cover
Contact Name
INDRA SUDARSONO
Contact Email
bappedamadiunkab@gmail.com
Phone
+62816225267
Journal Mail Official
bappedamadiunkab@gmail.com
Editorial Address
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Madiun Jalan Alun-alun Timur No. 2 Caruban Madiun
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
BIROKRASI PANCASILA
ISSN : -     EISSN : 26851571     DOI : -
Hasil penelitian, pengkajian dan pengembangan berupa laporan/hasil penelitian, kajian komparatif, tinjauan kepustakaan, karya ilmiah atau makalah eksploratoris, yang meliputi aspek pembangunan manusia, sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta aspek inovasi daerah meliputi inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik dan inovasi kemandirian daerah sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 77 Documents
Budidaya dan Produktivitas Kopi di PT. Perusahaan Perkebunan Kandangan Pulusari/Panggungsari, Madiun Junun Sartohadi
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the cultivation and productivity of coffee at PT. Plantation CompanyKandangan Pulusari/ Panggungsari, Madiun. Data analysis in this study used documentationtechniques. Data analysis is carried out by data reduction, data presentation, and conclusions.Based on the results of the study, it is known that technical cultivation, social aspects, and legalitywhich are all three interrelated are problems that occur in the company. There is a change inownership of PT. The Kandangan Pulusari/Panggungsari Plantation Company greatly impactedthe company's management, until in the end there was no maintenance and many shade plantswere cut down. The lack of labor that is not proportional to the area of the garden may be one ofthe foundations of poorly maintained gardens and cause less than optimal cultivation. The issueof land with the status of Right to Use (HGU) which has expired its permit in 2012, createsconflicts with the community. The community began to utilize plantation land by plantingcommodities other than coffee, namely food commodities, and crops. In addition, irregular andappropriate spacing between coffee plants and shade plants causes the quality of the coffee beansproduced cannot be maintained properly.
Pengelolaan Areal Perkebunan Kopi PT. Perusahaan Perkebunan KandanganPulusari/Panggungsari, Kabupaten Madiun sebagai Potensi Agrowisata BerbasisLingkungan Junun Sartohadi
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa bentuk teknik konservasi sumberdaya lahanyang sesuai diterapkan di perkebunan kopi dan kawasan sekitarnya di wilayah KandanganKabupaten Madiun. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi.Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian beberapa potensi wisata yang ada di kawasan KandanganKabupaten Madiun diantaranya adalah sebagai jalur pendakian, kawasan perkemahan, danwisata air terjun. Jalur pendakian gunung wilis dapat dilakukan melalui kawasan perkebunansebagai pintu masuk utama, karena aksesibilitas jaringan jalan yang ada sudah mencakup keseluruh area kawasan perkebunan sehingga memudahkan pendaki di tahap awal jalur pendakian.Kawasan perkemahan dari lapangan maupun bangunan penginapan sudah sangat terfasilitasidengan baik, bahkan beberapa bangunan memiliki kapasitas yang sangat besar, selain itu ditanah yang lapang dapat dilakukan berbagai wisata outbound. Wisata air terjun potensinyasangat besar, namun fasilitasnya masih sangat kurang. Beberapa air terjun dapat ditemukan dikawasan perkebunan, namun yang paling besar dan terkenal adalah air terjun Kerto Embo.
Analisa Review Capaian Indek Kepuasan Layanan Infrastruktur KawasanPermukiman Di Kabupaten Madiun Darmawan Lahru Riatma; Evy Diah Andriani
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan nasional tidak lepas dari pembangunan infrastruktur, terutama infrastruktur di daerah-daerah. Kabupaten Madiun merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang peduli akan pembagunan infrastruktur daerah untuk masyarakat Sejak dimulainya era desentralisasi, kewenangan untuk menentukan prioritas pembangunan daerah lebih banyak diberikan kepada pemerintah daerah, mengingat pemerintah daerah lebih memahami sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satu ukuran yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat atas pembangunan infrastruktur oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah adalah lndeks Kepuasan Layanan lnfratruktur (IKLI). Tujuan penelitian ini adalah menganalisa dan review Indek Kepuasan Layanan Infrastruktur Kawasan permukiman Di Kabupaten Madiun. Metode penelitian pengukuran indek kepuasan layanan infrastruktur Kawasan permukiman Kabupaten Madiun terdapat enam tahapan, yaitu studi pustaka, desain survei, survei lapangan, penilaian survei, analisa gap dan penyajian data. Hasil penelitian sektor Air minum adalah sebesar 74,50 dengan kategori kurang Baik, dengan harapan masyarakat terhadap layanan infrastruktur adalah di angka 81,88 dengan kategori penting. Dari hasil analisa tersebut air minum masuk pada kategori prioritas utama untuk ditingkatkan layanannya, karena saat ini kurang bisa mewakili ekspektasi yang tinggi dari masyarakat. Pada sektor persampahan indeks kepuasan layanan persampahan adalah sebesar 77,12 dengan kategori baik, dan indek harapan masyarakat adalah sebesar 79,34 dengan kategori penting. Pada sektor sanitasi indeks kepuasan layanan sanitasi adalah sebesar 95,90% dengan kategori baik, sedangkan indeks harapan masyarakat adalah sebesar 80,83 dengan katogori penting.
ANALISA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA HUTAN PINUS NONGKO IJO DI KABUPATEN MADIUN Yoga Adi Pratama; Nur Susanti
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.631 KB)

Abstract

Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga sangat serius dalam mengembangkan wisata potensial di selingkar wilis. Salah satu objek wisata potensial yang bisa menjadi alternatif adalah hutan pinus Nongko Ijo. Hutan pinus Nongko Ijo merupakan salah satu destinasi wisata alam yang terletak di lereng Gunung Wilis sisi barat, tepatnya di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun Jawa Timur.Oleh karena itu, kajian lebih dalam tentang Analisa dan strategi pengembangan pada masing-masing wisata perlu dilakukan guna menjadi pedoman, arahan sekaligus sebagai acuan bagi Dinas Pariwisata dan stakeholder pemerintah Kabupaten Madiun untuk melaksanakan penataan dan pengembangan wisata hutan pinus Nongko Ijo. Proses kajian dilakukan menggunakan Metode Analisa deskriptif, Metode Analisa SWOT, serta Metode Analisa EFAS dan IFAS.Berdasarkan dari hasil analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa rencana pengembangan wisata hutan pinus Nongko Ijo adalah berkolaborasi dengan perkebunan Kopi Kandangan, Kecamatan Kare. Area prioritas ini dibagi menjadi lima zona kegiatan wisata, yaitu: 1) zona pusat informasi dan pelayanan, 2) zona kampung kopi, 3) zona pariwisata edukasi kopi, 4) zona ekowisata hutan, dan 5) zona homestay.
ANALISIS DAMPAK PENYUSUNAN PERATURAN PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) TERHADAP PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DI KABUPATEN MADIUN TAHUN 2018-2023 Erlita Cahyasari
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.501 KB)

Abstract

Proses pembangunan yang baik selalu diawali perencanaan yang matang, baik dari aspek mekanisme, proses, sistem maupun substansi. Maka berkaitan dengan mekanisme, pilihan terhadap perencanaan dari bawah (bottom up planning) adalah untuk mencapai sebuah proses perencanaan yang partisipatif (dalam penentuan kebutuhan masyarakat), dan substansial (jenis kebutuhan secara nyata diperlukan masyarakat).Dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah merupakan penjabaran dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Madiun Periode 2018-2023, yang disebutkan dalam Undang–Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yaitu dokumen perencanaan untuk periode waktu lima tahun yang akan datang Dokumen.OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun berkewajiban menyusun Perubahan Renstra Tahun 2018-2023 dengan berpedoman kepada Perubahan RPJMD Kabupaten Madiun Tahun 2018-2023. Program yang tercantum dalam dokumen RPJMD merupakan program Daerah. Dalam penyusunan Renstra OPD oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah, berpedoman pada RPJMD Perubahan, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.Tujuan, sasaran dan indikator kinerja yang tercantum dalam Dokumen Perubahan RPJMD Kabupaten Madiun Tahun 2018-2023 adalah Tujuan, sasaran dan indikator kinerja daerah. Organisasi Perangkat Daerah sebagai instansi pelaksana, wajib mendukung tercapainya sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam dokumen tersebut. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan RPJMD Perubahan Kabupaten Madiun Tahun 2018-2023 Kabupaten Madiun berkewajiban untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penjabaran RPJMD beserta indikatornya ke dalam Renstra OPD.
ANALISIS DATA MAKRO EKONOMI DAERAH SEBAGAI INDIKATOR CAPAIAN KINERJA SERTA LANDASAN PROYEKSI MAKRO EKONOMI KABUPATEN MADIUN PADA TAHUN 2022-2027 Rila Anggraeni
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.752 KB)

Abstract

Kegiatan Penyusunan Rencana Strategis Pembangunan Kabupaten Madiun merupakan sarana untuk melakukan penilaian capaian kinerja ekonomi di masa lampau, memprediksi kondisi dan kinerja perekonomian regional di kurun waktu 5 tahun mendatang. Untuk memprediksi data makro ekonomi daerah Kabupaten Madiun di masa mendatang, perlu disajikan proyeksi data secara statistik berdasarkan indikator makro ekonomi daerah seperti, pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat Pendapatan Regional, kemiskinan, pengangguran, dan struktur ekonomi daerah yaitu PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) yang digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan regional khususnya di bidang ekonomi. Adapun tujuan utama pembangunan ekonomi adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, menghapus atau mengurangi tingkat kemiskinan, ketimpangan pendapatan dan tingkat pengangguran.Berdasarkan proyeksi data yang disajikan menggunakan indikator makro ekonomi daerah, dapat disimpulkan bahwa setiap sektor mengalami pertumbuhan seiring membaiknya kondisi kesehatan dan ekonomi. Diprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi membaik dengan capaian pada 2021 diperkirakan sebesar 1,56 dan meningkat 1,92 di tahun 2022 hingga 3,04 di Tahun 2027. Sedangkan proyeksi PDRB Per Kapita pada 2021 sebesar 28,03 juta per kapita dan 28,47 juta di tahun 2022 kemudian meningkat hingga 32,7 juta di tahun 2027.Berdasarkan hasil proyeksi PDRB per sektor, diketahui bahwa setiap sektor mengalami pertumbuhan seiring membaiknya kondisi kesehatan dan ekonomi. Beberapa sektor seperti kesehatan dan informasi komunikasi terus tumbuh pesat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan jasa kesehatan yang lebih baik serta jaringan informasi dan komunikasi yang canggih.
KEWENANGAN BUPATI TERHADAP PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA / BADAN USAHA MILIK DESA BERSAMADI KABUPATEN MADIUN(PENDEKATAN FILOSOFIS, SOSIOLOGIS DAN YURIDIS) Mahmud Rifa'i; Wawan Tri Juniarto
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.916 KB)

Abstract

Kabupaten Madiun memiliki banyak desa dengan BUM Desa/BUM Desa Bersama, dan ada pula yang didorong dan mandiri mengembangkan potensi ekonomi desa yang ada. Sebagian besar BUM Desa/BUM Desa Bersama diberikan stimulan modal awal dari Dana Desa dan Anggaran Dana Desa dengan status dana milik masyarakat desa dan menjadi saham dalam BUM Desa/BUM Desa Bersama. Namun, banyak BUM Desa/Bum Desa Bersama yang belum berkembang dengan baik. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus melakukan pembinaan dan pengembangan dengan landasan hukum yang tepat, baik filosofis, sosiologis, maupun yuridis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya Peraturan Bupati Madiun tentang Pembinaan dan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa/Badan Usaha Milik Desa (dengan pendekatan filosofis, sosiologis, dan yuridis). Penelitian ini menggunakan metode yuridis-normatif, Focus Group Discussion (FGD), dan public hearing. Hasil kajian teoritis dan landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis Pemerintah Kabupaten Madiun berwenang mengatur Pembinaan dan Pengembangan BUM Desa/BUM Desa Bersama di Kabupaten Madiun melalui Peraturan Bupati yang meliputi pengaturan hak, kewajiban, dan tanggung jawab masyarakat terhadap Pembinaan dan Pengembangan BUM Desa/BUM Desa Bersama dapat mengikat seluruh Kepala Desa, Perangkat Desa dan Organisasi BUM Desa/BUM Desa Bersama serta masyarakat di Kabupaten Madiun.
Optimalisasi Pencegahan Kesalahan pemberian Obat pada Pasien di Pelayanan Farmasi Puskesmas Luki Anugrah Ayutyastiningsih
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1496.527 KB)

Abstract

Puskesmas sebagai usaha untuk mewujudkan pelayanan Kesehatan yang merata, bermutu dan adil bagi setiap warga negara Indonesia. Pelayanan farmasi menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan operasional Puskesmas. Kejadian kesalahan dalam pemberian obat yang mengakibatkan Kejadian yang Tidak Diinginkan (KDT) dan Kejadian Nyaris Cidera (KNC) menjadikan Puskesmas Klagenserut sebagai tempat penelitian. Penetapan SOP pemberian obat kepada pasien dengan mengedepankan asas kehati-hatian, peningkatan pemahaman petugas terkait dengan SOP, pengadaaan sarana dan prasarana penunjang, dan sosialiasai dilakukan secara massif oleh Puskesmas dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap publik. Evaluasi diberikan dengan memberikan survey terahadap pasien yang mendapatkan pelayanan kefarmasian di Puskesmas Klagen Serut dengan Kinerja Mutu Pelayanan Sangat Baik.
Peningkatan hasil belajar siswa melalui video pembelajaran tema diriku subtema tubuhku pembelajaran 6 pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar Ida Rahmawati
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran daring di era pandemic covid-19 menuntut guru untuk senantiasa inovatif dan kreatif dalam menciptakan kelas-kelas pembelajaran secara virtual sehingga siswa tidak mengalami kebosanan dan tetap mampu menyerap ilmu pengetahuan yang disampaikan. Kehadiran guru ditengah-tengah kondisi ketidakpastian sangat diharapkan oleh siswa dan orangtua. Menjawab hal itu video pembelajaran yang diunggah di youtube dan bantuan quiziz dalam pelaksanaan pembelajaran diharapkan dapat membawa nuansa baru. Implementasi ini dilaksanakan pada siswa kelas 1 di SDN Purworejo 01 Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun dengan jumlah responden 25 anak. Respon orangtua dan siswa sangat baik dengan implementasi pembelajaran dengan design typing materi yang ditawarkan. Terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang ditunjukkan dari peningkatan hasil pretest dan postest.
Penerapan metode KWL (Know-Want-Learned) untuk meningkatkan pemahamaan bacaan pada siswa kelas 2 di Sekolah Dasar Yerina Andrianti
Pancasila bureaucracy, Journal of Regional Government, Development and Innovation Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Birokrasi Pancasila, Jurnal Pemerintahan, Pembangunan dan Inovasi Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca dan memahami bahan bacaan menjadi tolak ukur dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode KWL pada siswa kelas 2 di SDN Dolopo 01. Sebanyak 25 orang siswa terlibat dalam penelitian ini. Pembelajaran menggunakan metode KWL (Know-Want-Learned) memberikan pengaruh positif terhadap keaktifan, keingintahuan, dan hasil belajar siswa yang semakin meningkat. Terdapat peningkatan pada aspek pengetahuan dan ketrampilan siswa berdasarkan hasil pretest dan posttest. Penerapan metode KWL efektif dalam meningkatkan pemahamaan bacaan pada siswa di sekolah dasar.