cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl. RSUD Melawi KM. 04 Kecamatan Nanga Pinoh Kab. Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27756653     DOI : https://doi.org/10.46368/dpkm
Fokus Jurnal ini adalah mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat di berbagai bidang keilmuan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2024)" : 15 Documents clear
PERENCANAAN PROGRAM DALAM PENINGKATAN KESEJAHTERAAN DAN PEMBERDAYAAN UMKM DI DESA WANAYASA Firdaus, Ismet; Azzahra, Arifah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i1.1512

Abstract

Desa Wanayasa mempunyai potensi besar sebagai kawasan produksi pertanian yang dapat dikembangkan menjadi agrobisnis dan agrowisata. Selain padi dan palawija yang merupakan hasil pertanian pada umumnya, Desa Wanayasa juga dikenal sebagai penghasil berbagai produk pertanian hortikultura seperti manggis, pala dan melinjo. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan perencanaan program dalam peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan UMKM di Desa Wanayasa, Purwakarta. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dan hasil observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), buku, artikel atau jurnal, dan dokumentasi. UMKM di Desa Wanayasa tergolong cukup banyak yang menjadi salah satu pendorong dari mobilitas ekonomi masyarakat setempat. Pelaku UMKM mengatakan bahwa banyak sekali manfaat yang didapat setelah memiliki PIRT dan Logo halal, manfaatnya yaitu masyarakat atau pembeli jadi lebih percaya dengan produk yang dijualnya karena beberapa konsumen seringkali melihat apakah diproduk tersebut ada logo halalnya atau tidak. Dengan ini, tujuan dari penelitian mengenai UMKM Digital Marketing ini adalah untuk memperluas penjualan ataupun pemasaran dari beberapa usaha mikro yang ada di Desa Wanayasa ini. Dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan masyarakat menjadi isu utama dalam program dan orientasi pembangunan nasional pada saat ini. Salah satu Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wanayasa sendiri yaitu Program Pemberdayaan Ekonomi UMKM melalui digital marketing.Kata kunci: Desa Wanayasa, Kesejahteraan, Perencanaan, Pemberdayaan UMKM
PELATIHAN ASESMEN BERDASARKAN KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI WUJUD PENGUATAN SDM SEKOLAH PENGGERAK DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21 Arna Putri, Gusti Ayu Made; NOVIANTARI, PUTU SUARNITI; NOVIYANTI, PUTU LEDYARI; LUQMAN, NAJWA RIZQI; PUSPITA, NI PUTU DHILA; SEPTYA DEWI, NI MADE WIDYA
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i1.1854

Abstract

Abstract: This community service activity aims to determine the level of understanding of participants before and after assessment training based on the independent curriculum as a form of strengthening human resources in the propulsion school. The community service activities were carried out at Dwijendra Bualu Middle School on July 6, 2023. Dwijendra Bualu Middle School became an inspirational propulsion school starting 2022. Assessment training based on the independent curriculum was filled by presenters with two related topics, such as differentiated learning assessment and a project to strengthen the profile of Pancasila students (P5). Participants who took part in the training were 10 people from all teachers at SMP Dwijendra Bualu. Before the training begins, participants are given a pre-test to find out the level of understanding of the assessment based on the independent curriculum. Then at the end of the activity, participants were also given a post-test to find out the increment on understanding of the assessment based on the independent curriculum presented by the resource persons. There were 8 questions given to participants using the Wordwall application. In the beginning pre-test results, participants' understanding of the assessment based on the independent curriculum was 70% and the post-test results were 85% after training given. Based on these results, concluded that an increment occurred in participants’ level of understanding after assessment training based on the independent curriculum as a form of strengthening human resources in propulsion school by 21,4%. Keywords : assessment, independent curriculum, propulsion school Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah diberikan pelatihan asesmen berdasarkan kurikulum merdeka sebagai wujud penguatan SDM di sekolah penggerak. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMP Dwijendra Bualu pada tanggal 6 Juli 2023. SMP Dwijendra Bualu menjadi sekolah penggerak terinspiratif dimulai pada tahun 2022. Pelatihan asesmen berdasarkan kurikulus merdeka diisi oleh pemateri dengan dua topik yang terkait yaitu asesmen pembelajaran berdiferensiasi dan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Adapun peserta yang mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 10 orang dari semua guru di SMP Dwijendra Bualu. Sebelum pelatihan dimulai peserta diberikan pre-test untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman asesmen berdasarkan kurikulum merdeka. Kemudian pada akhir kegiatan peserta kembali diberikan post-tes untuk mengetahui peningkatan pemahaman asesmen berdasarkan kurikulum merdeka yang dipaparkan oleh narasumber. Pertanyaan yang diberikan kepada peserta berjumlah 8 soal dengan menggunakan aplikasi Wordwall. Pada hasil pre-test yang diberikan diawal diperoleh tingkat pemahaman peserta terhadap asesmen berdasarkan kurikulum merdeka sebesar 70% dan setelah diberikan pelatihan diperoleh hasil pos-test sebesar 85%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sesudah diberikan pelatihan asesmen berdasarkan kurikulum merdeka sebagai wujud penguatan SDM di sekolah penggerak sebesar 21,4%. Kata Kunci: asesmen, kurikulum merdeka, sekolah penggerak
PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU MATEMATIKA MELALUI PEMBUATAN MEDIA BERBASIS TIK FERIANTI, FLESIA WELLY; SAPUTRI, LINDA DWI; SEPTIADI, WAHYU
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i1.1855

Abstract

Abstract: The solution to the problem of teachers' lack of knowledge in developing learning strategies and the absence of teacher innovation in learning media is the implementation of a Community Activity Program (PKM) entitled developing mathematics teacher competence through the creation of ICT-based learning media. PKM for developing mathematics teacher competency through creating ICT-based learning media is an activity aimed at improving the ability of mathematics teachers in creating ICT-based learning media as well as increasing the ability of mathematics teachers in searching for references from various sources. It is known that in the initial test before the material was presented in its entirety, participants did not understand ICT-based learning media well, this can be seen from the average pretest score of 46.3. After carrying out training activities to create ICT-based learning media, the posttest average was 75.8 and seen from the normality test Gain (N-Gain) was 0.50 in the Medium category. This means that after carrying out this activity, the average participant experienced an increase in understanding. Keywords: Mathematics Teacher Competencies, ICT Based MediaAbstrak: Solusi permasalahan kurangnya pengetahuan guru dalam perkembangan strategi pembelajaran dan tidak adanya inovasi guru dalam media pembelajaran adalah dengan dilaksanakannya Program Kegiatan Masyarakat (PKM) yang berjudul pengembangan kompetensi guru matematika melalui pembuatan media pembelajaran berbasis TIK. PKM pengembangan kompetensi guru matematika melalui pembuatan media pembelajaran berbasis TIK ini adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru matematika dalam membuat media pembelajaran berbasis TIK serta meningkatkan kemampuan guru matematika  dalam penelusuran referensi dari berbagai sumber. Diketahui bahwa pada tes awal sebelum pemaparan materi disampaikan secara keseluruhan, peserta belum memahami dengan baik tentang media pembelajaran berbasis TIK, hal ini terlihat dari nilai rata-rata pretest sebesar 46,3. Setelah dilakukan kegiatan pelatihan membuat media pembelajaran berbasis TIK, rata-rata posttest menjadi 75,8 dan dilihat dari uji normalitas Gain (N-Gain) sebesar 0.50 dengan kategori Sedang. Artinya setelah dilakukan kegiatan ini, rata- rata peserta mengalami peningkatan pemahaman.Kata kunci: Kompetensi Guru Matematika, Media Berbasis TIK
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN ECOBRICK PADA PROGRAM SAJATI DI DESA WANAYASA Firdaus, Ismet; Chairunissa, Anggita
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i1.1513

Abstract

Permasalahan sampah anorganik yang menggunung disebabkan karena kurang edukasinya masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang baik,  Selain karena kurangnya edukasi, penyebab terjadinya penumpukan sampah terutama sampah anorganik yaitu karena jarak antara rumah warga dan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) cukup jauh yang menyebabkan masyarakat malas membuang dan dibiarkan berserakan di lingkungannya. Salah satu cara yang bisa digunakan masyarakat Desa wanayasa untuk menanggulangi sampah anorganik terutama plastik yaitu melalui Ecobrick atau pemanfaatan kembali sampah plastik melalui media botol. Penelitian ini dilaksanakan di Unit Pelayanan Desa (UPD) Wanayasa yang bertempat di Jalan Syah Bandar Rt.9 Rw.4, Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. saat dilaksanakannya Program Sajati, yaitu suatu program kerja bakti membersihkan lingkungan yang dilakukan oleh para ibu-ibu penerima bantuan sosial dari pemerintah. Pemilihan informan dalam penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Melaksanakan program Praktikum II melalui penyuluhan dan ajakan dalam pembuatan Ecobrick, 2) Melatih mahasiswa dan masyarakat untuk memanfaat sampah plastik menjadi bahan yang bermanfaat dan lebih bernilai, 3) Meningkatkan kesadaran masyarakat agar membuang sampah sesuai jenisnya. Adapun Kendala dalam Program pembuatan ecobrick yakni perspektif masyarakat memiliki kesulitan dalam proses pencarian botol yang sesuai, sulit dalam proses pembuatan, dan kurang merasa kebermanfaatan. Sedangkan perspektif perangkat desa kurangnya sosialisasi sehingga pengetahuannya masih terbatas.  Dalam menjalankan Program Sajati dan ecobrick tentunya memiliki dampak bernilai positif yakni kebersihan lingkungan Desa Wanayasa dan mampu mempererat jalinan kekeluargaan antar masyarakat bahkan dapat mewadahi desa untuk menyampaikan informasi dan aspirasi.Kata kunci: Desa Wanayasa, Ecobrick, Pemberdayaan Perempuaan, Program Sajati
STRATEGI 4R DALAM PENGELOLAAN SAMPAH: MENDUKUNG EKONOMI DAN LINGKUNGAN LESTARI DI KOTA LHOKSEUMAWE Al Fahmi, muhammad lutfi; Shalawati, Shalawati; Andirfa, Mulia; Rahman, Bobby; Baharuddin, Ardian; Fitri, Azra Lailatul
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i1.1490

Abstract

Unplanned waste management practices will give rise to more complex and detrimental social problems. Indiscriminate dumping of rubbish, burning rubbish and piling rubbish in public places are habits that cause air and land pollution, which ultimately has an impact on high ground water levels and causes obstruction of water channels which ultimately results in flooding. Waste management issues must be investigated and addressed by all stakeholders as soon as possible. Waste cannot be handled carelessly; rather, it requires a comprehensive approach that involves all stakeholders to solve it, turning it from a societal problem into one that adds value to managers' profits and protects the environment. Uncertainty regarding the importance of 4R-based waste management is still a major problem in society. This situation then encourages the development of new problems related to waste, such as unpleasant views, strong odors, and disturbed environmental conditions. Environmental and social problems are also caused by the increasing amount of waste thrown into landfills in the surrounding environment. The aim of this service project is to increase public awareness of the possible risks associated with waste and the importance of keeping the environment clean. As a genuine effort to control waste and offer alternative options to strengthen the community's economy, this activity will provide an overview to the community regarding the economic possibilities and opportunities of 4R-based waste management. By implementing a 4R-based waste management program, the people of Lhokseumawe City can maximize waste as a source of income. By sorting waste and selling it to collectors, people can earn additional income from waste. Apart from that, this waste management program can also open up new business opportunities for the community, such as processing organic waste into fertilizer or eco enzymes. This service activity will be carried out for one year in 2023 by producing mandatory outputs in the form of increasing the community's knowledge and skills in managing their waste using 4R, publication in the ISSN Service Journal, publication on electronic media and activity videos.

Page 2 of 2 | Total Record : 15