cover
Contact Name
Elmiawati Latifah
Contact Email
elmiawatilatifah@ummgl.ac.id
Phone
+6281392212213
Journal Mail Official
journal.psp@ummgl.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Magelang, Jl. Mayjen Bambang Soegeng, Glagak, Sumberrejo, Kec. Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah 56172, Indonesia
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis
ISSN : 25499068     EISSN : 25794558     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis aims to serve the updated scientific knowledge for international researchers in pharmaceutical sciences. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis (JFSP) publishes review article, original article, as well as short communication in the all scopes of Pharmaceutical Science such as Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicines, Pharmaceutical Management, Pharmacoeconomic, Pharmacoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policies.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2016)" : 7 Documents clear
Aktivitas Ekstrak Daun Cabe Rawit (Capsicum frutescens L.) Terhadap Penghambatan Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Secara Invitro Asih Puji Lestari; Abdur Rosyid; Indra Wahyudin
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.76

Abstract

Penyakit diare merupakan salah satu penyebab kematian terbesar kedua di dunia yang terjadi pada anak dibawah usia 5 tahun. Salah satu penyebabnya adalah bakteri Escherichia coli. Alternatif pengobatan dengan menggunakan tanaman herbal, salah satunya adalah daun cabe rawit (Capsicum frutescens L.).Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun cabe rawit(Capsicum frutescens L.) terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Jenis penelitian ini adalah Eksperimental dengan rancangan penelitian post test only control design. Terdiri dari 6 kelompok uji yaitukontrol positif (amoxicillin), kontrol negatif (aquadest steril), ekstrak daun cabe rawit 25%, ekstrak daun cabe rawit 50%, ekstrak daun cabe rawit 75% dan ekstrak daun cabe rawit 100% dengan jumlah replikasi sebanyak 6. Analisa data menggunakan Kruskal Wallis dilanjutkan Mann-Whitney. Hasil menunjukkan ekstrak daun cabe rawit 25%, 50%, 75%, dan 100% memiliki daya hambat masing-masing 8,0 mm, 9,1 mm, 10,1 mm, dan 11,2 mm. Terdapat perbedaan bermakna masing- masing kelompok dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak daun cabe rawit (Capsicum frutescens L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%.
Analisis Perencanaan Obat BPJS Dengan Metode Konsumsi di Instalasi Farmasi RSUD Tidar Kota Magelang Periode Juni-Agustus 2014 Lailatul Murtafiah; Fitriana Yuliastuti; Imron Wahyu Hidayat
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.226

Abstract

Pengelolaan merupakan serangkaian kegiatan yang salah satu prosesnya adalah perencanaan. Perencanan adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk menyusun kebutuhan obat yang tepat dan sesuai kebutuhan untuk mencegah terjadinya kekurangan ataupun kelebihan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran proses perencanaan obat di Instalasi Farmasi RSUD Tidar Kota Magelang dengan menggunakan metode konsumsi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif terhadap laporan jumlahpemakaian dan sisa obat BPJS di InstalasiFarmasi RSUD Tidar Kota MagelangPeriodeJuni- Agustus 2014. Dengan menggunakan metode konsumsi, hasil penelitian menunjukkan bahwa 166 item pengadaan dan 48 item tidak diadakan. Buffer stock yang digunakan adalah 30%, sedangkan lead time 7 hari. Pemakaian rata-rata terbesar adalah RL sebanyak 16.321 plabot. Perbandingan dengan perencanaan RSUD Tidar Kota Magelang 61% sesuai dengan perencanaan dan 39% tidak sesuai dengan perencanaanpenelitian. Penetapan kebutuhan obat menggunakan analisa konsumsi dapat dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa aspek dalam perencanaan obat di rumah sakit yaitu standarisasi obat atau formularium, anggaran, pemakaian periode sebelumnya, stok akhir dan kapasitas gudang, lead time dan stok pengaman, jumlah kunjungan dan pola penyakit dan standar terapi
Kinetika Adsorpsi Pb (II) dengan Adsorben Arang Aktif Dari Sabut Siwalan Rohmatun Nafiah
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik arang aktif sabut siwalan sebagai adsorben, pengaruh pH dan waktu interaksi terhadap kemampuan adsorpsi Pb(II), model adsorpsi isoterm yang sesuai untuk adsorpsi Pb(II), serta menentukan parameter kinetika (orde reaksi dan nilai k) adsorpsi Pb(II) dengan arang aktif sabut siwalan. Sabut siwalan dikalsinasi 300°C selama 1 jam, kemudian diaktivasi dengan ZnCl2. Karakterisasi arang aktif sabut siwalan menggunakan Spektroskopi IR, SEM dan untuk mengukur kation menggunakan metode Spektrofotometer Serapan Atom. Penentuan pengaruh penambahan arang aktif sabut siwalan terhadap adsopsi Pb(II) pada berbagai variasi waktu yaitu 30, 60, 90, dan 120 menit. Hasil penelitian tahap pertama menunjukkan bahwa kandungan air dan abu pada arang aktif sabut siwalan secara berturut-turut adalah 0,13 % dan 32,10 %. Penelitian tahap kedua menunjukkan variasi waktu interaksi berpengaruh terhadap kemampuan adsorpsi Pb(II), waktu kontak optimum pada menit ke-30 dengan kapasitas adsorpsi sebesar 0,083 mg/g. Hasil penelitian tahap ketiga menunjukkan adsorpsi arang aktif sabut siwalan terhadap Pb(II) mengikuti model isoterm Langmuir dengan koefisien determinasi R2 = 0,945. Kinetika reaksi Pb(II) sesuai dengan orde satu dengan nilai k 0,018 min-1 dan nilai qe (teoritis) sebesar 0,056 mg/g.
Gambaran Tingkat Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Di BKPM Magelang Periode Februari–Maret 2015 Reni Chandra Kirana; Heni Lutfiyati; Imron Wahyu Hidayat
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.228

Abstract

Kepatuhan pasien dalam melakukan pengobatan merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam keberhasilan terapi, namun kepatuhan untuk melakukan pengobatan oleh pasien seringkali rendah, termasuk pada pengobatan tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan penderita tuberkulosis di BKPM Magelang. Pengambilan data melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner dengan metode consecutive sampling. Sampel adalah penderita tuberkulosis berusia minimal 15 tahun yang telah minum obat minimal 2 bulan dan datang berobat pada bulan Februari-Maret 2015. Berdasarkan hasil analisis dari form TB I, dapat diketahui bahwa seluruh responden (100%) patuh dalam pengambilan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Magelang sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Hasil penelitian melalui kuesioner menunjukkan bahwa 63% responden patuh terhadap pengobatan tuberkulosis. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidak patuhan responden adalah adanya efek samping obat, adanya riwayat penyakit lain, persepsi jarak dan ketersediaan transportasi. Studi menunjukkan tingginya angka kepatuhan pada penderita tuberkulosis karena tingkat pengetahuan responden yang sangat bagus
Uji Stimulansia Ekstrak Kulit Umbi Bawang Putih (Allium sativum L.) Pada Mencit Galur Swiss Nisa Febrinasari; Rina Wijayanti; Awal Apriadi
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.229

Abstract

Stimulansia adalah senyawa yang mempengaruhi Sistem Saraf Pusat (SSP) dan dapat meningkatkan konsentrasi, merangsang susunan saraf pusat untuk menghilangkan kelelahan, serta menambah kemampuan fisik dan mental. Kafein adalah agen utama yang digunakan sebagai stimulansia. Kulit umbi bawang putih mengandung flavonoid dan alkaloid yang bisa menjadi alternatif stimulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak kulit umbi bawang putih (EKUBP) memiliki efek stimulansia pada mencit galur swiss dilihat dari selisih waktu renangnya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian prepost test control group design. Sampel penelitian menggunakan mencit jantan galur swiss yang dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok pretest EKUBP 2,5 g/kgBB, kelompok negatif tanpa ekstrak, kelompok kafein 100 mg/kgBB, kelompok EKUBP 2,5 g/kgBB, 5 g/kgBB dan 10 g/kgBB. Analisa data menggunakanKruskal Wallis dilanjutkan dengan Mann Whitney. Kelompok negatif memiliki waktu lelah paling rendah sebesar 0, 245 menit. Kelompok positif memiliki waktu lelah dan selisih yang tinggi yaitu sebesar 4,065 menit. Kelompok pretest mempengaruhi waktu lelah awal dibanding kelompok lainnya sebesar 14,59 menit. Kelompok EKUBP 10 g/kgBB memiliki waktu lelah paling tinggi sebesar 4,225 menit dan secara statistik memiliki perbedaan signifikan (p<0,05) dengan kelompok negatif. Kelompok EKUBP mempengaruhi waktu lelah mencit dengan cara memperpanjang waktu berenang yang berarti mempunyai waktu lelah yang lebih lama yang berarti mempunyai efek stimulansia
Analisis Biaya Terapi Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta Farida Baroroh; Wahyu Yuliana Solikah; Qarriy'aina Urfiyya
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.230

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan salah satu jenis DM yang paling banyak ditemukan yaitu lebih dari 90-95% dan merupakan penyakit degeneratif yang sangat terkait pola makan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata total biaya terapi pasien DM tipe 2 rawat jalan dan rawat inap, baik yang mengalami komplikasi maupun tanpa komplikasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian farmakoekonomi cost analysis dilihat dari sudut pandang asuransi dengan desain penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil semua populasi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian pasien DM tipe 2 rawat jalan, 6 pasien DM tanpa komplikasi dengan terapi kombinasi insulin dan antidiabetik oral (83%). Total rata-rata biaya terapi berkisar antara Rp.247.309 sampai Rp.686.753 per bulan, dipengaruhi total biaya obat antidiabetik. Sedangkan 71 pasien DM komplikasi dengan jenis terapi tunggal dan kombinasi, total rata-rata biaya terapi berkisar antara Rp.128.143 sampai Rp.1.174.342 per bulan, dipengaruhi jenis terapi antidiabetik, total biaya obat antidiabetik, dan total biaya obat komplikasi. Sebanyak 60 pasien DM tipe 2 rawat inap, 17 pasien DM tanpa komplikasi dengan total rata-rata biaya terapi terbesar Rp.3.853.084 adalah terapi novorapid-deculin dengan rata-rata lama rawat inap 6 hari, dipengaruhi biaya laboratorium dan obat penyakit penyerta. Sedangkan 43 pasien DM komplikasi dengan total rata-rata biaya terapi terbesar Rp.9.499.936 adalah terapi novorapid-onglyza pada komplikasi PJK, dengan rata-rata lama rawat inap 8 hari, dipengaruhi biaya rawat inap, tindakan penunjang, laboratorium dan alat kesehatan
Evaluasi Pelayanan Informasi Obat Pada Pasien Rawat Jalan di Instalasi Farmasi Puskesmas Grabag I Rina Adityawati; Elmiawati Latifah; Widarika Santi Hapsari
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v1i2.302

Abstract

Pemberian informasi obat memiliki peranan penting dalam rangka memperbaiki kualitas hidup pasien dan menyediakan pelayanan bermutu bagi pasien. Kualitas hidup dan pelayanan bermutu dapat menurun akibat adanya ketidakpatuhan terhadap program pengobatan. Penyebab ketidakpatuhan tersebut salah satunya disebabkan kurangnya informasi tentang obat. Upaya untuk menunjang pelayanan yang bermutu tinggi di puskesmas, Instalasi Farmasi Puskesmas Grabag I perlu melakukan evaluasi pelayanan informasi obat pada pasien rawat jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui realisasi pelayanan informasi obat pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Puskesmas Grabag I jika dibandingkan dengan target yang diinginkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan melihat dokumentasi data primer tentang pelayanan informasi obat pada pasien rawat jalan di Puskesmas Grabag I. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi non partisipasi dimana peneliti hanya melakukan pengamatan dan mencatat secara sistematis dengan menggunakan check list yang berisi tentang komponen informasi obat. Untuk mengetahui perbandingan realisasi dengan target yang diinginkan digunakan analisis kesenjangan. Hasil penelitian evaluasi pelayanan informasi obat pada pasien rawat jalan terlaksana dengan realisasi terjadi kesenjangan negatif sebesar (-1,05 %). Komponen informasi obat yang disampaikan meliputi bentuk sediaan, dosis obat, indikasi, kontra indikasi, efek samping dan interaksi obat, sedangkan komponen informasi obat yang tidak disampaikan di instalasi farmasi Puskesmas Grabag I yaitu penyimpanan obat dan stabilitas obat. Kesimpulan penelitian ini adalah pelayanan informasi obat pada pasien rawat jalan di instalasi farmasi Grabag I dengan realisasi belum mencapai target yang diinginkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7