cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021)" : 26 Documents clear
Pembuatan dan Pemanfaatan Kain Shibori sebagai Produk Lanjutan Nernere, Maria Setyaningsih
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3932

Abstract

Kelurahan Giripurwo is a cultural village that has abundant cultural wealth. There is a potential culture brought by the government to add to the cultural richness of the Giripurwo Village called shibori cloth. The use of shibori cloth can be one of the cultural potentials that can be maximized by Giripurwo villagers to add cultural and economic value to this village. To explore the function of shibori cloth as a cultural and economic potential that can positively contribute to the Giripurwo Village, online observations are made by conducting literature studies through websites, books, journals, articles, and other sources relevant to the development of the potential of shibori cloth as a cultural asset. The techniques of making shibori can be categorized into 6 different techniques, namely, Kanoko, Miura, Arashi, Itajime, Kumo, and Nui. Different techniques will produce different variations. This variation can be a positive thing because, in its later economic function, consumers are not limited by a limited choice of products. The use of the online marketplace also plays an important role in maximizing the economic function that can be achieved from the shibori cloth products produced by the people of Giripurwo Village.
Basis Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Candirejo Kecamatan Semanu Kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta Pramono, Suryo Adi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3937

Abstract

 Abstract — A relationship between nutritional status and food intake which raises new issues related to the condition of family food security, especially in Candirejo Village (Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta). The general purpose of community service is to find out what activities or programs can be carried out as a form of maintaining and strengthening family food security, especially in rural areas in order to assist the community in meeting one of the primary needs in the form of food. This service is also carried out to contribute through indirect observation techniques and qualitative data analysis. Data in the form of secondary data obtained from digital platforms / literature studies; website, government publications, internal village records and journals. The role of the village government in maintaining and strengthening family food security will certainly make a significant difference. The existence of social service activities and counseling certainly can help residents to improve skills and abilities that can be applied to villagers in their daily life.Keywords — food security, family, village.  Abstrak — Ada suatu hubungan antara status gizi dan asupan pangan memunculkan isu baru terkait kondisi ketahanan pangan keluarga, terutama di Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tujuan umum pengabdian adalah untuk mengetahui kegiatan atau program apa saja yang dapat dilakukan sebagai bentuk menjaga dan memperkuat ketahanan pangan keluarga khususnya di daerah pedesaan guna membantu masyarakat dalam pemenuhan salah satu kebutuhan primer berupa pangan. Pengabdian ini dilakukan juga untuk memberikan sumbangsih melalui teknik observasi tidak langsung dan analisis data secara kualitatif. Data-data berupa data sekunder diperoleh dari digital platform/studi literatur; situs website, publikasi pemerintah, catatan internal desa dan jurnal-jurnal. Peran pemerintah desa dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan keluarga tentu akan memberi perubahan yang signifikan. Adanya kegiatan bakti sosial dan penyuluhan pun tentu dapat membantu warga untuk meningkatkan skill dan kemampuan yang dapat diterapkan bagi warga desa dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci—Ketahanan pangan, keluarga, desa.  
Rencana Pengembangan Desa Banaran sebagai Desa Wisata Larasati, Stephani Rangga
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3940

Abstract

Abstract —  Peope service are required activities that become real steps for students in realizing their participation in a community. This program aims to create good relations between people of Banaran Village and Atma Jaya University in Yogyakarta, help increase the development of the potential of Banaran Village, and help preserve and market the typical arts of Banaran Village. Banaran Village has a lot of potential that can be explored and utilized for the welfare and progress of its community. These potentials incule Trisik Beach, Laguna, Turtle Conservation, Shrimp Ponds, Trisik Festival and Reog. In addition, this village has fertile soil so that it has the potential for ornamental plant business. This method of implementing people service program is by collecting data, analyzing potential, and compiling development plans in the form of designs, books, and videos. The implementations of people service is manisfested in the form of planning for Banaran Village to become tourist village in the form of tourism village designs, village potential e-books, and pocket book on ornamental plants.Keywords — People Service, Village Potential, Tourism Village, Banaran Village. Abstrak— Program pengabdian masyarakat merupakan langkah nyata mahasiswa dalam mewujudkan peran sertanya di tengah masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menciptakan hubungan baik antara masyarakat Desa Banaran dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta, membantu meningkatkan pengembangan potensi yang dimiliki Desa Banaran, serta membantu melestarikan dan memasarkan kesenian khas Desa Banaran. Desa Banaran memiliki banyak potensi yang dapat digali dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakatnya. Potensi tersebut antara lain Pantai Trisik, Laguna, Konservasi Penyu, Tambak Udang, Trisik Festival dan Reog. Selain itu, desa ini memiliki tanah yang subur sehingga berpotensi untuk usaha tanaman hias. Metode pelaksanaan program pengabdian ini dengan pengumpulan data, analisis potensi, dan penyusunan rencana pembangunan dalam bentuk desain, buku, dan video. Pelaksanaan pengabdian masyarakat diwujudkan dengan bentuk perencanaan desa Banaran menjadi desa wisata berupa desain desa wisata, e-book potensi desa, dan buku saku tentang tanaman hias.Kata Kunci— Pengabdian masyarakat, Potensi Desa, Desa Wisata, Desa Banaran. 
Kegiatan Kesenian dan Penyuluhan Informasi Terkait MCK di Sungai di Desa Pandowan pudyatmoko, yohanes sri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3943

Abstract

 Pandowan Village is one of the most populous villages located in Galur District, Kulon Progo, Yogyakarta. This village is a village that has various potentials ranging from nature, society to very interesting arts. This is evidenced by the existence of 8 art activities that are divided into each village, and the event of Reog Pandu Budaya (Ramayana Story) was held in this Pandowan Village. In addition, Pandowan Village also has extensive agricultural land and is fed by rivers for irrigation of the rice fields, however, the existence of parties carrying out MCK in the river will eventually pollute the river and of course have a bad impact on the health of the community around Pandowan Village. Thus, the writing of this KKN Journal Papers discusses these 2 topics. The data collection method used is literature study and the data collection process is through websites, journals, previous reports and carried out online. Our observations show that Pandowan Village has a lot of excellent potential and deserves to be developed. KKN is a place for students to develop their competencies and as a place to contribute to the surrounding community.
Pengembangan Wisata Telaga Boh Kulon dan Pemanfaatan E-Commerce dalam Pemasaran di Desa Bohol Harsono, Harsono
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3945

Abstract

Desa Bohol merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada desa ini terdapat potensi yang dapat dikembangkan, salah satunya adalah Telaga Boh Kulon. Telaga ini didirikan dengan tujuan untuk menampung air hujan, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, kualitas air di telaga ini menjadi buruk karena proses pengolahan air yang kurang tepat, sehingga air di telaga ini tidak dapat dikonsumsi oleh warga dan hanya dapat digunakan sebagai  air minum ternak. Selain itu di Desa Bohol juga terdapat suatu usaha pembuatan rempeyek kacang. Akan tetapi perkembangan dari usaha ini masih lambat karena belum memanfaatkan teknologi. Maka tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyajikan suatu informasi terkait dengan potensi yang dimiliki oleh Desa Bohol, yakni untuk mengembangkan Telaga Boh Kulon menjadi objek wisata dan edukasi pemanfaatan e-commerce. Tahapan program pengabdian dimulai dari, 1) pengumpulan data mengenai potensi Desa Bohol, 2) perancangan kegiatan dengan topik objek wisata Telaga Boh Kulon dan e-commerce untuk usaha rempeyek, 3) pelaksanaan program pengabdian berupa edukasi pengembangan Telaga Boh Kulon dan pemanfaatan e-commerce. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memperluas wawasan penduduk Desa Bohol terkait dengan potensi yang dimiliki, sehingga dapat meningkatkan perekonomian desa.
Potensi Pengembangan Pariwisata dan Kebudayaan Desa Tileng, Gunung Kidul, Yogyakarta di Situasi Pandemi Covid19 Harsono, Harsono
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i2.3963

Abstract

Penelitian merupakan proses pemecahan suatu masalah dengan melakukan suatu pendekatan dengan metode ilmiah untuk menyelesaikan permasalahan yang ada secara sistematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di Desa Tileng, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul serta bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan pariwisata masyarakat Desa Tileng sehingga mampu meningkatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada.

Page 3 of 3 | Total Record : 26