cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
firdaus@uinbukittinggi.ac.id
Phone
+6285363466196
Journal Mail Official
ekonomikasyariah.uinbukittinggi@gmail.com
Editorial Address
Data Center Building - Kampus II Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Jln Gurun Aua Kubang Putih Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat Telp. 0752 33136 Fax 0752 22871
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies
Core Subject : Economy,
EKONOMIKA SYARIAH: Journal of Economic Studies is a journal that publishes research results related to the themes of economics, finance, and Islamic banking. It also provides an important role in promoting the process of knowledge, values and skills. Scientific texts that discuss the topics of economics, finance and Islamic banking are highly expected to be presented. Interdisciplinary approaches to Islamic studies are used as instruments to overcome and solve Islamic economic, financial and banking problems. The editorial team invited researchers, scholars, and Islamic studies and economic observers to submit research articles that had never been published in other media or journals. Ekonomika Syariah is published twice a year, in June and December. The editorial team received the research article, typed 1.15 cm in space on A4 paper, double column, 15-20 pages long or 7000 to 9000 words. Every article published has gone through a peer-review process to maintain the quality of the publication.
Articles 177 Documents
Analisis Model Pendistribusian Zakat Produktif Baznas Kabupaten Tanah Datar (Kajian Empiris di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum) Widi Nopiardo Nopiardo
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 4, No 1 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.268 KB) | DOI: 10.30983/es.v4i1.3221

Abstract

 The problem in this research is the unknown detail about the distribution of productive of zakat in Nagari Parambahan and this study aims to determine the effectiveness of the distribution of productive zakat models. The type of research is a field research which is described in a descriptive qualitative manner. Data collected by using interviews and documentation and analyzed with data reduction, data presentation, and drawing conclusions related to the distribution of zakat. The results showed that productive zakat assistance conducted by BAZNAS has not been effective in the framework of developing mustahik business. There are still many undeveloped mustahik businesses, as follows: for livestock businesses out of 23 mustahik who receive assistance in the form of animals livestock (goats / ducks) there are 11 mustahik that are developing and 12 are not developing, while for agriculture out of 5 mustahik who receive productive zakat assistance, none of them are developing, while for business capital of 11 mustahik there are 4 mustahik whose business is developing and 7 not developing, and for assistance in the form of a home industry of 4 years, only 1 person mustahik who get home industry assistance, namely in 2018 and developing. 
Analysis of Islamic Human Resources Performance Policy Management Practices in Private-Owned Enterprises in North Sumatera Rodi Syafrizal; Fitrianingsih Fitrianingsih
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 5, No 2 (2021): July - December 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.711 KB) | DOI: 10.30983/es.v5i2.4813

Abstract

This study aims to analyze the practice of human resource management policies that are Muslim who work in privately owned enterprises in the North Sumatra region. This research is a field research using a qualitative method. In the practice of managing human resource performance policies, companies should be able to pay more attention to the philosophy of understanding and religious values in their application so that they do not intersect with the beliefs and needs of their HR worship. Islamic human resources considers that work is a form of worship that is carried out with responsibility not only for the company but will be held accountable in the hereafter. Therefore, the policies or tasks assigned by Muslim employees must be studied first so that they do not conflict with Islamic teachings or sharia. Muslims do not only think that Islam is merely a religion that regulates the teachings of worship but also believes that it is a way of life. Therefore, of course, every Muslim must be able to carry out his sharia in daily life and as an employee where work is worship. Regardless of the spiritual and material needs that Muslim employees have obtained, it will certainly have an impact on increasing employee performance. Therefore, it is important for every company to be able to adjust HR management policies that are right on target so that they can encourage more effective performance which not only provides material rights but also provides spiritual rights needed by HR. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis praktik kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang beragama Islam yang bekerja pada Badan usaha milik swasta yang ada diwilayah Sumatera Utara. penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) menggunakan metode kualitatif. Dalam praktik pengelolaan kebijakan kinerja sumber daya manusia seharusnya perusahaan harus mampu lebih memperhatikan filosofi pemahaman dan nilai-nilai keagamaan dalam penerapannya sehingga tidak bersinggungan dengan keyakinan dan kebutuhan ibadah SDM-nya. Islamic human resources menganggap bahwa kerja adalah sebagai ibadah yang dilaksanakan dengan tanggung jawab semata-mata bukan hanya pada perusahaan tetapi dipertanggung jawabkan diakhirat kelak. Oleh karena itu kebijakan atau tugas yang diberikan oleh karyawan muslim harus dipelajari terlebih dahulu sehingga tidak berbenturan dengan ajaran atau syariat Islam. Kaum muslim bukan hanya menganggap Islam semata-mata agama yang mengatur ajaran beribadah tetapi meyakini sebagai way of life. oleh karena itu tentu setiap muslim harus mampu melaksanakan syariatnya dalam  kehidupan sehari-hari dan sebagai seorang karyawan dimana kerja sabagai ibadah. Dan apabila kebutuhan secara rohani dan materi ini telah diperoleh oleh karyawan muslim tentunya akan berdampak pada peningkatan kinerja karyawan. Oleh karena itu penting untuk setiap perusahaan harus mampu menyesuaikan kebijakan pengelolaan SDM yang tepat sasaran sehingga dapat mendorong kinerja lebih efektif dimana tidak hanya memberikan hak secara materi tetapi juga memberikan hak secara  rohani yang dibutuhkan SDM.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA REKSADANA SAHAM SYARIAH DENGAN REKSADANA SAHAM KONVENSIONAL (Reksadana yang terdaftar di OJK tahun 2013-2015) Nila Pratiwi; Siska Yunila Putri
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.162 KB) | DOI: 10.30983/es.v1i1.449

Abstract

Comparative analysis of Sharia share sharing with conventional mutual fund (Reksadana which registered in FSA year 2013-2015, Research conducted at Indonesia Stock Exchange The purpose of this research is to know difference of performance of syariah equity fund with conventional equity fund. used is descriptive approach, secondary data type, with data analysis technique using paired sample t-test analysis. The results obtained by paired t-test are obtained: (a) There is no difference in the performance of Islamic mutual funds with conventional mutual funds as measured by the Sharpe index, which is known to count-0.994 0.05. (B) There is no difference in the performance of Islamic mutual funds with conventional mutual funds as measured by the Treynor index, which is known by the 0.953 0.05. (C) There is no difference in sharia mutual funds with conventional mutual funds as measured by the Jensen index, known thitung-0.307 0.05. Finally, the authors suggest that investment managers and investors should be a reference in order to improve their ability in selecting profitable portfolio securities and do not worry about choosing Islamic mutual funds as an option to invest. Analisis komparatif saling berbagi saham syariah dengan reksa dana saham konvensional (Reksadana yang terdaftar dalam FSA tahun 2013-2015, Penelitian dilakukan di Bursa Efek Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kinerja reksa dana saham syariah dengan reksa dana saham konvensional. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif, jenis data sekunder, dengan teknik analisis data menggunakan analisis paired sample t-test. Hasil penelitian yang diperoleh dengan uji paired t-test diperoleh: (a) Tidak ada perbedaan dalam kinerja reksadana syariah dengan reksa dana konvensional yang diukur dengan indeks Sharpe, yang diketahui adalah hitung-0,994 0,05. (B) Tidak ada perbedaan dalam kinerja reksadana syariah dengan reksa dana konvensional seperti yang diukur oleh indek Treynor, yang diketahui dengan hitung-0,953 0,05. (C) Tidak ada perbedaan dalam reksa dana syariah dengan reksa dana konvensional seperti yang diukur oleh indek Jensen, yang diketahui thitung-0,307 0,05. Akhirnya, penulis menyarankan agar para manajer investasi dan investor harus menjadi acuan dalam rangka meningkatkan kemampuan mereka dalam memilih sekuritas portofolio yang menguntungkan dan jangan khawatir memilih reksadana syariah sebagai pilihan untuk berinvestasi.
Perbedaan Pandangan Fuqaha Ihwal Bunga Bank dan Riba Rahmat Firdaus
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 3, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.492 KB) | DOI: 10.30983/es.v3i2.2150

Abstract

In this sophisticated era, people generally entrust money to banking services. In addition to getting security guarantees, the public also benefits from banks in the form of interest or profit sharing.Methods and Findings: The purpose of this study was to determine the differences in the views of fuqaha regarding bank interest and usury. This research is characterized by library research as one type of library research and the method used is literature study while data analysis uses content analysis techniques. The results of this study indicate that in understanding bank interest and usury fuqaha different opinions. First, the textual paradigm understands the nature of the prohibition of usury lies in the existence of additional, as the meaning contained by the word riba itself and based on nas confirmation, that only the principal capital can be taken, so that if the ilat is in bank interest, then the bank interest is usury . Second, the contextual paradigm understands the passage of prohibiting usury in context, namely the existence of zulm elements or exploitation that occurs when forbidden usury. So that these conditions when found in the application of bank interest, then the bank interest is categorized as usury with a clear legal status, namely haram. This group sees that what happens in bank interest is no element of zulm or exploitation, so they determine that bank interest does not include usury, and the law is permissible. Pada zaman yang serba canggih  ini, umumnya masyarakat menitipkan uang  pada jasa-jasa perbankan. Selain mendapatkan jaminan keamanan, masyarakat juga mendapatkan keuntungan dari bank berupa bunga atau bagi hasil. Metode dan Temuan:  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pandangan fuqaha mengenai bunga bank dan riba. Penelitian ini bercorak library research salah satu jenis penelitian kepustakaan dan metode yang digunakan adalah studi literatur sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analisis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam memahami bunga bank dan riba fuqaha berbeda pendapat. Pertama, paradigma tekstual memahami ilat pengharaman riba terletak pada adanya tambahan, sebagaimana makna yang dikandung oleh kata riba itu sendiri dan berdasarkan konfirmasi nas, bahwa hanya modal pokok yang dapat diambil, sehingga apabila ilat itu terdapat di bunga bank, maka bunga bank tersebut adalah riba. Kedua,  paradigma kontekstual memahami nas dari pengharaman riba secara konteks, yaitu adanya unsur zulm atau eksploitasi yang terjadi pada waktu diharamkannya riba. Sehingga kondisi tersebut bila dijumpai pada pemberlakuan bunga bank, barulah bunga bank itu dikategorikan sebagai riba yang status hukumnya jelas, yaitu haram. Kelompok ini melihat bahwa apa yang terjadi di bunga bank tidak ada unsur zulm atau eksplotasi, sehingga mereka menetapkan bunga bank tidak termasuk riba, dan hukumnya boleh.
Examining the Contribution of Transformational Leadership Style and Affective Commitment to Organizational Citizenship Behavior (OCB) Andis Febrian
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 5, No 1 (2021): January-June 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.739 KB) | DOI: 10.30983/es.v5i1.4120

Abstract

This study aims to determine the effect of the transformational leadership style on affective commitment, transformational leadership style on organizational citizenship behavior, affective commitment on organizational citizenship behavior, and transformational leadership style on organizational citizenship behavior mediated by employee’s affective commitment in the Bank Muamalat Indonesia (BMI) Padang Branch. This research was conducted at Bank Muamalat Indonesia Padang Branch. The questionnaires were distributed to collect data and analyzed using Regression analysis. The result of the analysis showed that a significant influence of transformational leadership style on employee’s affective commitment, transformational leadership style on employee’s organizational citizenship behavior, affective commitment on organizational citizenship behavior, and transformational leadership style on organizational citizenship behavior mediated by employee’s affective commitment in the BMI Padang Branch. Research findings contribute to the development of human resources to improve the performance of company employees.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap komitmen afektif, gaya kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kewargaan organisasional, komitmen afektif terhadap perilaku kewargaan organisasional, dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kewargaan organisasional yang dimediasi oleh komitmen afektif pada karyawan Bank Muamalat Indonesia Cabang Padang. Penelitian ini dilakukan di Bank Muamalat Indonesia Cabang Padang, dengan sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisa deskriptif dan uji analisis regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan transformasional  terhadap komitmen afektif, gaya kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kewargaan organisasional,  komitmen afektif terhadap perilaku kewargaan organisasional, dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kewargaan organisasional yang dimediasi oleh komitmen afektif pada karyawan bank muamalat indonesia cabang padang. Temuan penelitian berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan perusahaan. 
PRINSIP DAN SISTEM OPERASIONAL ASURANSI SYARIAH (TA’MIN, TAKAFUL ATAU TADHAMUN) DI INDONESIA baginda parsaulian
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 2, No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.716 KB) | DOI: 10.30983/es.v2i2.727

Abstract

In essence, the spirit contained in an insurance institution cannot be separated from social enthusiasm and help each other. Humans cannot predict or make predictions about something that will happen in the future, even tomorrow does not know what will happen. Future risks can occur both for the life of someone (soul) and property (loss) and need to do risk transfer to other parties through insurance. Along with the development of the types and variety of insurance products, especially Islamic insurance, it is necessary to explain further about the principles and the Islamic insurance system. This paper aims to explain the principles and operational syatem of sharia insurance (Ta’min, Takaful or Tadhamun) in Indonesia. Pada hakikatnya, semangat yang terkandung dalam sebuah lembaga asuransi tidak bisa dilepaskan dari semangat sosial dan saling tolong menolong. Manusia tidak dapat meramalkan atau melakukan prediksi mengenai sesuatu yang akan terjadi di masa datang, bahkan di esok haripun tidak mengetahui apa yang akan terjadi. Resiko dimasa datang dapat terjadi baik terhadap kehidupan sesorang (jiwa) maupun harta benda (kerugian) dan perlu dilakukan pengalihan resiko kepada pihak lain yaitu melalui asuransi. Seiring dengan berkembangnya jenis dan ragam produk-produk asuransi khususnya asuransi syariah maka maka perlu dijelaskan lebih lanjut mngenai prinsip dan system asuransi syariah tersebut. Tulisan ini bermaksud untuk menjelaskan prinsip dan system operasional asuransi syariah (Ta’min, Takaful atau tadhamun) di Indonesia.
Ukuran Perusahaan sebagai Pemoderasi dalam Hubungan Profitabilitas dan Likuiditas terhadap Struktur Modal Bank Umum Syariah Fauziah Nur Hutauruk
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 4, No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.684 KB) | DOI: 10.30983/es.v4i2.3633

Abstract

The research aims to examine the effect of profitability and liquidity on capital structure of Islamic Commercial Banks with the firm size as a moderation variable. The population of this research is Islamic Commercial Banks, which was registered in the Financial Services Authority (OJK) in period 2015-2018. Sample of research was a purposive sampling covering eights units of Islamic Commercial Banks in Indonesia. The data analysis technique used was the panel data regression method (pooled data) and processing by using Eviews10 software. The result of the analysis showed that Profitability (ROE) and Liquidity (FDR) did not affect the capital structure (CAR) simultaneously. Then firm size proved unable to moderate the relationship between profitability (ROE) on capital structure. On the other hand, the firm size was able to moderate the relationship between liquidity (FDR) and capital structure in Islamic commercial banks. This study has confirmed the previous findings that did not elaborate in detail the relationship.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan profitabilitas dan likuiditas terhadap struktur modal dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian ini adalah bank umum syariah yang terdaftar pada otoritas jasa keuangan (OJK) periode tahun 2015-2018. Sampel penelitian diambil dengan cara purposive sampling, sehingga diperoleh sampel 8 BUS yang ada di Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode regresi data panel (pooled data) yang merupakan gabungan dari data cross section dan data time series dengan menggunakan Software Eviews 10. Hasil analisis menunjukkan Profitabilitas (ROE) dan Likuiditas (FDR) secara parsial tidak memiliki pengaruh terhadap struktur modal (CAR). Kemudian ukuran perusahaan terbukti tidak mampu memoderasi hubungan antara profitabilitas (ROE) terhadap struktur modal, namun sebaliknya ukuran perusahaan mampu sebagai pemoderasi hubungan antara Likuiditas (FDR) terhadap struktur modal pada bank umum syariah. Studi ini mempertegas temuan terdahulu yang tidak mengelaborasi dengan detail terkait hubungan tersebut.
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGGUNAAN ANGGARAN BELANJA PADA KOMISI PEMILIHAN UMUM PERIODE 2011-2015 (STUDI KASUS PADA KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PAYAKUMBUH) Adilla Juita Siska; Nono Afriyanto
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 2, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.838 KB) | DOI: 10.30983/es.v2i1.522

Abstract

Organisasi Sektor Publik dituntut untuk memperhatikan velue for money dalam menjalankan aktifitasnya. Tujuan yang dikehendaki masyarakat mencakup pertanggungjawaban mengenai pelaksanaan velue for money, yaitu ekonomis dalam pengadaan dan alokasi sumber daya, efisien dalam penggunaan sumber daya dalam arti penggunaannya diminimalkan dan hasilnya dimaksimalkan, serta efektif dalam arti mencapai tujuan dan sasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Deskripsi Penganggaran dan menganalisis efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran belanja pada Komisi Pemilihan Umum Kota Payakumbuh. Analisis data yang digunakan analisis deskriptif dengan menggunakan rasio efektivitas dan efisiensi. Deskripsi Penganggran dilaksankan secara berjenjang dimulai dari tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat, KPU Pusat Mempunyai kuasa penuh terhadap penambahan dan pengurangan anggaran belanja yang tertuang didalam DIPA Satuan Kerja (satker). Tingkat dan kriteria efektifitas penggunaan anggaran belanja pada Komisi Pemilihan Umum Kota Payakumbuh dari tahun 2011 s.d 2015 sangat bervariasi. Tingkat efektifitas tertinggi terjadi pada 2015 dan yang terendah terjadi pada 2012. Penggunaan anggaran belanja tahun 2011, 2015 dikategorikan efektif, tahun 2012, 2013 dan 2014 dikategorikan cukup efektif karena realisasi anggaran belanja memiliki perbedaan yang jauh dengan target anggaran belanja. Perbedaan ini terjadi karena ada beberapa kegiatan yang dianggarkan, tapi tidak dilaksanakan. Tetapi untuk kegiatan lain yang telah dianggarkan sudah efektif. KPU Kota Payakumbuh menilai ketika kegiatan yang direncankan/programkan sudah terealisasi dan sesuai dengan yang diharapkan, maka kegiatan tersebut dikatakan efektif. Pelaksanaan anggaran Belanja KPU Kota Payakumbuh Tahun 2011 s.d 2015, secara keseluruhan sudah diolah secara efisien. Pelaksanaan anggaran belanja tahun 2011 sampai 2015, dikategorikan sangat efisien hanya tahun 2013 dan 2014 dikategorikan tidak efisien dikarenakan pada tahun tersebut KPU Kota Payakumbuh tidak menganggarkan Anggaran Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.
Determinant of Tourist Satisfaction on Halal Tourism: Examining the Religious Aspect as a Moderating Variable Muhammad Ghafur Wibowo; Akhmad Yusuf Khoiruddin
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 6, No 1 (2022): January - June 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.459 KB) | DOI: 10.30983/es.v6i1.5575

Abstract

The objectives of this study are to test the relationship between tourism motivations and tourist satisfaction, and to test how ‘Religion’ moderates the relationship in Bukittinggi City, West Sumatera. The variable ‘Religion’ is represented by the availability of Islamic norms and practices which are relevant to tourism at the destination. The results of the Partial least square (PLS) indicated that the tourism motivations are significantly and positively related to tourist satisfaction. The results also showed that Islamic attribute significantly affect the tourist satisfaction. Travel motivation consisting of pull motivation and push motivation has also been shown to have a significant effect on tourist satisfaction.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara motivasi wisata dan kepuasan wisatawan, dan untuk menguji bagaimana 'Agama' memoderasi hubungan tersebut. Studi kasus dalam Penelitian ini adalah Halal Tourism di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Variabel ‘Agama’ diwakili oleh tersedianya norma dan praktik Islam yang relevan dengan pariwisata di destinasi. Hasil Partial least square (PLS) menunjukkan bahwa motivasi wisata berhubungan positif dan signifikan dengan kepuasan wisatawan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa atribut Islami berpengaruh signifikan terhadap kepuasan wisatawan. Motivasi perjalanan yang terdiri dari motivasi tarikan dan motivasi dorongan juga terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan wisatawan.
PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP PERBANKAN SYARIAH DI KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN Ariyun Anisah
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 2 (2017): Juli-Desember 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.533 KB) | DOI: 10.30983/es.v1i2.435

Abstract

Perbankan syariah di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan hingga saat ini masih menunjukkan pertumbuhan yang kurang menggembirakan terutama dalam hal jaringan usahanya, di mana Unit Layanan Syariah Bank Nagari Muaralabuh merupakan satu-satunya institusi perbankan syariah yang beroperasi di daerah ini. Penelitian ini akan melihat persepsi tokoh masyarakat terhadap perbankan syariah, apa saja faktor-faktor yang membentuk persepsi tersebut, dan bagaimana peranan tokoh masyarakat tersebut dalam mensosialisasikan perbankan syariah di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek atau sumber data primer adalah tokoh masyarakat yang terlibat dalam struktur kepengurusan BAMUS Nagari sebanyak 55 orang yang dipilih dengan teknik sampling purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa persepsi responden terhadap perbankan syariah di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan adalah baik dengan persentase skor 72,1%, namun tidak didukung dengan sikap yang baik dari responden di mana persentase skor untuk melihat sikap tersebut hanya berada pada angka 37,9% dengan kategori kurang baik. faktor situasi (lokasi dan kondisi) merupakan faktor dominan yang berpengaruh dalam pembentukan persepsi responde terhadap perbankan syariah. Sementara itu karena keterbatasan pengetahuan dan pemahaman, hanya 40% responden yang bisa mensosialisasikan perbankan syariah kepada masyarakat.

Page 3 of 18 | Total Record : 177