cover
Contact Name
Rizki Fakhrowan
Contact Email
rizki.fakhrowan@feb.unmul.ac.id
Phone
+6281347230406
Journal Mail Official
jiem.feb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tanah Grogot No.1 Samarinda Kalimantan Timur Indonesia
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM)
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27153797     DOI : http://dx.doi.org/10.29264/jiem.v1i1
Core Subject : Economy,
Publikasi artikel hasil penelitian bidang Ilmu Ekonomi. Terbit 4 kali dalam 1 tahun. Diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmul
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2017): September" : 25 Documents clear
Penyerapan tenaga kerja perhotelan Muhammad Nanda Adytia; Adi Wijaya; Juliansyah Roy
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1866

Abstract

Adapun yang menjadi sasaran dari penelitian ini yakni untuk menganalisa pengaruh dari Tingkat Hunian Hotel dan PDRB Sub-Sektor Penyediaan Akomodasi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Perhotelan Kota Samarinda  Penelitian ini berjenis explanatory-kuantitatif dengan data runtut waktu (tahun 2006-2015) dan menggunakan metode Analisis Regresi Berganda (SPSS versi 23.0). Sedangkan, jenis data yang digunakan adalah data sekunder, berupa kepustakaan, serta laporan dokumentasi yang berasal dari Badan Pusat Statistik Daerah Kota Samarinda dan Provinsi Kalimantan Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Samarinda. Berdasarkan hasil analisa pengujian secara statistik, dapat disimpulkan jika Tingkat Hunian berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Perhotelan di Kota Samarinda (hipotesa penelitian diterima). Disatu sisi, PDRB Sub-Sektor Penyediaan Akomodasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Perhotelan di Kota Samarinda (hipotesa penelitian ditolak).  Kata Kunci : Tingkat Hunian Hotel, PDRB Sub-Sektor Penyediaan Akomodasi dan Penyerapan Tenaga Kerja.
Pengaruh inflasi dan investasi serta produk domestik regional bruto terhadap penyerapan tenaga kerja Yahuda Lawai; Theresia Militina; Erwin Kurniawan
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.2261

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruhInflasi, Investasi dan Produk Domestik Regional Bruto untuk Tenaga KerjaPenyerapan di Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan data sekunder pada Seri Waktu 2007-2016, untuk menganalisis data menggunakan alat analisis regresi linier berganda. Dan di olah dengan program SPSS (Statistical Package For Service Solution). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Timur. Investasi memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kalimantan Timur, dan PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kalimantan Timur.
Analisis permintaan air bersih Rudi Amrullah; Zamruddin Hasid; Akhmad Noor
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.350

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah permintaan air bersih dan menganalisa masalah-masalah yang ada pada perusahaan air bersih di kota samarinda. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi berganda yaitu suatu analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh variable independen (X) yang terdiri dari harga (X1), pendapatan perkapita (X2), dan penduduk (X3) dengan variable dependen (Y) yakni permintaan air bersih,selain itu juga dibantu dengan system komputerisasi yang menggunakan program SPSS 22. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan dan parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara permintaan air bersih dengan harga, pendapatan perkapita dan penduduk, serta faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap permintaan air bersih di Kota Samarinda adalah pendapatan perkapita.
Pengaruh investasi dan infrastruktur panjang jalan terhadap produk domestik regional bruto serta ketimpangan pembangunan ekonomi Eliyas Susanto; Fitriadi Fitriadi; Emmilya Umma Aziza Gaffar
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1484

Abstract

Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung antara variabel bebas terhadap variabel terikat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam kurun waktu sepuluh tahun dari periode tahun 2003 sampai 2012, Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan alat analisis path. Data yang ada diolah dengan menggunakan program komputer SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 22. Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi terhadap PDRB berpengaruh positif signifikan, infrastruktur panjang jalan terhadap PDRB berpengaruh positif signifikan, investasi terhadap ketimpangan pembangunan berpengaruh negatif tidak signifikan, infrastruktur panjang jalan berpengaruh negatif tidak signifikan, PDRB terhadap ketimpangan pembangunan berpengaruh negatif signifikan, investasi melalui PDRB terhadap ketimpangan pembangunan berpengaruh negatif dan infrastruktur panjang jalan melalui PDRB terhadap ketimpangan pembangunan ekonomi berpengaruh negatif.
Distribusi pendapatan penduduk di sekitar kebun kelapa sawit Ni Luh Puspayanti; Muhammad Saleh; Michael Michael
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1467

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyimpangan relatif distribusi pendapatan penduduk sekitar perkebunan kelapa sawit di kecamatan Kabupaten Kutai Timur Kaliorang. Metode analisis yang digunakan adalah koefisien Gini, kriteria Bank Dunia dan kurva Lorenz. Berdasarkan ukuran Rasio Gini, sumbu penyimpangan di masyarakat sekitar perkebunan kelapa sawit di kecamatan Kaliorang Kabupaten Kutai Timur memiliki tingkat ketidaksetaraan yang tinggi. Situasi ini diselenggarakan oleh Gini Ratio sebesar 0,60 dengan skala mendekati 1. Berdasarkan kriteria dan revisi Bank Dunia di Kuantil II Kurva Lorenz sama-sama melakukan penelitian, menemukan bahwa 40% populasi dengan porsi penerimaan terendah menerima 9,61% dari total Pendapatan dan 40% penduduk dengan penghasilan lain menerima 38,40% dari total pendapatan, sementara (20%) penduduk menerima 51,99% dari jumlah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya aksioma penyimpangan terhadap masyarakat sekitar perkebunan kelapa sawit di kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur dalam tingkat ketidaksetaraan yang tinggi, baik berdasarkan Gini Ratio atau Kriteria Bank Dunia yang berada di kurva Lorenz. .
Efisiensi sektor industri di indonesia pendekatan stochactic frontier analysis Rendy Saputra; Muliadi Muliadi; Rian Hilmawan
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1882

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat efisiensi dan inefisiensi industri besar dan sedang di Indonesia dalam pengamatan 2008 – 2013. Penelitian ini mencoba melakukan studi tentang bagaimana efisiensinya sektor industri dengan mengambil objek penelitian sektor industri di Indonesia.Dalam penelitian difokuskan kepada industri besar dan sedang, hal ini didasari oleh jumlah output industri besar-sedang yang lebih besar daripada jumlah output industri sektor kecil dan mikro pada industri pengolahan. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui bahwa ternyata tingkat efisiensi dari sektor industri besar dan sedang di Indonesia selama periode pengamatan bisa dikatakan masih belum efisien. Selama tahun 2008 – 2013 industri yang pernah mencapai efisiensi adalah KKI 16 (kayu, gabus dan anyaman dari bambu, rotan), KKI 17 (kertas dan barang dari kertas) dan KKI 19 (produk dari batu bara dari pengilangan minyak bumi) pada tahun 2008. Tingkat efisiensi paling rendah dicapai KKI 14 yaitu industri pakaian jadi pada tahun 2012.
Analisis faktor – faktor yang mempengaruhi penerimaan retribusi daerah Rizky Saputra; Jiuhardi Jiuhardi; Agus Junaidi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1888

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pendapatan perkapita dan Objek retribusi daerah   berpengaruh signifikan terhadap penerimaan retribusi daerah  di Provinsi  Kalimantan Timur Jenis data pada penelitian menggunakan data sekunder yaitu data yang telah tersedia pada instensi pemerintah yang terkait dalam  penelitian  ini  periode  tahun  2008-2013.  Model  analisis  dalam  penelitian  ini regresi liner berganda,uji asumsi klasik dan program yang digunakan untuk mengelolah data   yaitu   dengan   mengunakan   SPSS   22.   Hasil   analisis   ini   menunjukan   bahwa pendapatan perkapita (X1) dan Objek retribusi daerah (X2) berpengaruh signifikan terhadap penerimaan retribusi daerah (Y) di Provinsi Kalimantan Timur
Pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi Sabila Aulia; Muhammad Saleh; Juliansyah Roy
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan tingkat suku bunga terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur tahun 2005-2014. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pertumbuhan ekonomi, teori investasi, teori inflasi dan teori suku bunga. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2005-2014. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis track atau path analysis dan diolah menggunakan program SPSS IBM (Statistical Product and Service Solutions) versi 23. Dari hasil analisis data yang saya lakukan dapat disimpulkan bahwa: (1) efeknya Inflasi secara signifikan menuju investasi sebesar 0,622 berarti menunjukkan korelasi positif dan signifikan. (2) Pengaruh tingkat suku bunga secara signifikan terhadap investasi sebesar -0,745 berarti menunjukkan hubungan negatif dan signifikan. (3) Pengaruh inflasi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 1,444 berarti menunjukkan korelasi positif dan signifikan. (4) Pengaruh tingkat suku bunga secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar -1.273 dimaksudkan untuk menunjukkan hubungan yang negatif dan signifikan. (5) Pengaruh investasi secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 1,435 berarti menunjukkan korelasi positif dan signifikan.
Pengaruh pengeluaran pemeritah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia Imran Imran; Firtiadi Firtiadi; Muliati Muliati
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1868

Abstract

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui Pengaruh pengeluaran pemerintah Pada Sektor Pendidikan dan Kesehatan terhadap indeks pembangunan manusia di Provinsi Kalimantan Timur Jenis Penelitian ini adalah penelitian destriktif kuantitatif model regresi linier berganda. Analisis data penelitian dikelolah dengan pengolahan data komputer IBM statistic SPSS 2.1. Berdasarkan hasil analisis regresi, bahwa variabe pengeluaran sektor pendidikan memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,018 persen, yang artinya adalah bahwa pengeluaran sektor pendidikan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan dengan nilai sebesar 0,037 , nilainya lebih kecil  dari α atau 0,037 0,050. Berdasarkan hasil analisis regresi, bahwa variabe pengeluaran sektor Kesehatan  memiliki  nilai  koefisien  regresi  sebesar  -0,009  persen,  yang  artinya adalah bahwa pengeluaran sektor Kesehatan memiliki pengaruh yang negatif dan tidak signifikan dengan nilai sebesar 0,786 yang menunjukkan nilainya lebih kecil dari α atau 0,342 0,050.
Analisis flypaper effect berdasarkan kemampuan keuangan daerah Lasmi Mutia; Fitriadi Fitriadi; Muliadi Muliadi
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) Vol 2, No 3 (2017): September
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29264/jiem.v2i3.1510

Abstract

This  study  aimed  to  analyzed  the  local  financial  capacity  Kutai  Kartanegara  regency suspected of having flypaper effect. Types of the data from this research is quantitative. The types of the data in this research is in the form of time series data reports on realization of local revenue (PAD), equalization funds, regional expenditures and the amount of revenue Kutai Kartanegara Regency using quantitative analysis methods. Using the methods of analysis of financial index capability ratio (ICR) and analysis of the degree of fiscal decentralization. The results of the analysis in this research shows that the first analysis of the index calculation financial capability ratio Kutai Kartanegara Regency in the last  three  years shows  the indicator  is  very low  and  can  be said  to  experience the phenomenon flypaper effect and the second analysis, the calculation of the degree of fiscal decentralization Kutai Kartanegara Regency show the indicator is very less, This implies Kutai Kartanegara Regency government is still unable to finance its own expenses and still dependent on central government funding.

Page 1 of 3 | Total Record : 25