cover
Contact Name
Demita
Contact Email
hengki_tamando@yahoo.com
Phone
+6281360000791
Journal Mail Official
lebahpkm@isha.or.id
Editorial Address
Romeby Lestari Housing Complex Blok C Number C14, North Sumatra, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian" : 24 Documents clear
Pelaksanaan asuhan antenatal care dan dukungan psikologis dalam upaya meningkatkan kualitas hidup ibu hamil Idawati, Idawati; Yuliana, Yuliana; Irnawati, Irnawati; Harahap, Meliani Sukmadewi
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.328

Abstract

Ibu hamil di Desa Pasie Rawa, Kabupaten Pidie masih menghadapi beberapa tantangan dalam hal akses ke pelayanan kesehatan yang memadai. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya asuhan ANC dan dukungan psikologis dapat berdampak negatif pada kualitas hidup ibu hamil. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan untuk meningkatkan kualitas hidup ibu hamil. Sasaran pengabdian ini adalah ibu hamil dan keluarga yang tinggal bersama dengan ibu hamil. Metode Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan asuhan ANC kepada hamil, memberikan dukungan psikologis. dan edukasi kepada ibu hamil tentang pentingnya asuhan ANC yang dilakukan di Pasie Rawa Kabupaten Pidie. Hasil kegiatan melalui Edukasi Pemeriksaan Kehamilan (ANC) ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan pada ibu hamil tentang pentingnya melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Kegiatan Pelaksanaan Asuhan ANC dan Dukungan Psikologis di Desa Pasie Rawa Kabupaten Pidie telah berhasil meningkatkan kualitas hidup ibu hamil dengan memberikan asuhan ANC yang komprehensif serta memberikan dukungan psikologis yang tepat
Sosialisasi Peran Media Komunikasi Dalam Proses Pembelajaran Di Era Digital Bagi Sekolah Swasta Di Pedalaman Nurmala, Nurmala; Febriani, Erna; Nur, Syurya Muhammad; Nurhasanah, Nurhasanah; Junaidi, Junaidi
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.329

Abstract

Perkembangan teknologi telah mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia pada segala bidang termasuk dalam bidang pendidikan, Salah satu yang sangat berperan dalam proses pembelajaran adalah media komunikasi digital. Para dewan guru dapat memanfaatkan media komunikasi digital untuk membuat materi pembelajaran secara menarik sesuai dengan perkembangan zaman. Selain mempermudahkan komunikasi dengan setiap warga belajar di Sekolah juga dapat menjadi sarana yang membantu guru dalam menyusun materi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), sebagai referensi atau membuat presentasi materi yang menarik minat siswa dalam proses belajar. Hal ini juga dapat meningkatkan pemahaman guru dan siswa terhadap pemanfaatan media komunikasi secara positif terutama dalam kegiatan pembelajaran. Namun berbeda dengan sekolah Negeri ataupun sekolah swasta yang berada di perkotaan yang sudah maju, sekolah swasta di desa atau pedalaman belum sepenuhnya mampu bersaing dalam bidang teknologi terutama media komunikasi karena kurangnya fasilitas media teknologi dan jaringan internet yang memadai untuk mengakses informasi dan pembuatan materi melalui media digital di sekolah ataupun saat praktek penggunaan media digital di kelas, selain itu keterbatasan sumber daya guru dalam bidang teknologi juga menjadi hambatan dalam pemanfaatan media teknologi digital. Dengan demikian sangat penting melakukan sosialisasi dan edukasi terkait peran media komunikasi digital dalam proses pembelajaran bagi Guru di SMP Swasta Malem Diwa Cot Bada yang merupakan salah satu sekolah swasta di pedalaman Aceh Utara. Selain itu juga dapat mengajak pemerintah atau semua pihak untuk berperan dalam  meningkatkan kapasitas guru terhadap teknologi digital secara berkala demi kemajuan dunia pendidikan khususnya di daerah pedalaman. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan secara mandiri dan kolaborasi antara Dosen dari Universitas Esa Unggul Jakarta dan Dosen dari STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi. Kegiatan sosialisasi mencakup survey lokasi, sosialisasi dan edukasi secara langsung serta evaluasi di SMP Swasta Malem Diwa
General Ulysses S. Grant's Civil War Leadership: A Model for Indonesia's Sishankamrata Defense System Octaviana, Shoraya Lolyta; Suadnyana, I Nyoman; Widjayanto, Joni; Harefa, Faonaso; Djoko Purwanto, Ignatius Eko
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.331

Abstract

This study was motivated by interest in reviewing the combat experience of military figures General Ulysses S. Grant During the United States Civil War and its Devoted to Strengthening the System and Defense Doctrine Models in Indonesia that already exist; Sishankamrata. This study uses a mixed methods approach. The results showed that General Grant's combat experience in civil war in the United States had a significant influence on its success in winning the Mexican war, with a very strong correlation (R = 0.979). This finding can be interpreted that experience in the battlefield contributes greatly to forming strategic intuition, the effectiveness of decision making, and the ability of individual military leadership. The novelty of this study lies in the use of the Mixed Methods approach which integratively examines the relationship between combat experience and the development of military strategies in a historical and contemporary perspective. This study made an important contribution as a reference to the strengthening of the doctrine and implementation of the defense and security system of the people's universe (Sishankamrata) in Indonesia. The implications of this finding underline the importance of integration of experience -based learning in education and training in military leadership, the need to build military strategic leadership capacity that is not only based on theory, but the importance of empirical experience, both through military training, learning from war history, and combat operation experience. Suggestions for further research are that similar studies are carried out on more military figures from various so as to get a more comprehensive picture of how individual combat experiences can form adaptive military strategies so that it can be useful for strengthening the SishanKamrata model in Indonesia.
Implementasi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Brand Image Bakpia Wong Jogja Novitasari, Sela; Permadi, Bambang; Riyanto, Indar; Tusadiah, Halifah; Baedillah, Baedillah
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.337

Abstract

Di era digital, pelaku UMKM dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam memasarkan produk secara daring melalui berbagai platform digital. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi pentingnya digital marketing, pelatihan pembuatan konten kreatif di media sosial, optimalisasi penggunaan marketplace, serta pendampingan strategi branding digital yang berkelanjutan. Permasalahan yang ada, adalah sulitnya menjual produk bakpia wong tanpa adanya digital marketing, Konsumen lebih mengenal merek seperti Bakpia Pathok 25 atau Bakpia Kukus Tugu Jogja dibandingkan Bakpia Wong. Pengukuran kualitas konten bakpia wong menunjukkan bahwa konten berbasis pengalaman (testimoni)3,5% dan konten interaktif (giveaway) memiliki engagement rate 4,2% tertinggi, menunjukkan bahwa kualitas konten tidak hanya ditentukan oleh estetika visual, tetapi juga oleh kemampuan membangun keterlibatan emosional dan partisipatif dari audiens. Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra secara signifikan yaitu dari 45% menjadi 88%, khususnya dalam aspek strategi konten, branding digital, dan analisis performa media
Emas di Usia Senja: Cara Cerdas Kelola Dana Pensiun Sari, Selly Puspita; Intansari, Fixi; Larasati, Bayu Sekar; Marthalena, Yenny; Fadhilah, Husein
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.338

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengelolaan dana pensiun dalam membangun masa depan keuangan yang stabil dan sejahtera. Sosialisasi ini dilakukan pada tanggal 15 Februari 2025 bertempat di Aisyah Medical Center (AMC) Universitas Aisyah Pringsewu. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat, khusunya ibu-ibu yang ada di desa Tambak Rejo, Kec. Gading Rejo, Kab, Pringsewu yang tergabung dalam komunitas senam sehat di Universitas Aisyah Pringsewu. Rendahnya literasi keuangan di kalangan masyarakat menjelang usia pensiun menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan ketidaksiapan dalam menghadapi masa tua. Kegiatan edukasi ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya perencanaan dan pengelolaan dana pensiun secara cerdas dan berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan 32 peserta yang terdiri dari pegawai aktif dan pensiunan di lingkungan sekitar Universitas Aisyah Pringsewu. Hasil survei pre-test menunjukkan bahwa 72% peserta belum memiliki perencanaan dana pensiun yang memadai. Setelah kegiatan berlangsung, hasil post-test menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 45-52%% dibandingkan sebelumnya. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya memilih instrumen investasi jangka panjang serta menyusun anggaran harian pasca-pensiun. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif berbasis kebutuhan nyata masyarakat efektif dalam membentuk kesiapan finansial di usia senja
Quad vs. China: Strategic implications of Indo-Pacific rivalry against Indonesia Harefa, Faonaso; Supriyadi, Asep Adang; Irwanto, Bambang; Saputro, Guntur Eko; Suadnyana, I Nyoman; F.Harsono, Cecilia
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.346

Abstract

Rivalitas antara Quadrilateral Security Dialogue dan China di kawasan Indo-Pasifik semakin menguat dan membentuk arsitektur geopolitik baru yang berdampak langsung terhadap kepentingan strategis Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Bagaimana implikasi multidimensi dari rivalitas Quad dan China terhadap posisi strategis Indonesia di kawasan Indo-Pasifik, khususnya dalam aspek keamanan, ekonomi, politik luar negeri, serta pertahanan dan kepentingan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis analisis dokumen, studi ini menemukan bahwa posisi strategis Indonesia di kawasan menjadikannya rentan terhadap dinamika militerisasi di Laut China Selatan, ketergantungan ekonomi terhadap Belt and Road Initiative, dan tekanan diplomatik dari kekuatan besar dunia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia harus merespons rivalitas ini melalui penguatan diplomasi aktif, modernisasi pertahanan, peningkatan kapasitas intelijen strategis, dan diversifikasi mitra kerja sama. Temuan ini juga menegaskan pentingnya Indonesia memosisikan diri sebagai kekuatan penyeimbang di tengah rivalitas global, agar tidak hanya menjadi objek kontestasi geopolitik, melainkan juga aktor strategis yang dapat berperan dalam menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan Indo-Pasifik. Penelitian ini memperkaya teori hubungan internasional Indonesia dan memberi kerangka analisis strategis bagi kebijakan luar negeri. Ke depan, disarankan pendekatan kuantitatif atau mixed-method untuk mengukur dampak rivalitas Quad dan China secara lebih terstruktur..
Dampak implementasi kegiatan program Kampus Mengajar dalam mengembangkan literasi dan numerasi di SDN 175788 Ginting, Bena br; Simangunsong, Herlina; Affandi, Muhammad Rispan; Sembiring, Dinaria br; Siregar, Christyani; Tarigan, Hermelina Ekasari Br
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.356

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar (MBKM) yang berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran disekolah dasar diberbagai Desa/Kota, salah satunya adalah SD Negeri 175788 Janji Pusuk, yang beralamat di Janji Hutanapa, Kec. Parlilitan, Kab. Humbang Hasundutan Prov. Sumatera Utara. Kebaruan dalam penelitian ini diadakan pretest dan postest (AKM kelas)  untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi siswa. dan Pada program ini, mahasiswa yang terlibat memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah pada proses belajar mengajar, membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi sekolah. Selain itu, mahasiswa memiliki tanggung jawab dalam meningkatkan Literasi dan Numerasi terutama saat pandemik dimana pendidikan di Indonesia bisa terbilang mundur dan harus dikejar untuk memajukannya kembali. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa di  SD Negeri 175788 Janji Pusuk  yang berjumlah 45 orang. Metode pengumpulan data melalui wawancara, obesrvasi dan dokumentasi.   Hasil program ini yakni sebagai penanaman empati dan kepekaan sosial pada diri mahasiswa terhadap permasalahan kehidupan masyarakat yang ada disekitarnya terutama bidang pendidikan, mengasah keterampilan dan problem solving dalam bekerja sama lintas bidang ilmu dan ragam asal mahasiswa, mengembangkan wawasan, karakter dan soft skil mahasiswa serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembagunan nasional. Selama 4 bulan kegiatan Kampus Mengajar meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa, pemecahan maslah yang baik, kemampuan berkomunikasi yang baik dan dampaknya terhadap hasil numerasi dan literasi  siswa terlihat dari hasil AKM kelas ada peningkatan 30% numerasi dan 35% literasi.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Menyusun Karya Ilmiah bagi Siswa SMA Unggulan Al-Azhar Medan Afifa, Rizky Maulidya; Ginting, Ramadhanu; Afrisawat, Afrisawat; Riandari, Fristi; Safitri, Habibi Ramdani
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.358

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dalam proses penyusunan karya ilmiah bagi para siswa di SMA Unggulan Al-Azhar Medan. Di era digital saat ini, kemampuan menulis karya ilmiah merupakan kompetensi yang sangat penting untuk dikuasai oleh siswa. Namun, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam tahapan penyusunan, mulai dari pemilihan topik hingga penulisan dan pengeditan. Melalui pengabdian masyarakat khususnya dalam pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) diperkenalkan alat berbasis AI dengan memperhatikan penggunaan prompt yang dapat membantu siswa SMA Unggulan Al-Azhar Medan dalam mengidentifikasi tema, menyusun kerangka, serta menghasilkan konten berkualitas. Metode yang diterapkan mencakup demonstrasi langsung, sesi tanya jawab, dan praktik mandiri. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang proses penulisan ilmiah, serta kemampuan  dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu. Pelatihan pemanfaatan AI diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah proses pembelajaran, serta menghasilkan karya ilmiah yang lebih baik di kalangan siswa. Kegiatan ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta keterampilan menulis siswa di era digital dengan bimbingan guru di SMA Unggulan Al-Azhar Medan. Kegiatan ini juga dapat memberikan kontribusi jangka panjang pada pembentukan generasi siswa yang lebih adaptif, kreatif dan memiliki literasi yang tinggi di dalam teknologi serta dengan tetap menekankan aspek etika penggunaan AI, keaslian dengan pendampingan guru. Pelatihan ini diharapkan dapat mewujudkan budaya literasi digital yang positif di lingkungan sekolah, peningkatan kemampuan berpikir kritis serta terbentuknya generasi pelajar yang siap menghadapi tantangan akademik dan teknologi di masa depan
From paper to pixels: transforming financial practices in community qur’anic early childhood education Agustina, Yumniati; Nurcahyo, Widyat; Ningsih, Sri Setia
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.359

Abstract

This community engagement initiative, conducted as a collaboration program of several lecturers from various universities, aimed to strengthen the financial management capacities of Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Sufaini, a grassroots religious education center in Ciputat, South Tangerang. The institution, which offers free Qur’anic instruction to underprivileged children, faced persistent challenges in maintaining accurate and transparent financial records due to the absence of standardized accounting practices and limited technological literacy among its administrators. In response, a structured training program was designed and implemented to provide foundational knowledge of accounting principles and to introduce mobile-based digital bookkeeping tools that could be directly integrated into the institution’s daily operations. The methodology of the program emphasized participatory learning, contextualized instruction, and hands-on practice using actual institutional data. Evaluation was conducted through qualitative methods such as observation and dialogue. Approximately 85% of participants demonstrated significant improvements in preparing standardized financial reports and greater awareness of transparency and accountability. The outcomes revealed both the potential and limitations of digital financial literacy interventions in low-resource educational settings. While the training effectively introduced essential skills, sustainability remains contingent on continued support, institutional commitment, and access to adequate technology. This initiative contributes to broader discourses on community-based capacity building and highlights the role of higher education institutions in facilitating inclusive development through practical, needs-driven knowledge transfer. The experience at TPA Sufaini serves as a model for replicable interventions in similar contexts, with implications for scaling and long-term policy integration within informal education systems.
National defense policy based on readiness against non-military threat Susanto, Setyo Hani; Supriyadi, Asep Adang; Harefa, Faonaso
Lebah Vol. 18 No. 4 (2025): July: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v18i4.361

Abstract

Penelitian ini membahas urgensi implementasi dan penerapan sistem pertahanan rakyat semesta sebagai pendekatan adaptif dan strategis dalam memperkuat ketahanan nasional Indonesia di tengah ancaman multidimensi yang semakin kompleks dan dinamis. Ancaman terhadap keamanan negara saat ini tidak hanya berasal dari aspek militer yang bersifat fisik, tetapi juga mencakup serangan siber, disinformasi, pandemi, sabotase ekonomi, dan perubahan iklim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur ilmiah, dokumen kebijakan pertahanan negara, serta praktik internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi pertahanan rakyat semesta di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti lemahnya koordinasi lintas sektor, tumpang tindih regulasi, keterbatasan anggaran, dan rendahnya literasi pertahanan masyarakat. Keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh elemen Mengingat bahwa bangsa terdiri atas elemen pemerintah, sektor swasta, komunitas akademik, dan masyarakat sipil, maka penguatan sistem pertahanan nasional memerlukan pendekatan kolaboratif lintas sektor. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini merekomendasikan lima langkah strategis yang saling melengkapi. Pertama, diperlukan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan pertahanan guna menciptakan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika ancaman kontemporer. Kedua, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi prasyarat utama melalui pendidikan, pelatihan, serta rekrutmen berbasis kompetensi. Ketiga, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam aktivitas operasional sehari-hari diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan dan meningkatkan efisiensi sistem pertahanan. Keempat, transformasi budaya kerja harus dilakukan melalui pengurangan struktur hierarki yang berlebihan serta penerapan sistem merit dalam pembinaan karier aparatur pertahanan. Kelima, penguatan dukungan anggaran dan komitmen politik yang proporsional setara dengan negara-negara lainmerupakan landasan keberlanjutan pembangunan pertahanan jangka panjang.

Page 1 of 3 | Total Record : 24