cover
Contact Name
Fajri Basam
Contact Email
fajribasam@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6282343638825
Journal Mail Official
jipmi@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin No. 36, Samata Kab. Gowa (Kampus 2)
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI)
ISSN : -     EISSN : 27213234     DOI : -
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah [e-ISSN 2721-3234] yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universtas Islam Negeri Alauddin Makassar, menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang pendidikan matematika, sains, bahasa Indonesia dan studi sosial untuk tingkat pendidikan dasar. Jurnal ini menerbitkan studi penelitian yang menggunakan berbagai metode dan pendekatan kualitatif dan / atau kuantitatif di bidang pendidikan dasar yang terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan konsep, teori, perspektif, paradigma, dan metodologi dalam ruang lingkup pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021" : 10 Documents clear
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN TANDA BACA DALAM KARANGAN PESERTA DIDIK KELAS V MIN 2 TAKALAR Silviana Anugrah Abdullah; Andi Halimah; Besse Marjani Alwi
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai kesalahan-kesalahandalam menggunakan tanda baca pada tulisan karangan peserta didik kelas V MIN 2Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang sifatnyadeskriptif. Sumber data penelitian yaitu guru kelas V dan tulisan karangan peserta didikyang berjumlah 13 karangan. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dandokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu:reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa ada beberapa kesalahan penggunaan tanda baca yang muncul dalam tulisankarangan peserta didik yaitu tanda koma, tanda titik, tanda hubung, dan tanda titik koma.Kesalahan penggunaan tanda koma disebabkan karena peserta didik tidak menggunakantanda koma di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian; tidak menggunakan tandakoma setelah ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat; tidakmenggunakan tanda koma untuk mengapit keterangan tambahan; tidak menggunakantanda koma untuk menghindari salah baca di belakang keterangan yang terdapat padaawal kalimat. Kesalahan penggunaan tanda titik terjadi karena peserta didik tidakmemberi tanda titik pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan. Kesalahanpenggunaan tanda hubung disebabkan karena peserta didik tidak menggunakan tandahubung untuk menandai bagian kata yang terpenggal oleh pergantian baris dan untukmenyambung unsur kata ulang. Kesalahan penggunaan tanda titik koma karena pesertadidik tidak menggunakannya sebagai pengganti kata penghubung untuk memisahkankalimat setara yang satu dari kalimat setara yang lainnya dalam kalimat majemuk.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN KOMPETENSI SOSIAL GURU PENDIDIKAN DASAR DALAM PANDANGAN AL-GHAZALI Andi Nuraeni Rustang; M Shabir U; Andi Halimah; Usman Usman
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Al-Ghazali tentang kompetensikepribadian dan sosial guru pendidikan dasar sehingga guru menjadi guru yangprofessional. Jenis penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yaitu penelitian pustaka(library research), data yang dikumpulkan dengan mengolah, mengutip, dan menganalisisdengan menggunakan analisis isi (content analysis) terhadap literatur yang representatifdan mempunyai relevansi dengan masalah yang dibahas, kemudian mengulas lalumenyimpulkan penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa aspekyang terkait dengan pribadi seorang guru itu sendiri yaitu: Seorang guru harus bersifatzuhud (tidak menomorsatukan upah). Seorang guru harus jujur dan menjadi teladan bagipeserta didik dan menghormati ilmu yang ditekuni oleh guru yang lain. Kasih sayangterhadap peserta didik, Selalu menasehati peserta didik dan mencegahnya dari perbuatantercela, Guru harus tahu kemampuan peserta didik dan guru harus arif dan bijak dalammenyampaikan ilmu pada peserta didik. Sedangkan pada kompetensi sosial yang harusdimiliki seorang guru menurut pandangan Al-Ghazali yaitu: sikap toleransi menghargaiilmu pengetahuan dan keahlian orang lain dan sebagainya. Dalam konteks pembelajaraninteraksi sosial guru harus memiliki kompetensi untuk menjalin interaksi harmonis guru,peserta didik dan masyarakat. Implikasi dari penelitian ini yaitu: ikhlas dalam melakukanpekerjaannya, tidak membeda-bedakan peserta didik, saling menghormati danmembangun interaksi sosial baik peserta didik, sesama rekan guru, orangtua peserta didikdan masyarakat. Oleh karena itu guru dianjurkan untuk terus menerus belajar denganbaik dan meningkatkan kesadaran akan tugas dan tanggungjawab yang dimilikinya.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH PADA TEMA “INDAHNYA KEBERSAMAAN” DENGAN SUBTEMA “KEBERAGAMAN BUDAYA BANGSAKU” Nurmia Nurmia; Muljono Damopolii; Andi Halimah; Suarti Suarti
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmenghasilkan pengembangan perangkat pembelajaran tematikberbasis scientific aproachpada tema Indahnya Kebersamaan dengan subtema KeberagamanBudaya Bangsaku di kelas IV MI Darul Hikmah Makassar dengan menggunakan model Dick &Carey.Instrumenyang digunakan dalampenelitianini adalahlembar validasi, lembar observasiketerlaksanaan perangkat pembelajaran, angket respon guru, dan tes hasil belajar.Berdasarkanhasil uji coba yang dilakukan, diperoleh bahwa (1) Hasil validasi perangkat pembelajaran yaituRPP dan LKPD adalah 3,33 dan 3,22 berada dalam kategori valid, (2) Praktis berdasakanobservasi keterlaksanaan perangkat pembelajaran dengan nilai rata-rata 2, 97 yang berarti baik danangket respon guru terhadap perangkat pembelajaran tematik berbasis scientific approachdengannilai rata-rata 3, 80 yang berarti sangat baik, (3) Efektif berdasarkan tes hasil belajar memperolehdata 90% peserta didik yang mencapai ketuntasan yang sangat tinggi dan yang mendapatkan 10%mencapai ketuntasan tinggi, sehingga prentase ketuntasan mencapai 80, 83%. Dapat disimpulkanbahwa pada tahap uji coba yang dilaksanakan, perangkat pembelajaran tematik berbasis scientificapproachpada tema organ indahnya kebersamaan dengan subtema keberagaman budaya bangsakudi kelas IV MI telah memenuhi kriteria valid, prakis, dan efektif.
TINGKAT PENGUASAAN PEMBELAJARAN MODEL TEMATIK GURU MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) 1 BAU-BAU Sumiraz Sumiraz; Ibrahim Nasbi; Immawati Nur Aisyah Rivai
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai penguasaan pembelajaran tematik guru GuruMIN 1 Bau-Bau yang bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenaipelaksanaan pembelajaran tematik guru MIN 1 Bau-Bau.Jenis penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian iniadalah 5 orang guru yang mengajar di kelas III. Instrumen yang digunakan dalampenelitian ini adalah panduan observasi, panduan wawancara dan panduandokumentasi berupa dokumen pendukung bahan skripsi seperti foto, kegiatan lembarkerja siswa. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalahreduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil analisisdata dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif, dikkemukakan bahwa 1)Perencanaan pembelajaran tematik di MIN 1 Bau-Bau sudah berjalan dengan baik.Hal ini dapat dilihat pada pengembangan KI, KD, indikator, penetapan jaringantema, penyusunan silabus, penyusunan RPP, pengembangan media dan sumberbelajar serta penilaian dalam pembelajan tematik; 2) tingkat penguasaan penerapanpembelajaran tematik guru kelas III di MIN 1 Bau-Bau belum sepenuhnya sesuaidengan apa yang diharapkan atau masuk dalam kategori kurang baik. Karenaberdasarkan hasil observasi tampak bahwa guru kurang mampu menciptakansuasana pembelajaran yang menyenangkan, selain itu juga guru masih kurangmampu mengaitkan antara materi satu dengan materi lainnya sehingga batasanantar materi juga masih jelas dan masih terpisah-pisah.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUICK ON THE DRAW (KECEPATAN BERPIKIR) TERHADAP HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK PESERTA DIDIK KELAS IV MIN SEPABATU KECAMATAN TINAMBUNG KABUPATEN POLEWALI MANDAR Nur Ardia Waris; Andi Maulana; Umar Sulaiman; Rosdiana Rosdiana
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen design yang bertujuan untukmengetahui hasil belajar peserta didik sebelum dan setelah penggunaan model quick onthe draw dan penggunaan model quick on the draw efektif terhadap hasil belajar pesertadidik kelas IV MIN Sepabatu Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.Populasi sekaligus menjadi sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan jumlahpeserta didik kelas IV MIN Sepabatu yang berjumlah 18 orang. Dengan menggunakanmetode pengumpulan data tes, observasi dan dokumentasi yang diolah denganmenggunakan analisis statistik deksriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil belajarpeserta didik kelas IV MIN Sepabatu dengan analisis deskriptif peserta didik sebelummenggunakan model quick on the draw rata-rata nilai yang diperoleh yakni 59,50sedangkan setelah menggunakan model quick on the draw rata-rata yakni 82,56. Untukhasil analisis inferensial dengan uji paired sample t-test menggunakan SPSS 26menunjukan nilai sig < ???? (nilai sign < 0,05) (0.000 < 0,05) dalam artian H0 ditolak danH1 diterima, dengan tingkat kepercayaan 95% dengan demikan penerapan model quickon the draw efektif terhadap hasil belajar peserta didik kelas IV MIN SepabatuKecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar, hal ini ditunjukan nilai sig < ????(nilai sign < 0,05) (0.000 < 0,05) dalam artian H0 ditolak dan H1 diterima, dengantingkat kepercayaan 95%. Implikasi dari penelitian ini adalah guru diharapkan memilihmodel pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan bahan dan tujuan pembelajaran.Calon peneliti diharapkan dapat merekomendasikan model pembelajaran yang efektifuntuk proses pembelajaran peserta didik dan dapat dilakukan penelitian serupa tapiharus menyesuaikan pada materi pembelajaran.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA BERGAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS II SDN BONTORAMBA GOWA Mawarni Auliah; Andi Halimah; Umar Sulaiman; M Mirza Fatahullah
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental desain yang bertujuan untuk mengetahuikemampuan membaca permulaan peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan media kartu katabergambar kelas II SDN Bontoramba Gowa, dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruhkemampuan membaca permulaan peserta didik setelah penggunaan media kartu kata bergambarterhadap kelas II SDN Bontorampa Gowa. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 15orang peserta didik dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu tes dan observasi. Analisisdata menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan bantuan aplikasi SPSS 20.0.Berdasarkan hasil analisis deskriptif, kemampuan membaca permulaan peserta didik kelas II SDNBontoramba sebelum menggunakan media kartu kata bergambar nilai rata-rata nilai yang diperolehyakni 47,87. Sedangkan, kemampuan membaca permulaan peserta didik sesudah menggunakan mediakartu kata bergambar diperoleh nilai rata-rata yakni 66,87 dengan nilai maksimum 81 dan minimum61 dan hasil tersebut berada pada kategori sedang. Berdasarkan uji regresi sederhana diperoleh nilaisignifikansi sebesar 0,007. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut lebih kecil dari ???? (0,007 < 0,05).Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media kartu kata bergambarterhadap kemampuan membaca permulaan peserta didik kelas II SDN Bontoramba Gowa. Implikasidari penelitian ini adalah guru diharapkan dapat menjadikan media ini salah satu media untukmeningkatkan kemampuan membaca peserta didik.
LINGKUNGAN SEKOLAH DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH AL-AMANAH KECAMATAN BINAMU KABUPATEN JENEPONTO Ummu Aimana; Muhammad Shabir U; Saprin Saprin; Fajri Basam
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui kondisi lingkungan sekolah di MadrasahIbtidaiyah Al-Amanah Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, 2) Mengetahuiprestasi belajar peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Binamu KabupatenJeneponto, dan 3) Mengetahui ada tidaknya hubungan lingkungan sekolah denganprestasi belajar peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Binamu KabupatenJeneponto.Jenis penelitian expost facto dengan menggunakan angket dan dokumentasisebagai instrumen penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Al- Amanahyang berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel dengan jumlah 30 orang. Teknikpenagmbilan sampel yang digunakan adalah total sampling yaitu penelitian populasiyang berarti semua anggota populasi dijadikan sampel dalam penelitian. Instrumenyang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Teknik statistik deskriptif dan statistikinferensial.Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Kondisi lingkungan sekolah MadrasahIbtidaiyah Al-Amanah Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto bahwa 20 orangberada pada kategori baik, 2) Prestasi belajar peserta didik 22 orang berada padakategori baik, 3) Ada hubungan yang signifikan sebesar 0,36 lebih kecil dari 0,05 antaralingkungan sekolah dan prestasi belajar peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Al-Amanah Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto.Implikasi penelitian dapatdisimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kenyamanan lingkungan sekolah, keadaansekitar sekolah yang tidak menggangu kegiatan belajar siswa, kebiasaan guru dalammengajar yang baik, sarana dan prasarana yang baik dan memadai, relasi antara gurudengan siswa yang baik, relasi siswa dengan siswa yang terjalin dengan baik dandisiplin dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik.
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIS (SAS) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS II SD RAPPOCINI MAKASSAR Maulidyah Safruddin; Andi Halimah; Umar Sulaiman
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pre- experiment design yang bertujuan untuk mengetahuikemampuan membaca permulaan peserta didik kelas II sebelum dan sesudah penerapanmetode Struktural Analitik Sintetis (SAS) di SDN Rappocini Makassar, serta mengetahuikeefektifan penerapan metode Struktural Analitik Sintetis (SAS) terhadap kemampuanmembaca permulaan peserta didik kelas II SDN Rappocini Makassar. Peneliti memilih masalahtersebut karena terdapat beberapa peserta didik yang berada di kelas II SDN Rappocini belummampu mengenal huruf konsonan maupun vokal, serta belum mampu mengeja katamembentuk suku kata, kata, dan kalimat sehingga mengakibatkan peserta didik kelas IImengalami kesulitan dalam membaca. Jenis desain dalam penelitian ini adalah One-GroupPretest-Posttest Design. Berdasarkan hasil analisis deskriptif kemampuan membaca peserta didikkelas II SDN Rappocini Makassar sebelum penerapan metode Struktural Analitik Sintetis(SAS) rata-rata nilai yang diperoleh peserta didik yakni 49,06, dengan nilai maksimum 68 danminimum 40 dan hasil tersebut berada pada kategori rendah.. Nilai signifikansi yang diperolehtersebut lebih besar dari ???? (0,715 > 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa data yangdiperoleh berdistribusi normal karena nilai signifikansinya lebih besar dari 5% atau 0,05.
USAHA PENDIDIK DALAM MENANAMKAN KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK MI AL-AMANAH KEC. BINAMU KAB. JENEPONTO Rosmaeni Rosmaeni; Muhammad Yahdi; Nurjannah Y T
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui usaha pendidik dalammenanamkan kecerdasan emosional peserta didik MI al-Amanah Kec. Binamu Kab.Jeneponto, (2) Mengetahui pendukung dan penghambat dalam menanamkankecerdasan emosional peserta didik MI al-Amanah Kec. Binamu Kab. Jeneponto, (3)Mengetahui solusi hambatan dalam menanamkan kecerdasan emosional peserta didikMI al-Amanah Kec. Binamu Kab. Jeneponto.Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi,wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalahsumber data primer dan sumber data sekunder. Metode analisis data dalam penelitianini menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian diperolah bahwa usaha yang dilakukan pendidik dalammenanamkan kecerdasan emosional peserta didik MI al-Amanah Kec. Binamu Kab.Jeneponto terdiri dari modeling (pemodelan), pemberian pengetahuan, pembiasaan danpemberian hukuman. Adapun faktor pendukung terdiri dari kerjasama antara pendik,sarana dan prasarana. Faktor penghambat dalam menanamkan kecerdasan emosionalpeserta didik terdiri dari faktor lingkungan dan kurang kesadaran. Adapun solusipendidik untuk mengatasi hambatan dalam menanamkan kecerdasan emosional terdiridari mencari pokok permasalahan dan memberikan pendekatan kepada pesertadidik.Implikasi penelitian yaitu diharapkan kepada pendidik agar lebih meningkatkanusaha-usaha yang harus dilakukan dalam mendidik peserta didik dan usaha yang telahdilakukan tetap ditingkatkan, pendidik juga harus mengetahui faktor-faktor penghambatlainnya dalam menanamkan kecerdasan emosional peserta didik dan dapatmemberikan solusi yang terbaik dalam menghadapi hambatan tersebut agar kecerdasanemosional peserta didik dapat tertanam dengan baik.
ANALISIS FUNGSI MANAJEMEN PENDIDIKAN PADA LINGKUP MADRASAH IBTIDAIYAH Nurmiati Nurmiati
JIPMI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) Vol 3 No 2: AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagian terakhir dari manajemen dalam sebuah institusi pendidikan adalah pengawasan (controlling). Pengawasan (controling) pada lingkup Madrasah Ibtidaiyah merupakan tahapevaluasi melalui pengontrolan, supervisi, dan pengarahan. Pengawasan (controling) yang ideal dilakukan oleh pihak yang berkompeten, berjalan melalui berbagai tahap danberada pada sasaran yang proporsional. Pengawasan dalam institusi pendidikan diarahkan pada pelaksanaan program secara keseluruhan yang muaranya adalah kepadaperbaikan mutu institusi pendidikan, baik sekolah, pesantren, madrasah maupun lembaga pendidikan lainnya. Dengan demikian, pengawasan dalam sebuah institusipendidikan termasuk pada lingkup Madrasah Ibtidaiyah sangat urgen, sehingga semua pihak yang menjalankan pengawasan mesti memahami langkah-langkah dan strategi pelaksanaannya, memahami titik perbedaan antara pengawasan dan pengendalian, serta memahami tugas pengawas sekolah sebagai ujung tombak dalam tugas pengawasan

Page 1 of 1 | Total Record : 10