cover
Contact Name
Marsi Bani
Contact Email
marsibani@staf.undana.ac.id
Phone
+6285253093226
Journal Mail Official
gatra.nusantara@undana.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kwarganegaraan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas NUsa Cendana Jl. Adisucipto Penfui Kupang
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Gatranusantara
ISSN : 18582893     EISSN : 27725151     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Gatranusantara (JG), p-ISSN: 1858-2893 dan e-ISSN:2722-5151, merupakan media publikasi bagi para peneliti dan pemerhati di bidang Hukum, Budaya dan Pendidikan. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 17 No. 1 (2019): April" : 14 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU MBDW (MODEL BANGUN DATAR WARNA-WARNI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI SD NEGERI BEUMOPU KOTA KUPANG Ismael Paulus Non
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 1 (2019): April
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.585 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SD Negeri Beumopu Kota Kupang pada tahun ajaran 2017/2018 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan juga meningkatkan hasil belajar siswa SD Negeri Beumopu melalui penerapan model pembelajaran STAD dan alat bantu MBDW (bangun datar warna-warni). Yang menjadi subjek penelitian dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VI SD Negeri Beumopu Kota Kupang pada tahun ajaran 2017/2018. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini berlangsung selama dua siklus dengan hasil yang diperoleh adalah Proses pembelajaran dengan metode STAD dan alat bantu MBDW ternyata menyenangkan. Keaktifan peserta didik ditunjukkan dengan skor nilai pengamatan 78,33% dan 88,33% kriteria amat baik, dan dengan metode STAD dan alat bantu belajar MBDW efektivitas pembelajaran tinggi, indikator kerja yang diharapkan dapat dipenuhi, rata-rata perolehan nilai dari siklus 1 dan siklus 2 berturut-turut mengalami peningkatan yaitu dari 81,58% meningkat menjadi 86, 32%, secara individual tingga 1 orang anak yang belum tuntas, secara klasikal telah dinyatakan tuntas dengan indikator kerja 80%. Kata Kunci: Hasil Belajar, STAD, MBDW, Matematika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIB SD INPRES FATUFETO I KOTA KUPANG Mariam Magdalena Mone Lulu
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 1 (2019): April
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.795 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan discovery learning pada pokok bahasan keliling dan luas lingkaran pada siswa kelas VI B SD Inpres Fatufeto 1 Kota Kupang, dan mengetahui aktivitas siswa selama setelah penerapan discovery learning pada pokok bahasan keliling dan luas lingkaran pada siswa kelas VI B SD Inpres Fatufeto 1 Kota Kupang? serta mengetahui peningkatan hasil belajar setelah penerapan discovery learning pada pokok bahasan keliling dan luas lingkaran pada siswa kelas VI B SD Inpres Fatufeto 1 Kota Kupang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang berbentuk penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas VI B SD Inpres Fatufeto 1 Kota Kupang. Pelaksanaan penelitian in berlangsung selama dua siklus dengan hasil yang diperoleh adalah Penerapan Discovery Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI B SD Inpres Fatufeto 1 Kota Kupang pokok bahasan keliling dan luas lingkaran berjalan dengan baik, siswa terlihat lebih antusias dan tertarik dalam mengikuti pelajaran. Dalam pembelajaran ini kegiatan pembelajarannya disusun sesuai dengan tahap-tahap dalam Discovery Learning. Meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat sedikit hambatan pada pembentukan kelompok dan pada saat siswa disuruh presentasi. Namun, hal itu dapat diatasi dengan memberikan bimbingan dan motivasi yang lebih intensif beserta reward pada siswa. Penerapan Discovery Learning berbasis dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Hal tersebut dapat ditunjukkan pada analisis aktifitas siswa dalam pembelajaran dengan penerapan Discovery Learning berbasis yaitu menggunakan alat peraga, melakukan kerja sama dalam kelompok , presentasi, dan bertanya mengalami peningkatan. Pada siklus 1 aktivitas siswa secara klasikal adalah 61,54 %. Pada siklus 2 mencapai 89,74 % sehingga dapat disimpulakn bahwa aktivitas siswa selama pembelajaran dengan penerapan Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas siswa dengan kriteria siswa aktif. Penerapan Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang diperoleh dari persentase ketuntasan pada siklus 1 sebesar 60,60% (tuntas) dan pada siklus 2 sebesar 90,90% (tuntas). Kata Kunci: Discovery Learning, Aktivitas, Hasil Belajar
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN TENTANG SERVIS ATAS PERMAINAN BOLA VOLLY DENGAN MENGGUNAKAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN DRIIL DAN BERMAIN DI KELAS V SD NEGERI BONIPOI 1 KOTA KUPANG Welmince Mariana Sollo
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 1 (2019): April
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.506 KB)

Abstract

Untuk keberhasilan pembelajaran guru harus kembali pada pemikiran bahwa siswa akan belajar lebih baik jika lingkungan belajar diciptakan secara alamiah. Belajar akan lebih baik bermakna jika siswa mengalami apa yang dipelajari agar siswa memiliki kompetensi yang diharapkan. Bukan sekedar mengetahui saja. Pembelajaran yang berorientasikan pada keterampilan proses ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pada materi pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa. Rendahnya nilai hasil belajar siswa menggambarkan rendahnya tingkat kemampuan siswa pada mata pelajaran tersebut diatas. Mata pelajaran Penjas dari 18 siswa kelas V SD Negeri Bonipoi 1 Kota Kupang, hasil tes formatif tentang servis atas permainan bola volly dibawah nilai ideal yaitu 5,33. Berdasarkan fakta tersebut guru berniat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan tentang servis atas permainan bola volly dengan menggunakan menggunakan pendekatan pembelajaran driil dan bermain di kelas V SD Negeri Bonipoi 1 Kota Kupang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas V SD Negeri Bonioi I Kota Kupang. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus dengan hasil yang diperoleh pada akhir siklus adalah perhatian siswa akan terfokus pada pelajaran jika guru menyajikannya menggunakan pendekatan yang sesuai dapat meningkatkan hasil belajardan aktifitas belajar siswa, hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata tes formatif , pada mata pelajaran Penjas di kelas V diperoleh nilai pra siklus 5.33, siklus I 6.00 dan siklus II 8.22, terlihat ada peningkatan yang signifikan dari setiap siklusnya Kata Kunci: Hasil Belajar, Bola Voli, Drill
PENINGKATAN CAPAIAN MUTU SEKOLAH DENGAN MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI PELATIHAN BERKELANJUTAN DI SD GMIT NAMOSAIN KOTA KUPANG Mata D.D. Bangngoe Nggada
Jurnal Gatranusantara Vol. 17 No. 1 (2019): April
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.025 KB)

Abstract

Guru adalah seseorang profesional yang mengelola kelas serta membimbing siswa di lingkungan sekolah, guru dituntut untuk memiliki kompetensi selain mengajar juga melakukan penelitian. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Kelayakan mengajar guru tidak cukup hanya diukur berdasarkan pendidikan formal tetapi juga harus diukur berdasarkan bagaimana kemampuan guru dalam mengajar dan sesi penguasaan materi, menguasai, memilih dan menggunakan metode, media serta evaluasi pembelajaran. Sehubungan dengan hal itu, kemampuan guru SD dalam menguasai bahan pelajaran pada umumnya sangat menghawatirkan karena dari sampel guru SD yang diminta menunjukkan kemampuan menguasai bahan pelajaran 70 % yang kurang menguasai bahan pelajaran, sedangkan hanya 30 % yang menguasai bahan pelajaran. Kondisi seperti itu diperparah dengan kurang optimalnya fungsi pengawasan kepala sekolah. Bila selama ini banyak pendapat menyatakan profesionalisme guru di Indonesia relatif rendah atau kurang memadai, hal itu merupakan akibat dari kurang kepengawasannya kepengawasan kepala sekolah, dengan melirik fakta diatas peneliti berupaya meningkatkan kinerja guru dan mutu sekolah melalui pelaksanaan kegiatan pelatihan berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan desain penelitian tindakan sekolah dengan yang menjadi subjek penelitian adalah guru-guru SD GMIT Namosain Kota Kupang pada tahun ajaran 2017/2018. Pelaksanaan kegiatan pelatihan berkelanjutan ini dilaksanakan selama dua siklus dengan hasil yang didapat yaitu Terjadi peningkatan mutu guru setelah diberi tindakan yaitu terjadi 64,50 % menjadi 71,75 % ada kenaikan sebesar = 7,25 %. Dari sebelum tindakan (siklus 1) dan setelah tindakan sampai dengan (siklus 1) 64,50 % menjadi 71,75 %, dan dari (siklus 2) ke (siklus 3) juga ada peningkatan sebanyak 80,63 % - 71,75 % = 8,88 %. Rata-rata kinera guru sebelum diberi tindakan 37,50 % naik 75 % dan naik menjadi 100%.

Page 2 of 2 | Total Record : 14