cover
Contact Name
Irwan
Contact Email
hamdiirwan@gmail.com
Phone
+6285222314438
Journal Mail Official
jecco@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Alamat: Jalan Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Barat, Padang, Sumatera Barat | Telepon: +62 751 7055671
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Education, Cultural, and Politics
ISSN : -     EISSN : 27986020     DOI : https://doi.org/10.24036/jecco.v2i2.55
Core Subject : Education, Social,
Journal of Education, Cultural and Politics (JECCO) invites scholars, researchers, practitioners, and graduate students to submit their empirical original research papers on Education, Cultural and Politics
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition" : 25 Documents clear
Evaluasi projek penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan tema suara demokrasi Despita, Selvia; Indrawadi, Junaidi; Montessori, Maria; Fatmariza, Fatmariza
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.686

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman siswa mengenai konsep P5 di SMPN 31 Padang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan P5, mengidentifikasi faktor kendala yang dihadapi, dan mengusulkan upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 di SMPN 31 Padang telah dilaksanakan meskipun terdapat beberapa kendala utama, yaitu kurangnya persiapan modul ajar, keterbatasan waktu, pemahaman siswa yang terbatas mengenai tema demokrasi, dan kurangnya fasilitator eksternal. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut meliputi pentingnya memperkuat sumber daya pendukung, meningkatkan kolaborasi antar pihak sekolah, serta menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inklusif dan mendalam.
Sosialisasi Pilkada 2024 melalui pertunjukan Kesenian Irama Minang Putri Diana; Hasrul, Hasrul; Rafni, Al; Hamdi, Irwan
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.757

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat partisipasi pemilih pada pilkada tahun 2015-2024 di kabupaten Lima Puluh Kota, yang menjadi perhatian serius bagi Komisi Pemilihan Umum setempat. Untuk mengatasi permasalahan ini, KPU Kabupaten Lima Puluh Kota mengembangkan strategi sosialisasi dengan pendekatan budaya kearifan lokal, yaitu melalui pertunjukan Kesenian Irama Minang. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini ditentukan secara purposive sampling, yang terdiri dari Ketua KPU, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, staf lapangan, pendendang KIM dan masyarakat yang menghadiri kegiatan sosialisasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi, sementara uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kabupaten Lima Puluh Kota melaksanakan program sosialisasi pilkada melalui Pertunjukan KIM dimanfaatkan sebagai media penyampaian pesan-pesan politik secara komunikatif dan budaya. Nilai-nilai sosialisasi politik mencakup aspek edukasi, aspek partisipasi, dan aspek penguatan budaya lokal. Meski masih terdapat beberapa kendala teknis seperti terbatasnya fasilitas dan cuaca, KPU melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan efektivitas kegiatan ini, seperti evaluasi berkala, digitalisasi media, dan penambahan kuota peserta. KIM menjadi pendekatan alternatif yang mampu menjangkau masyarakat secara kultural dan emosional dalam meningkatkan kesadaran politik pada Pilkada 2024.
Energi terbarukan dan global: kepemimpinan Jerman dalam transisi Energi dunia Argoebie, Bella; Syahwa Fitria Kurniawan; Achmad Aidil Viqri; Ardli Johan Kusuma
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.762

Abstract

Transisi energi menjadi prioritas global dalam menghadapi krisis iklim dan ketergantungan terhadap energi fosil. Artikel ini menganalisis peran Jerman sebagai pemimpin global dalam mendorong adopsi energi terbarukan melalui kebijakan Energiewende. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jerman berperan sebagai norm entrepreneur, yang mempengaruhi kebijakan energi global melalui mekanisme pembelajaran (learning), persaingan (competition), dan peniruan (emulation). Meski menghadapi tantangan domestik seperti penolakan terhadap energi nuklir dan batu bara, Jerman tetap konsisten memperluas pengaruhnya secara internasional melalui diplomasi energi, bantuan teknis, dan kerja sama multilateral. Inisiatif seperti dukungan terhadap IRENA dan REPowerEU menunjukkan strategi soft power Jerman dalam mempromosikan norma energi hijau. Dengan kekuatan ekonomi, teknologi, dan nilai-nilai keberlanjutan, Jerman berhasil membentuk standar internasional baru untuk transisi energi dan mendorong negara lain untuk mengadopsi kebijakan serupa menuju dekarbonisasi global.
Pemahaman mahasiswa terhadap penggunaan kecerdasan buatan dan implikasinya terhadap etika akademik di era digital Hafizd, Muhammad; Khairul Zakri, Muhammad; Fuji Astuti, Rahayu
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.784

Abstract

Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk penggunaan kecerdasan buatan dalam berbagai aspek akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman mahasiswa terhadap penggunaan AI serta implikasinya terhadap etika akademik. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui survei dan wawancara yang melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa menyadari manfaat AI dalam meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas informasi, masih terdapat kekhawatiran terkait integritas akademik, plagiarisme, dan ketergantungan berlebihan pada teknologi. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang jelas serta pembekalan etika digital untuk memastikan AI digunakan secara bertanggung jawab dalam lingkungan akademik.
Akuntabilitas pengelolaan dana desa tahun anggaran 2024 dalam pencegahan penyalahgunaan keuangan negara Hidayat, Adryan; Hasrul, Hasrul; Suryanef, Suryanef; Rafni, Al
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.815

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kesenjangan antara regulasi pengelolaan dana desa dengan praktik di lapangan, yang tercermin dari maraknya kasus korupsi dana desa. Di Desa Talawi Hilie, permasalahan utama adalah tidak dipublikasikannya informasi keuangan melalui media informasi desa, sehingga menghambat transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk akuntabilitas pengelolaan dana desa tahun 2024 di Desa Talawi Hilie, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto dengan menggunakan tiga dimensi Koppell, yaitu transparansi, kewajiban, dan responsivitas. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi terhadap informan kunci yang dipilih secara purposive, serta diuji validitasnya dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip akuntabilitas telah diterapkan secara komprehensif. Aspek transparansi diwujudkan dalam penyampaian informasi pada musyawarah desa meskipun publikasi melalui papan informasi dan media digital masih terbatas. Aspek kewajiban terlihat dari pelaporan sesuai regulasi, realisasi anggaran 94%, dan program yang konsisten dengan RKPDes dan APBDes. Aspek responsivitas tercermin dalam partisipasi masyarakat, sikap cepat tanggap pemerintah, serta tersedianya mekanisme pengaduan. Secara keseluruhan, implementasi ini mencerminkan komitmen pemerintah desa dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, patuh regulasi, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hidden Curriculum pembinaan nilai-nilai toleransi dan kepedulian pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Aila Gustira, Beta; Montessori, Maria; Indrawadi, Junaidi; Tiara, Monica
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan hidden curriculum dan hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pembinaan nilai-nilai toleransi dan kepedulian di madrasah. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan perdekatan deskriptif. Informan pada penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kurikulum, guru pendidikan pancasila dan siswa, yang ditentukan dengan cara purposive sampling. Teknik Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi hidden curriculum dalam membina nilai-nilai toleransi dan kepedulian siswa telah terlaksana dengan cukup baik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Meskipun masih terdapat hambatan-hambatan dalam pelaksanaannya, salah satu kendala yang muncul adalah kesulitan yang dihadapi guru dalam membedakan antara hidden curriculum dan kurikulum formal, yang dapat mempengaruhi implementasi hidden curriculum dalam proses pembinaan nilai toleransi dan kepedulian siswa. Kemudian  kurangnya dukungan sekolah, terutama semua guru terkait imlementasi hidden curriculum, menyebabkan guru sulit untuk menerapkan pembiasaan nilai toleransi dan kepedulian secara konsisten.
Analisis manajemen waktu pada mahasiswa FIS UNP dalam mengikuti kegiatan perkuliahan dan organisasi WP2SOSPOL Purnama Sari, Tika; Indrawadi, Junaidi; Moeis, Isnarmi; S, Nurman
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menjelaskan aktivitas organisasi WP2SOSPOL yang diikuti oleh Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang dan menganalisis manajemen waktu mahasiswa Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang antara kegiatan organisasi WP2SOSPOL dengan kegiatan perkuliahan untuk menjaga nilai tetap stabil dan tidak menurun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan ditentukan dengan metode purposive sampling. Jenis data dan sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder, instrumen penelitian wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan menggunakan teknik triangulasi kemudian analisis data dengan reduksi data, penyajian data dengan teks naratif menggunakan teori Milles    dan Hubermant. Hasil penelitian menunjukkan Organisasi WP2SOSPOL menjadi pilihan informan sebagai UKM ang diikuti karena memiliki motivasi untuk meningkatkan kemampuan public speaking, agar dapat berbicara di depan umum dengan percaya diri dan berani. Secara garis besar aktivitas yang dilakukan mahasiswa yang mengikuti organisasi WP2SOSPOL adalah untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan bidang sosial dan politik. Dalam menjalani kegiatan perkuliahan sembari mengikuti kegiatan organisasi, mahasiswa dituntut untuk dapat mengatur waktu serta mempertahankan nilai studi agar tetap stabil. Oleh karena itu, hal yang dilakukan oleh mahasiswa adalah dengan menentukan skala prioritas, sehingga jadwal kegiatan lebih tertata dimulai dari kegiatan yang harus segera dilakukan hingga kepada kegiatan yang dapat ditunda mengerjakannya.
Persepsi masyarakat tentang demokrasi oligarki dalam kontestasi politik lokal Andreas Domini Marpaung; Disya Novira; Friska Lorentina; Melva Triana Sianipar; Nadiyah Elza Syahri Nasution; Nira Dilvinia Siregar; Sabrina Umami Pane; Julia Ivanna
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.829

Abstract

Penelitian ini membahas persepsi masyarakat Desa Bandar Klippa terhadap praktik demokrasi dalam kontestasi politik lokal yang kerap dipengaruhi oleh dominasi oligarki. Fenomena ini terlihat pada pemilihan kepala desa, di mana elite lokal menggunakan modal ekonomi, jaringan patron-klien, dan kedudukan sosial untuk mengendalikan proses politik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat menilai demokrasi di tingkat lokal masih bersifat prosedural, karena ruang partisipasi politik sering terhambat oleh pengaruh oligarki. Persepsi ini menimbulkan sikap apatis sekaligus kritis terhadap demokrasi, serta berdampak pada stabilitas sosial dan pembangunan desa. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan politik masyarakat serta reformasi regulasi pemilihan kepala desa agar demokrasi di tingkat lokal dapat berjalan lebih inklusif, representatif, dan substantif.
Hak dan kewajiban Warga Negara dalam perspektif Hukum dan Sosial Purba, Griyani Elisabeth; Siboro , Santiana; Pasaribu , Dyna M.T; Tampubolon, Sarah Lestari
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.832

Abstract

Hak dan kewajiban warga negara merupakan dua aspek fundamental yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keduanya harus berjalan beriringan untuk menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera. Di Indonesia, hak-hak warga negara diatur dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan, mencakup hak sipil, politik, ekonomi, dan sosial budaya. Namun, terdapat ketimpangan dalam pelaksanaan hak dan kewajiban, di mana pemenuhan kewajiban sering kali lebih ditekankan dibandingkan dengan pemenuhan hak. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan menjadi penting untuk menanamkan kesadaran akan hak dan kewajiban tersebut. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini menganalisis hubungan antara hak dan kewajiban dalam konteks hukum dan sosial di Indonesia. Data penelitian diambil dari berbagai sumber tertulis yang relevan dan kredibel, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dokumen hukum, dan literatur yang membahas teori hak asasi manusia, hukum tata negara, serta tanggung jawab sosial warga negara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemenuhan hak-hak konstitusional harus diimbangi dengan kesadaran akan kewajiban, sehingga masyarakat dapat hidup dalam tatanan yang adil dan damai. Beberapa hak yang dimiliki warga negara antara lain hak untuk memperoleh pendidikan, hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, hak menyampaikan pendapat, hak memperoleh perlindungan hukum, serta hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. Hak-hak tersebut menunjukkan bahwa negara berkewajiban menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar setiap warganya tanpa diskriminasi.
Pengaruh JF Japanese e-learning Minato terhadap pembelajaran Bahasa Jepang Pasaribu, Chika Falda
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 5 No. 3 (2025): Thirteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v5i3.862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh platform JF Japanese e-learning Minato terhadap pembelajaran bahasa Jepang di SMK Negeri 1 Baso, berdasarkan studi literatur dari jurnal terpercaya dan buku relevan. SMK N 1 Baso, sebagai sekolah kejuruan menerapkan pembelajaran bahasa Jepang sebagai mata pelajaran pilihan bagi siswanya untuk mendukung peningkatan ketrampilan bahasa sebagai penunjang kesiapan tenaga kerja dan program pemagangan ke Jepang. Melalui tinjauan literatur, ditemukan bahwa Minato efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa dasar seperti hiragana dan katakana, serta mendukung pembelajaran mandiri di konteks vokasi. Hasil menunjukkan peningkatan motivasi siswa dan kesiapan kerja, meskipun tantangan seperti akses internet tetap ada. Kesimpulan merekomendasikan integrasie learning Minato dengan kurikulum vokasi untuk optimalisasi hasil belajar dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dibidangnya.

Page 1 of 3 | Total Record : 25