cover
Contact Name
Ilfa Khairina
Contact Email
japi@unitri.ac.id
Phone
+6281333369595
Journal Mail Official
japi@unitri.ac..id
Editorial Address
Unitri Press Jln. Telaga Warna Tlogomas Malang Jawa Timur Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25483463     DOI : (DOI) 10.33366.
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) mrupakan jurnal pengabdian masyarakat berkala 6 bulanan yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil pengabdian masyarakat Scope jurnal terdiri dari berbagai hasil penelitian yang sudah diterapkan pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 4 Documents clear
PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN SUSU KEDELAI MENJADI PANGAN FUNGSIONAL SOYAGURT DAN TAWASUTRA DI KECAMATAN KARANGPLOSO DAN SUKUN KABUPATEN MALANG Manik Eirry Sawitri; Abdul Manab; Suprih B Siswijono; Premy Puspitawati Rahayu; Ria Dewi Andriani
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.07 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i2.823

Abstract

Tujuan pelaksanaan IbM adalah transfer teknologi fermentasi dan koagulasi susu kedelai serta teknik pengemasan dan pemasaran dilakukan pada UKM Dewanta Jaya dan UKM Nutridelin, sehingga dapat diproduksi soyagurt dan tahu susu kedelai ekstrak (Tawasutra). Susu kedelai pasteurisasi yang biasa diproduksi dapat didiversifikasi usaha yaitu terciptanya soyagurt melalui teknologi fermentasi dengan starter yoghurt yang mengandung Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, sebagai pangan fungsional, dikemas dalam cup dengan cup sealer, serta penerapan teknologi koagulasi dengan negarin sebagai bahan penggumpal dapat diproduksi tawasutra, dikemas dengan kemasan plastik melalui metode impulse sealer. Penyimpanan soyagurt dan tawasutra dilakukan dalam showcase dan dipasarkan dalam cool box yang dilengkapi dengan blue ice, sehingga produk dapat dipertahankan kualitasnya. Manajemen produksi diterapkan meliputi uji kualitas produk, GMP dan SSOP. Kedua produk telah mendapatkan no ijin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta pendampingan pengelolaan business plan telah pula dilaksanakan. Disimpulkan bahwa inovasi teknologi fermentasi dan koagulasi serta teknik pengemasan, penyimpanan dan pemasaran yang benar dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan UKM melalui pengelolaan analisa usahanya
IPTEK BAGI BUDIDAYA DAN EKSTRAK BAWANG DAYAK SEBAGAI OBAT ALTERNATIF Sirilus Sirhi; Sri Astuti; F. Rahayu Esti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.086 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i2.804

Abstract

Bawang dayak (Eleutherine Palmifolia) dikenal sebagai tanaman obat lokal yang secara empiris telah digunakan oleh masyarakat dayak di desa Kunyai, dusun Rajang Begantung II. Bawang dayak mengandung berbagai jenis senyawa bioaktif yang dapat digunakan untuk pengobatan, diantaranya triterpenoid naftokuinon dan senyawa turunannya, seperti elacanicin, eleutherol, isoeleoutherol, eleutherin, dan isoeleutherin. Cara pengambilan bawang dayak masih bersifat tradisional serta memiliki daya magis, walaupun demikian masyarakat lokal meyakini bawang dayak memiliki fungsi sebagai obat berbagai jenis penyakit berat maupun penyakit ringan seperti kanker payudara, membantu mengatasi penyakit dibetes melitus, menurunkan hipertensi, menurunkan kadar kolesterol, obat bisul dan lainnya. Pemasaran hasil produk ekstrak bawang dayak perlu analisis finansial dan bimbingan atau pelatihan manajemen pemasaran agar produk dapat terjual sesuai dengan target.
PERBAIKAN PROSES PENGIRISAN ADONAN DAN KEMASAN KERUPUK DI UKM MITRA UD. INDAH PRATAMA DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO Nur Lailatul Rahman; Ika Atsari Dewi
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.984 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i2.822

Abstract

Beberapa kendala yang dihadapi oleh perajin kerupuk ikan dan cumi di Desa Kilensari diantaranya minimnya teknologi pengirisan adonan kerupuk dan teknologi pengemasan. Pengirisan adonan kerupuk yang berbentuk lonjong (“lontongan”) hanya menggunakan pisau dan telenan sehingga waktu produksi lama dan ketebalan irisan kerupuk tidak seragam, sedangkan proses pengemasan menggunakan plastik yang direkatkan dengan lilin dan ujung diikat menggunakan tali rafia. Teknologi yang telah diintroduksi yaitu dengan perbaikan metode pengirisan adonan serta pengemasan berupa mesin pengiris adonan kerupuk dan handsealer yang memenuhi syarat LLM (Low Technology, Low Investment, dan Marketable) melalui fasilitasi mesin pengiris adonan kerupuk dan handsealer. Selain itu Well Proven Technolgy yang diterapkan yaitu teknologi bersifat praktis, mudah diterapkan pada masyarakat pada umumnya, serta bisa meningkatkan produktivitas kerja dengan waktu yang lebih efisien dan kapasitas produksi bertambah. Luaran kegiatan ini yaitu (1) penurunan waktu produksi, kemudahan proses pengirisan adonan kerupuk lontongan, dan tebal kerupuk seragam, (2) kemudahan proses sealing dan perbaikan kemasan, (3) pemahaman terhadap manajemen industri (Aspek Produksi, Teknik Pengemasan dan Bauran Pemasaran) yang diketahui dari hasil pre test dan post test yang telah diberikan, dan (4) terbukanya wawasan Mitra akan pentingnya bauran pemasaran.
PERSONAL HYGIENE PADA ANAK SD NEGERI MERJOSARI 3 Verarica Silalahi; Ronasari Mahaji Putri
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.7 KB) | DOI: 10.33366/japi.v2i2.821

Abstract

Personal hygiene adalah kebersihan dan kesehatan perorangan yang bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit pada diri sendiri dan orang lain, baik secara fisik maupun psikologis. Faktor yang memengaruhi personal hygiene adalah kebudayaan, agama, lingkungan, tingakatan perkembangan sesuai usia, kesehatan dan energi, serta preferensi pribadi. Mitra adalah SD Negeri Merjosari 3. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan mitra mengenai konsep personal hygiene yang baik dan benar. Selain itu, tidak adanya program UKS mengenai personal hygiene menambah kurangnya penyebarluasan informasi mengenai personal hygiene yang baik dan benar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan yang disertai dengan demonstrasi konsep personal hygiene. Dari hasil pemeriksaan personal hygiene, didapatkan bahwa permasalahan mitra paling banyak adalah masalah gigi berlubang (63%) dan masalah kuku panjang dan/atau kotor (62%). Kegiatan selanjutnya adalah memberikan penyuluhan mengenai konsep personal hygiene yang baik dan benar. Keikutsertaan siswa terlihat dari antusias mereka ketika diberikan penyuluhan dan demonstrasi cara mencuci tangan. Kehadiran siswa dalam mengikuti penyuluhan adalah 99,49%.

Page 1 of 1 | Total Record : 4