program tersebut. Sedangkan faktor penghambat adalah belum maksimal sarana dan prasarana, dan kondisi real di lapangan yang kerap bersebrangan dengan kondisi ideal harapan pemerintah. Kata kunci: Kurikulum 2013, Mutu Pendidikan
Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader UKS Dalam Penanganan Kegawatdaruratan Dasar Di SMAN 1 Tapaktuan Yasni, Hilma; T.Cut Lizam; Heriyandi
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.233 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.134

Abstract

ABSTRAK Masa remaja merupakan masa yang penuh dengan tekanan atau stress dikarenakan ketegangan emosi yang meningkat akibat perubahan fisik dan hormon, dimana juga ditandai dengan adanya pertumbuhan fisik, pengembangan kepribadian, kebutuhan untuk pencapaian kedewasaan, kemandirian, serta adaptasi antara peran dan fungsi dalam kebudayaan dimana ia berada. Remaja mengalami masa-masa pergolakan emosi yang muncul dari berbagai bentuk seperti hubungan dalam keluarga, lingkungan di tempat tinggal, lingkungan sekolah dan hubungan pertemanan sebaya dan kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan yang ingin dicapai dari penyuluhan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kader UKS SMA Negeri I Tapaktuan tentang konsep Kegawatdaruratan dasar. Hasil kegiatan penyuluhan ini yang dilaksanakan dalam dua tahap dengan peserta kader UKS SMA Negeri I Tapaktuan. Setelah kegiatan ini dilakukan tampak Kader UKS mengerti dan ikut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan penyuluhan. Siswa dan Siswi mendapatkan pengetahuan tentang Kegawatdauratan dasar pada Kader UKS sehingga diharapkan siswa dan siswi dapat menjaga dan meningkatkan pengetahuan dibidang kegawatdaruratan dasar.   Kata kunci: Kader UKS, Kegawat Daruratan Dasar
Pemberdayaan Masyarakat dalam pembuatan Yoghurt dengan Xylitol untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Minarni; Ayu Mardian; Zulfikri; Gusnedi
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.048 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.135

Abstract

Karies gigi dan penyakit peridontal merupakan masalah kesehatan masyarakat di semua negara di dunia, keduanya menjadi suatu "silent epidemic" yang mengancam anak-anak dan orang dewasa. Salah satu cara yang digunakan untuk mencegah karies adalah dengan kontrol plak, kontrol plak secara mekanis dengan cara menyikat gigi sedangkan kontrol plak secara kimiawi dengan merusak struktur plak itu sendiri, salah satunya melalui berkumur-kumur menggunakan yoghurt dengan kandungan xylitol. Yoghurt mengandung  probiotik yang merupakan  mikroorganisme  hidup  yang  menguntungkan  karena  kemampuannya  menjaga  keseimbangan  mikroba usus dan diharapkan mampu menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan meningkatkan volume sekresi saliva. Dalam pengabdian masyarakat ini, kader kesehatan diajarkan serta dilatih dalam membuat yoghurt sendiri, sehingga dapat dikonsumsi oleh semua  anggota keluarga, bahkan bisa menjadi pendapatan sampingan bagi mereka. Para kader kesehatan dan stake holder bisa memberikan kontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan gigi dan mulut. Dengan dilatihnya kader dalam membuat yoghurt sendiri, mereka dapat mengajarkan kepada ibu-ibu rumah tangga, serta memotivasi ibu sebagai key person dalam rumah tangga, sehingga dapat dilakukan pencegahan karies pada masyarakat serta peningkatan kesehatan umum yang optimal.   Kata kunci: Pemberdayaan, Kader, Yoghurt, Xylitol
Peningkatan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Pengendalian Plak Yang Tepat Pada Anak SDN 30 Banda Kota Aceh Peningkatan Kesehatan Gigi Dan Mulut Dengan Pengendalian Plak Yang Tepat Pada Anak SDN 30 Banda Kota Aceh Keumala, Cut Ratna; Andriani, Andiani; Liana, Intan; Mardelita, Sisca; Suryani, Linda
JEUMPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): EDISI II
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1370.57 KB) | DOI: 10.30867/jeumpa.v1i2.137

Abstract

ABSTRAK Kontrol plak sangat penting untuk pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut dipengaruhi oleh pengetahuan yang dimiliki dan teknik menyikat gigi yang tepat sangat penting dalam mencapai   kebersihan gigi dan mulut. Oleh karena itu Penyampaian pendidikan kesehatan gigi dan mulut pada murid sangat penting untuk dilakukan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai cara melakukan kontrol plak dan cara menyikat  gigi yang baik dan benar pada anak SDN 30 Kota Banda Aceh. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode deskriptif, dengan sasaran yaitu seluruh murid kelas V SDN 30 Kota Banda Aceh sebanyak 30 orang. Intervensi yang diberikan berupa penyuluhan tentang kesehatan gigi dan demontrasi cara melihat plak dan bagaimana melakukan kontrol plak (cara menyikat gigi yang baik dan benar). Hasil yang diperoleh status kebersihan gigi dan mulut anak sebelum intervensi yang paling banyak pada kategori sangat buruk (53,3%), sedangkan hasil setelah intervensi status kebersihan gigi anak pada kategori baik (100%). Kesimpulan adanya peningkatan pengetahuan (100%) dan peningkatan status kebersihan gigi dan mulut (100%).      Kata Kunci: Peningkatan kesehatan Gigi, Kontrol Plak

Page 1 of 1 | Total Record : 10