cover
Contact Name
INDRA SUDARSONO
Contact Email
bappedamadiunkab@gmail.com
Phone
+62816225267
Journal Mail Official
bappedamadiunkab@gmail.com
Editorial Address
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Madiun Jalan Alun-alun Timur No. 2 Caruban Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
BIROKRASI PANCASILA
ISSN : -     EISSN : 26851571     DOI : -
Hasil penelitian, pengkajian dan pengembangan berupa laporan/hasil penelitian, kajian komparatif, tinjauan kepustakaan, karya ilmiah atau makalah eksploratoris, yang meliputi aspek pembangunan manusia, sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta aspek inovasi daerah meliputi inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik dan inovasi kemandirian daerah sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2022)" : 10 Documents clear
Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Madiun Tahun 2021 Yoga Adi Pratama
Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Madiun Regency Regional Development Planning, Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.504 KB)

Abstract

Potret “Kesalehan Sosial” masyarakat disaat pandemi menjadi fenomena yang sangat unik karena perilaku masyarakat dalam kehidupan beragama dihadapkan pada pilihan harus mendahulukan “Kesalehan Sosial” atau “Kesalehan Individu”. Di Pemerintah Kabupaten Madiun, Indeks Kesalehan Sosial merupakan indikatortujuan (IKU) yang didukung 3 sasaran yaitu (1) Menguatkan karakteristik kebudayaan; (2) Terwujudnya nilai – nilai keagamaan dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat; dan(3) Terciptanya ketentraman dan ketertiban masyarakat, sedangkan indikator sasaranyakni: (1) Persentase budaya lokal yang dilestarikan, (2) Indeks Toleransi, (3) Indeks Solidaritas, dan (4) Indeks Stabilitas. Setelah dilakukan pengukuran melalui survei dankajian, diperoleh hasil nilai Capaian Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Madiun Tahun 2021 = 65,86 (>50) termasuk kategori TINGGI. Hasil ini merupakan rata-rata dari tiga Dimensi, yakni Dimensi Kegiatan Ibadah Individual (D-1) = 85,26; Dimensi Pengetahuan Kesalehan Sosial (D-2) = 50,00, dan Dimensi 3 Sikap & Perilaku Mencerminkan Kesalehan Sosial (D-3) = 62,32. Hasil ini berada di atas atau melampui target tahun 2021 yang ditentukan yakni 65,69 atau lebih 0,17 point. Perolehan nilai IKS Kabupaten Madiun setiap tahun secara konsisten menunjukkan peningkatan, tahun 2019 = 61,67; tahun 2020 = 61,90; dan tahun 2021 = 65,86. Hal ini tidak lepas pula dari adanya peran yang signifikan dari Pemerintah Kabupaten Madiun dan para tokoh agama. Tokoh agama telah menyadarkan umat beragamanya untuk peduli terhadap keadaan lingkungan, kemanusiaan, dan negara. Sehingga kesalehan yang merupakan penghayatan dan pengamalan ajaran agama secara sempurna mampu ditunaikan oleh warga masyarakat, khususnya para penganut dan pengikut agama masing-masing.
Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Madiun Tahun 2021 Imam Safingi
Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Madiun Regency Regional Development Planning, Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.178 KB)

Abstract

Survey ini bertujuan untuk mengetahui indeks kepuasan infrastruktur di Kabupaten Madiun pada Tahun 2021. Metode pengambilan sampel dalam pekerjaan penyusunan Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur di Kabupaten Madiun adalah dengan metode non probability sampling. Survei Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Madiun Tahun 2021 telah dilakukan dengan responden sebanyak 450 orang pengguna layanan infrastruktur di Kabupaten Madiun. Berdasarkan Analisa Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur didapatkan kesimpulan bahwa secara keseluruhan Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Madiun sebesar 76,22 masuk pada kategori C (Kurang Baik) dan harapan masyarakat terhadap layanan infrastruktur adalah di angka 82,80 masuk pada kategori penting
Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Madiun Tahun 2021 imam safingi
Birokrasi Pancasila: Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Pemerintah Kabupaten Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survey ini bertujuan untuk mengetahui indeks kepuasan infrastruktur di Kabupaten Madiun pada Tahun 2021. Metode pengambilan sampel dalam pekerjaan penyusunan Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur di Kabupaten Madiun adalah dengan metode non probability sampling. Survei Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Madiun Tahun 2021 telah dilakukan dengan responden sebanyak 450 orang pengguna layanan infrastruktur di Kabupaten Madiun. Berdasarkan Analisa Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur didapatkan kesimpulan bahwa secara keseluruhan Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur Kabupaten Madiun sebesar 76,22 masuk pada kategori C (Kurang Baik) dan harapan masyarakat terhadap layanan infrastruktur adalah di angka 82,80 masuk pada kategori penting.Kata kunci: Indeks Kepuasan; Layanan Infrastruktur; Kabupaten Madiun
Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Madiun Tahun 2021 yoga adi pratama
Birokrasi Pancasila: Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Pemerintah Kabupaten Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potret “Kesalehan Sosial” masyarakat disaat pandemi menjadi fenomena yang sangat unik karena perilaku masyarakat dalam kehidupan beragama dihadapkan pada pilihan harus mendahulukan “Kesalehan Sosial” atau “Kesalehan Individu”. Di Pemerintah Kabupaten Madiun, Indeks Kesalehan Sosial merupakan indikatortujuan (IKU) yang didukung 3 sasaran yaitu (1) Menguatkan karakteristik kebudayaan; (2) Terwujudnya nilai – nilai keagamaan dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat; dan(3) Terciptanya ketentraman dan ketertiban masyarakat, sedangkan indikator sasaranyakni: (1) Persentase budaya lokal yang dilestarikan, (2) Indeks Toleransi, (3) Indeks Solidaritas, dan (4) Indeks Stabilitas. Setelah dilakukan pengukuran melalui survei dan kajian, diperoleh hasil nilai Capaian Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Madiun Tahun 2021 = 65,86 (>50) termasuk kategori TINGGI. Hasil ini merupakan rata-rata dari tiga Dimensi, yakni Dimensi Kegiatan Ibadah Individual (D-1) = 85,26; Dimensi Pengetahuan Kesalehan Sosial (D-2) = 50,00, dan Dimensi 3 Sikap & Perilaku Mencerminkan Kesalehan Sosial (D-3) = 62,32. Hasil ini berada di atas atau melampui target tahun 2021 yang ditentukan yakni 65,69 atau lebih 0,17 point. Perolehan nilai IKS Kabupaten Madiun setiap tahun secara konsisten menunjukkan peningkatan, tahun 2019 = 61,67; tahun 2020 = 61,90; dan tahun 2021 = 65,86. Hal ini tidak lepas pula dari adanya peran yang signifikan dari Pemerintah Kabupaten Madiun dan para tokoh agama. Tokoh agama telah menyadarkan umat beragamanya untuk peduli terhadap keadaan lingkungan, kemanusiaan, dan negara. Sehingga kesalehan yang merupakan penghayatan dan pengamalan ajaran agama secara sempurna mampu ditunaikan oleh warga masyarakat, khususnya para penganut dan pengikut agama masing-masing.Kata kunci: Indeks Kesaelhan; Kabupaten Madiun.
PENYUSUNAN DATA BASE PERUMAHAN DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA YANG EFEKTIF DAN EFISIEN DI KABUPATEN MADIUN mahmud rizal irawan
Birokrasi Pancasila: Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Pemerintah Kabupaten Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excellent local government service to the community is dreamed of, in this case, housing and settlement services that are well managed. The database preparation is intended to determine policies, planning, development, control, monitoring, and evaluation of housing and settlement development in the Madiun Regency. The research objective is to compile a housing database in Madiun Regency to realize effective and efficient governance. The research was conducted using primary and secondary data survey methods in the target areas in 15 sub-districts. The data observed were the number of housing units, ownership status, number of uninhabitable houses, number of commercial houses, disaster-prone areas, and number of buildings with IMB and electricity networks. The analysis was carried out by tabulating primary and secondary data. The results showed that the number of houses in Madiun District was 249,357 units, ownership status was 86.56% self-owned, and the number of houses unfit for habitation was 17.15% commercial houses were 106 housing estates, and the main disaster-prone areas were floods, landslides, and fires. -IMB 4.85% and electricity network 99.77%. Moreover, disaster-prone areas are dominated by fires at 49.09% and floods at 26.36%.Keywords; database, housing, ownership, livable
PERAN BUPATI TERHADAP PERLINDUNGAN, PENGELOLAAN, PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN HASIL PELAKSANAAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Mahmud Rifa'i
Birokrasi Pancasila: Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Pemerintah Kabupaten Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The new paradigm of development is to prioritize the active or participatory role of the community and local institutions in accelerating poverty reduction and improving community welfare and employment opportunities for the community. The purpose of the research is the role of the Regent in the study of the protection, management, preservation, and development of the results of the implementation of the national program for empowering independent rural communities in terms of philosophical, sociological, and juridical aspects. The research method uses normative juridical methods, literature review and FGD. The results of the study indicate that from the physiological, sociological, and juridical aspects, the role of the Regent in protecting, managing, preserving, and developing the results of the implementation of the national program for empowering independent rural communities is crucial. The philosophical, sociological, and juridical aspects show a solid basis to the role of the Regent in the form of local government regulations with a clear scope, direction and scope.Keywords: development, participatory, preservation, protection.
ANALISA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA HUTAN PINUS NONGKO IJO DI KABUPATEN MADIUN yoga adi pratama
Birokrasi Pancasila: Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Pemerintah Kabupaten Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Madiun Regency Government through the Youth and Sports Tourism Office is very serious about developing tourism potential around the Wilis. One of the potential tourist objects that can be an alternative is the Nongko Ijo pine forest. The Nongko Ijo Pine Forest is a natural tourist destination located on the western slopes of Mount Wilis, to be precise in Kare Village, Kare District, Madiun Regency, East Java.Therefore, a deeper study of analysis and development strategies for each tour needs to be carried out to serve as a guide, direction, and reference for the Tourism Office and Madiun Regency government stakeholders to carry out the arrangement and development of Nongko Ijo Pine Forest tourism. The study process was carried out using the descriptive analysis method, the SWOT analysis method, and the EFAS and IFAS analysis methods. Based on the results of the analysis carried out, it can be concluded that the Nongko Ijo pine forest tourism development plan is to collaborate with the Kandangan Coffee plantation, Kare District. This priority area is divided into five tourism activity zones, namely: 1) the information and service center zone, 2) the coffee village zone, 3) the coffee education tourism zone, 4) the forest ecotourism zone, and 5) the homestay zone. Keywords: SWOT, EFAS dan IFAS, Nongko Ijo
PENYUSUNAN DATA BASE PERUMAHAN DALAM MEWUJUDKAN TATA KELOLA YANG EFEKTIF DAN EFISIEN DI KABUPATEN MADIUN Mahmud Rizal Irawan
Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Madiun Regency Regional Development Planning, Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan prima pemerintah daerah kepada masyarakat adalah suatu hal yang diimpikan. Salah satunya berupa pelayanan perumahan dan pemukiman yang terkelola dengan baik. Penyusunandata base dimaksudkan dapat dipergunakan dalam menentukan kebijakan, perencanaan, pembangunan, pengendalian, pemantauan dan evaluasinya terhadap pengembangan perumahan dan permukiman di Kabupaten Madiun. Tujuan penelitian adalah penyusunan data base perumahan di Kabupaten Madiun dalam upaya mewujudkan tata kelola yang efektif dan efisien. Penelitian dilakukan dengan metode survei data primer dan sekunder pada daerah sasaran pada 15 kecamatan. Data yang di amati adalah jumlah unit Rumah, status kepemilikan, jumlah rumah tidak layak huni, jumlah rumah komersial, daerah rawan bencana, jumlah bangunan ber-IMB dan jaringan listrik . Analisis dilakukan dengan tabulasi data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rumah di Kabupaten Madiun sebanyak 249.357 unit, Status kepemilikan 86,56% milik sendiri, Jumlah rumah tidak layak huni 17,15%, jumlah rumah komersial 106 perumahan, daerah rawan bencana utamanya banjir, longsor dan kebakaran, jumlah ber-IMB 4,85% dan jaringan listrik 99,77%. Dan daerah rawan bencana di dominasi kebakaran 49,09%, dan banjir 26,36%
PERAN BUPATI TERHADAP PERLINDUNGAN, PENGELOLAAN, PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN HASIL PELAKSANAAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN Mahmud Rifa'i
Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Madiun Regency Regional Development Planning, Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma baru pembangunan adalah mengutamakan peran aktif atau partisipatif masyarakat dan institusi lokal dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta lapangan kerja bagi masyarakat. Tujuan penelitian adalah sejauh mana peran Bupati terhadap kajian terhadap perlindungan, pengelolaan, pelestarian dan pengembangan hasil pelaksanaan program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan di tinjau dari aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis. Metode penelitian menggunakan metode yuridis normatif, kajian pustaka dan FGD.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek fisiologis, sosiologis dan yuridis peran Bupati terhadap perlindungan, pengelolaan, pelestarian dan pengembangan hasil pelaksanaan program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan adalah sangat penting. Aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis menunjukkan dasar yang kuat terkait peran Bupati dalam bentuk peraturan pemerintah daerah dengan jangkauan, arah pengaturan, dan ruang lingkup yang jelas.
ANALISA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA HUTAN PINUS NONGKO IJO DI KABUPATEN MADIUN Yoga Adi Pratama
Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : Madiun Regency Regional Development Planning, Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga sangat serius dalam mengembangkan wisata potensial di selingkar wilis. Salah satu objek wisata potensial yang bisa menjadi alternatif adalah hutan pinus Nongko Ijo. Hutan pinus Nongko Ijo merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terletak di lereng Gunung Wilis sisi barat, tepatnya di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Jawa Timur.Oleh karena itu, kajian lebih dalam tentang Analisa dan strategi pengembangan pada masing-masing wisata perlu dilakukan guna menjadi pedoman, arahan sekaligus sebagai acuan bagi Dinas Pariwisata dan stakeholder pemerintah Kabupaten Madiun untuk melaksanakan penataan dan pengembangan wisata hutan pinus Nongko Ijo. Proses kajian dilakukan menggunakan Metode Analisa deskriptif, Metode Analisa SWOT, serta Metode Analisa EFAS dan IFAS. Berdasarkan dari hasil analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa rencana pengembangan wisata hutan pinus Nongko Ijo adalah berkolaborasi dengan perkebunan Kopi Kandangan, Kecamatan Kare. Area prioritas ini dibagi menjadi lima zona kegiatan wisata, yaitu: 1) zona pusat informasi dan pelayanan, 2) zona kampung kopi, 3) zona pariwisata edukasi kopi, 4) zona ekowisata hutan, dan 5) zona homestay.

Page 1 of 1 | Total Record : 10