cover
Contact Name
Eka Nurdianty Anwar
Contact Email
admbengkuluinstitute@gmail.com
Phone
+628562911777
Journal Mail Official
admbengkuluinstitute@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kalimantan No 4 RT 004 RW 001 Kelurahan Kampung Kelawi, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Vokasi Kesehatan
Published by Gayaku Publisher
ISSN : -     EISSN : 29636833     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Vokasi Kesehatan is published by Gayaku Publisher and distributed twice a year. Jurnal Vokasi Kesehatan is dedicated to researchers and academics intent on publishing research, scientific thinking, and other original scientific ideas. Jurnal Vokasi Kesehatan scientific periodical publication on Public Health Science and Healthcare Studies issue as a media for information dissemination of research results for lecturer, researcher, and practitioner. The article published in the Jurnal Vokasi Kesehatan is the authors original work with a broad spectrum of topics. Detailed scopes of articles accepted for submission are The Journals mission is to promote excellence in public health and a range of disciplines and specialties of allied health professions. It welcomes submissions from the international academic and health professionals community. The Journal publishes evidence based articles with solid and sound methodology, clinical application, description of best clinical practices, and discussion of relevant professional issues or perspectives. Articles can be submitted in the form of research articles, reviews, case reports, and letters to the editor or commentaries. The Journals priorities are papers in the fields of nursing, physical therapy, medical laboratory science, environmental health, and medical imaging and radiologic technologies. Relevant articles from other disciplines of allied health professions may be considered for publication.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2023)" : 5 Documents clear
Perspektif Pasien Gagal Ginjal Terminal (GGT) yang Menjalani Terapi Hemodialisis Ditinjau dari Konsep Efikasi Diri (Self Efficacy) Yayan Kurniawan; Sutri Yani
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i1.127

Abstract

Angka kejadian GGK secara global meningkat lebih dari 500 juta orang dan penderita harus menjalani hemodialisis sebanyak 1,5 juta orang. Angka kematian yang disebabkan GGK disinyalir masih cukup tinggi. Sebagai upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya maka diperlukan terapi pengganti ginjal bagi pasien. Hingga saat ini terapi pengganti ginjal yang efektif dan efisien hanya terapi hemodialysis. Beberapa literature mempublikasikan bahwa pada pasien yang baru pertama menjalani terapi hemodialysis akan mengalami masalah psikososial. Beberapa penelitian telah banyak menyororoti tentang gambaran efikasi diri (self efficacy) pada berbagaai penyakit kronis. Efikasi diri ini sendiri memiliki makna tantang kepercayaan diri pasien dengan kondisinya untuk memutuskan/ melakukan suatu tundakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif phenomenology. Semua responden dalam penelitian ini merupakan pasien Gagal Ginjal Terminal (GGT) yang menjalani terapi hemodialysis sebanyak 10 orang. Sampling dilakukan dengan metode Purposive sampling yang mengacu dengan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode In depth interview terhadap 5 aspek efikasi diri. Analisa data dilakukan dengan metode Colaizzi dengan berdasarkan 4 tahapan analisa data. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa persepsi pasien GGT yang menjalani terapi hemodialisa yang ditinjau dari konsep efikasi diri (self efficacy) dikategorikan baik. Kondisi ini difaktori oleh karena lama menjalani terapi lebih dari 1 tahun, sehingga dimungkinkan pasien tersbut sudah beradaptasi dengan keadaan.
Studi Literatur Penggunaan Gym Ball Pada Ibu Hamil Primigravida Untuk Mempercepat Durasi Persalinan Ice Rakizah; Diyah Tepi Rahmawati; Mitra Kadarsih
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i1.137

Abstract

Melihat banyaknya kejadian persalinan lama dan dampaknya mortalitas dan morbiditas pada ibu dan janin, maka masalah ini dipandang perlu untuk diteliti. Dibutuhkan latihan mobilitas dari ibu untuk menjaga agar ligamen tetap longgar, rileks, bebas dari ketegangan dan lebih banyak ruang untuk bayi turun kepanggul sehingga lama waktu persalinan kala I dan kala II dapat diperpendek dengan melakukan senam/olah tubuh. Salah satu teknik yang dapat digunakan untuk mempercepat proses persalinan adalah menggunakan gym ball dengan gerakan pelvic rocking, squatting, bounching ball dan standing leaning on the ball. Tujuan rencana penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan gym ball terhadap penurunan kepala pada ibu hamil dan mempercepat durasi persalinan. Metode dalam penelitian ini berupa studi literatur. Dari beberapa kajian/telaah disampaikan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan latihan gym ball terhadap kemajuan persalinan ibu primigravida kala I fase aktif Hasil penelitian lainnya menyebutkan bahwa Pelvick Rocking Exercise dapat mempercepat kala I fase aktif persalinan pada ibu multigravida. Hal serupa sejalan dengan hasil penelitian yang juga menunjukkan bahwa teknik gym ball dengan pelvic rocking dapat mempercepat lama persalinan kala I fase aktif sebesar 52.61% dan dalam hal penurunan dan rotasi kepala janin pada awal fase aktif (dilatasi: 3-5 cm) dan kala II. Kesimpulan dan saran. Latihan dengan bola kelahiran (gymball) diyakini mampu memperkuat otot dasar panggul, meningkatkan diameter panggul, membantu turunnya janin ke panggul sehingga mampu mempercepat proses persalinan dan perlunya dilakukan penelitian lanjutan untuk hasil yang lebih optimal.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HIV/AIDS Di Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Tahun 2022 Femi Herlinda; Fiya Diniarti; Darmawansyah Darmawansyah
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i1.139

Abstract

HIV/AIDS di Kota Bengkulu tahun 2020 sebesar 73 kasus, tahun 2021 sebesar 111 kasus. Kasus HIV/AIDS tertinggi tahun 2021 berada di puskesmas Penurunan sebesar 111 kasus. Penelitian ini bertujuan menganalisis Faktor –faktor yang berhubungan dengan Kejadian HIV/AIDS di Wilayah Kerja Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan rancangan case control study. Jumlah sampel 66 responden yang terdiri dari 33 sampel kasus dan 33 sampel kontrol dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling pada sampel kasus dan purposive sampling pada sampel control dengan menggunakan instrumen kuesioner dan pengolahan data menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian dari hasil uji statistik Chi-Square (continuity correction) usia yaitu dengan p-value=0,258> a0.05 dan nilai OR didapat sebesar 4,639 (95% CI = 8,987-6,765), jenis kelamin yaitu dengan p-value= 0,010 > a0.05 dan nilai OR didapat sebesar 6,719 (95% CI=8,657-3,765), pengetahuan yaitu dengan p-value= 0,00,012< a0.05 dan nilai OR didapat sebesar 3,517 (95% CI = 0,543-11,765), dan riwayat IMS yaitu dengan p-value= 0,013 > a0.05 dan nilai OR didapat sebesar 2,719 (95% CI = 1,876-13,875), Saran bagi Puskesmas Penurunan Kota Bengkulu Diharapkan puskesmas dapat mengoptimalkan dan meningkatkan pencegahan HIV/AIDS dengan melakukan pelaksanaan program kegiatan, pembinaan, dan konseling dalam upaya meningkatkan pengetahuan pencegahan HIV/AIDS.
Tingkat Kerawanan Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Indeks Kerawanan Penyakit Di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu Rica Denis
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i1.144

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. DBD dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara cepat dan tepat. Di kabupaten Kepahiang provinsi Bengkulu, angka kejadian DBD cenderung meningkat dalam 5 tahun terakhir ini. Angka kejadian ini akan mempengaruhi derajat kesehatan dan indeks pembangunan kesehatan masyarakat di kabupaten Kepahiang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan penyakit DBD di kabupaten Kepahiang berdasarkan indeks kerawanan penyakit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan perhitungan Indeks Pembangunan Desa oleh BAPPENAS. Indeks kerawanan penyakit berbasis lingkungan disusun menjadi 7 dimensi yaitu pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, kesehatan lingkungan, kependudukan, perilaku masyarakat, pengendalian penyakit dan pemerintah yang disusun menjadi 23 indikator. Indeks kerawanan DBD tingkat Kabupaten adalah 2,771 dan termasuk pada kategori potensi rawan. Jika kondisi ini dibiarkan saja dan tidak ada langkah pencegahan yang signifikan maka di tahun yang akan datang akan dimungkinkan untuk meningkat menjadi kategori rawan. Indeks kerawanan tertinggi di kecamatan Seberang Musi sebesar 3,348 dan terendah di kecamatan Kepahiang sebesar 2,304. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kerawanan pada semua kecamatan di Kabupaten Kepahiang berada pada kategori potensi rawan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Wenny Mandella; Nora Veronica; Liya Lugita Sari
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v2i1.148

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran, abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pada bayi, asfiksia intrapartum, dan BBLR. Hasil survey awal diketahui jumlah ibu hamil yang menderita KEK dari tahun ke tahun semakin meningkat, tahun 2017 sebanyak 37 kasus (10,9%), tahun 2018 sebanyak 60 kasus (18,7%) sementara dari Januari-September 2019 berjumlah 53 kasus. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita hamil di wilayah kerja Puskesmas Seginim pada bulan Juli 2019 s/d Maret tahun 2020 dengan sampel penelitian sebanyak 75 orang. Analisa data dilakukan menggunakan uji chi square. Sebagian besar ibu hamil berpengetahuan cukup (42,7%), pendapatan keluarga cukup (69,3%), pemeriksaan kehamilan (ANC) tidak teratur (52,0%) dan tidak KEK (68,0%). Secara statistic terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kejadian KEK (ρ 0,008< ρ 0,05), terdapat hubungan yang bermakna antara pendapatan keluarga dengan kejadian KEK (ρ 0,000< ρ 0,05) dan terdapat hubungan yang bermakna antara pemeriksaan kehamilan dengan kejadian KEK (ρ 0,000< ρ 0,05). Terdapat hubungan yang bermakna antara variabel pengetahuan, pendapatan keluarga dan pemeriksaan kehamilan dengan kejadian KEK di wilayah kerja Puskesmas Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun 2020 berdasarkan nilai X2 faktor tertinggi yang berhubungan dengan KEK pada ibu hamil adalah variabel pemeriksaan kehamilan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5